Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Taiwan / Sinopsis Miss in Kiss Drama Taiwan Episode 6

Sinopsis Miss in Kiss Drama Taiwan Episode 6

Baca Juga:Sinopsis Miss in Kiss Drama Taiwan Episode 5

Baca juga: Sinopsis Miss in Kiss Drama Taiwan Episode 7

Semua Dok Gambar LINE TV.

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

Ah Jin pun datang ke rumah Zhi Shu di pagi hari untuk menemui Yue Qin. Ah Jin takut pada Zhi Shu yang nanti bisa menggangu Yue Qin. Zhi Shu menanggapi,”lindungilah dia”. Ah Jin membalas,”Tentu saja..”. Lalu Ah Jin memperlihatkan sebuah surat cinta yang dipercayainya ditulis oleh Yue Qin. Yue Qin sedikit bingung membaca surat cinta itu, dan dia tersadar sudah melupakan sesuatu. Ah Jin dengan percaya diri yakin bisa mengalahkan Zhi Shu di kompetisi memasak nanti, namun Zhi Shu hanya cuek kepada Ah Jin. Ketiganya pun pergi sekolah mereka.

Lalu seorang anak muda menghampiri Yue Qin ketika dia hendak pergi ke sekolah, anak itu ingin meminta uang Yue Qin dan memaksanya membeli pulpennya. Anak muda itu menjelaskan jika Yue Qin tidak membeli pulpennya maka nasib buruk akan menimpanya. Anak muda,”Saya menjual ini hanya 30 dollar. Anggap saja ini sebuah nasib keberuntungan”.

Yue Qin berpura2 mengambil pulpen dan dia lari. Ah Jin yang melihat tingkah pemuda itu menghampirinya dan menyuruhnya untuk berhenti menggangu Yue Qin. Ah Jin,”Saya peringatkan kamu berhenti menggangunya”. Pemuda itu tetap tak mengindahkan peringatan Ah Jin, sehingga Ah Jin ingin memukulinya.

Tak lama, seorang ibu muncul dan melerai keduanya. Pemuda itu merengek meminta bantuan kepada ibu itu, pemuda,”Bu bantu saya, Saya hanya ingin menjual pulpen. Namun dia ingin aku membayarnya sebagai uang perlindungan”. Ah Jin sangat marah karena pemuda itu berbohong, namun pemuda itu malah segera kabur. Ibu itu lalu ingin membawa Ah Jin ke pihak kepolisian.

Yue Qin terus belari dari pemuda itu namun mereka tetap bertemu di taman. Pemuda itu tetap memaksa Yue Qin untuk membeli pulpennya, namun Yue Qin tak ingin membelinya. Pemuda itu memaksa ingin mengambil uang Yue Qin, namun tak lama Zhi Shu muncul. Ibu itu lalu membawa Ah Jin ke pihak kepolisian. Ah Jin bertemu dengan opsir Chong yang sudah menangani Ah Jin sebelumnya.

Ah Jin menjelaskan ke opsir Ching bahwa dia tidak bersalah. Namun ibu itu terus bersikukuh dan memberitahukan bahwa dia melihat Ah Jin memaksa seorang pemuda untuk membayar uang keamanan. Opsir Chong lalu ingin mendengar penjelasan Ah Jin terkait tuduhan ibu itu, namun Ah Jin mengaku ingin cepat2 pergi karena harus mengikuti kompetisi memasak. Namun opsir Chong tak mengijinkan Ah Jin pergi dan ingin mendengarkan penjelasannya.

Pemuda itu tetap tak mengindahkan Zhi Shu, dan memaksa Yue Qin untuk membeli pulpennya. Dengan cerdik, Zhi Shu menjelaskan ke pemuda itu bahwa tindakannya yang mengganggu kebebasan orang lain adalah tindakan pelanggaran dan akan dipenjara selama 5 tahun. Pemuda itu lalu menjadi sangat takut, pemuda,”kami hanya saling berpegangan tangan”, dan pemuda itu takut lalu dia pun pergi sambil mendorong Yue Qin ke tanah.

Zhi Shu memandangi Yue Qin yang terjatuh sambil menyodorkan tangannya. Yue Qin pun kaget ketika Zhi Shu menyodorkan tangannya kepadanya. Yue Qin tersenyum memandangi Zhi Shu dan menyambut uluran tangan Zhi Shu, dan Zhi Shu pun pergi tapi Yue Qin malah semakin terkagum kepadanya.

Ah Jin pun berada di ruangan kelas F bersama Yue Qin. Karena liburan musim panas akan tiba, pak guru menyuruh para murid untuk memanfaatkan waktu liburan ini secara bijaksana dengan rajin membaca buku serta meningkatkan kedisiplinan diri.  Lalu pak guru menyudahi pelajaran kelas F, dan anak2 kelas F bahagia menyambut liburan musim semi. Ah Jin terlihat kebingungan karena cemburu Yue Qin tinggal di rumah Zhi Shu, dan pak guru menyadarkannya sambil memperingatkan Ah Jin untuk tetap bersikap baik dalam liburan kali ini. Yue Qin begitu senang bersama teman2nya dan seorang temannnya mentraktir semua anak2 kelas F menyambut liburan kali ini.

Ayah Yue Qin serta Yue Qin memasak dan menyajikan masakan buat keluarga Zhi Shu. Yue Qin dan ayahnya sengaja memasak masakan itu sebagai tanda terima kasih buat keluarga Zhi Shu yang sudah memberikan tumpangan kepada mereka. Namun adik Zhi Shu yakni Yu Shu memandang aneh sebuah yang dimasak oleh Yue Qin yakni masakan Tofu.

Karena Yue Qin yang memasak, Yu Shu pun tak ingin memakannya. Namun Yue Qin menjelaskan Tofu yang dimasaknya akan tetap terasa enak, meskipun penyajiannya terlihat aneh. Akhirnya ayah dan ibu Zhi Shu ingin menyantap masakah Tofu buatan Yue Qin. Namun setelah mencoba rasa masakannya, ayah Zhi Shu malah memuntahkannya. Akhirnya, ayah Yue Qin mencoba masakan sang anak. Ayah Yue Qin,”Saya tebak Yue Qin tidak pandai memasak. Dia bahkan tidak bisa merasakan Tofu dengan benar”.

Ayah Yue Qin sendiri ragu anaknya bisa menikah karena dia tak bisa memasak. Ayah Zhi Shu membela Zhi Shu, ayah Zhi Shu,”Sekarang, jarang menemukan seorang anak gadis yang bisa memasak”. Ibu Zhi Shu tetap memberikan semangat kepada Yue Qin, dan memintanya jangan kuatir akan ketidakpandaiannya.

Ibu Zhi Shu lalu menyinggung bahwa dia akan sangat bahagia bila anaknya dan Yue Qin bisa menikah. Karena Yue Qin dan ayahnya akan tinggal di rumahnya, ibu Zhi Shu ingin merenovasi rumahnya. Ibu Zhi Shu merasa bahagia Yue Qin dan ayahnya pindah ke rumah mereka sehingga keadaan rumah mereka menjadi lebih riang.

Ayah Zhi Shu sangat setuju dengan hal itu, dan yakin mereka bisa menjadi keluarga dengan ayah Yue Qin. Namun Yue Qin menyahut bahwa dia tidak setuju bila dinikahkan dengan Zhi Shu, termasuk Zhi Shu juga tak setuju. Yue Qin,”kalian tidak bisa memutuskan sendiri kehidupan orang”. Yu Shu sendiri tak suka jika Yue Qin menjadi istri kakaknya, dan yakin Zhi Shu tak setuju bila dia harus menikah dengan Yue Qin.

Zhi Shu lalu angkat bicara. Zhi Shu meminta segenap keluarganya untuk tidak mendikte kehidupannya. Namun ibu Zhi Shu merasa Yue Qin sangat cocok dengan anaknya, dan ayah Zhi Shu juga setuju dengan pendapat istrinya. Namun Zhi Shu menegaskan Yue Qin tidak cocok dengannya, Yue Qin menyela,”Saya juga tidak mau sama kamu, oke?”, Zhi Shu membalas,”Sungguh?. Namun saya menemukan seseorang yang menulis surat cinta yang diisi dengan kata2 penuh gairah kepadaku”.

Lalu Zhi Shu mengucapkan kata2 surat cinta Yue Qin yang beberapa waktu lalu sempat dibacanya.  Yue Qin lalu menjadi sangat malu ketika Zhi Shu membaca surat cinta itu. Ibu Zhi Shu menjadi bahagia mengetahui Yue Qin ternyata menyukai anaknya. Zhi Shu terus mengucapkan kata2 yang ditulis oleh Yue Qin di dalam surat cintanya.

Yue Qin lalu mendorong Zhi Shu, Yue Qin begitu kesal karena Zhi Shu membaca surat cintanya, Yue Qin,”Kenapa kamu membaca suratku?. Kamu bahkan mengingat semuanya”. Ibu Zhi Shu menjadi bahagia melihat sikap Yue Qin yang naksir kepada anaknya. Ayah Yue Qin sendiri kaget ketika tahu anaknya naksir sama Zhi Shu.

Namun tak lama, Ah Jin tiba2 muncul dan menegaskan Yue Qin masih tetap miliknya dan memberi salam kepada ayah Yue Qin sambil memanggilnya ayah. Ayah Yue Qin sendiri tak senang ketika Ah Jin memangilnya ayah. Ah Jin memperkenalkan dirinya sebagai pasangan Yue Qin, namun Yue Qin menyanggah penjelasan Ah Jin itu. Ah Jin menegaskan Yue Qin dan Zhi Shu sangat tidak mungkin akan menikah.

Zhi Shu menyahut,”Tidak ada yang mustahil. Perasaan berubah. Saya mungkin benci sesuatu hari ini, namun besok saya mungkin menyukainya”. Ah Jin kaget mendengar pernyataan Zhi Shu itu, termasuk Yue Qin. Ah Jin lalu menyindir Zhi Shu yang seperti memiliki perasaan naksir terselubung kepada Yue Qin, Zhi Shu menyahut,”Mungkin..Namun faktanya dia lebih menyukaiku”, sembari tersenyum dan pergi.

Ah Jin terkaget mendengar pernyataan Zhi Shu itu. Ibu Zhi Shu malah berterima kasih kepada Ah Jin, ibu Zhi Shu berujar,”Ah Jin. Terima kasih. Kami akhirnya tahu apa yang Zhi Shu pikirkan. Saya tak membayangkan dia berkata seperti itu. Ah Jin kamu sudah sangat membantu”.

Ah Jin sendiri tak percaya apa yang sudah diperbuatnya. Yu Shu melihat buku gambar di kamar Zhi Shu. Yu Shu lalu merubah tulisan di buku gambar itu dari “Tugas PR musim semi” menjadi “Diari penjaga angkasa”.

Keesokan harinya, ayah Zhi Shu dan ayah Yue Qin harus pergi selama dua hari. Disisi lain, ibu Zhi Shu mendapat informasi bahwa ibunya sedang sakit.  Karenanya, ibu Zhi Shu ingin membawa Yu Shu bersamanya, dan meminta Yue Qin menjaga rumahnya dan Zhi Shu. Ibu Zhi Shu,”Karena hanya kalian di rumah. Pastikan menghabiskan liburan musim semi ini bersama, oke?”, dan ibu Zhi Shu bergegas memanggil Yu Shu.

Namun Yu Shu dan ibunya tidak pergi ke rumah nenek yang sakit, namun keduanya hanya minum teh di restoran. Yu Shu sendiri bingung mengapa mereka di restoran. Ibu Yu Shu,”Sayang.. nenekmu malah sangat sehat. Saya sengaja merancangkan semuanya. Saya mau Zhi Shu dan Yue Qin menghabiskan waktu bersama, sendirian. Mereka berdua harus didorong oleh saya”. Yu Shu hendak kembali ke rumahnya, namun ibunya melarangnya.

Yue Qin lalu mencoba memasak di dapur. Tak lama, Zhi Shu datang dan heran melihat dapur yang berantakan. Steak yang dibuat oleh Yue Qin malah hangus. Zhi Shu,”Apa yang kamu lakukan?”. Lalu dengan gugup, Yue Qin memberitahukan bahwa nenek Zhi Shu sedang sakit, dan ibu serta adik Zhi Shu pergi untuk memeriksa keadaan sang nenek sehingga Yue Qin hanya seorang diri di rumah.

Zhi Shu lalu melihat resep masakan yang ingin dibuat oleh Yue Qin dan menawarkan dirinya untuk memasak masakan tersebut. Zhi Shu,”Bersihkan dapur..”. Setelah dapur bersih, Zhi Shu pun memasak masakan steak tersebut dan Yue Qin mendampingi Zhi Shu dengan memberikan bahan2nya. Yue Qin tersenyum dan terkagum kepada Zhi Shu yang pandai memasak. Dengan seksama, Yue Qin memandangi Zhi Shu yang sedang memasak. Yue Qin,”Apa kamu mengingat semua tahapannya?”, Zhi Shu,”yah saya bisa mengingat semuanya dalam sekali membaca”.

Yue Qin lalu makan malam bersama Zhi Shu, dan Yue Qin memuji masakan Zhi Shu yang terasa begitu enak. Di dalam hatinya, Yue Qin sangat bahagia bisa makan malam bersama Zhi Shu. Yue Qin lalu berbincang dengan Zhi Shu, dan ingin tahu apakah Zhi Shu sudah menyelesaikan pekerjaan rumahnya di liburan musim semi kali ini, Zhi Shu menjawab,”yah saya sudah mengerjakannya pada hari pertama”. Yue Qin menjawab,”Yah saya belum menyelesaikan tugas matematika ku”.

Dari segi kemampuan Yue Qin, Zhi Shu yakin dia hanya bisa mengerjakan tugas matematikanya dalam waktu 3 hari. Yue Qin lalu meminta bantuan Zhi Shu mengajarinya, namun Zhi Shu hanya bersikap cuek dan pergi. Yue Qin menjadi sangat kesal dengan sikap dingin Zhi Shu padanya.

Di kamarnya, Yue Qin merasa begitu kesulitan mengerjakan tugas matematika di musim semi ini. Yue Qin lalu ingin menyalin tugas matematika Zhi Shu, namun dia tak berani. Yue Qin berada di depan pintu kamar Zhi Shu ingin menyalin tugas matematikanya. Yue Qin meminta maaf kepada Sang Buddha karena sudah berbuat dosa akibat ingin menyalin tugas Zhi Shu. Namun Yue Qin tak memiliki pilihan lain, sehingga dia masuk ke kamar Zhi Shu.  Yue Qin lalu menyenter Zhi Shu yang sedang tertidur.

Yue Qin lalu melihat buku2 di meja belajar Zhi Shu. Yue Qin lalu melihat buku gambar yang sempat dirubah oleh Yu Shu, Yue Qin,”Apa ini ?. Semua di dalam buku ini tentang saya. Dia membuatku seperti orang bodoh. Dia tak bisa menggambar”.

Yue Qin lalu menuliskan kalimat di buku gambar itu, Yue Qin menuliskan,”Meskipun saya menulis banyak hal yang buruk. Yue Qin sesungguhnya cantik dan gadis yang baik. Dia imut dan berhati baik. Saya menyukainya”. Yue Qin lalu menggambar dirinya di buku gambar tersebut. Yue Qin menhapus judul buku gambar tersebut dengan tulisan,”Diari buku malaikat”.

Tak lama, Yue Qin sadar dia harus mencari buku tugas matematika Zhi Shu, namun ketika Yue Qin ingin pergi, Zhi Shu sudah bangun dari tidurnya. Zhi Shu ingin tahu apa yang dilakukan  oleh Yue Qin di kamarnya di tengah malam. Yue Qin  lalu ingin pergi, namun Zhi Shu menahannya. Zhi Shu tersenyum dan menidurkan Yue Qin di tempat tidurnya.

Yue Qin menjadi begitu terkaget. Lalu Zhi Shu memandangi Yue Qin dari atas tubuhnya. Zhi Shu,”jangan kuatir, saya tidak akan membiarkanmu berbalik. Malam ini, tidak ada orang lain di rumah ini, namun cuma kamu dan aku”. Yue Qin gugup,”Apa yang kamu inginkan?”. Zhi Shu lalu menyinggung tentang perkataan Ah Jin menyindir Zhi Shu; yang dapat berubah sifat menjadi seorang yang jahanam, dan Yue Qin menjadi sangat takut, lalu Zhi Shu hendak mencium Yue Qin.

Semua Dok Gambar LINE TV.

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*