Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Taiwan / Sinopsis “Marry Me, or Not?” Episode 7 Bagian Pertama

Sinopsis “Marry Me, or Not?” Episode 7 Bagian Pertama

Sinopsis Marry Me Or Not

[Baca juga: Sinopsis “Marry Me, or Not?” Episode 7 Bagian Kedua] 

Flashback

Huan Zhen bercerita dimasa remajanya, ketika dia putus dengan orang yang ia sukai, dia akan memberitahu dirinya sendiri bahwa dia masih muda, bahwa dia masih punya banyak waktu. Dia akan menemui orang yang ia sukai cepat atau lambat.

“Meskipun itu menyakitkan, saya masih memberitahu diriku, luka akan sembuh seiring berjalannya waktu. Ketika waktunya tiba, saya bisa memulainya kembali dan mencintai seseorang. ”

Sinopsis Marry Me Or Not 2

Sinopsis Marry Me Or Not 3

Huan Zhen kembali bercerita tentang kisah cintanya di usia 20an. Ketika dia putus dengan orang yang ia sukai, dia memberitahu dirinya bahwa dia tidak bisa lagi membuang-buang waktunya. Dia harus secepatnya menemukan seseorang yang ia sukai.

Dia lanjut bercerita meskipun putus itu menyakitan, meskipun akan meninggalkan bekas luka, dia telah dewasa, dia bukan lagi dirinya yang dulu, yang takut akan luka.

Sinopsis Marry Me Or Not 4

Sinopsis Marry Me Or Not 6

Sinopsis Marry Me Or Not 5

“Jadi, bahkan jika lukaku belum sembuh sepenuhnya, saya bisa memulai yang baru dan mencintai orang lain. Sampai saya bertemu denganmu, menyukaimu, jatuh cinta denganmu dan kemudian meninggalkanmu. Meskipun saya juga memberitahu diriku bahwa saya telah dewasa dan tidak takut lagi rasa sakit. Juga bukan berarti saya sebelumnya belum pernah jatuh cinta. Kali ini tidak ada bendanya dibanding yang sebelum-sebelumnya. Tidak ada yang perlu ditakutkan.”

“Tapi aku tak tahu mengapa, ketika saya mengabaikanmu, jauh di dalam hatiku saya masih takut. Saya menyadari hanya sekarang bahwa saya mungkin akan bisa terbiasa terluka atau mengakhiri hubungan, tapi saya tak bisa menghadapinya. Ketika saya akan bertemu pria berikutnya yang akan kusukai, pria ini bukan kamu.”

Sinopsis Marry Me Or Not 7

Sinopsis Marry Me Or Not 8

Sinopsis Marry Me Or Not 9

Sinopsis Marry Me Or Not 10

Sinopsis Marry Me Or Not 11

Masuk ke episode 7

Di permainan kuda-kudaan itu, Hao Meng mengungkapkan  perasaannya pada Huan Zhen bahwa dia tidak hanya menyukainya tapi juga telah mulai jatuh cinta padanya dan mereka kemudian berciuman.

Mereka lanjut berciuman sampai ke rumah Hao Meng. Saat keduanya sedang bercumbu mesra tanpa mereka sadari ternyata Huan Zhen sedang duduk di sofa dan memergoki mereka.

Hao Meng lantas bertanya padanya mengapa dia ada di apartemennya. Huan Zhen yang masih kaget melihat mereka bermesraan di depan matanya menjawab: “Saya hanya mengambil kuncinya dan membuka pintu.”

Sinopsis Marry Me Or Not 12

Sinopsis Marry Me Or Not 13

Sheng Nan lantas bertanya pada Hao Meng mengapa bisa mereka bersama padahal dia sendiri yang bilang beberapa hari sebelumnya bahwa dia tidak akan jatuh cinta pada Huan Zhen.

“Mengapa kalian pulang bersama dan bahkan kalian berdua ….”

Huan Zhen marah besar mendengar semua ucapan Sheng Nan sedangkan Hao Meng berusaha menjelaskan bahwa dia telah salah paham

“Kalian sudah putus tapi dia masih memegang kunci rumahmu,” ucap Huan Zhen.

Sinopsis Marry Me Or Not 15

Sinopsis Marry Me Or Not 14

Sinopsis Marry Me Or Not drama 16

Zheng Nan makin memperparah keadaan, dia memegang tangan Hao Meng dan memberitahunya bahwa mereka belum putus. Dia dan Justin telah  lama kembali bersama. Sheng Nan mencoba mengarang cerita yang tidak-tidak di depannya, tapi Hao Meng berteriak menyuruhnya menutup mulutnya.

Dia meminta Huan Zhen melihatnya dengan kepala dingin dan rasional, tapi Huan Zhen menghadiahinya sebuah tamparan di wajahnya.

Hao Meng kemudian pergi mengejarnya, dan di saat itu Huan Zhen memberitahunya yang sesungguhnya bahwa dia hanya memulai hubungan dengannya karna ingin balas dendam dengan Sheng Nan.

Sinopsis Marry Me Or Not 18

Sinopsis Marry Me Or Not 19

“Saya ingin dia merasakan rasa sakit dengan mencuri kebahagiaanmu. Jadi kamu tidak usah merasa bersalah atau menyalahkan dirimu sendiri. Saya sama sekali tidak menyukaimu. Ini hanya sebuah permainan. Dan saya kalah. Saya kalah karna saya tidak sekejam Sheng Nan. Saya kalah karna saya merenungkan apa harus mencurimu darinya.”

Dengan nada yang meluap-luap, Huan Zhen berkata pada Hao Meng: “Saya tidak seharusnya membuang waktuku pada kalian berdua. Seseorang yang bisa merusak pernikahan mantan sahabatnya untuk balas dendam. Seseorang yang bisa mengatakan “aku mencintaimu” satu detik yang lalu selanjutnya selingkuh dengan mantannya. Kalian berdua memang cocok.”

Dia pergi dari hadapannya, dan menangis sepanjang jalan menuju rumahnya ketika kembali mengingat kejadian tadi.

Sinopsis Marry Me Or Not 20

Sinopsis Marry Me Or Not 21

Sesampainya di rumah, saat ibunya sedang melakukan ritual untuk menjaga hubungan Huan Zhen dah Hao Meng tetap langgeng, dia pulang ke rumah dan mengabarinya bahwa mereka telah putus.

Ibunya kaget dan bertanya mengapa mereka bisa putus. Dia menasihati Huan Zhen bahwa bertengkar adalah bertengkar, tapi jangan dengan mudah mengucapkan kata putus.

“Pikirkan. Ada begitu banyak orang di dunia ini, berapa banyak yang kamu pikir mereka bisa bersama dengan orang yang mereka cintai. Kamu harus menghargainya.”

Sinopsis Marry Me Or Not 22

Dia menutup mulut ibunya untuk mencegahnya lebih banyak bicara, dan menjelaskan hubungan mereka tidak seperti yang ia kira. Dia dan Justin (Hao Meng) tidak benar-benar pacaran. Dia adalah kekasih Sheng Nan. Dia menjelaskan bagaimana dia ingin balas dendam pada Sheng Nan dengan mencuri kekasihnya.

Tapi Ibunya malah berpendapat lain, dia menasihati Huan Zhen untuk kembali mendapatkan Hao Meng. Dia sudah meramal nasib baik putrinya bahwa kebahagiaannya harus diperjuangkan dan mencurinya dari seseorang.

Sinopsis Marry Me Or Not 23

Sinopsis Marry Me Or Not 24

Sinopsis Marry Me Or Not 25

Sinopsis Marry Me Or Not 26

Malam itu, Hao Meng berulang-ulang kali menelpon Huan Zhen tapi tak diangkat. Dia berbaring di tempat tidurnya dengan perasaan galau dan berpikir: “Apa yang terjadi padaku? Bagaimana bisa ketika saya melihatnya sedih, saya juga sedih? Apa karna saya berbohong padanya? Apa ini rasa bersalahku? Atau apa ini …”

Sementara itu dikamarnya, Huan Zhen berusaha meyakinkan dirinya bahwa dia tidak sedikitpun sedih.

“Bahkan jika saya sedih, itu bukan karna dia. Tapi karna saya kalah dari Sheng Nan.”

Sinopsis Marry Me Or Not 27

Sinopsis Marry Me Or Not 28

Keesokan paginya di kantor, saat sedang rapat untuk membahas rencana persiapan travel musim gugur dan musim semi dibawah pimpinan Sheng Nan untuk perjalanan Jepang dan Huan Zhen untuk perjalanan Korea. Sayang, dia tidak masuk kerja selama dua hari karna tidak enak badan. Mendengar kabar tersebut, Sheng Nan lantas bertanya-tanya apa yang telah ia lakukan sedikit terlalu berlebihan.

Hao Meng datang ke rumah sakit memeriksakan masalah detak jantungnya yang tidak beraturan, dan dokter mendiagnosa dia terkena cardiac arrhythmia (detak jantung yang menjadi terlalu cepat, terlalu lambat atau tidak teratur).

Sinopsis Marry Me Or Not 29

Sinopsis Marry Me Or Not 30

Sinopsis Marry Me Or Not 31

Keluar dari rumah sakit, ketika duduk di dalam taksi dia kembali teringat kata dokter bahwa pukul 5.27 sore jantungnya berdetak tak karuan. Dia tersadar pada pukul itu pertama kalinya hatinya berdetak kencang saat dia mengingat Huan Zhen membantu memakaikannya sabuk pengaman.

Dia ke swalayan, dan kembali membaca catatan rekap medis dokter saat jantungnya berdetak tak karuan. Pukul 5.57 sore, jantungnya kembali berdetak tak karuan untuk yang kedua kalinya – saat dimana dia mengingat saat mereka berbelanja bersama di supermarket.

Detak jantungnya kembali berdetak tak karuan pukul 7:17 malam, saat dimana dia mengingat Huan Zhen sedang memasakkannya makan malam, 7:28 malam saat mengingat mereka berciuman.

Sinopsis Marry Me Or Not 32

Sinopsis Marry Me Or Not 33

Pukul 8:37 malam saat kembali mengingat Huan Zhen menyampoi rambutnya, 8:48 malam saat mengingat Huan Zhen membereskan rumahnya. Dia lantas menyimpulkan setelah membaca rekap medis dokter, tiap kali jantungnya berdetak tidak normal adalah saat ketika dia kembali mengingat setiap waktunya bersama Huan Zhen.

Dia lantas bertanya pada dirinya sendiri apa ini pertanda dia menyukai seseorang?

“Satu hal yang ku percayai, ruang yang diambil wanita ini dalam hatiku, lebih banyak dari yang kubayangkan.” Dia melipat rekap medis jantungnya menjadi sebuah kapal kertas dan menerbangkannya.

Sinopsis Marry Me Or Not 36

Sinopsis Marry Me Or Not 34

Sinopsis Marry Me Or Not 35

Di ruang kantornya, Qian Yue di beritahu oleh sekertarisnya bahwa Sheng Nan dari agen Travel Five Happiness mengirim proposal dan meminta waktu untuk membicarakan kerja sama tersebut. Dia juga memerintahkan sekertarisnya untuk mengatur pertemuan dengan Huan Zhen.

Di rumah, mereka menanti kedatangan Hao Meng untuk makan malam bersama. Tapi di meja makan itu, orang tuanya kembali bertengkar seperti kucing dan anjing untuk hal-hal sepeleh.

Ketika Hao Meng telah tiba untuk makan malam bersama mereka, Ibunya langsung melontarkan pertanyaan berapa lama dia akan menyembunyikan hubungannya.

Dia akhirnya mengakui di depan orang tuanya dan Sheng Nan bahwa dia dan mantan tunangan Shu Hong, Huan Zhen telah pacaran.

Sinopsis Marry Me Or Not 38

Sinopsis Marry Me Or Not 37

Mendengar pengakuannya, Ibu dan Sheng Nan mengungkapkan ketidaksetujuan mereka. Sheng Nan memberitahu Hao Meng bahwa perasaan yang ia rasakan kepada Huan Zhen hanya kebingungan dan rasa bersalah.

“Bahkan jika kamu mau menikah, saya tidak akan menerima wanita itu sebagai menantuku,” ucap Ibunya dengan tegas.

“Kakak, apa kamu tidak mengerti? Targetnya adalah saya, bukan kamu. Dia hanya menginginkan untuk mengalahkanku,” ucap Sheng Nan.

Kedua wanita ini menentang keras hubungannya dengan Huan Zhen. Tapi Hao Meng memberitahu mereka bahwa dia tak perduli apapun yang akan mereka katakan tentang hubungannya, dia tidak akan berubah pikiran.

Karna bete dengan semua hasutan Ibu dan Sheng Nan yang mengada-ngada tentang hubungannya, Hao Meng yang baru saja datang untuk makan malam, tidak menunggu lama meninggalkan rumahnya.

Sinopsis Marry Me Or Not 40

Sinopsis Marry Me Or Not 41

Sinopsis Marry Me Or Not 39

Sementara itu, Ibu Huan Zhen datang ke kantor Hao Meng. Dia masuk ke ruang kantornya dan menguncinya dari dalam. Dia menaruh sebuah jimat dalam pot bunganya untuk memisahkan hubungannya bersama Sheng Nan.

Hao Meng datang dan menyapa ibu Huan Zhen. Dia memberikan makan siang berupa organ-organ hewan. Saat Hao Meng memakannya, wajah Ibu Huan Zhen seketika itu tersenyum bahagia.

Dan kita kembali flashback saat Ibunya menyiapkan makan siang itu ternyata sudah diberi jimat supaya dia tidak lepas dari genggaman Huan Zhen.

Sinopsis Marry Me Or Not 43

Sinopsis Marry Me Or Not 42

Ibunya kembali berulah. Dia berpura-pura memasang wajah sedih dan menceritakan  dengan mendramatisir bagaimana keadaan Huan Zhen yang bermasalah — mulai dari pagi ini dia menggunakan garam pengganti gula di kopi, dia bahkan hampir jatuh dari tangga dan bahkan sulit tidur sampai muncul lingkaran hitam di bawah matanya. Ide Ibunya berhasil membuat Hao Meng sangat khawatir.

Dia kemudian menjelaskan padanya bahwa telah terjadi kesalah pahaman diantara mereka – Huan Zhen tidak mengangkat telponnya bahkan tidak membalas smsnya. Dia tidak mempunyai kesempatan untuk bertemu dengannya. Hao Meng kemudian meminta bantuan Ibu Huan Zhen.

Sinopsis Marry Me Or Not 45

Sinopsis Marry Me Or Not 46

Sinopsis Marry Me Or Not 44

Dia datang ke rumah Huan Zhen, berpura-pura sebagai klien ibunya. Saat Huan Zhen melihatnya ada di rumahnya, dia menyeretnya keluar.

Huan Zhen bertanya padanya mengapa dia datang ke rumahnya. Hao Meng berkata dia datang untuk memberitahunya bahwa mereka tidak bisa putus dengan cara sperti itu.

Dia memberitahu Huan Zhen yang sebenarnya. Dia memberitahu nama aslinya bukan Justin tapi Hao Meng dan Sheng Nan adalah adiknya.

Karna Huan Zhen tak percaya dengan ucapannya, dia kemudian menunjukkan kartu identitasnya dan menyuruhnya untuk menelpon Shu Hong, pamannya.

Sinopsis Marry Me Or Not 47

Sinopsis Marry Me Or Not 48

Huan Zhen kemudian kembali teringat saat Shu Hong memberitahunya bahwa sepupunya datang dan mempengaruhinya untuk kembali memikirkan tentang rencana pernikahannya.

Semua bukti tampak masuk akal baginya, membuatnya menebak jika selama ini mereka berdua telah bekerja sama untuk menipunya.

Dia kemudian memukul Hao Meng berulang kali, menendangnya dengan kakinya dan bahkan menggigit tangannya.

Meskipun dia dipukul bertubi-tubi, Hao Meng meminta Huan Zhen melupakan semua kebohongannya di masa lampau.

Dengan rintihan rasa sakit karna tangannya digigit, Hao Meng barkata: “Saya tahu kamu marah sekarang tapi ada sesuatu yang saya tidak berbohong padamu. Saya sangat menyukaimu.”

***BERSAMBUNG***

One comment

  1. mba lanjut part 2nya. fighting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*