Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Taiwan / Sinopsis Miss in Kiss Episode 14 Drama Taiwan

Sinopsis Miss in Kiss Episode 14 Drama Taiwan

Baca Juga: Sinopsis Miss in Kiss Episode 13 Drama Taiwan

Baca juga: Sinopsis Miss in Kiss Episode 15 Drama Taiwan

Semua Dok Gambar LINE TV

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

Yue Qin berusaha memberikan pengertian kepada Zhi Shu bahwa dia tak mengatakan bahwa Ah Jin adalah suami idealnya.  Zhi Shu lalu menyebut Yue Qin sangat cocok dengan Ah Jin. Tak lama, pelatih Chang datang, dan menyindir Zhi Shu yang tiba2 datang ke aula latihan tenis. Pelatih Chang menatang Zhi Shu untuk bermain tenis bersamanya.

Pelatih Chang berjanji akan mentraktir Zhi Shu makanan China selama sebulan jika Zhi Shu berhasil mengalahkannya. Namun jika pelatih Chang menang, maka Zhi Shu harus menghadiri boot camp pelatihan klub tenis bulan depan. Zhi Shu menerima tantangan itu sambil meledek pelatih Chang yang hanya akan menghabiskan uangnya.

Pelatih Chang,”Namun kita akan bertanding secara berpasangan. Saya akan berpasangan dengan Zi Yu”. Zhi Shu menyahut,”Apa kamu bercanda?”. Pelatih Chang merasa adil bila Zi Yu dan Yue Qin diikutkan dalam pertandingan kali ini. Namun Zhi Shu merasa tantangan kali ini sungguh tidak adil, karena Zhi Shu merasa mustahil baginya menang jika dia berpasangan dengan Yue Qin.

Pelatih Chang tidak ambil pusing dengan hal itu dan menyuruh Zi Yu untuk segera mengganti pakaiannya. Zi Yu menghampiri Zhi Shu sembari berkata, Zi Yu,”Ini sungguh bukan sesuatu yang buruk. Karena saya ingin melihatmu juga di bootcamp”. Zhi Shu menatap jengkel Yue Qin, dan Yue Qin menjelaskan dia bukanlah orang yang akan membuat kekacauan bagi Zhi Shu. Pelatih Chang menatang,”Akuilah saja kekalahanmu jika kamu tidak bisa mengambil tantangan kali ini”.

Zhi Shu lalu menghampiri Yue Qin dan menyuruhnya untuk menjauh dari bola tenis. Zhi Shu ingin dirinya sendiri yang bermain, Zhi Shu,”Kamu boleh di lapangan, namun jangan menyentuh bolanya. Ini cara agar kita bisa menang”. Ibu Zhi Shu secara sembunyi2 pergi ke klub tenis, dan mencari Yue Qin dan Zhi Shu. Tak lama, dia mendengar anak klub tenis lain yang membicarakan pertandingan antara Zhi Shu dengan pelatih Chang. Mereka juga membahas tentang video Yue Qin bersama Ah Jin, dan mengira Zhi Shu dan Yue Qin kini sudah putus. Ibu Zhi Shu malah menyahut dan menegaskan bahwa Zhi Shu dan Yue Qin sama sekali belum putus.

Di lapangan tenis, pelatih Chang memberikan service bola tenis ke arah Yue Qin secara terus menerus, dan justru membuat Zhi Shu menuju kekalahan. Zhi Shu marah kepada Yue Qin yang tak bergerak saat melihat bola tenis menuju ke arahnya. Yue Qin,”Saya tidak tahu kemana harus lari”, Zhi Shu,”Ikutilah arah yang berlawan dari bolanya”.

Pelatih Chang kembali mengarahkan service bolanya ke arah Yue Qin, dan Yue Qin tak bisa memukul bola itu dengan baik. Di dalam hatinya, Yue Qin berusaha memikirkan cara agar bisa memukul bola yang diberikan oleh pelatih Chang. Pelatih Chang melakukan service kearah Zhi Shu, dan Zhi Shu memukul bola dari pelatih Chang.

Di dalam hatinya, Yue Qin ingin membuat Zhi Shu bangga padanya, dan berusaha memukul bola dari pelatih Chang. Saat Yue Qin ingin memukul bola dari pelatih Chang, raket Yue Qin justru mengena wajah dari Zhi Shu, Yue Qin,”Dimana bolanya? Apakah saya memukulinya?”, Zhi Shu menjawab,”kamu berhasil”. Yue Qin lalu begitu kaget melihat wajah Zhi Shu yang dipukulinya.

Pelatih Chang lalu menyindir keduanya sebagai pasangan yang serasi. Pelatih Chang lalu berpikiran ingin membuat Zhi Shu dan Yue Qin menjadi pasangan ganda di bootcamp bulan depan. Namun Zhi Shu menolaknya, pelatih Chang kesal dan berkata,”Semua orang disini saksinya. Yang kalah harus membayar harganya. Apa masalahmu sekarang?. Kamu tidak patuh pada perintah presiden?”. Lalu pelatih Chang pergi bersama Zi Yu. Yue Qin lalu ingin menyentuh wajah Zhi Shu yang terluka, namun Zhi Shu melarangnya.

Zhi Shu menegaskan dia akan mengajari Yue Qin 100 kali lebih keras daripada pelatih Chang dan pergi. Zhi Shu pun mengajari Yue Qin cara memukul bola tenis dan menyuruh Yue Qin untuk tidak lari dan takut kepada bola tenis. Dari kejauhan, Ibu Zhi Shu melihat keduanya berlatih; dan kesal mengapa dia melewatkan pertandingan Zhi Shu dan Yue Qin tadi. Zhi Shu melemparkan bola tenis ke arah Yue Qin, dan ibu Zhi Shu kasihan melihat Yue Qin sembari berharap Yue Qin tetap tidak menyerah akan perlakuan Zhi Shu padanya.

Tak lama, Mei2 dan Xiao San melihat ibu Zhi Shu. Ibu Zhi Shu berusaha menutupi wajahnya, namun Mei2 dan Xiao San tetap mengenalinya. Akhirnya, ibu Zhi Shu mengakui dia tengah menguntit Yue Qin. Xiao San lalu memberitahukan bahwa Yue Qin dan Zhi Shu dipasangkan  dalam acara boot camp mendatang. Mei dan Xiao San pun berharap keduanya bisa menjadi pasangan ganda tenis yang baik. Mei2,”Saya berapa mereka juga menjadi pasangan yang bahagia karena mereka berdua sudah berciuman”.

Ibu Zhi Shu pun kaget saat mengetahui Zhi Shu dan Yue Qin sudah saling berciuman. Mei2 dan Xiao San kaget saat tahu ibu Zhi Shu tak tahu menahu akan masalah itu. Ibu Zhi Shu pun tak menyangka anaknya adalah seorang pria yang lihai. Ibu Zhi Shu pun kini bertekad untuk membuat Yue Qin bisa kembali ke rumah mereka, karena mengetahui Zhi Shu dan Yue Qin ternyata sudah saling berciuman.

Di dalam kelas, Zi Yu ingin tahu latihan tenis yang dijalani Yue Qin bersama Zhi Shu. Zi Yu menyindir Yue Qin bahwa dia mungkin akan hendak lari dari acara boot camp mendatang. Yue Qin menanggapi,”kamu tidak harus kuatir tentang itu. Saya tidak akan membuat Zhi Shu dalam masalah”.  Yue Qin berjanji akan memperlihatkan keahliannya dalam acara boot camp mendatang. Zi Yu pun mengaku cemburu kepada Yue Qin karena dia mendapat bimbingan langsung dari Zhi Shu.

Zi Yu pun meminta Zhi Shu untuk mengajarinya, dan Zhi Shu menerima permintaan Zi Yu itu. Tak lama, Yue Qin melihat pensil yang sempat diberikannya kepada Zhi Shu di tangan Zi Yu. Pensil itu diberikannya kepada Zhi Shu sebelum dia pergi dari rumah Zhi Shu. Yue Qin mengenang saat Zhi Shu bertanya padanya apakah dia ingin mencium Zhi Shu. Zhi Shu tak mencium Yue  Qin dan menyindirnya seorang yang bodoh. Yue Qin pun marah, Yue Qin,”Kalian berdua menyebalkan..”, lalu Yue Qin pun pergi.

Yue Qin pun menatap cuek kepada Zhi Shu ketika mereka berdua dalam acara bootcamp klub tenis, dan Zhi Shu hanya bersikap diam nan cuek juga. Tak lama pelatih Chang datang, dan menegaskan bahwa ada banyak keuntungan bila mahasiswa dan mahasiswi ikut dalam klub tenis kampus. Pelatih Chang lalu menyuruh setiap anggota tenis untuk melihat jadwal latihan mereka. Lalu pelatih Chang memanggil Yue Qin. Yue Qin pun melihat jadwalnya, namun dia tak menemukan jadwal latihan tenis buat dirinya, pelatih Chang memberitahukan bahwa tidak ada waktu latihan buat Yue Qin.

Pelatih Chang menyuruh Yue Qin untuk menyiapkan makanan selama tiga kali serta makan malam buat acara boot camp kali ini. Yue Qin merasa tugas itu mustahil, pelatih Chang menyahut,”Keluargamu menjalankan bisnis restoran. Kamu pastinya pandai dalam hal memasak. Ada klub lain yang mengingankan tempat ini. Mereka sesungguhnya yang daftar duluan, namun mereka setuju untuk berbagi dengan kita. Jika kita menyiapkan makanan buat mereka, inilah perjanjiannya”.

Namun Zhi Shu tak setuju dengan ide pelatih Chang itu. Zhi Shu menegaskan dirinya dan Yue Qin akan bertanding dengan pelatih Chang setelah latihan. Zhi Shu tak ingin Yue Qin diberikan tugas untuk memasak. Namun Yue Qin bersedia untuk memasak seperti perintah diberikan pelatih Chang. Yue Qin menegaskan dia tak ingin orang lain mengurusi urusannya. Zhi Shu,”jadi dia tetap bisa latihan setelah memasak, kan?”. Pelatih Chang menjawab,”terserah kamu sih”.

Tak lama, Zi Yu datang bersama teman2 wanitanya yang lain. Mereka datang dengan dandanan pakaian yang modis dan seksi. Pelatih Chang memberitahukan Zi Yu datang bersama temannya karena dia harus syuting produk kecantikan dari brand Dr. Wu. Namun Zi Yu tetap menyempatkan waktunya untuk menghadiri acara boot camp. Pelatih Chang lalu menyuruh Yue Qin untuk menyiapkan makanan buat para teman model Zi Yu tersebut.  Lalu segenap anggota klub pergi dan hendak latihan. Yue Qin pun menatap begitu sinis kepada Zhi Shu.

Yue Qin sendiri kebingungan karena dia harus memasak bahan makanan dalam porsi yang sangat besar. Yue Qin,”Saya akan melakukan apapun yang ada di pikiranku”. Tak lama, Zhi Shu datang dan menyuruh Yue Qin bergegas masak karena mereka berdua harus latihan bersama. Namun Yue Qin  memandangi Zhi Shu sambil menangis. Akhirnya, Zhi Shu pun turut membantu Yue Qin untuk memotong bahan2 masakan sambil meminta Yue Qin untuk tidak memberitahukan siapapun bahwa dia membantunya.

Yue Qin pun ingin memaafkan Zhi Shu karena sudah membantunya memasak. Namun Zhi Shu malah yang ingin memaafkan Yue Qin. Akhirnya, Zhi Shu dan Yue Qin berhasil memasak.  Semua mengira masakan itu dimasak oleh Yue Qin. Para model cantik teman Zi Yu dan anak2 klub tenis kagum dengan masakan yang dimasak oleh Yue Qin. Zi Yu pun cemburu karena Yue Qin berhasil memasak bahan makanan dalam porsi yang begitu besar.

Pelatih Chang menyuruh semuanya untuk merasakan masakan dari Yue Qin ini. Semua anggota klub dan teman2 model Zi Yu mencicipi masakan Yue Qin termasuk pelatih Chang. Semuanya kagum dengan rasa masakan yang dimasak oleh Yue Qin, termasuk pelatih Chang. Semuanya memuji keahlian masak Yue Qin, dan Yue Qin menjadi besar kepala.

Tak menunggu lama, Zhi Shu malah menyuruh Yue Qin untuk segera latihan. Semua anggota klub menjadi kasihan dengan Yue Qin yang harus menjalani latihan dan tak jadi makan siang, dan Zi Yu menjadi semakin cemburu pada Yue Qin.

Zhi Shu melatih Yue Qin dengan begitu keras, dan pelatih Chang mengintip latihan keduanya. Melihat Zhi Shu melatih Yue Qin dengan keras, pelatih Chang malah kasihan padanya. Zhi Shu sendiri melatih Yue Qin dengan begitu keras dan membuat Yue Qin menjadi begitu kelelahan. Zhi Shu tak pusing dengan keadaan Yue Qin yang merasa begitu kelelahan dan menyuruhnya untuk tetap berlatih. Zhi Shu,”Kamu boleh istrirahat setelah 50 lebih bola lagi”, sambil melemparkan bola tenis kepada Yue Qin. Zhi Shu meminta Yue Qin untuk bisa memukul bola tenis yang dilemparkannya.

Disisi lain, Zi Yu dan teman modelnya pun menjalani syuting iklan sebuah produk kecantikan.Tak lama, Yue Qin datang ke lokasi syuting dengan kondisi yang begitu kelelahan. Yue Qin lalu melihat Zi Yu dan para teman modelnya yang menjalani proses syuting iklan. Yue Qin tertarik melihat gaya Zi Yu dan para model lainnya sembari menirukan gaya mereka. Fotografer,”Bukan… ini bukan yang kuinginkan. Kita tengah promosi sebuah produk lipstick kali ini. Kita manargetkan wanita muda. Kenapa kalian malah terlihat penuh gairah?”.

Fotografer itu menjelaskan dia hanya menginginkan kemurnian kecantikan dari seorang wanita dan hanya sedikit keseksian. Fotografer itu lalu memperlihatkan gaya yang diinginkannya, namun para model itu tidak mengerti. Tak lama, fotografer itu melihat Yue Qin dan memanggilnya sambil menyuruhnya menirukan gayanya, Fotografer,”Saya yakin kamu belum pernah ciuman, perlihatkan saya sedikit gayanya”. Yue Qin pun sangat marah saat fotografer itu menyindirnya belum pernah ciuman.

Lalu para teman2 model Zi Yu kaget mendengar bahwa Yue Qin pernah berciuman, mereka lalu menyebut pria yang pernah dicium oleh Yue Qin adalah Ah Jin. Namun Yue Qin menyanggah hal tersebut.  Tak lama Zhi Shu datang dan mengingatkan Yue Qin untuk latihan. Tak lama seorang teman model Zi Yu malah yakin Yue Qin pernah berkecup bibir dengan Zhi Shu. Perkataan itu membuat Zhi Shu sangat kesal.

Saat Zhi Shu hendak pergi, fotografer tersebut malah tertarik pada Zhi Shu dan menawarkannya untuk menjadi model. Fotografer itu ingin Zhi Shu berada di tengah para model cantik tersebut sehingga produk kecantikan mereka akan laris. Namun Zhi Shu menolak tawaran itu dan melarang fotografer itu mengunggah fotonya. Ketika Yue Qin hendak pergi, Zi Yu lalu menantangnya.

Zi Yu mengungkapkan bahwa dia ingin lebih agresif untuk mendapatkan Zhi Shu dan memusnahkan orang yang tak berguna seperti Yue Qin. Keesokan harinya, Zhi Shu membantu Yue Qin memasak. Tak lama pelatih Chang datang, dan Zhi Shu berpura2 tidak membantu Yue Qin memasak. Pelatih Chang,” Zhi Shu. Anggota lain bilang kamu sering melewatkan latihan di sore hari. Saya akan mengawasimu. Setiap waktu”. Pelatih Chan pun membawa Zhi Shu pergi . Yue Qin pun kebingungan karena Zhi Shu kini tak membantunya memasak.

Semua Dok Gambar LINE TV

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*