Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Taiwan / Sinopsis “Marry Me, or Not?” Episode 5 Bagian Pertama

Sinopsis “Marry Me, or Not?” Episode 5 Bagian Pertama

Sinopsis Marry Me or Not

[Baca juga: Sinopsis “Marry Me, or Not?” Episode 5 Bagian Kedua] 

Episodenya diawali dimana Huan Zhen dan Hao Meng tidur di ranjang yang sama, dan saat keduanya membuka mata – untuk beberapa saat keduanya saling menatap dan kemudian berciuman.

Kita bisa mendengar suara Hao Meng berkata: Cinta yang kurindukan cukup sederhana

Diikuti Huan Zhen: Mungkin saat saya membuka mataku di pagi hari, dan orang pertama yang kulihat adalah kamu.

Setelah itu keduanya ada di kamar mandi – menikmati waktu mereka bersama Huan Zhen menggosok gigi, dan Hao Meng bercukur.

Sinopsis Marry Me or Not 2

Suara Huan Zhen berkata: Berada di kamar mandi kecil bersamamu.

Hao Meng: menggosok gigi bersama, berkumur bersama dan mencuci wajah bersama-sama.

Huan Zhen: Menyambut setiap hari-hari biasa bersama-sama

Hao Meng: tapi ketika matamu menatapku

Huan Zhen: Ketika wajahmu menyentuh wajahku

Hao meng: hari-hari biasa ini

Huan Zhen: menjadi hari paling spesial.

Sinopsis Marry Me or Not 3

Setelah itu, Huan Zhen menyiapkan sarapan pagi.

Huan Zhen: Cinta yang kurindukan sebenarnya cukup sederhana.

Hao Meng: melihat belakang dari orang yang membuatkanmu sarapan.

Huan Zhen: Boleh jadi berada disampingmu, berbicara denganmu.

Sinopsis Marry Me or Not 4

Setelah itu, keduanya duduk di sebuah sofa kecil dan berpegangan tangan sambil nonton bersama.

Huan Zhen: Boleh jadi duduk di sebuah sofa kecil bersamamu

Hao Meng: menonton sebuah film yang sudah diputar berkali-kali.

Huan Zhen: Cinta cukup sederhana

Hao Meng akhirnya terbangun dari mimpi indahnya. Dia membuka matanya dan mendapati tak ada siapa-siapa di sampingnya.

Huan Zhen: Yang membuatku takut adalah ketika saya membuka mataku dan kamu tak ada di sampingku

Hao Meng: Takut karna hanya saya sendiri yang terbangun dari mimpi kita bersama.

Sinopsis Marry Me or Not 5

Hao Meng duduk di meja kantornya sambil mengkhayal membuat Ah Xin kebingungan. Dia lama berdiri melihat bosnya duduk bengong; tapi dia masih saja seperti itu — bahkan tidak menyentuh sama sekali minuman yang ia buatkan.

Ah Xin kemudian bertanya pada Hao Meng apa dia baik-baik saja. Ah Xin berkata padanya dia tampak aneh hari ini; hanya duduk bengong selama 3 jam. Dia sudah di perusahaan ini sangat lama, dan untuk pertama kalinya dia melihat Hao Meng hanya bengong.

“Apa kamu tidak enak badan,” tanya Ah Xin.

“Saya pikir juga begitu. Saya pasti sakit. Itulah mengapa saya mengalami mimpi itu,” ucap Hao Meng. Dia juga merasakan denyut jantungnya tidak teratur.

Sinopsis Marry Me or Not 6

Tak lama kemudian, Sheng Nan menelpon Hao Meng untuk bertemu. Mereka ada di sebuah restoran dan Sheng Nan langsung bertanya padanya apa dia menjalin hubungan spesial dengan Huan Zhen.  Hao Meng malas ditanyai hal seperti itu, tapi Sheng Nan menegaskan itu adalah pertanyaan yang penting.

“Kamu tidak mempunyai pikiran untuk mengubahnya dari istri sepupuku menjadi istri kakakku, “ tanya Sheng Nan. Tanpa pikir panjang, Hao Meng langsung menjawab Huan Zhen tidak akan menjadi kakak iparnya karna dia hanya untuk sementara mengaturnya sebagai kekasihnya.

Sheng Nan kaget hampir tak percaya dengan kata-kata Hao Meng: “Apa yang sedang kamu katakan sekarang? Apa maksudmu pacar sementara? Jangan memaksaku untuk memberitahu Ibu tentang ini. Jika dia tahu kamu pacaran dengan mantan sepupu kita, dia akan membunuhmu,” ucap Sheng Nan sambil menunjuk kakaknya.

Sinopsis Marry Me or Not 7

Sinopsis Marry Me or Not 8

Hao Meng kemudian mengklarifikasi bahwa dia memang ingin Ibu tahu dan ada alasan mengapa dia melakukan ini. Jika Huan Zhen bertanya apa mereka pacaran, dia meminta Sheng Nan menjawab dia telah memintanya untuk putus.

Sheng Nan tak setuju dengan idenya karna hal itu seolah-olah dia telah membuangnya, tapi Hao Meng mengaku dia tidak mencintai Huan Zhen dan ada alasan pribadi mengapa dia sampai harus melakukannya.

Tapi, tak disangka  Huan Zhen datang bersama teman kantornya di restoran itu. Huan Zhen mendatangi meja mereja, dan Hao Meng segera berbisik pada Sheng Nan untuk berakting bahwa dialah yang ingin meminta putus.

Sinopsis Marry Me or Not 9

Dia datang ke meja mereka dan mata Sheng Nan melotot karna kaget melihat kduanya berpegangan tangan di depannya. “Justin adalah orang yang baik. Dia tahu kau akan ditolak oleh Shu Hong di hari pernikahan itu karna dia tahu tentang rencana gilaku. Maka untuk memperbaiki kesalahanku, dia bersamamu hanya untuk membuatmu merasa lebih baik. Simpati dan cinta adalah dua hal yang berbeda,” ucap Sheng Nan kepada Huan Zhen.

Hao Meng kemudian membela Huan Zhen di depannya. Dia mengaku ciuman saat di pernikahannya membuatnya tersadar bahwa perasaannya  untuk Huan Zhen bukanlah sebuah simpati tapi cinta. Dia memegang tangan Huan Zhen di depan Sheng Nan, dan berkata untuk tidak menyalahkannya. Sheng Nan  kemudian berusaha melepaskan genggaman tangan Hao Meng dan berpura-pura menyuruhnya untuk memberitahu Huan Zhen bahwa dia hanya mempermainkannya. Dia lebih serius dengannya karna dia lebih baik dari Huan Zen.

Sinopsis Marry Me or Not 12

Sinopsis Marry Me or Not 10

Sinopsis Marry Me or Not 11

Tapi Hao Meng melepaskan genggaman tangan Sheng Nan: “Perasaan tak bisa dipaksakan,” dan memintanya untuk putus. Sheng Nan berusaha meyakinkan Hao Meng untuk tidak pacaran dengannya karna dia mempunya maksud tersembunyi.

Sambil memegang tangannya, Hao Meng berkata: “Bahkan jika dia memang mempunyai niat, saya rela.”

Karna tak tahan, Sheng Nan berdiri dan berniat pergi – tapi Hao Meng mengedipkan matanya memberi tanda agar Sheng Nan kembali duduk.

“Jika kau mau memukulku, pukul saja. Jika hanya itu yang akan membuatmu lebih baik,” ucap Hao Meng.

Sheng Nan kemudian mengambil segelas air dan berniat melemparkannya ke wajah Huan Zhen, tapi dengan sigap Hao Meng menjadi perisainya. Pada akhirnya Hao Meng terkena lemparan airnya, dan kemudian berkata pada Sheng Nan “kita putus.” Sheng Nan berpura-pura menangis dan segera pergi, dan ketiga staf Sheng Nan melihat semua kejadian itu lalu segera menyebarkannya kepada teman sekantor mereka. Pada akhirnya, Hao Meng berhasil mendapat kepercayaan Huan Zhen.

Sinopsis Marry Me or Not 13

Huan Zhen datang, dan semua teman kantornya mulai bergunjing. Mereka menuduhnya telah mencuri kekasih orang lain.

Sheng Nan memanfaatkan situasi ini dan berhasil menarik simpati para rekan kerjanya. Saat Sheng Nan ada di kamar mandi, Huan Zhen datang dan berkata padanya sama seperti sebelumnya, dia hanya menggunakan fakta bahwa kekasihnya telah dicuri olehnya untuk melawannya.

Sheng Nan kemudian memberitahu Huan Zhen bahwa akan ada karna yang mendatanginya karna telah mencuri kekasih seseorang. Di perusahan mereka, karyawannya 90% wanita. Musuh terbesar yang dibenci  wanita adaah mereka yang menjadi pihak ketiga dalam sebuah hubungan.

Sinopsis Marry Me or Not 14

Huan Zhen tak takut ancamannya, dan memberitahu Sheng Nan: Karna selama dia ada di posisi yang lebih tinggi darinya, mereka semua tetap akan menempel padanya. Tidak akan ada yang berubah.

Selain itu, Huan Zhen juga memperingatkan Sheng Nan untuk betul-betul melindungi pria yang ia cintai dan bukan pria yang ia gunakan untuk mempermainkannya – Karna bisa saja pria yang mendekatinya ternyata orang suruhannya.  Ancaman Huan Zhen membuatnya ketakutan berlebihan, dia menjadi takut berdekatan dengan pria. Saat para pria berusaha mendekatinya, dia menolak mereka mentah-mentah – mengira dia adalah orang suruhan Huan Zhen.

Sinopsis Marry Me or Not 15

Sinopsis Marry Me or Not 16

Keesokan harinya, Huan Zhen memastikan kiriman bunganya telah sampai ke tangan Sheng Nan. Ketiga stafnya berpendapat akhir-akhir ini Sheng Nan sangat beruntung dalam hal cinta. Ada seseorang yang mengiriminya bunga tiap hari.

Mereka juga bertanya-tanya apa Sheng Nan akan membalas dendam pada mereka bertiga karna mereka tidak memperlakukannya dengan sopan apalagi fatka bahwa dia adalah kandidat yang akan dipromosikan sebagai manajer.

Tak berselang lama, Huan Zhen datang ke meja mereka dan mengarang cerita untuk menarik simpati ketiganya dengan mengatakan bahwa Sheng Nan adalah seorang playgirl. Dia bahkan hanya dimanfaatkan oleh Justin untuk bisa menarik perhatian Sheng Nan. Cerita kebohongan yang ia karang berhasil menarik simpati mereka bertiga.

Sinopsis Marry Me or Not 17

Sheng Nan mendatangi Huan Zhen dengan amarah yang meluap-luap. Dia berkata padanya bahwa dia tahu betul semua pria-pria yang mengejarnya adalah sewaannya bahkan kebohongan yang ia sebarkan kepada ketiga stafnya bahwa dia seorang playgirl.

Huan Zhen: “Sheng Nan maaf. Saya benar-benar berpikir saya orang yang jahat. Kemarahan dan ketidakbahagiaan yang kulihat darimu, saya semakin merasa bahagia.”

Karna jengekel Sheng Nan ingin menamparnya, tapi tangannya bisa ditepis oleh Huan Zhen. Dia memberi sebuah kesempatan pada Sheng Nan untuk mengejarnya. Huan Zhen membuat taruhan, siapapun yang menjadi control manajer , pihak yang kalah harus pergi – dan taruhan itu diterima Sheng Nan.

Sinopsis Marry Me or Not 18

Sheng Nan juga menambahkan taruhannya jika dia bisa mencuri Justin dalam sebulan, maka dia yang menang. Siapapun yang kalah tidak hanya mengundurkan diri, tapi harus menjauh dari bidang ini selamanya. Dan dengan senang hati, Huan Zhen menerima tawarannya.

Di tempat lain, Klien Hao Meng yang sebelumnya telah berencana untuk bercerai dari istrinya, malah datang ke kantornya dan memberitahnya bahwa dia dan istrinya tidak akan bercerai. Hao Meng jelas kecewa. Dia menyebutkan alasan pembatalannya karna istrinya datang menemui seorang peramal yang membaca nasib mereka. Si peramal memberitahu istrinya mereka saling membutuhkan satu sama lain. Jika mereka kawin dan kemudian bercerai, sesuatu yang buruk akan terjadi pada mereka.

Awalnya dia juga tidak percaya, tapi dia mengalami kesialan demi kesialan. Saat mereka telah mengisi surat perceraian, sepeda istrinya malah menabraknya. Dia harus dirawat di rumah sakit selama tiga hari. Ketika dia membutuhkan darah, pihak rumah sakit tidak mempunyai  stok tipe darahnya.

Sinopsis Marry Me or Not 19

Dia akhirnya mempercayai kata-kata si peramal dan memutuskan untuk membatalkan perceraiannya. Hao Meng mencoba untuk mempengaruhi kliennya agar ia membatalkan keputusannya. Tapi Tuan Xiao sudah mantap dengan keputusannya. Dia mengakui dia dan istrinya tidak benar-benar cocok satu sama lain. Tapi mereka ingin menemani satu sama lain. Dia kembali mengucapkan kata-kata si peramal di depan Hao Meng bahwa pernikahan adalah sesuatu yang menyatukan pasangan bersama-sama untuk hidup. Hal itu membuatnya mengerti ketika dua orang bersama, mereka tak bisa selamanya dipenuhi kegembiraan.

“Mereka bisa saja bertanya-tanya apa mereka memang berarti satu sama lain. Tapi itu tidak penting. Yang penting adalah apakah di tengah kebahagiaan, kemarahan, kesedihan atau keriangan, kita akan menemani satu sama lain. Itulah yang disebut pernikahan,” ucap Tuan Xiao.

Untuk beberapa saat kata-kata itu mengena hatinya, tapi dia kemudian berkata pada kliennya bahwa dia  sama sekali tak bisa mengerti. Mengapa dua orang yang jelas-jelas tidak mencintai satu sama lain bersikeras tetap berada di sisi satu sama lain.

Sinopsis Marry Me or Not 20

Sinopsis Marry Me or Not 21

Kliennya, Tuan Xiao, hanya menjawab kelak ketika dia bertemu seorang wanita dan ingin membuatnya berada di sisinya, dia pasti akan mengerti.

Usai Tuan Xiao pergi, Hao Meng berpikir si peramal itu terdengar sangat familiar. Ah Xin memberitahu bosnya bahwa tentu saja dia sangat familiar. Tuan Xiao adalah klien yang kedua yang memutuskan tidak bercerai setelah mendengar apa kata peramal. Bulan lalu ada 2 orang, bulan lalu ada 1 orang. Baginya si peramal ini adalah bintang ketidak beruntungan mereka. Hao Meng melihat situs peramal yang didatangi kliennya, dan memutuskan mendatangi rumahnya.

Di rumah, Ibunya duduk bersantai sambil memandangi foto Hao Meng yang diambil saat hari pernikahan Huan Zhen. Dia berharap bisa mendapatkan grafik astrologinya.

Sinopsis Marry Me or Not 22

Sinopsis Marry Me or Not 23

Tak lama kemudian orang yang ia tunggu-tinggu akhirnya datang. Hao Meng memencet bel, dan saat membuka pintunya, ibu Huan Zhen berkata dengan suara pelan: Bunga telah bermekaran. Dia langsung mengenali jika dia adalah pria yang dicium Huan Zhen di hari pernikahannya yang batal.

Dia kemudian mempersilahkan Hao Meng masuk. Setelah Hao Meng memberikan nama dan tanggal lahirnya, Guru Yue E (Ibu Huan Zhen) kemudian membaca peruntungannya dari aplikasi software yang ia miliki di komputernya untuk mengkalkulasi nasib baik seseorang.

Hao Meng kaget mendengar Guru Yue E mengetahui pekerjaannya, dia mempunyai adik perempuan dan bahkan sifat ibunya yang suka mengomel dan otoritas. Setelah menyentuh telapak tangannya, Guru Yue E memberitahunya bahwa tahun ini akan menjadi tahun yang baik untuknya. Dia akan menikah tapi jika dia membuat kesalahan, dia tidak akan pernah menikah selama sisa hidupnya. Pasangan hidup yang telah ditakdirkan untuknya telah muncul.

Sinopsis Marry Me or Not 24

Sinopsis Marry Me or Not 25

“Tidak lama setelahnya, kamu akan mengalami pertemuan yang sangat intim,” ucap Guru Yue E. Hal itu membuatnya mengingat kembali kejadian saat dia dan Huan Zhen berciuman.

Guru Yue E lanjut menambahkan bahwa dia adalah wanita yang harus ia nikahi. Dan dia  adalah pria yang harus dinikahi oleh wanita itu.

“Pernikahan ini telah ditentukan oleh yang diatas,” ucap Guru Yue E.

Hao Meng mengaku dia tak punya wanita yang telah ditakdirkan untuknya. Tapi tak berselang lama, Huan Zhen pulang. Saat dia pergi mengambil air minum di dapur karna haus, tanpa sengaja mereka berdua bertemu.

Sinopsis Marry Me or Not 26

Sinopsis Marry Me or Not 27

Huan Zhen kaget melihat Hao Meng ada di rumahnya. Ayahnya datang menghampiri mereka dan berkata pada Huan Zhen, “Huan Huan. Apa ini pria yang kamu baru saja bicarakan? Dia sama persis…”

Ibunya langsung memotong kata-kata Ayahnya, dan menyuruhnya untuk diam. Menyadari mereka orang tua Huan Zhen, Hao Meng menggunakan kesempatan ini memperkenalkan dirinya sebagai kekasih Huan Zhen. Ibu Huan Zhen sangat bahagia mendengar berita ini, dan menyebut Hao Meng baik. Dia bahkan mengira kedatangannya kesini sebagai taktik untuk menemui mereka.

Hao Meng melihat senyum lebar orang tua Huan Zhen dan berpkir mereka semua penipu. Keduanya jadi kelabakan saat orang tua Huan Zhen sampai membahas tentang persiapan pernikahan mereka , sehingga keduanya pamit untuk berbicara berdua.

Sinopsis Marry Me or Not 28

Sinopsis Marry Me or Not 29

Huan Zhen berkata pada Hao Meng dia tidak takut karna dia tiba-tiba muncul di rumahnya. “Saya sebenarnya sangat bahagia.”

Huan Zhen sejenak tertawa ketia Hao Meng bertanya berapa rumah yang ia miliki; karna seingatnya terakhir kali mengantarnya tempat tinggalnya bukan arah ini.

Huan Zhen kembali berbohong dan mengaku dia memang tinggal disana; tapi karna dia tidak merasa nyaman tinggal sendiri; dia memutuskan pindah ke tempat orang tuanya.

Sinopsis Marry Me or Not 30

Huan Zhen balik bertanya mengapa dia datang; dan Hao Meng menjelaskan dia mempunyai klien yang membatalkan perceraiannya. Nasib baiknya telah diramal oleh ibunya – oleh karena itu dia datang untuk melihat situasinya.

“Ini sangat kebetulan! Kita memang berjodoh!. Saya tidak memberitahumu bahwa saya pindah, tapi kamu menemukanku. Sepertinya nasib kita telah ditentukan,” ucap Huan Zhen.

Mereka berdua berpura-pura tertawa satu sama lain. Wajah Hao Meng menghadap ke kamera dan berpikir: Kamu pembohong. Teruskan saja. kamu pasti takut ketika semuanya terungkap, saya akan membalas dendam terhadapmu.

Sinopsis Marry Me or Not 31

Sinopsis Marry Me or Not 32

Lain lagi dengan Huan Zhen, dia berpikir: Tetap bertahan. Ketika saya berhasil membalaskan dendamku pada Sheng Nan, saya akan menendangmu. 

Mencoba memanfaatkanku dan kemudian menendangku, kan? Permainan telah dimulai. Apa kamu pikir bisa berhenti sesuai keinginanmu? Tunggu dan lihatlah. Kamu pasti akan menyesal menemukanku, pikir Hao Meng.

Huan Zhen: Meski kita tidak bisa berhenti, saya akan melawanmu sampai akhir.

Huan Zhen kemudian bertanya apa rencana mereka untuk malam ini. Karna Hao Meng mengaku baru pindah rumah, Huan Zhen menawarkan diri untuk membantunya beres-beres.

***BERSAMBUNG***  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*