Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Jepang / Sinopsis Majo No Jouken (Forbidden Love) Episode 4 Drama Jepang

Sinopsis Majo No Jouken (Forbidden Love) Episode 4 Drama Jepang

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-1 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-2 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-3

[Baca juga: Sinopsis Majo No Jouken (Forbidden Love) Episode 3 Drama Jepang]

Hari telah pagi, sekolah masih sunyi, dan Hikaru dan Michi tertidur dengan lelap di perpustakaan sekolah dan hanya ditutupi dengan kain gorden. Hikaru terlebih dulu bangun karna cahaya sinar matahari yang masuk ke ruangan mereka. Dia berbalik, sejenak memandangi Michi dan menyentuh wajahnya dengan perlahan setelah semalam tidur dengannya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-4 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-5 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-6

Tapi segera ia berpura-pura tidur saat Michi terbangun. Michi meniup wajahnya karna tahu ia hanya pura-pura dan mengucapkan selamat pagi pada Hikaru.

Mereka bergegas berpakaian karna khawatir satpam akan segera datang ke tempat ini. Michi meminta Hikaru merahasiakan hal ini untuk sementara, dan memastikan agar sekolah tidak mengetahui hubungan mereka.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-9

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-7 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-8

Hikaru dengan bertelanjang dada memeluk Michi dari belakang dan berkata, “Saya berharap waktu akan berhenti. Saya berharap kita bisa tetap bersama seperti ini selamanya.” Kemudian mereka berdua pergi dengan memanjat pagar tembok gedung belakang sekolah.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-10 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-11

Hikaru menelpon ibunya dan meyakinkannya untuk tidak khawatir. Dia memberitahu ibunya bahwa semalam dia menginap di rumah temannya, dan  akan pulang ke rumah hari ini. Michi melakukan hal yang sama, menelpon  orang tuanya.

Ibunya berpura-pura sedang berbicara dengan orang lain, sehingga Michi menebak ayahnya sedang ada di dekatnya. Di telpon, Michi berjanji pada ibunya  akan menjelaskan semuanya setelah dia pulang.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-12 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-13 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-14

Setelah menelpon mereka pergi ke taman dan Michi sedikit protes dengan gambar wajahnya yang bersentuhan jari dengan Hikaru yang ada di buku sketasnya. Hikaru kesal sehingga memaksa utuk mengambil buku sketsa itu dari tangannya, sehingga  buku sketsanya tanpa sengaja sobek. Namun mereka segera bersembunyi setelah sekelompok murid sekolah  lewat di taman karna takut ketahuan. Sebelum berpisah, Michi mengulurkan jarinya — jari mereka bersentuhan, seperti lukisan Hikaru.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-15 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-16

Michi masuk ke kelas untuk mengajar namun salah satu dari muridnya bertanya apa dia tidur di suatu tempat semalam karna melihat dia mengenakan baju yang sama seperti kemarin. Kelas akan menjadi gaduh, namun Michi berkata bahwa itu bukan urusan mereka dan tidak ada hubungannya dengan kelas.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-17 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-18

Saat jam istirahat, Hikaru dan Michi chatting-chattingan di perpustakaan, meskipun untuk menghilangkan kecurigaan mereka duduk di tempat yang berjauhan. Di chattingannya, Hikaru mengungkapkan kekagumannya setelah melihat cara Michi menutup mulut murid-murid iseng itu.

Dia menulis apa kejadian semalam bukan mimpi karna dia masih tak mempercayainya. Hikaru tersenyum  manis saat Michi membalas bahwa ia sangat bahagia.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-19 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-20

Ketika bertemu di lorong sekolah, Hikaru menyerahkan sebuah surat kecil ke tangan Michi untuk ketemuan di tempat sepeda motornya. Saat Hikaru berbalik ketika tengah berada di lapangan untuk berolahraga, dia melihat Michi. Mereka kemudian diam-diam saling menjulurkan jari mereka dan saling tersenyum.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-21 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-22

Hikaru duduk disamping Jun yang tengah asyik membaca, dan ia hampir tersedak saat Jun bertanya apa dia pacaran dengan Michi. Meskipun Hikaru berkata tidak, tapi dia tahu mereka berdua memang pacaran.

Jun bertanya apa yang akan ia lakukan, karna khawatir ini akan menjadi sebuah kekacauan kalau mereka mengetahuinya. Jun memperingatkan bahwa Michi akan dipecat, dan meminta Hikaru mempertimbangkan akibatnya dengan matang.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-23

Hikaru bertanya apa yang sedang ia baca sampai begitu serius. Dia merebut buku itu dari tangannya, namun kancing baju atas Jun terlihat dan Hikaru melihat bekas luka di tubuhnya. Jun pun segera mengambil bukunya dan bergegas pergi.

Saat jam pulang sekolah, Masaru telah menunggui Michi untuk minta maaf atas kejadian semalam. Michi berkata dia tak terganggu, dan setuju pergi bersama Masaru untuk berbicara.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-24 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-25

Hikaru pulang ke rumah dan ibunya telah menungguinya. Hikaru minta maaf dan berjanji tidak akan lari lagi dari rumah seperti ini. Hikaru bahkan memberitahu Ibunya untuk menikah lagi dengan dokter itu, kalau itu membuatnya bahagia.

Ibu Hikaru melihat hari ini Hikaru tampak berbeda, dan berkata hari ini dia sangat baik hati. Dia bertanya apa sesuatu yang baik terjadi di sekolah, dan meskipun Hikaru menjawab tidak juga ibunya mencurigai  ada sesuatu yang telah terjadi.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-26

Ternyata Masaru malah menemani Michi pulang ke rumahnya, dan berlutut di depan orang tuanya. Masaru minta maaf dan menyalahkan dirinya terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga kurang memberi perhatian pada Michi, sampai rumor yang tidak-tidak tentang Michi dan seorang siswanya beredar di sekolah.

Orang tua Michi pun dibuat terharu dengan sikapnya, dan Michi tak bisa berkata apa-apa.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-27 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-28

Hikaru sedang mandi, dan Ibunya diam-diam masuk ke kamarnya dan memeriksa isi tasnya. Dia semakin curiga setelah mendapati di buku sketsanya gambar seorang wanita dan pria yang bersentuhan jari.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-29 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-30

Di hari Minggu, Michi dalam perjalanan menuju bengkel untuk bertemu dengan Hikaru. Dari kejauhan dia melihat Hikaru telah lebih dulu datang dan mondar-mandir menungguinya. Meskipun saat ditanya oleh Michi apa dia sedang menungguinya, Hikaru berbohong bahwa ia juga baru sampai.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-31 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-32

Michi membonceng Hikaru, dan tempat pertama yang mereka datangi di kencan mereka adalah bioskop. Usai nonton di bioskop, mereka bermain games sepuasnya dan berfoto bersama di foto box dengan berbagai gaya lucu mereka.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-33

Mereka berjalan kaki bersama ditengah keramaian kota dan Michi sempat mengira anak muda yang berpapasan dengan mereka adalah murid sekolahnya. Hikaru bertanya apa dia segitu khawatirnya, dan Michi menjawab bukan seperti itu.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-34 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-35

Sambil berjalan kaki tanpa berpegangan tangan dan memamerkan kemesraan mereka selayaknya pasangan lainnya yang mereka lihat, keduanya seolah berkomunikasi dalam pikiran mereka. Hikaru berkata, “Ini pertama kalinya saya melakukan hal seperti ini. Saya tidak bisa memahaminya dengan baik, tapi apa kita tidak normal? Kita tidak bisa melakukan hal-hal selayaknya pasangan? Apa salah bagi kita untuk mengatakan kita saling mencintai di depan orang lain?” Michi berkata mereka harus menunggu sampai Hikaru tamat SMA, dan sampai saat itu tiba mereka tidak boleh memberitahu siapapun.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-36 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-37

Seharian mereka bersama bahkan hingga malam. Hikaru memberikan Michi cincin pasangan yang sama dengan miliknya, dan berkata bahwa cincinnya berbeda dengan cincin tunangannya yang mahal. Michi menggelengkan kepalanya dan berkata bahwa dia bahagia.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-38 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-39

Hikaru memberitahu Michi cerita dibalik cincin ‘Plato Gyges’ pemberiannya setelah mendengarnya dari Jun bahwa siapapun yang memakainya akan menjadi tak terlihat. Hikaru berkata jika itu benar maka mereka akan bisa saling bertemu  tanpa khawatir dengan orang lain. “Meskipun kita tidak bersama, terasa seolah-olah kau ada sedang mengawasiku,” ucap Hikaru.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-40 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-41 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-42

Michi memeluk Hikaru dari belakang untuk menunjukkan perasaan sayangnya, dan Hikaru berbalik dan  memeluknya dengan erat. Namun Dr. Godai yang kebetulan memarkirkan mobilnya ditemani seorang wanita muda di tempat itu, melihat Michi  dari kejauhan memeluk seorang wanita dewasa.

Keesokan harinya, Dr. Godai datang ke ruangan ibu Michi dan memberitahu bahwa dia  memiliki informasi yang menarik tentang Hikaru.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-43 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-44

Setelah diberitahu oleh Dr. Godai, Ibu Hikaru  datang ke sekolah dan menceritakan hubungan terlarang antara Michi dan Hikaru kepada Kepala Sekolah. Michi dipanggil ke ruangan kepala sekolah dan terkejut melihat Ibu Hikaru ada disana.

Michi tak bisa mengelak setelah diberitahu bahwa seseorang melihatnya bersama Hikaru dan Ibu Hikaru menuduhnya telah menggoda putranya. Kepala Sekolah memerintahkan agar untuk sementara Michi jangan dulu mengajar di kelas 2-C sehingga tidak akan menimbulkan kesalah pahaman dan juga tidak menemui Hikaru di sekolah. Michi tak punya pilihan lain selain setuju.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-45 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-46

Saat berada di kelas, ketiga temannya menggodai Hikaru saat memarodikan rumor hubungannya  dengan Michi, guru mereka. Mereka mengklaim hanya bercanda, namun Hikaru kesal sampai ia melemparkan kain pel yang ada di tangannya ke lantai. Michi juga disindir oleh tiga muridnya saat datang ke ruang guru tentang rumor kedekatannya dengan Hikaru.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-47 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-48

Michi masuk ke perpustakaan untuk menghilangkan suasana hatinya yang buruk. Namun dia malah melihat murid-muridnya menatapnya dengan aneh dan mendengar gunjingan mereka tentang rumornya  bersama Hikaru, sehingga dia memutuskan keluar dari sana.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-49 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-50

Dia tiba di rumah dan ayahnya telah menungguinya. Michi diberitahu untuk mengundurkan dari sekolahnya karna akan menikah untuk melindungi reputasinya. Dia berharap Michi tidak lagi membuat malu mereka, dan Michi dengan terang-terangan memberitahu ayahnya bahwa dia ingin membatalkan pernikahannya dengan Masaru.

Ayah tidak setuju, sehingga Michi berkata bahwa dialah yang akan memutuskan kehidupannya sendiri.  Ibu bertanya apa Michi serius dengan siswa yang dirumorkan dekat dengannya. Karna Michi hanya diam, ibunya berasumsi rumor itu benar adanya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-51 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-52

Michi masuk  ke kamarnya dan memandangi cincin pemberian Hikaru untuk melepas kerinduannya. Hal yang sama dilakukan oleh Hikaru di kamarnya. Michi kemudian menelpon Hikaru dan bertanya dia ada dimana.  Hikaru menjawab dia ada di depannya karna sedang mengenakan  cincin mereka.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-53 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-54

Mereka berbincang di telpon dan Hikaru berusaha menghiburnya meskipun Michi tak bisa menghilangkan kegundahan hatinya untuk bertemu dengannya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-66 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-67

Keesokan harinya saat berencana akan bertemu dengan Michi di bengkel, Hikaru melihat dari kaca spion motornya dia sedang dibuntuti oleh mentornya sehingga dia secepatnya pergi. Michi datang kesana untuk bertemu, Michi tidak ada disana dan dia malah bertemu dengan ibu Hikaru.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-55

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-56

Michi pun sudah tak bisa lagi menghubungi Hikaru karna kontrak ponselnya telah dibatalkan oleh ibunya. Mereka ke taman untuk berbicara. Ibu Hikaru menceritakan bahwa ketika Hikaru berumur tujuh tahun, dia dan Hikaru pergi ke pantai. Tapi karna suaminya meninggal  dan ia stress tentang masa depan sehingga ia hanya mengangguk karna kelelahan pada Hikaru kecil. Kemudian dia menyadari bahwa Hikaru telah menghilang  dan untungnya dia berhasil menemukannya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-57 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-58

Ketika dia memarahinya karna  menghilang, Hikaru memberinya sebuah bunga dengan tangan kecilnya. Dia memeluknya dengan erat dan memberitahu dirinya bahwa dia tidak akan pernah melepaskannya.  Dia tidak akan bisa melanjutkan hidupnya, jika Hikaru pergi.

Ibu Hikaru berkata bahwa dia tidak akan membiarkan Michi membawa pergi Hikaru darinya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-59 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-60

Michi telah menunggui Masaru datang di sebuah restoran tempat janjian mereka untuk membicarakan tentang petunangan mereka, tapi dia malah mengajak Kiriko. Masaru sebenarnya tahu apa yang akan dibicarakan oleh Michi, sehingga ia beralasan harus segera kembali bekerja.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-61 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-62

Setelah Masaru pergi Kiriko duduk bersama Michi dan meminta maaf setelah sebelumnya berkata kasar padanya dan berusaha meyakinkan Michi bahwa dia tak punya perasaan apapun pada Masaru, meskipun dia hanya berbohong.

Kiriko tahu bahwa Michi akan membicarakan sesuatu yang penting pada Masaru tentang pertunangan mereka dan bertanya apa karna siswa itu. Michi berkata, “Saya memang aneh, bukan,” dan Kiriko berkata bahwa dia akan mendungkungnya.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-63

Keesokan harinya saat jam pulang sekolah, Kiriko berpura-pura bertanya alamat pada Hikaru dan menunjukkan sebuah kertas yang merupakan sebuah pesan dari Michi yang mengajaknya ketemuan di tempat cincin Gyges.

Kiriko menabrak mentor Hikaru yang ingin membuntutinya dan menjatuhkan tasnya. Saat dia memungut barang-barangnya yang terjatuh, Hikaru  bisa meloloskan diri.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-64 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-65

Michi telah lebih dulu sampai di tempat ketemuan mereka, dan saat dia  mendengar motor Hikaru datang dia segera berlari menghampirinya dan memeluknya dengan erat. Michi memeluk Hikaru dan mengungkapkan rasa prustasinya karna tidak bisa berbicara dengannya sepanjang hari.

Hikaru bertanya, “Apa mereka harus pergi ke suatu tempat? Kemudian mereka bisa bersama selamanya.” Michi berkata dia sangat ingin, namun dia masih ragu.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-68 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-69

Michi memberitahu Hikaru bahwa dia disuruh oleh ayahnya untuk mengundurkan diri,  dan dia berpikir untuk melakukannya sehingga mereka bisa bertemu tanpa ada masalah apapun. Tapi saat ditanya oleh Hikaru apa tidak apa-apa, Michi menjawab tak tahu.

Hikaru berkata dengan nada yang meluap-luap, “Mengapa mereka harus melalui ini. Kita tidak melakukan kesalalahan.”

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-70 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-71

Keesokan harinya saat Michi datang ke  ruang guru, wakil kepala sekolah menunjukkan surat pengunduran dirinya yang tadi telah diberikan oleh ayahnya, yang sama sekali tak diketahui oleh Michi. Michi berusaha menolak saat Wakil kepala sekolah meminta Michi memberikan pidato perpisahannya kepada murid-muridnya di aula pagi ini, sayang dia diacuhkan.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-72 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-73

Para murid telah berkumpul di aula, dan wakil kepala sekolah menginformasikan bahwa Michi akan mengundurkan diri untuk menikah. Namun saat berdiri di atas podium di depan para guru dan murid, Michi malah mengumumkan bahwa dia tidak akan berhenti dari sekolah dan dia mencintai Hikaru.

gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-74 gambar-sinopsis-majo-no-jouken-episode-4-drama-jepang-75

4 comments

  1. drama ini tayang di tv indonesia thn berapa ya?? yang q inget utada hikaru first love nya 😀 #ost fenomenal, dan kpincut sama taki kun, wekeke

  2. D tunggu kelanjutanya

  3. Belum adakah lanjutannya cingu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*