Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Taiwan / Sinopsis “Marry Me, Or Not” Episode 8 Bagian Pertama

Sinopsis “Marry Me, Or Not” Episode 8 Bagian Pertama

Sinopsis Marry Me, or Not

[Baca juga:Sinopsis “Marry Me, Or Not” Episode 8 Bagian Kedua] 

Flashback ke masa kuliah dulu

Karna jengkel dituduh oleh Sheng Nan telah merebut Qian Yao, Huan Zhen menyirami Sheng Nan air dari belakang. Mereka bahkan sampai terlibat pertengkaran hebat. Dari teman menjadi musuh bebuyutan.

Sheng Nan: “Apa kau punya penyesalan? Meskipun telah 10 tahun sejak saat itu, ketika kau kembali mengingatnya, kau masih merasa menyesal. Kau akan terus memikirkannya. Terus memikirkannya, seandainya saat itu, saya melakukan ini atau itu, itu akan baik-baik saja.”

Sinopsis Marry Me, or Not 3

Sinopsis Marry Me, or Not 2

Sheng Nan menyusul ke bandara, mencari-cari Qian Yao yang bersiap terbang ke Korea. Dia melihat Qian Yao, dan berkata padanya: “Kau harus bekerja keras.”

Sheng Nan berpikir mengapa  kata yang sederhana seperti ‘aku menyukaimu’ sangat sulit untuk diungkapkan.

“Sepertinya ketika saya menyukai orang lain lagi, saya masih sulit menghilangkan harga diriku. Itu karna saya takut … takut ditolak, takut terluka.”

Sinopsis Marry Me, or Not 4

Sinopsis Marry Me, or Not 5

Sinopsis Marry Me, or Not 6

“Jadi untuk melindungi satu-satunya harga diri yang kumiliki, saya berpura-pura baik-baik saja ketika saya mengucapkan selamat tinggal.”

Sheng Nan melihat pesawat yang membawa Qian Yao lepas landas, dan Sheng Nan mengucapkan kata-kata yang seberanarnya tadi ingin ia katakan didepannya: “Senior Qian Yao, saya menyukaimu. Saya sangat, sangat, sangat menyukaimu.”

Sheng Nan lanjut berceriata: “Tapi setelah tahun-tahun berlalu, saya selalu bertanya-tanya “bagaimana jika seandainya?. Seandainya saya memutuskan untuk mengakui perasaanku padanya, apa akan ada hasil yang berbeda?”

Sinopsis Marry Me, or Not 7

Sinopsis Marry Me, or Not 8

Sinopsis Marry Me, or Not 9

Masuk ke Episode 8

Sheng Nan datang ke kampusnya setelah dipanggil oleh Direktur kampus untuk mengurus perjalanan kelulusan tahun ini.  Saat dia berjalan melewati lapangan basket, dia hampir saja terkena bola yang melayang ke arahnya. Karna kaget, dia sampai terjatuh, dan tak menyangka di tempat itu dia kembali bertemu dengan senior pujaan hati Qian Yao.

Qian Yao langsung datang menghampirinya, dan melihat kaki Sheng Nan sedikit bengkak. Dia langsung menggendongnya untuk membawanya ke dokter, meskipun hal ini membuatnya sedikit gerogi.

Senior Qian Yao lantas berkata pada Sheng Nan: “Lapangan yang sama, orang yang sama. Terasa seperti sebuah perasaan yang sudah lazim.”

Sinopsis Marry Me, or Not 10

Sinopsis Marry Me, or Not 11

Huan Zhen tak menyangka Long Xian Travel, tempatnya dulu bekerja menuntutnya atas tuduhan penggelapan dana 457 yuan. Atasannya percaya Huan Zhen tidak bersalah dan bahkan sudah mempersiapkan seorang pengacara yang akan membelanya. Dia memanggil pengacara itu dan ternyata dia adalah Justin alias Hao Meng.

Hao Meng memperkenalkan dirinya di depan Huan Zhen, dan membuatnya berpikir trik apa lagi yang sedang ia pakai dengan berpura-pura tidak mengenalnya.

Sinopsis Marry Me, or Not 12

Sinopsis Marry Me, or Not 13

Hao Meng duduk berdua bersama Huan Zhen di ruang rapat untuk mewawancarainya perihal kasus yang membelitnya.

Hao Meng menanyainya kemana uang yang dituduhkan oleh bekas tempat kerjanya karna uang yang ia setor dan yang ia terima memiliki perbedaan $ 457. Huan Zhen bersikeras dia sama sekali tidak mengambil uang yang dituduhkan kepadanya sehingga Hao Meng bertanya apa alasan mereka yang dengan sengaja menuntutnya.

Dia sejenak berpikir ada apa dengan sikap Hao Meng yang dari tadi hanya membicarakan tentang kasus yang dihadapinya.

Sinopsis Marry Me, or Not 12

Sinopsis Marry Me, or Not 15

Huan Zhen menjelaskan dia sedang melakukan lobi untuk bekerja sama dengan perusahaan yang memberi mereka keuntungan sehingga menurutnya itu yang mendasari alasan mengapa mereka menuntutnya.

Hao Meng kembali bertanya tentang kasus yang membelitnya, dan Huan Zhen berpikir: “Saya memberimu kesempatan lain. Jika kau minta maaf dan mengatakan maaf sekarang, saya mungkin akan mempertimbangkan memaafkanmu.” – tapi dari tadi dia hanya fokus menggali informasi berkaitan tentang kasus tuntutannya.

sinopsis marry me or not 17

sinopsis marry me or not 16

Sheng Nan mendapati bawahannya sedangkan menguping dari luar ruang rapat. Mereka menjelaskan kepadanya tentang tuntutan yang dialami Huan Zhen.

Keluar dari ruangan, Sheng Nan kaget melihat pengacara yang disewa oleh perusahaan untuk membela Huan Zhen ternyata adalah Hao Meng.

sinopsis marry me or not 18

sinopsis marry me or not 19

Dia menarik tangannya untuk pergi berbicara berdua sedangkan Huan Zhen mengklarifikasi kepada teman sekerjanya bahwa pengacara yang membelanya bukan kekasihnya, tapi kakak Sheng Nan. Mereka mulai bergunjing dan mengarang cerita yang tidak-tidak tentang apa yang sebenarnya terjadi diantara Hao Meng, Sheng Nan dan Huan Zhen.

Sementara itu, Sheng Nan melontarkan berbagai pertanyaan kepada Hao Meng mulai dari apakah dia sudah baikan dengan Huan Zhen, dan mengapa dia datang ke tempat ini untuk menjadi pengacaranya.

sinopsis marry me or not 21

sinopsis marry me or not 20

Hao Meng meminta Sheng Nan untuk berhenti bertanya tentang Huan Zhen dan dirinya. Dia menegaskan kepada Sheng Nan jika sekarang dia sedang berencana memanfaatkannya untuk menyusahkan Huan Zhen — dia menyuruhnya untuk mengurungkan niatnya itu karna Huan Zhen sudah tahu yang sebenarnya.

Sheng Nan menyadari bahwa Huan Zhen pasti sangat marah kepada kakaknya setelah dia menceritakan yang sesungguhnya dan tidak perduli bagaimanapun dia menjelaskan yang sesungguhnya kepada Huan Zhen, dia pasti percaya bahwa mereka bekerja sama untuk mengerjainya.

sinopsis marry me or not 23

sinopsis marry me or not 22

Dia tahu betul Hao Meng adalah orang yang hanya menerima kasus perceraian, tapi meskipun dia sangat tahu bahwa Huan Zhen pasti akan menolaknya, dia masih menerima dan membantunya untuk memenangkan kasus hukumnya. Sheng Nan lantas berkata padanya bahwa dia telah jatuh cinta pada Huan Zhen karna hal seperti itu jelas bukan gaya kerjanya.

Hao Meng yang awalnya berpikir Sheng Nan pasti akan menyuruhnya untuk tidak jatuh cinta padanya, dia malah melakukan yang sebaliknya.

SHeng Nan berkata pada Hao Meng jika dia memang tulus mencintai seseorang, dia memintanya untuk mengakui perasaannya, dan mengesampingkan harga dirinya. Dia percaya jika sekarang Hao Meng meminta maaf pada Huan Zhen, dia pasti akan memaafkannya.

sinopsis marry me or not 24

sinopsis marry me or not 25

Hao Meng hampir tak percaya mendengar Sheng Nan menyuruhnya untuk baikan dengan Huan Zhen. Tapi dia memperjelas bahwa dia hanya berdiri di posisi sebagai adiknya, dan memintanya untuk mempertimbangkan nasihatnya dan tidak berpikir yang macam-macam.

Tapi saat dia telah pergi dari hadapan Hao Meng, dia lantas berpikir jika kakaknya memang betul-betul ingin baikan lagi dengan Huan Zhen, dia merasa Huan Zhen tidak akan lagi berdebat tentang masalah-masalah dulu lagi.

sinopsis marry me or not 26

Dia tidak ambil pusing jika mereka memang mau balikan lagi, karna dia merasa yakin mereka tidak mungkin akan menikah.

“Masa depan seperti apa yang mereka miliki?,” ucap Sheng Nan.

“Jika ini benar-benar terjadi, ini sama saja dengan membunuh dua burung dengan satu batu.”

sinopsis marry me or not 27

Ketika mengemudikan mobilnya, Qian Yao menyadari jika seseorang sedang membuntutinya. Dia berpura-pura memarkirkan mobilnya di pinggir jalan, dan menangkap basah si penguntit.

Dia melihat semua foto-fotonya, dan karna didesak, si penguntit memberitahu Qian Yao bahwa dia tidak tahu siapa yang menyuruhnya – dia hanya menerima uang untuk melakukan pekerjaannya.

Qian Yao lantas memberitahu pria ini bahwa dia akan membiarkannya untuk terus mengikutinya. Dia berjanji akan memberi tiga kali lipat dari uang yang diberikan oleh orang yang telah menyuruhnya, tapi dengan satu syarat. Dia yang akan memutuskan foto-foto apa yang akan diberkian kepada orang itu.

sinopsis marry me or not 28

sinopsis marry me or not 29

Ah Xin menerima kiriman paket yang isinya sebuah kaleng bensin kosong, dan mengeluhkan hal ini kepada Hao Meng. Tapi dia tak mau ambil pusing, baginya kasus yang paling penting sekarang adalah kasus Agency Travel Long Xiang.

Dia memberikan Ah Xin sebuah kotak berisi fotokopi buku akun Travel Agency Long Xiang, dan kembali menyuruhnya mengambil dua kotak besar lagi di dalam mobilnya. Tidak hanya itu, dia memerintahkan Ah Xin untuk memisahkan data yang telah dihubungi Travel Long Xiang dalam sepuluh tahun terakhir. Dia sampai protes karna menurutnya Hao Meng terlalu berlebihan.

sinopsis marry me or not 30

sinopsis marry me or not 31

Dia lantas bertanya berapa banyak uang yang ia dapatkan dalam kasus ini? Karna menurutnya kasus ini sulit dan lagipula dia tidak akan mendapatkan banyak uang. Untuk menutup mulut Ah Xin, Hao Meng bertanya: “Sekarang apa kau bosnya atau saya yang bosnya?”

Ketika akan masuk ke ruang kantornya, dia melihat berita di TV bahwa seorang wanita telah disiramkan bensin dan dibakar oleh orang yang tidak dikenal tadi pagi yang membuat luka bakar hampir 42% diseluruh tubuhnya. Mendengar berita ini, dia lantas melihat kaleng bensin kosong yang tadi diperlihatkan oleh Ah Xin.

sinopsis marry me or not 32

sinopsis marry me or not 33

Masuk ke ruang kantornya, dia sejenak ragu tapi akhirnya memberanikan dirinya untuk menelpon Huan Zhen.

Menerima telpon dari Hao Meng, Huan Zen yang masih jengkel dengan pertemuannya tadi berkata: “Masih berpura-pura tidak terjadi sesuatu? Kau hanya langsung pergi, dan sekarang sudah menelpon.”

Hao Meng memintanya untuk singgah ke kantornya membicarakan tentang kasus Travel Long Xiang setelah dia pulang kerja.

sinopsis marry me or not 34

sinopsis marry me or not 35

Tapi Huan Zhen menolak permintaannya dan beralasan sudah ada rencana. Hao Meng kembali memintanya untuk bertemu besok hari, tapi dia kembali menolak dengan alasan ada janji dengan klien. Dia menambahkan  sepanjang minggu malam ini dia sangat sibuk.

Karna Huan Zhen ogah-ogahan bertemu dengannya, Hao Meng mengingatkan bahwa kasus ini berhubungan dengan masa depan karirnya dan memintanya untuk tidak mencampur adukkan emosinya ke dalam kasus ini.

Di telpon, dia membantah anggapan Hao Meng. Dia memberitahunya bahwa dia adalah orang yang memisahkan kehidupan pribadi dan pekerjaan. Terpaksa, Hao Meng mengalah dan berjanji akan datang menemuinya di kantornya besok.

sinopsis marry me or not 36

sinopsis marry me or not 37

Usai telpon-telponan, keduanya kompak dibuat jengkel dengan sikap masing-masing.

Tapi, tak berselang lama senyuman kebahagiaan tampak di wajah Hao Meng saat menerima pesan dari Huan Zhen yang bertanya kapan dia akan menjemputnya di rumahnya malam ini? Sayang senyumannya hanya bertahan sebentar karna tak lama Huan Zhen meralat sms yang tadi ia kirim. Dia menulis telah salah mengirimnya.

Wajah Hao Meng langsung cemberut dan merasa bingung harus bagaimana lagi untuk bisa bertemu dengan sang pujaan hati. Dia lantas mempunyai ide dengan mengantar pulang Ah Xin, tapi bukannya ke arah rumahnya tapi ke arah rumah Huan Zhen.

sinopsis marry me or not 38

Dalam perjalanan menuju rumahnya, Huan Zhen berpikir dia telah menganggap remeh Hao Meng. Dia sengaja mengiriminya sms, tapi dia masih bisa bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Huan Zhen melihat mobil Hao Meng, sehingga dia datang menghampirinya dan bertanya apa yang sedang ia lakukan disini. Hao Meng memintanya untuk tidak salah paham dan berkata dia hanya datang untuk mengantar pegawainya yang kebetulan searah dengan rumahnya.

sinopsis marry me or not 39

Huan Zhen: Jika kau memang mengantar seseorang, cepat saja lakukan. Berhenti berdiri disini dan mengomeliku.

Hao Meng: Apa kau takut teman barumu akan melihtku?

Huan Zhen: Eh? Kenapa saya merasa cara kamu berbicara padaku sekarang berbeda ketika kita masih ada di jam kerja?

Hao Meng: Apanya yang beda?

Huan Zhen: Pengacara yang baik akan memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Mengapa sekarang kamu berbicara seperti seorang mantan? Saya sangat tidak terbiasa dengan hal ini.

sinopsis marry me or not 40

sinopsis marry me or not 41

Hao Meng: Biar saya ingatkan bahwa kau sedang ada perkara hukum dengan Travel Long Xiang. Hati-hati dengan orang yang kau temui.

Huan Zhen: Tenang. Teman baruku sangat jujur.

Hao Meng: kamu baru saja bertemu dengannya, jadi bagaimana kau tahu dia jujur?

Huan Zhen: karna dia berbeda dari orang yang kukenal. Pacaran denganku dengan nama palsu. Menggunakan adikmu untuk berbohong padaku …. Kadang-kadang saya berpikir pengacara itu sama seperti kumpulan penipu.

sinopsis marry me or not 42

sinopsis marry me or not 43

Perang kata Hao Meng vs Huan Zhen terus berlanjut.

Hao Meng: Saya bahagia untukmu. Di waktu yang singkat, kau telah menemukan kebahagiaan. Tapi saya ingin mengingatkanmu bahwa pria yang tulus dan jujur umumnya tidak suka seorang yang penuh tipu daya.

Huan Zhen marah karna dia ikut campur dan kembali menegaskan kepada Hao Meng bahwa dia yang telah meninggalkannya, dan bukan Hao Meng. Dia mengingatkan Hao meng untuk lain kali tidak lagi terlibat dalam hidupnya.

sinopsis marry me or not 45

sinopsis marry me or not 44

Huan Zhen lalu berjalan pergi dari hadapannya setelah mengucapkan kata-kata itu, tapi Hao Meng mengejarnya. Dia berdiri di depannya dan mengakui bahwa dia datang untuk menemuinya.

Hao Meng berusaha keras untuk mengatakan maksud kedatangannya yang sebenarnya, tapi saat dia akan mengatakannya tiba-tiba telpon Huan Zhen berdering.

Huan Zhen mereject ponselnya karna Hao Meng mengeluh tidak bisa mengungkapkan maksud kedatangannya. Tapi tak lama,  sebuah pesan masuk membuat Hao Meng penasaran dan mendesaknya untuk memberitahu pesan apa yang ditulis orang itu.

Dia bertanya apa orang itu mengajaknya keluar?

Huan Zhen: Apa itu penting?

Hao Meng:  sangat.

Huan Zhen kemudian mendesaknya untuk minta maaf.

sinopsis marry me or not 46

sinopsis marry me or not 47

Huan Zhen: Jika kau akan minta maaf, cepatlah. Apa sesulit itu untuk mengatakan kata “saya minta maaf.”?

Sayangnya, karna harga diri, Hao Meng mengelak anggapan Huan Zhen. Dia membantahnya, dan memperjelas bahwa apa yang sebenarnya ingin ia katakan adalah dia sama sekali tidak tertarik dengan siapapuan yang akan ia temui. Ucapan Hao Meng benar-benar membuatnya sangat jengkel dan marah.

sinopsis marry me or not 48

Dia segera pergi karna mendapat sms dari Qian Yao untuk ketemuan di mal, dan Hao Meng mengikutinya.

Qian Yao meminta untuk menemaninya sebentar sebelum mereka membicarakan masalah pekerjaan, dan pria si penguntit memotret mereka berdua.

Dengan juteknya, Huan Zhen berkata pada Qian Yao bahwa dia datang kesini bukan untuk menemaninya berbelanja tapi untuk membicarakan soal pekerjaan.

sinopsis marry me or not 49

sinopsis marry me or not 50

sinopsis marry me or not 51

Tapi, Qian Yao menyinggung Huan Zhen dengan berkata di depannya bahwa dia telah mendengar dia adalah ratu sales terkenal yang bahkan rela menggunakan taktik kejam untuk memenangkan sebuah penjualan.

Karna disinggung Qian Yao, dia akhirnya setuju. Dia memilihkannya dasi dan memasangkannya.

Melihat Huan Zhen memilihkan dan memasangkan dasi di lehernya, Hao Meng yang membuntutinya dibakar cemburu.

Setelah memilihkan dasi, Huan Zhen mengingatkan Qian Yao lain kali sebaiknya menyuruh orang lain untuk menemaninya berbelanja.

sinopsis marry me or not 54

sinopsis marry me or not 52

sinopsis marry me or not 55

Huan Zhen sadar selama ini dia mempunyai maksud kepadanya. Dia berkata: “Kau masih mempunyai dendam tentang apa yang terjadi di masa lampau. Itulah mengapa kau menunggu kesempatan ketika saya mempunyai permintaan padamu. Kau ingin menggunakan kesempatan itu untuk membalas dendam padaku.”

Qian Yao: “Selama ini saya telah menunggu kesempatan. Tapi kesempatan ini tentu saja bukan untuk membuatmu menyesal. Itu karna saya tidak bisa melupakanmu.”

Usai mengucapkan kata-kata itu, Qian Yao tiba-tiba menciumnya dengan paksa. Sementara itu Hao Meng yang dari tadi memata-matai mereka, mendatangi mereka dan menghadiahinya sebuah pukulan tepat di wajahnya. Dia menarik tangan Huan Zhen untuk pergi dari tempat itu dan mengantarnya pulang.

sinopsis marry me or not 58

sinopsis marry me or not 59

Ketika telah sampai di rumahnya, Huan Zen bertanya pada Hao Meng: “Apa kamu marah? Jika kamu marah padaku, bisa kamu katakan padaku langsung?” Bisakah kamu tidak seperti ini sekarang? Tidak mengatakan sepatah katapun?”

Hao Meng tetap saja diam, dan hal itu membuat Huan Zhen jengkel dengan sikapnya.

Tapi sebelum dia masuk ke dalam rumahnya, dengan nada yang meluap-luap Huan Zhen mengeluarkan  isi hatinya di depan Hao Meng.

sinopsis marry me or not 60

sinopsis marry me or not 61

“Jangan katakan padaku kau bahkan tak ingin bertanya siapa pria itu? Mengapa dia menciumku? Apa kamu berpikir saya sudah terbiasa dengan hal itu sehingga tidak ada gunanya bertanya?”

“Kau benar-benar berpikir saya adalah wanita bebas yang dengan acuh tak acuh menerima lamaran dan dengan acuh tak acuh membatalkan pernikahan. Membalas dendam kepada Sheng Nan sehingga saya pacaran denganmu! Untuk membuatmu marah, saya pacaran dengan pria sembarangan. Wanita bebas seperti saya, dicuri oleh pria lain tidak normal. Jadi tidak ada gunanya bertanya, kan? Itulah bagaimana kau memandangku, kan?!”

sinopsis marry me or not 62

sinopsis marry me or not 63

Hao Meng keluar dari mobilnya dan berkata pada Huan Zhen bahwa dia tidak berpikir seperti itu.

Dia memeluknya dan berkata : “Ketika saya melihat orang lain menciummu, saya merasa kau akan diambil oleh mereka. Tapi saya tidak ingin kau diambil.”

Hao Meng lanjut berkata: “Tapi saya tidak tahu apa yang harus kulakukan.”

sinopsis marry me or not 64

Melihat Hao Meng pergi, sambil menangis Huan Zhen berkata dalam hatinya: “Saya tidak tahu setelah banyaknya hubungan yang gagal, saya berkata pada diriku, “saya harus menjalin hubungan yang baik.” Apa yang tidak dibutuhkan harus ditinggalkan. Tapi mengapa di depanmu, tak bisakah saya mengesampingkan harga diriku.”

Dia kembali mengingat kejadian tadi di mall saat Qian Yao menciumnya di depan mata Hao Meng.

Huan Zhen: “Saya masih sangat perduli bagaimana kau berpikir tentangku, apa yang kau pikirkan tentangku.”

***BERSAMBUNG***  

3 comments

  1. mba mana yg k2,ny ma yg episode 9. dah gk sabar aplg liat di videonya huan zen di sandera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*