Home / Info Terbaru / Reality Show / “Let Me In” Tanggapi Kritikan bahwa Mereka Mempromosikan Operasi Plastik

“Let Me In” Tanggapi Kritikan bahwa Mereka Mempromosikan Operasi Plastik

“Let Me In” Tanggapi Kritikan bahwa Mereka Mempromosikan Operasi Plastik

Menanggapi kritikan bahwa “Let Me In 5” mempromosikan operasi plastik, produser acara ini merilis pernyataan.

Sebelumnya pada tanggal 5 Juni,  Womenlink melakukan protes di depan Pusat CJ E&M untuk menangguhkan produksi “Let Me In 5.”

“Beberapa kelompok telah meminta “Let me In 5” untuk dibatalkan karna mereka percaya bahwa acara ini mempromosikan operasi plastik,” ujar perwakilan acara tersebut. “Meskipun acaranya menuai kritikan, kami telah mencoba membawa perubahan di tiap seasonnya untuk membuat acara yang lebih mendidik.”

“Kami juga akan lebih berhati-hati untuk produksi season ini,” tambah perwakilannya.

Sementara itu, Womenlink memposting press release mereka meminta pembatalan acara tersebut, dengan menulis, “Periklanan operasi plastik selama sejam—hentikan acara TV operasi plastik.”

Womenlink memprotes bahwa acara tersebut membuat “penonton mempertimbangkan operasi plastik setelah menontonnya,” mempromosikan “pertumbuhan industri operasi plastik,” dan melanggar hukum dengan “mengiklankan tindakan medis di siaran TV, yang melanggar hukum tindakan medis, dan sponsor iklan, yang melanggar hukum media.”

Sementara itu, “Let Me In” telah berjalan sejak tahun 2011 dan telah mencapai season kelimanya. “Let Me In” adalah sebuah acara makeover yang memberikan kesempatan bagi wanita yang secara fisik dan mental tertekan dengan penampilan mereka dengan kesempatan untuk tampil semakin bersinar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*