Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Cina / Sinopsis Eternal Love (Ten Miles of Peach Blossoms) Episode 2 Drama China

Sinopsis Eternal Love (Ten Miles of Peach Blossoms) Episode 2 Drama China

Dramanya dimulai dengan sebuah flashback  dimana ayah Mo Yuan memintanya untuk merawat sebuah bunga teratai emas di kolam teratai Gunung Kunlun sampai menjadi manusia. Kembali ke masa sekarang, Mo Yuan memberitahu Lin Yu untuk mengawasi Si Yin selama dia bermeditasi selama sepuluh hari hingga setengah bulan

Lin Yu khawatir karna Si Yin memiliki ide-ide yang buruk, dan Mo Yuan meyakinkannya bahwa menyalin sebanyak 30,000 “Kekosongan Klasik yang sesungguhnya” akan cukup untuk menahannya selama setengah bulan. Lin Yu menarik kesimpulan bahwa hukuman yang ia berikan pada Si Yin adalah untuk menjaganya tidak pergi dari Gunung Kunlun.

Mo Yuan mengakuinya, dan berkata bahwa tabiat Si Yin tidak disiplin dan dia menghindari berlatih pertapaan. Mo Yuan juga memberitahu Lin Yu bahwa dalam setengah bulan Si Yin akan menghadapi percobaan langit untuk kenaikan kesalehannya.

Si Yin tidak bisa duduk diam dimana dia berusaha meyakinkan Lin Yu untuk mengunjungi pesta Qing Qiu dimana Raja Rubah Bai Zhi dan Zhe Yan akan ada disana – kedua dewa yang sangat dikagumi oleh Lin Yu. Lin Yu bertanya apa informasinya bisa dibuktikan karna dia tahu Raja Rubah belum pernah muncul dalam ribuan tahun.

Si Yin berkata tentu saja, dan Lin Yu berkata tidak karna dia telah diperintah oleh Mo Yuan untuk mengawasinya siang dan malam. Si Yin berusaha meyakinkan Lin Yu bahwa dia akan tetap saja menyelinap meskipun diawasi siang dan malam. Dia menyarankan agar Lin Yu menemaninya pergi yang juga akan dianggap mengawasinya siang dan malam dan tidak akan menentang perintah guru mereka. Ucapan Si Yin cukup masuk akal, sehingga Lin Yu berubah pikiran dan menemaninya pergi.

Dalam perjalanan kesana, mereka tiba di sebuah tempat yang merupakan perbatasan antara Qing Qiu dan Dunia Hantu. Lin Yu merasa tempat ini jahat dan tidak bisa menggunakan kemampuan lompatan awannya sehingga mereka harus berhati-hati. Lin Yu berkata dia telah mendengar dari Dong Hua tentang Dunia Hantu dimana Raja Iblis sekarang sangat ambisius dan kelak akan berperang melawan Langit.

Si Yin bertanya apa tujuan perangnya, dan Lin Yu menjawab mungkin ambisi. Mereka tiba-tiba saja diserang oleh sekelompok orang bertopeng, dan secara kebetulan mereka bertemu dengan Suku Iblis. Pemimpun Iblis, Qing Cang, menghampiri mereka dan segera Si Yin maupun Lin Yu memberi hormat mereka.

Si Yin berkata ini pertama kalinya dia keluar setelah sepanjang tahun tinggal di tempat Sepuluh Mil Hutan Pohon Persik, dan tak menyangka akan tersesat. Si Yin memperkenalkan diri bahwa dia adalah si abadi di bawah pimpinan Zhe Yan. Pemimpin Hantu berkata Zhe Yan dan Qing Qiu adalah satu, dan bahkan sejak Bai Zhi mengambil alih sebagai Raja Rubah dia tidak pernah ikut campur dalam dendam antara Suku Langit, Iblis dan Para Hantu.

Tak lama, seorang anak buahnya datang dan melaporkan bahwa hutan dipenuhi dengan mayat-mayat dari prajurit pemberontak.  Raja Hantu bertanya apa itu ulah mereka berdua, sehingga Si Yin menjelaskan bahwa mereka hanya membela diri.

Pemimpin Hantu  memberitahu mereka bahwa mulai hari keempat ini, siapapun yang berani berdiri di jalannya di dunia ini, akan menemui akhir yang sama. Si Yin pamit pergi bersama Lin Yu, namun mereka dihadang dan pada akhirnya ditangkap dan dibawa ke Tempat Tinggal Suku Hantu.

Di jalan Lin Yu bertanya mengapa Raja Hantu membawa mereka ke istananya, dan Si Yin hanya mengira-ngira apa Zhe Yan telah menyinggungnya. Lin Yu menyadari bahwa ini adalah Istana Besar Ziming dimana murid Langit tidak bisa menggunakan kekuatan mereka disini, dan bahkan tidak bisa memangil pedangnya. Dia menambahkan bahwa hanya mereka yang disebut para dewa yang bisa datang dan pergi dengan bebas.

Putri Suku Hantu menghentikan kudanya dan memberi isyarat bahwa dia tertarik dengan Si Yin. Putri Hantu berkata bahwa semua Suku Langit memiliki sifat merendahkan diri, tapi Si Yin cukup unik. Si Yin  mengklarikasi bahwa suku dewanya telah lama hidup di Hutan Pohon Persik dan tidak lagi mencampuri urusan dunia, sehingga itulah mengapa mereka tidak lagi dianggap sebagai bagian dari Suku Langit.

“Itu yang terbaik,” ucap Putri Hantu dan menambahkan bahwa ayahnya benci dengan Suku Langit. Putri Hantu kemudian bertanya apa dia telah menikah, dan Si Yin dengan kikuk berkata belum.

Si Yin dan Lin Yu bergabung di pesta ulang tahun Raja Hantu, dan Yan Zhi sedikit cemburu melihat seorang pelayan wanita yang genit saat melayani Si Yin. Raja Hantu berkata dia menyukai Lin Yu sehinggga ingin mengadopsinya menjadi putranya dan tinggal di istananya, meskipun dia telah memiliki dua orang putra dan seorang putri.

Lin Yu  takut menjawab tidak karna khawatir akan mengancam nyawa mereka sehingga ia beralasan harus terlebih dahulu menanyakannya kepada orang tuanya. Raja Hantu berkata tidak perlu, dan bahwa menerima hubungan keluarga hanya membutuhkan persetujuan bersama. Si Yin ikut campur, dan berkata bahwa Raja Hantu masih memerlukan izin dari dewa mereka, Zhe Yan.

Sehingga Raja Hantu memberitahu mereka bahwa saat ia datang sebagai utusan ke acara ulang tahun Raja Langit tahun lalu untuk memberikan hadiah, dia melihat Lin Yu duduk disamping Mo Yuan dan memanggilnya Guru. Dia tahu bahwa mereka berdua bukanlah murid Zhe Yan melainkan murid dari Gunung Kunlun. Dia memanggil anak buahnya untuk menahan mereka berdua.

Raja Hantu memperingatkan Lin Yu – apa dia ingin dipotong berkeping-keping atau menjadi putra adopsinya.

Si Yin berada di dalam sebuah rumah kurungan sebagai tahanan, sayang dia sama sekali tidak bisa menggunakan kekuatannya saat mencoba untuk mematikan lilin yang menyala dengan jarinya. Si Yin berbaring dan berpikir, “Yao Guang suka dengan Guru sehingga dia menangkapku. Raja Hantu menginginkan seorang putra dewa. Sehingga saya tertangkap lagi. Setelah hidup ribuan tahun, saya, Bai Qian dari Qing Qiu, putri dari Raja Rubah hanya seorang barang tambahan.”

Tak lama dua orang pelayan wanita cantik datang untuk membawakannya makanan, namun Si Yin berusaha menjauhkan dirinya dari mereka karna ingin menggodanya.

Sementara itu Raja Hantu menolak untuk menerima hadiah dari Pangeran Kedua Dunia Langit. Raja Hantu tertawa kecil setelah melihat bagaimana Raja Langit memberikan hadiah pada seluruh dunia setiap ulang tahunnya. “Apa dia benar-benar berpikir saya seperti Raja Air dari empat laut yang tunduk di depannya?,” ucap Raja Hantu. “Telah 300,00 tahun. Suku Langitnya telah lama memerintah dunia ini. Saatnya untuk sebuah perubahan.”

Putra Kedua Raja Langit kembali ke nirwana dan melaporkan pada ayahnya bagaimana Raja Hantu menolak  hadiahnya maupun menolak untuk bertemu dengannya. Raja Langit melihat bahwa perilaku Raja Hantu semakin tak dapat diterima, dan dia khawatir suatu hari nanti Raja Hantu akan melawan dan melakukan pemberontakan yang akan membawa bencana pada empat laut.

Dong Hua (Gao Vengo) berkata, “Dengan adanya Mo Yuan, apa yang kau takutkan, Raja Langit?” Raja Langit berkata bahwa Lonceng dari Kaisar Timur yang bisa menghancurkan langit dan bumi ada di tangan Raja Hantu, namun Dong Hua berkata Lonceng itu diciptakan oleh Mo Yuan sehingga ia  yakin bahwa Mo Yuan memiliki sebuah cara untuk menahannya. “Mo Yuan tidak takut. Apa yang kau takutkan?,” tanya Dong Hua.

Raja Langit berkata bahwa dia mula-mula memberikan Lonceng Kaisar Timur itu kepada Suku Hantu untuk memungkinkan persekutuan antara Suku Langit dan Suku Hantu untuk saling memberikan kedamaian ribuan tahun, tapi dia tidak pernah membayangkan sekarang Lonceng Kaisar Timur akan menjadi sebuah ancaman bagi Suku Langit.

Raja Langit menyadari bahwa Suku Langit sekarang mengalami masalah secara internal dan eksternal setelah melihat beberapa pemimpin dari Suku mereka tidak datang dalam pertemuan. Raja Langit meminta saran dari Dong Hua, sehingga dia menyarankan untuk mempertimbangkan aliansi pernikahan dengan Qing Qiu.

Raja Langit setuju, karna Raja Rubah Qing Qiu memiliki hubungan yang kuat dengan Zhe Yan dari Sepuluh Mil Hutan Pohon Persik sehingga dengan adanya aliansi pernikahan maka minat antara Suku Langit, Kaum Phoenix dan Kaum Rubah tidak akan terbedakan, dan kemungkinan kemenangan mereka akan jauh lebih tinggi apabila kelak terjadi perang.

Usai pertemuan, seseorang bertanya pada pengikut Dong Hua mengapa Raja Langit setuju apapun yang dikatakan olehnya. Pria itu menjawab bahwa ribuan tahun yang lalu Dong Hua adalah Dewa Surga dan Bumi, yang memerintah dunia dengan damai. Dong Hua kemudian menyerahkan posisinya dan begitulah bagaimana Raja Langit yang sekarang  menduduki tahtanya. Dia berkata bahwa Dong Hua adalah  Suku Langit Taishang Huang.

Sementara itu, Para Murid Kunlun kalang kabut setelah Lin Yu dan Si Yin telah menghilang selama delapan hari. Zi Lan menggerutu bahwa Si Yin telah kembali membuat kekacauan, dan kali ini menyeret Lin Yu. Mereka berusaha berpikir positif, namun Murid Kedua khawatir setelah diberitahu oleh Mo Yuan bahwa ujian langit untuk kenaikan kesalehan Si Yin, akan terjadi dalam waktu dekat ini. Murid Kedua berkata bahwa Si Yin baru meningkatkan kemampuannya selama 20,000 tahun, dan bahwa Si Yin tidak akan bisa menarik kesimpilan kapan dan dimana ujian langit itu akan turun padanya.

Murid Kedua berasumsi ujian itu akan terjadi dalam beberapa hari kemudian, dan  bahwa itu akan menjadi sebuah tantangan besar. Para murid Kunlun cukup terkejut, dan salah seorang dari mereka juga khawatir bahwa apabila Si Yin sekarang akan  mendapat cobaan langit,  bahkan dengan bantuan dari Lin Yu pun masih tetap berbahaya.

Mereka tak bisa menunggu lagi. Murid Kedua dan yang lainnya akan tetap mencari Lin Yu dan Si Yin, sementara menugaskan Murid ke-12 akan tetap tinggal di Gunung Kunlun untuk melaporkan pada Guru mereka ketika dia kembali.

Yang Zhi membantu Si Yin untuk meloloskan diri dimana dia harus mengikuti seekor burung hitam untuk bisa keluar dari istana, tapi sebaliknya tanpa  sengaja malah membimbingnya bertemu dengan Pangeran  Kedua Suku  Hantu, Li Jing (Zhang Vin).

Si Yin ingin segera pergi, namun Li Jing memanggilnya. Li Jing tertarik dengan pakaiannya untuk diberikan pada ayahnya sebagai hadiah ulang tahunnya sehingga ia mendesak Si Yin untuk melepaskan pakaiannya. Si Yin menolak dan pada akhirnya mereka berdua jatuh ke dalam sebuah kolam.

Si Yin khawatir tanpa kekuatannya, dia akan tenggelam.  Tapi Li Jing menawarkan memberinya udara — bukan seperti yang dipikir Si Yin melalui mulut. Li Jing memeluk Si Yin di dalam air dan meletakkan tangannya di mulutnya untuk memberikan udara, dan kita melihat bayangan hitam mengelilingi mereka.

Mereka berdua berhasil keluar dari air, dan Li Jing memperkenalkan diri bahwa dia adalah Pangeran Kedua di istana ini. Si Yin segera melangkahkan kakinya untuk lari dari hadapannya, namun Li Jing menggunakan kekuatannya dan menariknya kembali, dan tanpa sengaja Si Yin jatuh dalam dekapannya dan wajah mereka berdua begitu dekat. Namun, Li Jing mendorongnya.

“Kau siapa?” tanya Lijing. Si Yin menjelaskan siapa dirinya dan pasrah untuk dibawa pada ayahnya. Tak lama anak buah Raja hantu datang untuk menangkapnya, tapi mereka dihalangi oleh Pangeran Kedua.

Li Jing merangkul Si Yin dan berkata bahwa dia telah mendengar Si Yin adalah pria ganteng dari Suku Langit yang disukai oleh adiknya. “Dia membantumu meloloskan diri. Itu berarti dia sangat menyukaimu,” ucap Li Jing, sehingga itulah mengapa dia tidak akan membiarkan Si Yin ditangkap.

Pangeran Pertama Suku Hantu diberitahu oleh seorang anak buahnya bahwa Li Jing sedang minum dengan Si Yin dan akan berbicara sepanjang malam. Dia memerintahkan anak buahnya untuk tidak mengganggu Li Jing dan membiarkannya bergaul dengan Si Yin. Dia berencana bahwa ketika mereka berperang melawan Suku Langit,  dia akan mendapatkan kesempatan untuk memberikan tuduhan pada adiknya.

Yang Zhi datang ke gubuk tahanan dimana dia mendapati Li Jing tengah minum bersama Si Yin yang telah mabuk berat. Sambil memandangi Si Yin, Li Jing tak menampik alasan mengapa Yang Zhi jatuh cinta padanya karna ketampanannya.

Yang Zhi berkata Si Yin dari Suku Langit, dan Li Jing berkata, “Jika kau menyukainya, siapa yang perduli dari mana sukunya?” Namun Yang Zhi berkata bahwa mereka yang berasal dari Suku Langit dan Suku Hantu tidak bisa menikah, melainkan mereka akan saling berperang. Li Jing lega Yang Zhi menyadarinya, dan menganggap itu hanya sebuah dalih setelah mendengar ayahnya ingin mengadopsi salah seorang murid Mo Yuan.

“Ayah telah kehilangan kesabarannya dan ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberontak,” ucap Li Jing. “Tapi saya tidak tertarik dengan pemberontakan.”

Yang Zhi menawarkan agar mereka bekerja sama, dan Li Jing setuju untuk membantu Si Yin meloloskan diri. Dia telah membuat Si Yin mabuk berat yang akan tertidur selama sepuluh hari, dan setelah itu akan memikirkan cara untuk membebaskannya.

Sementara itu di suku Qing Qiu, istri kedua dari pangeran kedua suku Rubah melahirkan seorang bayi perempuan. Karna tanda lahir di kening bayi itu, dia diberi nama Bai Feng Jiu.

Setelah 10 hari tertidur, Si Yin akhirnya bangun. Dua orang wanita datang ke rumah tahanannya, dan memberitahu Si Yin bahwa Pangeran Kedua mengundangnya ke tempat pemandian air panas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*