Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Taiwan / Sinopsis Miss in Kiss Episode 19 Drama Taiwan

Sinopsis Miss in Kiss Episode 19 Drama Taiwan

Baca Juga: Sinopsis Miss in Kiss Episode 18 Drama Taiwan

Semua Dok Gambar LINE TV

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

Ketika Yue Qin berharap mendapatkan ciuman dari Zhi Shu. Mei2 serta Xiao San memanggilnya. Yue Qin,”Tunggu. Kenapa kalian harus muncul sekarang?. Tidakkah kalian lihat jika kalian berdua tidak datang, Zhi Shu dan saya mungkin sudah. Sungguh saya membenci kalian berdua”. Lalu Mei2 serta Xiao San membawa Yue Qin ke panggung pemilihan Dewi kampus Xingdou. Semua pria bersorak ketika Yue Qin naik ke panggung, dan Zi Yu sungguh cemburu kepadanya.

Lalu foto Yue Qin serta Zi Yu pun ditampilkan di layar, dan Yue Qin sendiri terheran melihat fotonya yang seksi. Panitia menjelaskan setelah proses voting online berakhir, kini hanya tersisa dua kontestan yakni Yue Qin serta Zi Yu. Para pemilih menyoraki nama Yue Qin serta Zi Yu. Yue Qin bingung mengapa dia harus berada di depan panggung, dan Zi Yu dengan sedikit kesal memberitahukan ke Yue Qin bahwa dia sudah mendaftar dalam kontes Dewi Xingdou.

Yue Qin tetap tak yakin dia ikut serta dalam kontes itu, dan Zi Yu juga tak percaya. Yue Qin sendiri bingung melihat fotonya. Akhirnya, Yue Qin mengingat foto itu diambil ketika dia berada di boot camp klub tenis, dan fotografer salah memotret dirinya karena dia memegang cermin buat seorang model seksi yang adalah teman Ah Jin.

Pelatih Chang lalu bersorak buat Zi Yu, dan Ah Jin membalas sambil bersorak kepada Yue Qin. Lalu panitia hendak mengungumkan hasil pengumuman siapa Dewi kampus Xingdou berdasarkan voting para mahasiswa pria. Panitia,”Dan Dewi ke 20 Xingdou dimenangkan oleh Yue Qin Xiang”.

Sontak Ah Jin, Xiao San, juga Mie2 bersorak buat kemenangan Yue Qin. Sementara pelatih Chang tak percaya dengan hasil tersebut. Ah Jin lalu memanggil nama Yue Qin sebagai ratunya. Panitia,”kami menemukan foto dari Yue Qin Xiang menunjukkan sesuatu seperti tidak bersalah dibandingkan hal2 yang barbau glamor dengan wajahnya yang manis serta alisnya yang memesona yang menciptakan kombinasi yang menakjubkan”. 

Zi Yu pun sangat cemburu pasalnya Yue Qin adalah terpilih sebagai sang dewi kampus Xingdou. Pelatih Chang sendiri merasa hasil voting tersebut tidak benar.

Panitia ingin tahu perasaan Yue Qin atas terpilihya dia menjadi Dewi kampus, namun Yue Qin hanya terdiam dan tak bisa mengatakan apapun. Panitia lalu memberitahukan bahwa Yue Qin mendapatkan hadiah Spa Trip buat dua orang karena kemenangannya ini. Panitia,”Siapakah Pangeran Xingdou kita?. Panggil saja namanya dan dia harus menerimanya apapun itu”. Ah Jin lalu bersorak kepada Yue Qin dan merasa yakin dirinya terpilih sebagai pangeran kampus Xingdou. Yue Qin bertanya,”Pangeran? Bisakah saya memilih orangnya?”, Panitia menjawab,”Tentu saya. Panggil saja namanya dan dia akan menjadi pangerannya”.

Panitia lalu memberikan mic kepada Yue Qin, dan Yue Qin memanggil nama Zhi Shu sebagai mahasiswa baru Xingdou jurusan fisika dengan suara yang begitu keras. Ah Jin pun kecewa ketika Yue Qin tak menyebut namanya. Ah Jin pun berteriak tak percaya Yue Qin tidak memannggil namanya. Zhi Shu hendak lari, namun dia dipaksa untuk naik ke atas panggung.

Pelatih Chang pun berusaha menenangkan Ah Jin. Zhi Shu pun naik ke panggung, dan Yue Qin melihat Zhi Shu tidak bahagia. Yue Qin tak semangat dan takut dirinya justru malah membuat Zhi Shu merasa tak nyaman. Ah Jin pun menjadi kecewa dan pergi dari pentas ini.

Yue Qin menjadi tak berani menatap penonton terlebih kepada Zhi Shu. Zhi Shu pun angkat bicara, Zhi Shu,”Saya merasa terhormat terpilih menjadi pangeran oleh Dewi Xingdou. Hari ini, saya akan menjadi pangeranmu”. Perkataan Zhi Shu itu membuat Yue Qin kembali bersemangat dan dia tersenyum kedepan para penonton yang memotret mereka. Yue Qin,”Saya merasa seperti berada di Awan Sembilan sekarang. Saya tidak bisa percaya bagamana saya bisa membuat kesuksesan ini kembali”.

Waktu pun berlalu, dan Yue Qin hendak memberi makan kepada Tiny yang sudah menjadi anjing dengan tubuh yang begitu besar. Yue Qin begitu tak menyangka Tiny dapat menjadi anjing yang begitu besar setelah tiga bulan kemudian. Setelah memberikan makan kepada Tiny, Yue Qin pun pergi. Ibu Zhi Shu lalu melihat rekaman Zhi Shu dan Yue Qin ketika malam penganugerahan Dewi serta Pangeran Xingdou. Ibu Zhi Shu berterima kasih kepada Xiao San juga Mei2 yang sudah merekam momen tersebut.

Tak lama, Yue Qin datang dengan nafas yang terengah2, Yu Shu,”Kenapa kamu begitu kesulitan bila memberikan makanan kepada anjing?”. Ibu Zhi Shu pun ingin tahu kapan Yue Qin serta Zhi Shu akan pergi retreat SPA bersama. Yu Shu yakin Zhi Shu tidak akan pernah pergi bersama Yue Qin sambil menyindirnya seorang bodoh. Yue Qin juga sendiri merasa Zhi Shu tidak akan mau pergi ke SPA bersamanya. Ibu Zhi Shu,”Saya tahu.. saya akan bilang ini hanya sebuah perjalanan keluarga. Zhi Shu pasti tidak akan bisa bilang tidak, kan?. Keluarga kita seharusnya lebih sering melakukan perjalanan. Karena kita tidak akan punya waktu jika kalian sudah punya anak. Kamu akan sibuk merawat anak”.

Yue Qin lalu memotong pembicaraaan ibu Zhi Shu. Yue Qin merasa terlalu dini jika ibu Zhi Shu menyindir tentang kehadiran seorang anak. Ibu Zhi Shu pun mengerti hal itu, ibu Zhi Shu,”pergi ke Zhi Shu sekarang dan bilang saya yang merencanakan hal ini”.

Zhi Shu sedang merenung di kamarnya. Lalu Zhi Shu menyiapkan koper, dan Yue Qin pun datang. Yue Qin ingin tahu mengapa Zhi Shu menyiapkan sebuah koper sambil menyinggung tentang hadiah spa retreat yang dimenangkannya. Yue Qin tak menyangka Zhi Shu masih mengingat hadiahnya itu, Zhi Shu,”Ini sesuatu yang sulit dilupakan”. Yue Qin ingin tahu apakah Zhi Shu menyiapkan koper karena ingin pergi bersamanya, namun Zhi Shu menyahut,”Mustahil..”, Yue Qin memberitahukan,”Nyonya Jiang bilang seluruh keluarga akan pergi sehingga voucher hadiah itu tidak akan terbuang”, namun Zhi Shu menyahut,”Tidak tertarik”. Yue Qin menjelaskan segenap keluarga akan kecewa jika Zhi Shu tidak ingin pergi.

Yue Qin berkumpul bersama sobatnya Mei2 juga Xiao San. Mereka bertiga merasakan dingin teramat sangat, dan Mei2 berharap cinta mereka tidak menyedihkan dan terasa dingin. Xiao San lalu mengajak Mei2 dan Yue Qin untuk pergi ke tempat karaoke selama musim dingin ini. Xiao San,”Kita bertiga tidak akan menyerah tanpa sebuah pertempuran”. Namun Yue Qin memberitahukan dia tidak bisa pergi bersama temannya, karena harus pergi SPA retreat bersama Zhi Shu. Ah Jin tiba2 muncul dan bertanya apakah Yue Qin sungguh2 akan pergi SPA bersama Zhi Shu. Yue Qin,”Santai saja, ini hanya perjalanan keluarga. Bukan hanya kami berdua”. Ah Jin pun meminta ijin pergi bersama Yue Qin, namun dia langsung buru2 pergi.

Xiao San lalu meminta Ah Jin untuk berhenti menjadi seorang penguntit dan meninggalkan Yue Qin selama beberapa hari. Mei2 yakin jika Ah Jin menghilang, ada kemungkinan Yue Qin akan merindukan kehadiran Ah Jin. Mei2 menyuruh Ah Jin untuk meningkatkan dirinya. Mei2 lalu memperlihatkan dessert yang dibuat oleh Zhi Shu saat festival kampus. Ah Jin menggangap remeh dessert itu sambil membanggakan menu masakannya yakni Salt Baked Chicken. Mei2 menyahut,”Namun Ah Jin.. Buah Cherry. Buah Cherry adalah buah kesukaan Yue Qin. Itulah mengapa kamu harus meningkatkan dirimu sendiri”.   Mei2 menyuruh Ah Jin melakukan penelitian selama musim dingin ini, lalu menjadi ahli dalam membuat berbagai resep berbahankan buah Cherry. Ah Jin pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Mie2 serta Xiao San.

Akhirnya, segenap keluarga Zhi Shu serta Yue Qin liburan bersama ke tempat SPA. Ibu Zhi Shu sangat bahagia bisa pergi ke tempat SPA bersama semua keluarganya di tengah cuaca dingin. Yu Shu pun sangat merindukan Tiny, meskipun anjing Tiny tidak ikut. Yu Shu menyebut Tiny lebih baik daripada Yue Qin, dan membuatnya kesal sehingga Yue Qin berkejar2-an dengan  Yu Shu.

Ibu Zhi Shu dan Yue Qin pun berada di tempat SPA, dan begitu menikmati berada di dalam kolam SPA. Disamping kolam SPA meskipun terdapat sekat, Ayah Zhi Shu juga Yue Qin, Yu Shu, serta Zhi Shu juga berada di kolam SPA. Setelah menanyakan keberadaan Zhi Shu yang berada disamping kolam SPA, ibu Zhi Shu lalu sengaja berkata dengan nada keras, ibu Zhi Shu,”Yue Qin.. Bagaimana bisa kulitmu sungguh mulus. Wow Yue Qin tubuhmu sungguh menakjubkan. Saya harap Zhi Shu dapat bisa segera melihatnya”, Zhi Shu kesal mendengar sindiran ibunya itu.

Yue Qin meminta ibu Zhi Shu untuk diam. Perkataan ibu Zhi Shu itu membuat ayah Zhi Shu menutup telinga Yu Shu yang masih kecil. Ibu Zhi Shu,” Zhi Shu.. apa kamu dengar itu?”. Yue Qin meminta ibu Zhi Shu tenang, namun ibu Zhi Shu terus berteriak berkata,”Wow.. Yue Qin kulitmu sungguh lembut seperti susu, lembut seperti sutra bila disentuh. Pinggangmu sungguh kurus”. Yue Qin berusaha menutup mulut ibunda Zhi Shu.  Yue Qin begitu menikmati SPA kali ini karena membuatnya terasa begitu rileks.

Setelah menjalani SPA, Yue Qin bersama segenap keluarga Zhi Shu dan ayahnya makan bersama.  Ibunda Zhi Shu sedikit memperagakan ketika Yue Qin memilih Zhi Shu sebagai pangerannya. Tak lama, Ya Jun muncul dan menyapa ibu Zhi Shu juga menyindir Yue Qin. Ya Jun lalu memperkenalkan para temannya yang berasal dari NTU. Teman2 Ya Jun tak menyangka Zhi Shu yang begitu cerdas tak jadi masuk NTU. Ayah Zhi Shu lalu mengajak teman Ya Jun makan bersamanya, dan menyinggung perpindahan Zhi Shu ke universitas NTU (National Taiwan University).

Teman Ya Jun lalu menyinggung tentang pertemuan Zhi Shu dengan kepala projek Large Hadron Collider di Pusat Science Center. Seorang teman Ya Jun merasa Zhi Shu sangat cocok di jurusan administrasi bisnis. Ayah Zhi Shu pun setuju hal itu karena jurusan Bisnis di NTU sungguh ternama. Ya Jun lalu ingin membawa Zhi Shu pergi bersamanya sejenak karena ada yang ingin dibicarakannya. Ketika Zhi Shu pergi, Yue Qin berkata,” Zhi Shu masih tetap sama. Dia selalu menjadi pusat perhatian dimanapun dia berada”. Yue Qin memandangi Zhi Shu yang berbicara dengan anak2 NTU, dan merasa Zhi Shu sungguh cocok berada di NTU.

Pada pagi hari, Yue Qin, ibu Zhi Shu, juga Yu Shu mendaki bukit. Ayah Yue Qin merekam Yu Shu dengan ibunya. Ibu Zhi Shu lalu menyuruh ayah Yue Qin merekam lingkungan di bukit sekitar. Yue Qin lalu menyuruh Yu Shu serta ibu Zhi Shu mendahuluinya, Yue Qin,”Jangan pikirkan aku. Kalian bisa pergi duluan. Saya akan mengikut dibelakang”. Ya Jun bersama teman2nya berhasil mendaki di atas bukit.

Tak lama, Zhi Shu juga berhasil mencapai bukit dan keduanya berbincang. Ya Jun,”Saya setidaknya berada di tempat kedua ketika SMA. Namun saya bekerja keras untuk bisa menginjakkan kakiku di universitas ternama NTU, dan hanya berakhir di paling bawah”. Ya Jun menyebut Zhi Shu seorang yang beruntung karena selalu berada di nomor satu, dan tak ada yang merendahkannya.

Ya Jun memuji Zhi Shu yang terlahir dari keluarga kaya dan memiliki penampilan yang memesona. Ya Jun melihat Zhi Shu dapat meraih semua yang diinginkannya. Ya Jun melihat Zhi Shu memang terlahir untuk menjadi seorang yang sukses. Zhi Shu menanggapi,”Kamu bukanlah saya. Bagaimana bisa kamu tahu apa yang kuingini?”, namun Ya Jun tetap memuji Zhi Shu yang terlahir beruntung. Munculah masa silam ketika Zhi Shu berbincang dengan profesornya, dan profesornya itu menyebut Zhi Shu akan memiliki masa depan. Zhi Shu pun menyiapkan kopornya di rumahnya.

Semua Dok Gambar LINE TV

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*