Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Taiwan / Sinopsis “Bromance” Drama Taiwan Episode 9 Bagian Kedua

Sinopsis “Bromance” Drama Taiwan Episode 9 Bagian Kedua

Gambar Sinopsis Bromance Drama Taiwan

Gambar Sinopsis Bromance Drama Taiwan 2

[Baca juga: Sinopsis “Bromance” Drama Taiwan Episode 9 Bagian Pertama]

Zi Feng berlari memeluk ayahnya dengan erat karna tak menyangka jika ayah yang selama ini ia kira telah meninggal ternyata masih hidup. Tapi sayangnya ayahnya melepaskan pelukannya, memanggilnya ‘anak muda’ dan bertanya apa yang sedang ia lakukan.

Sadar ayahnya sama sekali tidak mengenali jika dia adalah putranya, dia mendesaknya untuk mengingat siapa dirinya. Ya Nuo memarahi Zi Feng karna sikapnya itu membuat takut ayahnya.

Seorang wanita datang memanggil ayahnya dengan nama Ah Hai membuat Zi Feng semakin bingung. Zi Feng menjelaskan bahwa dia adalah ayahnya.

Gambar Sinopsis Bromance Drama Taiwan 4

Gambar Sinopsis Bromance Drama Taiwan 3

Tapi ketika ditanya oleh wanita yang membawanya ke taman hiburan itu, dia mengaku sama sekali tidak mengenalinya.

Zi Feng kemudian menunjukkan sebuah kalung kepada ayahnya dan berharap dengan menunjukkan kalung itu dia bisa mengenalinya. Sayang, dia kembali mengaku tidak mengenalinya.

Ya Nuo menjelaskan kepada Nona Lu, wanita yang datang bersama ayahnya, bahwa dia adalah Direktur Umum taman hiburan ini yang telah mencari ayahnya selama tujuh tahun.

Ya Nuo meminta izin untuk mengantar mereka pulang agar setidaknya Zi Feng bisa tahu dimana ayahnya tinggal.

Gambar Sinopsis Bromance Drama Taiwan 5

Gambar Sinopsis Bromance Drama Taiwan 6

Tiba di tempat tinggalnya, Ya Nuo kembali memperlihatkan kalung giok itu kepada Paman Du, Ayah Zi Feng, tapi dia tetap tak bisa mengingat apa-apa.

Wanita itu menjelaskan kepada Zi Feng bahwa dia menemukan Ayahnya di laut. Waktu itu ayah Nona Lu mengira dia menangkap ikan besar tapi pada akhirnya ternyata dia menangkap manusia. Dia menjelaskan ketika ditemukan, ayahnya sama sekali tidak mengingat apa-apa, bahkan namanya sendiri. Oleh karna tiu, mereka memberinya nama “Ah Hai.”

Gambar drama 8

Gambar 7

Melihat tali sepatu ayahnya terlepas, dia  pergi mengikatkannya. Hati ayahnya seolah tergerak sehingga dengan perlahan dia mendekatkan tangannya untuk menyentuh kepala Zi Feng, tapi akhirnya dia mengurungkan niatnya. Dan kekecewaan tampak jelas di wajahnya.

Selain itu yang membuatnya tambah kecewa ketika Ayahnya menolak untuk pulang ke rumah  bersamanya. Tapi Ya Nuo menasihati Zi Feng untuk tidak terlalu memaksa dan menyuruhnya untuk memberikan Ayahnya waktu untuk terbiasa dengannya.

Zi Feng menuruti nasihat Ya Nuo, dan dia hanya memberitahu ayahnya jika dia membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu, dia hanya perlu menghubunginya kapan saja. Ayahnya hanya meminta satu hal padanya yaitu bisa sering-sering datang ke air mancur yang sangat ia sukai.

Gambar drama 10

Gambar drama 9

Menuggu kapal feri datang, Zi Feng berdiri di tepi laut sambil termenung sendirian dan dengan matanya yang berkaca-kaca karna menahan tangisnya setelah melihat keadaan ayahnya sekarang. Ya Nuo bisa mengerti perasaan yang ia rasakan sekarang dan meminta Zi Feng untuk tidak harus bersikap kuat setiap waktu, terutama di depannya.

Zi Feng meluapkan isi hatinya yang sedang dilanda kesedihan kepada Ya Nuo tersayang bahwa meskipun telah tujuh tahun ayahnya menghilang, dan semua orang menyuruhnya mengiklaskan ayahnya pergi, tapi dia tak bisa melakukannya.

Gambar drama 11

Gambar drama 12

Di dalam hatinya, ayahnya seperti sebuah tembok yang tinggi. Air matanya tumph menceritakan ayahnya yang dulu ia kenal selalu terlihat begitu kuat dan kokoh; tapi sekarang ayahnya yang ada di depan matanya telah berbeda.

Dia merasa ragu apakah bisa membantu ayahnya menemukan dirinya yang dulu dan mengembalikan keadaannya seperti semula. Melihat kesedihan di wajahnya, Ya Nuo memeluk Zi Feng untuk memberinya kekuatan.

Gambar drama 13

Gambar drama 14

Gambar drama 15

Sementara itu di kafe, ketika memberinya hidangan makan malam, Qing Yang memberi tahu makanan yang ia suguhkan dibuat oleh Ayahnya. Qing Yang memberitahu Na Na demi untuk memberinya ruang dan tidak memberinya tekanan — ayahnya (Paman Tan) memilih untuk menghabiskan waktunya di luar kafe.

Na Na pergi menyusul ayahnya ditemani Qing Yang yang sedang menghabiskan waktunya di taman menulis tulisan kaligrafi China. Karna udara dingin di malam hari, dia menyuruh ayahnya untuk segera masuk ke dalam kafe karna nanti dia bisa masuk angin. Mendengar perhatian dari Na Na, Paman Tan tak bisa menyembunyikan rona kebahagiaan di wajahnya.

Gambar drama 16

Ya Nuo datang ke klinik Zhe Rui, dan ketika mengambilkan shampo  di lemari untuk membantunya memandikan anjing mereka bernama ‘Chubby’, tanpa sengaja dia menemukan sebuah kartu.

Dia membaca isi kartu itu yang ditulis oleh Zhe Rui yang ia tujukan untuk Ya Nuo bahwa di ulang tahunnya yang ke-26 adalah awal dari kehidupan barunya. Ya Nuo mengambil kotak yang juga ada di lemari kaca itu dan bertanya-tanya hadiah seperti apa yang akan diberikan Zhe Rui untuk ulang tahunnya nanti.

Tapi, betapa terkejutnya ia mendapati isi kotak itu ternyata adalah sepasang sepatu high heels. Dia penasaran mengapa Zhe Rui memberinya hadiah seperti ini.

Gambar drama 17

Gambar drama 18

Dan karna terlalu lama tidak membawa shamponya, Zhe Rui pergi memeriksa apakah Ya Nuo sudah mendapatkannya atau tidak, tapi yang ada dia mendapati Ya Nuo telah membaca kartu yang ia tulis dan membuka hadiah yang ia persiapkan.

Ya Nuo meminta penjelasan, sehingga mau tak mau Zhe Rui akhirnya mengakui bahwa dia sebenarnya sudah mengetahui Ya Nuo adalah seorang gadis ketika mereka masih kecil.

Dia menceritakan kepada Ya Nuo bagaimana dia bisa mengetahui rahasianya adalah ketika mereka masih kecil, dia melihatnya berpakaian wanita saat bersama Xiao Jing di sungai dan sekaligus mendengar percakapan mereka.

Gambar drama 19

Gambar drama 20

Zhe Rui berkata pada Ya Nuo meskipun dia tak tahu mengapa dia merahasiakan tentang identitasnya yang sebenarnya, tapi selama dia tidak ingin memberitahu siapapun tentang hal ini, rahasia ini akan selamanya menjadi rahasia. Dia berjanji akan menjaga rahasianya selamanya.

Ya Nuo berterima kasih karna selama ini Zhe Rui menjaga rahasianya dengan baik. Dan Zhe Rui balik berkata pada Ya Nuo: “Saya akan melindungimu karna saya adalah kakakmu Zhe Rui.”

Gambar drama 21

Zi Feng tiba di rumah dalam keadaan wajah yang lesu seperti sedang berbeban berat dan Ibunya menyadari akan hal itu sehingga memintanya untuk menceritakan masalah yang sedang ia alami.

Zi Feng tak menceritakan apapun kepada Kakak Feng (Ibunya) tentang keadaan ayahnya, dan hanya berkata padanya tak perduli apapun, mereka tetap adalah sebuah keluarga. Itu adalah sesuatu yang tidak akan berubah.

Dia memeluk Kakak Feng dan memberitahunya ketika waktunya tepat, dia  akan memberitahu segalanya.

Gambar drama 23

Gambar drama 22

Keesokan paginya, Ya Nuo tak habis pikir mengapa Zi Feng terlalu terburu-buru pergi menuju pelabuhan padahal ada banyak kapal feri yang akan berangkat, dia lantas bertanya apa dia takut?

Zi Feng mengakui ketakutannya di depan Ya Nuo dan lantas meluapkan amarahnya.

Zi Feng: Saya sudah mencarinya selama tujuh tahun. Tapi sekarang dia bahkan tidak mengenaliku. Tak bisakah saya takut?

Zi Feng mendekatkan wajahnya kepada Ya Nuo dan bertanya: “jika itu kau, apa kau tidak akan takut?”

Gambar drama 24

Gambar drama 25

Menyadari suasana hatinya lagi buruk, untungnya dia melihat dua anak pelajar yang sedang memegang bola basket. Dia lantas menarik Zi Feng menuju lapangan basket itu, dan meminjam bola basket mereka untuk mengajaknya bermain bersama.

Bermain bola basket dengan Ya Nuo, Zi Feng agak jengkel karna dia sedikit bermain kasar selama permainan muIai dari menginjak kakinya dan sampai dagunya tertumbuk dengan tangannya saat Ya Nuo menembak bolanya ke jaring.

Dia juga membalasnya — mendorong Ya Nuo sampai membuatnya terjatuh saat akan memasukkan bola itu ke jaring.

Melihatnya terjatuh dan terlihat seperti merasa kesakitan, Zi Feng sempat merasa khawatir tapi Ya Nuo meyakinkan bahwa dia baik-baik saja.

Gambar drama 26

Gambar drama 27

Karna wajah Zi Feng masih murung, Ya Nuo berkata padanya bahwa semua orang memiliki rahasia dan ketakutan mereka masing-masing, termasuk dirinya.

Dia berharap Zi Feng bisa menghadapi ketakutan dan kekhawatirannya sendiri. Meskipun sekarang ayahnya tidak mengenalinya, tapi dia berkata pada Zi Feng bahwa apa yang terjadi sebelumnya tidak akan pernah terlupakan – ayahnya hanya tidak dapat mengingat saat-saat itu.

Dia menasihati Zi Feng untuk tidak kebingungan menghadapi ayahnya yang sekarang lupa ingatan, klo tidak jalan untuk mengembalikan ayahnya seperti semula akan menjauh. Mendengar ucapan Ya Nuo, sepertinya berhasil membuat suasana hati Zi Feng baikan sampai membuatnya tersenyum kecil.

Gambar drama 28

Gambar drama 29

Mengunjungi ayahnya dengan naik kapal feri, nona Lu tidak keberatan jika Zi Feng ingin membawanya ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaaan menyeluruh, yang penting dia bisa meyakinkan ayahnya.

Ayah Zi Feng sangat akrab dengan Ya Nuo dan dia bahkan suka dengan teh yang diseduh olehnya. Ya Nuo memberitahu Paman Du bahwa Zi feng yang mempersiapkan teh dan bahkan kue kacang hijau dan kacang gulung yang ia sukai.

Paman Du kurang suka ketika Zi Feng akan ikut bergabung bersama mereka minum teh, tapi karna diberi pengertian oleh Ya Nuo dia akhirnya setuju. Meskipun dia sedikit ngambek karna Zi Feng memanggilnya ayah. Dia mengingatkan Zi Feng bahwa namanya adalah Ah Hai.

Gambar 30

Gambar drama 30

Setelah mengunjungi ayahnya , Zi Feng mengajak Ya Nuo ke sebuah toko pakaian untuk membelikannya beberapa pakaian hangat karna udara mulai berubah dingin.

Ya Nuo membantunya untuk memilihkan pakaian yang pas, sampai mencoba mengukurnya di badan Zi Feng. Saat mengukurnya di badannya, tanpa sengaja dia menyentuh bagian dada Zi Feng, sampa membuatnya malu-malu kucing.

Gambar drama 32

Nona lu menelpon Zi Feng untuk memberitahunya bahwa kuncinya ketinggalan. Tapi sayang, dia tidak bisa kembali mengambil kuncinya karna tidak yakin akan ada kapal feri  yang beroperasi pada jam seperti ini.

Karna Zi Han dan ibunya sedang keluar negeri sehingga dia tidak bisa masuk ke rumahnya, mau tak mau Ya Nuo setuju untuk mengizinkannya bermalam di tempatnya – apalagi orang tuanya sedang tidak ada di rumah karna mereka sedang pergi ke Selatan untuk bersenang-senang.

Gambar 32

Gambar drama 33

Gambar drama 34

Tiba di rumahnya, Ya Nuo memberitahu Zi Feng bahwa Ya Qi adiknya  menginap di tempat Xiao Jing. Ketika Ya Nuo mengambil bahan-bahan yang akan ia buat untuk makan malam Zi feng, tanpa sengaja kepalanya menubruk Zi Feng yang juga ikut melihat isi kulkasnya.

Ya Nuo memegang leher Zi feng dan mendesaknya untuk memperlihatkan lukanya, tapi Zi Feng lantas berkata pada Ya Nuo: “Apa yang bisa kau bantu karna saya menggigit lidahku.” Mendengarnya, Ya Nuo jadi malu sendiri.

Ya Nuo kemudian menyuruh Zi Feng untuk lebih dulu mandi sementara dia yang akan menyiapkan mie instan untuk makan malamnya.

Ya Nuo bertanya pada dirinya mengapa dia merasa gugup padahal ini bukan kali pertamanya mereka menghabiskan malam bersama.

Gambar drama 35

Gambar drama 36

Ya Nuo membawa Zi Feng ke kamarnya untuk memberikan pakaian ganti yang ia minta. Masuk ke kamarnya, Ya Nuo memastikan bahwa dia tidak akan menemukan sesuatu yang aneh lagi karna dia telah menyimpan barang milik Xiao Jing pada tempatnya. Zi Feng akan tidur di kamarnya, sementara dia akan tidur di kamar orang tuanya.

Ya Nuo mengambil sebuah bantal baru untuk Zi Feng yang ia letakkan di atas lemari. Naik di atas sebuah kursi untuk mengambilnya, Zi Feng datang  mendekatinya dan tiba-tiba ingin menggelitiknya.

Gambar drama 39

Gambar drama 38

Gambar drama 40

Karna melihat Ya Nuo berteriak ketika akan digelitik, Zi Feng mengganggunya dengan kembali menggelitiknya. Ya Nuo berusaha menghindar sampai akhirnya mereka berdua jatuh terbaring di atas tempat tidur.

Ya Nuo ada di atas badan Zi Feng dan memukulnya dengan bantal sampai isi bantalnya berhamburan dimana-mana. Zi Feng tak mau kalah dengan kembali mencoba menggelitik Ya Nuo .

Gambar drama 41

Gambar drama 42

Gambar drama 43

Ya Nuo kemudian bersandar di dada Zi feng dan melihat bulu-bulu itu bertebaran dimana-mana, dia berkata pada Zi feng: “itu sangat indah, sama seperti salju.

Dia bangun dan kembali bertanya bagaimana menurutnya, tapi Zi Feng hanya diam membisu. Ya Nuo tertawa melihat wajahnya dipenuhi bulu-bulu dari isi bantalnya.

Zi Feng hanya terus menatap wajah Ya Nuo yang sangat dekat dengan wajahnya. Ya Nuo mengambil satu persatu bulu-bulu itu yang ada di dekat bibirnya, dan kewalahan dengan bulu-bulu yang banyak menempel di rambutnya.

Gambar drama 44

Gambar drama 45

Gambar drama 46

Mata Zi Feng tak berkedip memandangi Ya Nuo — seolah tak ingin kehilangan sedikitpun momen dalam saat-saat romantis seperti ini. Sementara itu karna terdorong oleh hasrat cinta yang dirasakannya, dengan perlahan dia mendekati bibir Zi Feng—bersiap untuk memberinya sebuah kecupan.

***Semua Dok Gambar: SETTV Taiwan***

8 comments

  1. Aww. .makin seru dramanya..

    Fighting ^_^

  2. Yulia Fourth Rahayu

    ditunggu kelanjutan sinopnya 🙂 mksh

  3. Kok 9 part 1 nya ga bs dibuka ya?

  4. Aku akan selalu setia menunggu kelanjutannya. .
    Semangat. .semangat. .semangat ^_^

  5. Lanjutin dong….ditunggu

  6. kenapa episode 9 part 1 nya gak bisa kebuka ya kak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*