Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Taiwan / Sinopsis “Marry Me, or Not?” Episode 1 Bagian Kedua

Sinopsis “Marry Me, or Not?” Episode 1 Bagian Kedua

Sinopsis Marry Me Or Not

[Baca juga: Sinopsis “Marry Me, or Not?” Episode 1 Bagian Pertama]

Di rumah, kedua orang tua Hao Meng dan Sheng Nan puasa bicara — keduanya hanya berkomunikasi dengan kertas kecil. Di dinding-dinding rumah mereka bahkan ada banyak tertempel kertas-kertas kecil; sepertinya begitulah cara pasangan suami istri ini berkomunikasi ketika sedang marahan satu sama lain.

Sesampainya di rumah, melihat muka kedua orang tua mereka yang cemberutan, Sheng Nan bertanya pada Hao Meng, “Apa mereka ingin cerai lagi hari ini? “

Hao Meng melihat jam dan menjawab: “Sudah terlalu malam sekarang. Paling cepat besok.”

Ibu bertanya pada Hao Meng mengapa dia harus membuat Bibi Cui, dia dan kedua putrinya menunggunya selama dua jam di restoran hari ini, dan Hao Meng memberikan jawaban pada ibunya bahwa dia harus kerja hari ini untuk membereskan tagihan dengan klien yang sangat penting.

Sinopsis Marry Me Or Not 2

Tapi saat kedua orang tuanya terlibat pertengkaran kecil, Hao Meng berteriak karna marah, “Berapa lama kalian berdua akan bertingkah seperti ini?”

Ayah kemudian memberitahu bahwa besok ulang tahun nenek mereka, kalau tidak ada sesuatu, kosongkan jadwal kalian. Sheng Nan setuju untuk pergi, dan dia kembali menyampaikan pesan itu pada kakaknya Hao Meng meskipun duduknya tak jauh dari Ayah.

Hao Meng tidak menjawab dan hanya menulis jawabannya di kertas kecil. Kembali lagi, Sheng Nan menjadi penyambung lidah dan menyampaikan pada ayahnya bahwa Hao Meng tidak bisa pergi karna urusan pekerjaan.

Sinopsis Marry Me Or Not 3

Di rumah Huan Zhen, ibunya yang juga dikenal sebagai peramal Guru Yue kedatangan tamu langganannya. Wanita ini memohon agar hubungannya diselamatkan meskipun sudah mencurigai kekasihnya punya kekasih baru yaitu seorang pria. Guru Yue berkata pada gadis ini bahwa bukan saja hati pacarnya akan berubah tahun ini, tapi preferensi seksualnya juga dengan melihat dari laporan astrologinya.

Dia kemudian memberikan satu botol air mineral pada gadis ini untuk mengatasi masalahnya dan berkata bahwa bagi kebanyakan orang  ini hanya air mineral biasa tapi dia telah memohon pada Budda untuk menambahkan perasaan dan cinta sejatinya terhadap pacarnya kedalamnya. “Sekarang ini adalah botol air ‘cinta sejati kembali dan tetap tinggal,’”kata ibu Huan Zhen.

Dia menyarankan wanita ini untuk membawa air itu ke tempat pacarnya di Australia dan meminumkannya. Tidak perduli betapa dia mencintai pria yang lain itu, selama dia meminumnya, dia akan bersikap baik seperti anjing dan akan datang mencarinya. Meskipun dia awalnya berpura-pura sungkan menerima uang dari pelanggannya, ibu Huan Zhen akhirnya menerima uang itu dengan senang hati.

Sinopsis Marry Me Or Not

Hao Meng mendatangi ayahnya  dan memberinya cek sebesar 500,000 NTD, tapi Ayah memberitahunya untuk tidak perlu tergesa-gesa membayarnya kembali. “Bahkan jika kamu tidak membayarku kembali tidak masalah bagiku,” kata ayahnya — tapi Hao Meng berkata bahwa mereka sudah setuju tentang  hal ini.

Meskipun ayahnya kurang setuju dengan profesinya sekarang sebagai pengacara perceraian, dia memberitahu ayahnya bahwa dia tidak membenci pekerjaannya saat ini. Dibandingkan kasus-kasus yang lain ROI (Return of Investment = Pengembalian Investasi) untuk tuntutan perceraian jauh lebih tinggi.

Hao Meng : “Meskipun pekerjaanku tidak bisa membawa kebahagiaan kepada orang lain. Tapi setidaknya aku bisa membantu mereka meninggalkan ketidakbahagiaan.”

Sinopsis Marry Me Or Not 5

Saat dia keluar dari ruangan ayahnya, Hao Meng mendapat sms dari paman kecilnya. Dia mengundangnya untuk ikut minum bersama  sekaligus akan memberikan undangan pernikahannya.

Sesampainya di rumah, ibunya mengomel ketika masuk ke kamarnya yang sangat berantakan. Huan Zhen membela diri karena dia sibuk dengan urusan pernikahan sehingga dia tidak punya waktu untuk membereskan kamarnya sendiri.

Ibunya  kemudian memperlihatkan kertas ramalan tentang masa depan hubunganya dengan calon suaminya. Dia memberitahu Huan Zhen bahwa siapapun yang berhubungan dengan dia tidak akan memiliki kehidupan yang baik. Dia memperingatkan Huan Zhen jika menikahi pria itu, dia akan menjalani kematian yang tidak biasa.

Sinopsis Marry Me Or Not 6

Huan Zhen berkata pada ibunya bahwa dia merasa aneh. Ketika mereka pacaran, dia mengatakan dia tidak buruk dan dia menyukainya. “Bagaimana bisa sekarang karena aku akan menikah dengan dia, ibu tiba-tiba menentang?,” tanya Huan Zhen pada ibunya. Dia hanya memberinya jawaban karna pada saat itu, dia tidak membaca keberuntungannya.

Ibu kembali memberi pengertian pada Huan bahwa menikah dan pacaran adalah dua hal yang berbeda dan bersikeras bahwa dia benar-benar tidak bisa menjalani perkawinan ini.

Meskipun ibunya ngotot menentangnya menikah, Huan Zhen lebih ngotot lagi. Dia memaparkan pada ibunya alasan mengapa dia tidak akan membatalkan pernikahannya – 1. Shu Hong sangat mencintai dan baik padanya, 2. Dia tinggi, tampan dan sehat, 3. Dia memiliki mobil, rumah, dan nenek moyangnya punya uang. 4. Orang tuanya juga sudah meninggal – karna dengan seperti itu dia tak harus khawatir tentang tidak bisa  bergaul dengan mertuanya atau harus hidup dengan mereka.

Sinopsis Marry Me Or Not 7

Huan Zhen menegaskan pada ibunya bahwa dia sudah mempersiapkan semuanya dan bahkan sudah mengirim kartu undangan sehingga tidak mungkin lagi baginya untuk membatalkan pernikahannya.

Saat Hao Meng bertemu dengan Paman kecilnya Shu Hong (Danny Liang), dan dberikan kartu undangan pernikahannya – dia mengganggap kartu undangan itu terlalu berlebihan. Menurutnya mengapa tidak mengirim melalui email saja untuk hal-hal seperti ini.

Shu Hong berkata padanya bahwa dia sengaja datang memberikan undangannya langsung adalah  untuk berbagi kebahagiaan dengannya. Dia berharap Hao Meng memberinya ucapan selamat seperti yang dilakukan orang lain.

Hao Meng balik bertanya bahwa dia sendiri tidak mengerti ada kebahagiaan  apa yang harus dibagikan dengan pernikahan. Shu Hong menjawab untuk seseorang seperti dirinya yang memiliki ketakutan terhadap pernikahan, tentu saja tidak menemukan apapun yang hebat tentang pernikahan.

Sinopsis Marry Me Or Not 8

Dia juga mengucapkan terima kasih pada Hao Meng, kalau bukan karena dirinya, dia tidak akan bisa menikah. Hao Meng bingung apa maksudnya, dan dia menjelaskan jika bukan karna  dia yang memberinya inspirasi untuk menulis pidato lamaran yang sedemikian mengagumkan, bagaimana dia akan berhasil?

Shu Hong menjelaskan bahwa dua bulan yang lalu mereka duduk di tempat yang sama, minum dan bicara. Saat itu Hao Meng yang mabuk mengungkapkan dengan jelas wanita yang ingin ia nikahi. Dia mengaku sudah lupa tentang kata-kata yang ia ucapkan dulu tapi  Shu Hong kembali mengulang apa yang dikatakan Hao Meng dulu – yang memberinya inspirasi ketika melamar Huan Zhen.

Tapi Hao Meng akhirnya mengulang sendiri apa yang ia katakan waktu itu tentang wanita yang ingin ia nikahi: “Dia mungkin tidak tahu bagaimana memasak, tapi untukku dia bersedia berdiri di dapur, membalik-balik buku resep,  sambil dengan kikuk memotong sayuran……… Hanya dia yang akan berada di sisiku dan menemani diriku, mendukung aku, dan memberi semangat kepadaku. Karna dimatanya, aku adalah pria terbaik di dunia. Bahkan setelah menikah setelah bertahun-tahun, aku masih tidak bisa melupakan pertama kali aku bertemu dia. Pertama kali hatiku tersentuh.“

Sinopsis Marry Me Or Not 9

Di rumah, meskipun ibunya masih ngotot untuk mempengaruhi Huan Zhen membatalkan rencana pernikahannya, dia sudah mantap dengan pilihannya. Di depan ibunya dia mengungkapkan bagimana kata-kata lamaran Shu Hong berhasil membuatnya merasa bahwa bahkan jika dia tidak benar-benar sempurna, itu tidak apa-apa. “Selama aku adalah aku, dia akan selalu mencintaiku,” kata Huan Zhen

Huan Zhen berkata pada ibunya dia tiba-tiba merasa bahwa kelemahan kecil dalam kepribadian Shu Hong, tidak terlihat begitu penting – meskipun hidupnya tidak baik berdasarkan ramalan ibunya.

Dia juga memberitahu ibunya bahwa kata-kata yang Shu Hong ucapkan padanya membuat dia mempercayai bahwa dia adalah ‘wanita yang harus dinikahinya.’

Sinopsis Marry Me Or Not 10

Usai mengungkapkan wanita impiannya, Hao Meng tersadar dan berkata pada Paman kecilnya bahwa seorang ‘wanita yang harus dinikahi’ dia merasa tidak akan pernah menemukannya.

Meskipun  Shu Hong mengaku telah menemukan wanita yang akan ia jadikan istri, tapi Hao Meng malah merasa yakin jika suatu hari nanti mereka akan bercerai.

Keesokan harinya di acara ulang tahun Nenek, Sheng Nan datang bersama kedua orang tuanya yang berakting layaknya pasangan suami istri yang hidup rukun. Tapi betapa terkejutnya dia mendapati Huan Zhen juga datang ditambah lagi mengenakan baju yang persisi sama dengannya.

Sinopsis Marry Me Or Not 12

Sinopsis Marry Me Or Not 11

Sheng Nan kaget mendapati kenyataan bahwa Huan Zhen adalah calon bibinya, dan ketika Huan Zhen memeluknya, Sheng Nan yang jengkel dengan muka palsunya yang mencoba mendapat simpati dari keluarganya malah mendorongnya.

Karna terdorong ke belakang, dia menyenggol Shu Hong sehingga kue yang ia pegang terlempar ke atas, dan hampir mengenai Nenek. Untungnya Huan Zhen segera menjadi perisai, sehingga kue ulang tahun itu mengenainya.

Saat Shu Hong bertanya pada Huan Zhen siapa yang akan menjadi pengiring pengantinnya nanti, matanya melirik ke arah Sheng Nan  dan  berkata pada keluarga Shu Hong bahwa dia ingin meminta Sheng Nan menjadi pengiring pengantinnya.

Sinopsis Marry Me Or Not 14

Nenek sangat setuju, tapi sontak Sheng Nan berdiri dari tempat duduknya dan bermaksud ingin memarahinya, tapi ayahnya langsung memotong pembicaraannya. Dia meminta Sheng Nan untuk lebih menghormati Huan Zhen dan menyuruh memanggilnya Bibi, bukannya malah memanggil namanya meskipun dia adalah teman sekelasnya. Sheng Nan hanya bisa meratapi kesedihannya menghadapi kenyataan bahwa tidak lama lagi dia dan Huan Zhen kelak menjadi keluarga.

Dia membayangkan dirinya kelak akan diperlakukan seperti pembantu oleh Huan Zhen, dan di kamarnya dia memegang sebuah boneka dan mencaci-makinya untuk melampiaskan kemarahannya pada Huan Zhen.

Sheng Nan tak rela jika harus melihat Huan Zhen lebih dulu menikah, dia kemudian menelpon manajer tempat yang sudah dipesan Huan Zhen untuk acara pernikahannya nanti. Di telpon, dia berpura-pura sebagai Huan Zhen dan berbicara pada manajer itu – yang pastinya niat busuk untuk mengerjai musuh bebuyutannya.

Sinopsis Marry Me Or Not 15

Ibu Huan Zhen melakukan ritual di halaman rumahnya tepatnya di depan Bunga Persik Mekar Cai agar Huan Zhen dan Shu Hong putus. Suaminya bertanya mengapa dia harus melakukan ritual yang memutuskan pernikahan putri mereka, dan dia memberitahu suaminya bahwa takdir Shu Hong membahayakan ayah, ibu dan istrinya.

“Dia sudah menghitung takdir pria sial itu beratus kali. Dia sungguh punya hidup yang sangat, sangat buruk. Sangat sial. Dia hanya akan mendapatkan nasib baik di usia 107. Putriku bisa menikahi babi, anjing atau kuda. Dia tidak bisa menikahi pria itu,” kata ibu Huan Zhen pada suaminya.

Dia kemudian menaruh kaktus pada Bunga Persik Mekar Cai sebagai pertanda duri-duri akan tumbuh di dalam hubungan mereka dan kemudian putus. Kedua orang tuanya bergantung pada Bunga Persik Mekar Cai agar menerima pasangan yang baru untuk Huan Zhen dan juga menaruh harapan pada peri bunga persik mekar itu untuk menggagalkan pernikahan putri mereka.

Sinopsis Marry Me Or Not 16

Sinopsis Marry Me Or Not 18

Keesokan paginya, Huan Zhen buru-buru pergi untuk mendapatkan tiket pesawat bulan madunya, sehingga suaminya meragukan usaha istrinya membatalkan pernikahan putri mereka. Tapi dia optimis, selama dia, Guru Yue Er, tidak ada hubungan yang tidak bisa diputuskan.

Saat Huan Zhen melewati halaman rumahnya, Bunga Presik Mekar Cai jatuh bertebaran, dan  satu dari sekian bunga itu menempel di pundaknya. Saat akan berangkat ke kantor, Hao Meng terjebak macet padahal dia merasa sebelumnya jalanan yang biasa ia lewati ini tidak pernah ada kemacetan. Karna takut terlambat, dia memutar mobilnya dan mengambil jalan yang lain.

Hal yang sama juga terjadi pada Huan Zhen dimana jalan yang akan ia lewati dipalangi, sehingga dia memutuskan lewat di jalan yang lain.

Huan Zhen jalan dan keduanya berpapasan meskipun dari arah yang berlawanan, dan bunga persik mekar yang ada di pundaknya terbang. Bunga itu masuk lewat kaca jendela mobil Hao Meng dan hinggap di jasnya.

Huan Zhen berbalik mendengar suara rem, dan Hao Meng keluar dari mobilnya.  Hao Meng berjalan ke arah Huan Zhen dan di jalan itu keduanya saling bertatapan muka.

Sinopsis Marry Me Or Not 17

Credit SubIndo: tim viki

5 comments

  1. Gomawo chingu sinopsisnya semangat ya

  2. Critanya menarik…..trims ya sinopnya

  3. terimakasih.ditunggu sinopsis selanjutnya.Fighting

  4. Ditunggu kelanjutan sinopsinya 🙂

  5. Ditunggu kelanjutan sinopsisnya 🙂 . Terimakasih ♥

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*