Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Jepang / Sinopsis Majo No Jouken (Forbidden Love) Episode 3 Drama Jepang

Sinopsis Majo No Jouken (Forbidden Love) Episode 3 Drama Jepang

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-1 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-2

[Baca juga:  Sinopsis Majo No Jouken Episode 2 Drama Jepang]

Michi menangis setelah baru saja berusaha mencuri di sebuah toko serba ada. Dia bertanya apa yang telah ia lakukan, dan bahkan merasa tidak mengenali dirinya sendiri.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-3 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-4

Hikaru menyeka air mata Michi, dan kemudian mendekatkan wajahnya untuk menciumnya. Tapi di detik-detik terakhir, Michi menghindar dan meminta  Hikaru untuk berjanji padanya bahwa dia tidak akan berbuat onar lagi dan tidak akan lagi minum.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-5 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-6

Michi mengingatkan Hikaru bahwa saat ini dia sedang diskors dan seharusnya dia ada di rumah, tapi Hikaru berkata, “Apa itu? Pada akhirnya kau kembali menjadi guru.”

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-7 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-8

Hikaru pulang dan dia mendapati ibunya telah menungguinya dengan khawatir. Ibunya bertanya dengan curiga dia dengan siapa. Hikaru tak menjawab pertanyaannya dan balik bertanya, “Apa kau tidak lagi mencintai ayah? Apa kau telah melupakan semua tentangnya ketika dia meninggal, seperti perasaaan ketika kau pertama kali bertemu dengannya?”

Ibu Hikaru bingung dengan pertanyaannya, dan bertanya apa Hikaru jatuh cinta dengan gurunya, Michi. Hikaru diam dan memilih masuk ke kamarnya setelah membanting botol minumannya di atas meja.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-9

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-13 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-10 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-11 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-12

Di dalam kamarnya dia memandangi sebuah gambar lukisan kesukaannya – jari yang bersentuhan dan dia merasa jantungnya berdetak kencang setelah mengingat Michi menyeka darah di ujung bibirnya saat berada di pantai bersama-sama. Sementara itu, di kamarnya Michi gusar dengan perasaannya setelah baru saja Hikaru mencoba untuk menciumnya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-14 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-15

Keesokan harinya saat Michi tiba di sekolah, dia diberitahu oleh kepala sekolah bahwa posisinya sebagai wali kelas akan digantikan. Michi bertanya mengapa, tapi dia tak percaya alasan Kepala Sekolah bahwa hal itu karna pernikahannya sudah dekat. Dia tahu yang memerintahkannya adalah Ibu Hikaru, setelah bertemu dengannya di depan pintu gerbang sekolah.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-16 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-17

Kepala Sekolah mengajar di kelas 2-C, dan Jun berdiri dari tempat duduknya dan bertanya mengapa wali kelas mereka diganti. Kepala sekolah menjawab hal itu karna  Michi akan mengundurkan diri karna akan menikah. Jun tak percaya,  dan murid-murid lainnya mulai bergunjing jangan-jangan ada apa-apa antara Hikaru dan wali mereka Michi setelah hari ini ibunya datang ke sekolah.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-18 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-19

Michi merenung di gedung belakang sekolah, namun saat ia melangkahkan kakinya menuju tembok pagar sekolah, Jun dari lantas atas berteriak, “Berencana lari?”

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-20 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-21

Malamnya Masaru mengajak Michi malam malam bersama di sebuah restoran, dan memperkenalkan teman-temannya yang akan ikut membantu dalam acara resepsi pernikahan mereka nanti. Masaru meyakinkan kedua temannya bahwa tidak ada  rahasia diantara mereka berdua  sebagai sepang kekasih, dan Kiriko kemudian bertanya apa Michi mengalami keraguan menjelang hari pernikahannya atau apa terjadi sesuatu di sekolah setelah melihat ekpresinya yang tidak bersemangat.

Michi berkata tidak, dan meneguk beberapa gelas anggur karna suasana hatinya sedang buruk.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-22 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-23

Hikaru tampak gusar, dan memberanikan diri menelpon Michi sayang tanpa ia sadari ibunya melihatnya. Di dalam taksi, Michi tengah mabuk berat sehingga Kiriko memutuskan menjawab telponnya, namun ia curiga setelah yang menelpon adalah seorang pria.  Hikaru tak meninggalkan pesan apapun, dan segera menutup telponnya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-24 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-25

Kiriko mengantar Michi pulang, dan sesampainya mereka di rumah Michi malah dimarahi oleh ayahnya setelah mendengar  rumor bahwa dia dekat dengan salah satu muridnya. Kiriko cukup terkejut, dan Michi yang tengah mabuk berani memberitahu ayahnya untuk berhenti memperlakukannya seperti anak kecil.

Michi menduga Kepala Sekolah adalah mata-mata ayahnya, dan berkata bahwa dia muak karna merasa diawasi sepanjang hari. Ayah kehilangan kendali sehingga  menampar wajah Michi.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-26 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-27

Ibu masuk ke kamar Michi dan berkata ia tak menyangka Michi bisa melawan ayahnya seperti itu. Michi bertanya bagian apa dari ayahnya yang disukai oleh ibunya, tapi ibunya  tak bisa menjawab, sehingga Michi bertanya-tanya mengapa ibunya menikahi ayahnya.

Ibu tertawa kecil, dan memberitahu Michi bahwa satu-satunya yang bisa memutuskan adalah dirinya sendiri.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-28 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-29

Hikaru datang ke sekolah, dan murid-murid yang lain malah melihatnya dengan tatapan aneh. Hikaru mengacuhkannya, dan Jun kemudian memberitahunya tentang status Michi yang sekarang bukan lagi wali kelas mereka.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-30 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-31

Sebelum Michi masuk mengajar ke kelas 2-C, kelas Hikaru, seorang guru senior memperingatkannya untuk menjaga sikpanya agar tidak terjadi kesalah pahaman diantara murid-murid. Michi masuk ke kelas dan bersikap dingin kepada murid-muridnya, termasuk Hikaru.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-32 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-33

Jam olahraga dimulai dan saat bermain basket dengan teman sekelasnya, beberapa dari mereka sengaja mendorong Hikaru sampai ia terjatuh. Ia berusaha menahan dirinya, tapi seorang dari mereka melemparkan bola basket ke belakangnya sehingga menyulut amarahnya, hanya saja mereka dipisahkan oleh teman-temannya yang lain.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-34

Hikaru memilih menyendiri di aula setelah diabaikan oleh teman-temannya yang lain. Jun datang dan berkata itulah mengapa dia tidak seharusnya mengandalkan Michi, guru mereka. Hikaru melihat Jin sangat membenci Michi, sehingga ia bertanya apa yang terjadi di antara mereka.

Jun menceritakan bahwa dia juga murid pindahan tahun lalu. Orang tuanya ketahuan korupsi, dan Ibunya sangat tertekan setelah tiap hari mendapat telpon-telpon yang tidak menyenangkan sehingga pada akhirnya keluarganya pindah seperti mereka berlari dari kehidupan mereka.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-35 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-36

Jun memberitahu  ucapan Michi yang membuatnya tersinggung adalah saat meminta murid-murid yang lain untuk membantunya karna masalah keluarga yang sedang dialaminya. Tapi Jun berpikir hal itu semakin mempersulit dirinya,  dan bahwa ketika Michi mendapati semua orang mengabaikannya, dia bersikap seolah-olah menyentuh sesuatu yang buruk. Jun berkata  kali ini juga  sama, dan dia orang seperti itu.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-37 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-38

Hikaru menunggui Michi di tangga sekolah untuk bertanya sesuatu padanya, tapi setelah melihat beberapa murid, dia segera pergi dan mengacuhkannya.

Hikaru datang menemui ibunya di rumah sakit, dan berkata dengan nada yang meluap-luap, “Apa kau tahu apa yang kami alami karna kau.” Ibu menasihatinya untuk tidak lagi terlibat dengan Michi, karna hanya membuat masalah padanya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-39 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-40

Hikaru bertanya, “Apa yang kau tahu?,” dan Ibunya menjawab bahwa dia tahu segalanya, dan Hikaru memilikinya. Hikaru berkata itu bodoh, dan memberitahunya bahwa  sebagai ganti dia telah mengganti wali kelasnya, dia juga berharap bisa mengganti ibunya.

Ibunya tersinggung sehingga menampar  wajah Hikaru. Hikaru pulang ke rumah dengan suasana hati yang buruk, dan terpaksa mengusir mentornya dengan uang, yang bersikeras menolak untuk pergi.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-41

Michi mengajak Kiriko makan malam dan minta maaf atas keributan yang ia lihat kemarin. Kiriko bertanya mengapa dia merahasiakan tentang penggantian dirinya menjdi wali kelas. Michi tak menjawab, dan malah bertanya, “Mengapa orang-orang menikah? Apa untuk eksistensi mereka? Atau kebutuhan untuk mendapat restu dari orang lain?”

Kiriko heran mendengar Michi berpikir seperti itu, dan bertanya dengan nada curiga apa rumor itu benar bahwa Michi dekat dengan muridnya. Michi membantahnya, dan menjelaskan bahwa dia tidak ingin membuat Masaru khawatir sehingga merahasiakannya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-42 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-43

Kiriko tak percaya, dan bertanya apa Michi benar-benar mencintai Masaru, dan apakah Michi memanfaatkan Masaru karna dia memanjakannya dan menjaganya.

Michi mencoba mengalihkannya, tapi Michi berkata seandainya dia adalah Michi, dia akan menjaga Masaru. Kiriko pergi dengan kesal tapi sebelum itu dia mengungkapkan kekecewaannya bahwa Michi sama sekali tidak berubah dan tidak mengetahui bagaimana perasaannya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-44 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-45

Michi kebetulan lewat di kelas 2-C, dan diam-diam memandangi Hikaru; tapi tiga murid laki-laki sengaja bertanya pelajaran yang tidak mereka mengerti. Saat Michi mengajak mereka ke ruang laboratorium, tiba-tiba mereka mencoba melakukan hal yang tidak senonoh, untungnya Guru Sejarah datang mengetuk pintu sehingga ia bisa meloloskan diri.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-46 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-47

Michi memutuskan datang ke ruang perpustakaan untuk menghilangkan suasana hatinya yang buruk, dan tiba-tiba saja dia menerima pesan lewat sebuah komputer yang ada di depannya. Pesan itu dari Hikaru yang kebetulan juga ada diperpustakaan.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-48 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-49

Mereka berdua saling chatting-chattingan, dan Michi bertanya apa Hikaru takut dengan bagimana orang-orang memandang mereka. Hikaru bertanya, “Apa kita melakukan sesuatu yang salah?” Hikaru mengangkat gambar yang ia baca untuk menunjukkanya pada Michi, dan kemudian chatting-chattingan tentang Roma, asal lukisan itu.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-50 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-51

Hikaru mengirimkan pesan bahwa dia ingin bertemu dengannya. Dia berpesan akan menunggunya di tempat motornya setelah sekolah dan akan menunggu sampai ia datang. Michi tak membalas chattingnya, kemudian mematikan komputernya dan bergegas pergi.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-52

Bekerja di tempat yang sama, Kiriko merasa terganggu melihat bagaimana Masaru dengan penuh antusiasnya memberitahu atasan mereka untuk memberikan pidato di acara pernikahannya nanti. Dia memberanikan diri bertanya apa Masaru belum mendengar tentang sekolah Michi. Masaru cukup terkejut, sehingga ia mendesak Kiriko untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-53

Saat jam pulang sekolah, Michi menjadi gusar apa dia harus pergi menemui Hikaru di sebuah bengkel. Michi belum datang sehingga ia menghabiskan waktunya melukis di buku sketsanya sambil menunggu kedatangannya.

Masaru telah menunggui Michi di sekolah dan diam-diam mengikutinya. Pikiran Michi tampak berbeban berat, dan lebih memilih berjalan kaki  untuk merenung.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-54 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-55

Hari telah malam, sehingga Hikaru memutuskan pulang setelah Michi tak kunjung datang. Di rumah, ibunya telah menungguinya dan minta maaf karna telah menamparnya. Dia menawarkan pada Hikaru untuk pindah sekolah ke Amerika, tapi Hikaru malah marah dan segera masuk ke kamarnya dan mengemas semua pakaiannya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-56

Dr Godai datang tepat disaat  ibu dan anak ini lagi marahan. Ibu Hikaru tak nyaman dia datang ke rumahnya,  dan Dr. Godai mengungkapkan keinginannya untuk melamarnya dan meminta restu dari Hikaru. Hikaru keluar dari kamarnya dan berkata silahkan saja, dan juga bersedia memberikan rumah sakit untuknya kalau dia mau.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-57 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-58

Hikaru memberitahu ibunya bahwa dia akan menghilang dan mereka berdua bisa hidup bahagia. Ibunya berusaha menghentikannya, dan Hikaru tanpa sengaja mendorongnya sampai kakinya terkilir. Dr. Godai mengobati kakinya dan berkata bahwa dia tahu Ibu Hikaru tidak benar-benar mencintainya dan hanya mencintai satu orang di dunia ini yaitu Hikaru.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-59 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-60

Masaru mengikuti Michi sampai ke sebuah bar. Tak lama, Michi ditelpon oleh Hikaru, sementara dari kejauhan Masaru menaruh curiga. Di telpon, Hikaru memberitahu Michi bahwa dia telah meningalkan rumahnya, dan akan pergi ke suatu tempat dimana dia tidak akan dikenali siapapun dan ke suatu tempat dimana dia bisa dengan bangga mengatakan siapa yang ia cintai.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-61 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-62

Michi bertanya, “Ke sebuah dunia kebebasan?.” Hikaru menjawab ya, dan kemudian berkata  bahwa dia mendoakannya untuk bahagia. Tapi sebelum Hikaru menutup telponnya, Michi berkata dia ingin bertemu dengannya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-63 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-64

Michi ingin bergegas pergi dari bar menuju depan pintu gerbang sekolah untuk bertemu dengan Hikaru. Sayang dia segera dihentikan oleh Masaru, yang berbohong bahwa mereka kebetulan bertemu di tempat ini. Meskipun Michi menyampaikan berbagai alasannya untuk menolak saat Masaru menawarkan akan menemaninya pulang, Masaru menarik tangannya dan bersikeras akan mengantarnya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-65 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-66

Di atas taksi, Masaru menolak saat Michi ingin turun dan bahkan memegang tangannya dengan erat. Michi bertanya ada apa, tapi Masaru hanya diam sehingga membuat Michi bertanya-tanya. Masaru ternyata membawa Michi ke apartemennya dan kemudian membuka baju Michi dengan paksa.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-67 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-68 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-69

Michi menolak, dan berteriak ‘jangan’ saat Masaru  ingin mencumbunya. Masaru  mengurungkan niatnya, tapi ia bertanya dengan nada yang meluap-luap apa ada seseorang yang Michi sukai. Michi  pun menangis, dan segera pergi meninggalkan Masaru setelah ia minta maaf karna telah meragukannya.

Michi berlari kencang menuju sekolah, dan untungnya dia melihat motor Hikaru terparkir di depan pintu gerbang sekolah sehingga memutuskan masuk ke dalam untuk mencarinya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-70 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-71 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-72

Michi masuk ke perpustakaan, dan mendatangi sebuah cahaya di antara rak-rak buku. Dia mendapati Hikaru sedang tertidur ditemani sebuah lilin di dekatnya. Michi mengambil buku sketsa Hikaru dan melihat satu persatu gambarnya – jari wanita dan perempuan yang saling bersentuhan.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-73 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-74

Hikaru bangun dan memandangi Michi yang berada di depannya dengan tajam, dan bertanya apa dia masih bermimpi karna telah melihat mimpi yang sama berulang kali. Michi bertanya mimpi apa, dan Hikaru menjawab, “Tak perduli seberapa lama saya menunggu, kau tidak datang. Dan ketika saya akan menyerah, kau datang. Dan memberitahuku ‘Saya tidak menyukaimu’ dan bahwa ‘tidak mungkin saya menyukaimu.’

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-75 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-76 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-tiga-77

Hikaru bertanya apa dia datang untuk mengatakan itu, tapi Michi berkata tidak. “Saya menyukaimu. Saya sangat menyukaimu,” ucap Michi saat memeluk Hikaru. Mereka berciuman di perpustakaan itu untuk yang pertama kalinya, dan tidur bersama.

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

2 comments

  1. aku tau drama nie waktu msh kelas 1sma,,gak nyangka bs baca sinopsisnya lg,,ku pikir gak bklan bs liat dramanya lg,,soalnya lupa judulnya,cma inget soundrack lgunya ja,,mksh ya min

  2. Spertiny ad versi koreany y? Lupa judulny, cmn ingat yg main Kang Ta.. Hmm.. Termasuk film pertama aq tonton, awal naksir film/drama Korea. Trimakasih sinopsisny, dtunggu lanjutanny:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*