Home / Sinopsis Drama Asia / Sinopsis Drama Thailand / Sinopsis I Wanna be Sup’tar Episode 23 Bagian Kedua Drama Thailand

Sinopsis I Wanna be Sup’tar Episode 23 Bagian Kedua Drama Thailand

Sumber Dok Gambar: GMM One Thailand

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-3

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-1 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-2

Baca juga: Sinopsis I Wanna be Sup’tar Episode 23 Bagian Pertama

Di dalam kamarnya Wannueng menatap boneka ikan mas pemberian Win, dan merenungkan sebuah momen saat ia dengan penuh antusiasnya memberitahu Win tentang sebuah casting yang ia ikuti dan dalam casting tersebut naskah yang harus ia perankan sama persis dengan naskah saat mereka berlatih bersama sehingga ia mampu melakukan castingnya dengan baik.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-4 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-5

Dan saat itu karna saking bahagainya, karna merasa bahwa masa depannya menjadi seorang artis terkenal sedang mendekatinya, di depan Win ia berlagak seolah-olah telah menjadi seorang artis terkenal yang meladeni wawancara oleh para reporter, sampai membuat Win menertawai sikapnya yang berlebihan.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-6

Wannueng berkata pada dirinya: “Saya telah menjadi artis, tapi mengapa saya tidak sebahagia saat itu?”

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-7

Meedee tak bisa konsentrasi dengan pekerjaannya di rumah sakit karna pikirannya terus tertuju pada kejadian semalam saat ia mengecup bibir May.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-10

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-13

Lukpit yang lagi sibuk mengenakan hand body lotion di tangannya tiba-tiba saja di kejutkan oleh sebuah telpon yang berdering. Dia sangat kegirangan setelah mengetahui telpon itu dari Meedee, karna sebelumnya Meedee tak pernah menelponnya.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-11

Di telpon Lukpit berlagak sok sibuk tapi ia bersedia untuk bertemu dengannya di sebuah restoran esok hari. Usai menerima telponnya, Lukpit berteriak kegirangaan karna menduga Meedee akan mengajaknya kencan.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-14 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-15

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-12

Di sebuah studio, Wannueng melakukan casting bersama Aut dan mereka berdua melakonkan peran mereka masing-masing berdasarkan naskah yang diberikan, sementara Wan Wan merekam semuanyaa. Meskipun Wan Wan memuji kemampuan akting mereka berdua, Wannueng belum puas sehingga menyarankan agar mereka kembali mengulanginya untuk mengirimkan kaset rekaman casting yang terbaik.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-16 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-17

Sehingga Wan Wan menasihatinya untuk berperan lebih natural dan membuatnya lebih realitis sehingga orang yang melihat mereka tidak menyadari itu hanya sebuah akting. Mereka sekali lagi mencobanya, sementara Wan Wan hanya tersenyum tipis, karna telah merencanakan sesuatu.

Wan Wan kembali melihat hasil rekaman mereka dan ia sepenuhnya puas, dan mengacuhkan Aut yang tampak bingung dengan naskah peran yang tadi mereka lakonkan.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-18 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-19

Meedee dan Aut bertemu di sebuah restoran, namun Lukpit merasa aneh dengan anggur yang dipesan oleh Meedee. Ia bertanya mengapa Meedee bersikap seperti orang tua, karna ia menganggap orang-orang yang berusia di atas 30 tahun yang suka meminumnya.

Tidak sampai disitu, Lukpit kembali melihat penampilan Meedee hari ini yang tampak begitu formal, sehingga membuatnya tersanjung dan merasa penampilan beda Meedee hari ini karna dirinya.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-20 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-21

Ia menebak Meedee sengaja ingin bertemu dengannya, sampai akhirnya Meedee bertaya bagaimana kabar Wannueng, dan muka Lukpit seketika itu cemberut karna menebak Meedee sengaja menelponnya untuk membicarakan tentang Wannueng. “Mengapa kau tidak tanya sendiri? . Saya bukan detektif,” kesal Lukpit.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-22 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-23

Meedee berkata sebenarnya Wannueng tidak begitu ingin bertemu dengannya, dan hanya menginginkan agar mereka tetap berteman. Meedee pun telah menerima keputusan Wannueng, tapi ia kemudian meminta bantuan Lukpit. Lukpit tak berani menjamin untuk membantunya kembali mengejar Wannueng, tapi Meedee mengklarifikasi bahwa ia hanya memintanya untuk memberitahu semua hal tentang May.

Sontak Lukpit terkejut mendapati fakta bahwa Meedee ternyata tergila-gila kepada seorang selebriti.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-24 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-25

“Jika hatiku hancur dan sakit, mengapa tidak mengubah targetmu padaku? Saya lebih hot dibanding May, ” ujar Lukpit dengan gaya  menggodanya sambil mengedipkan matanya. Meedee hanya tersenyum, dan Lukpit kemudian menceritakan satu persatu segala hal tentang May.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-26 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-27 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-28

Win datang ke lokasi syuting untuk menemui Wannueng, meskipun beberapa kru diam-diam mempertanyakan alasan kedatangaannya padahal hari ini Win tak ada jadwal syuting. Win tak perduli, ia menghampiri Wannueng dan membawanya bicara empat mata di sebuah ruang ganti. Sementara Wan Wan  yang kebetulan menemani Wannueng kemudian diberitahu bahwa Win  ada disini.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-29 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-30

Meskipun Wannueng agak ketus kepadanya, tapi Win dengan lembut memberitahunya bahwa ia datang kesini untuk menjawab pertanyaannya karna sebelumnya ia tidak  memberikan jawaban. Wannueng bertanya pertanyaan apa, dan Win menyebutkan tentang mengapa ia tak membiarkannya menyukai orang lain, dan mengapa Win harus memberitahu semua orang bahwa dia adalah gay dan juga perihal May.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-31 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-32 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-33

Win memegang tangan Wannueng dan menatapnya tajam, dan berkata bahwa hari ini ia akan menjawab apapun yang ingin diketahui oleh Wannueng. Tapi kebersamaan mereka berdua terganggu oleh kehadiran Wan Wan yang datang untuk memanggil Wannueng kembali syuting.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-34 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-35 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-36

Sepertinya ini hanya akal-akalan Wan Wan untuk mulai menjalankan rencananya, mengadu domba Win dan Wannueng. Setelah Wannueng pergi, Wan Wan bersikap baik di depannya dan  kagum atas pengorbanan Win pada Wannueng sampai ia rela mengaku sebagai gay di depan semua orang.

Tapi ia kemudian bertanya apa Win mengenal Wannueng dengan baik. Wan Wan tak percaya melihat Win berani berkorban sejauh ini padahal hanya mengenalnya beberapa bulan.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-37 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-38

Mereka berdua mengetahui bahwa impian Wannueng adalah memasuki dunia hiburan dan sangat ingin menjadi seorang artis terkenal, tapi ia tak menyangka Wannueng rela melakukan apapun untuk menggapainya. Ia bertanya apa Win masih ingin menjadi batu loncatannya.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-39 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-40 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-41

Win tak mengerti dengan ucapannya, sehingga Wan Wan menjelaskan bahwa ia telah mewawancarai Wannueng untuk mengetahui karakternya dan kemudian memperdengarkan suara rekaman itu pada Win, sebuah rekaman yang dikira Wannueng hanya untuk sebuah casting.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-42

Dalam rekaman itu, Win mendengar suara Wannueng yang mengatakan bahwa ia hanya memanfaatkannya untuk membuat impiannya menjadi kenyataan. Dia bersedia melakukan apapun untuk mendapatkan yang ia inginkan, dan bahkan bersedia tinggal dengannya.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-43 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-44

Meskipun namanya tak disebutkan dalam rekaman itu, tapi setelah mendengar semua ucapannya, Win menarik kesimpulan bahwa selama ini Wannueng telah menipunya, dan sengaja mendekatinya. Win  sangat syok dengan apa yang barusan ia dengar, sehingga mengacuhkan Wannueng saat ia tersenyum padanya dan bergegas pergi meninggalkan lokasi syuting.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-45

Wannueng ingin mengejarnya; tapi Wan Wan malah menyuruhnya untuk membaca naskah film dan memintanya untuk fokus. Meskipun Wannueng sepertinya bertanya-tanya dengan sikap dingin Win barusan.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-46

Win datang ke kafe Tom untuk curhat, dan kehadirannya sontak menjadi sorotan para pengunjung kafe. Tapi ia begitu terkejut setelah diberitahu bahwa Tom telah pergi ke luar negeri semenjak beberapa hari yang lalu, tanpa sepengetahuannya bahkan karyawan Tom tak tahu kapan ia akan kembali ke Thailand.

Setelah selesai syuting, Wannueng bergegas pergi meninggalkan lokasi syuting untuk secepatnya pergi ke rumah Win, dan kali ini Wan Wan gagal menghalanginya.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-48 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-49 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-50

Win pulang ke rumah, dan mengingat satu persatu momen ketika ia melatih Wannueng berakting, tapi amarahnya memuncak saat kembali teringat ucapan Wannueng di rekaman bahwa ia telah menipunya. Karna saking marahnya, Win melemparkan  barang-barang yang ada di atas meja tamu.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-51

Win masuk ke kamarnya dan memandangi dengan penuh kemarahan sebuah kaktus pemberian Wannueng untuknya. Ia kembali teringat saat Wannueng dengan polosnya memberikan kaktus itu sebagai hadiah setelah mengetahui Win memutuskan untuk membintangi sebuah film.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-52 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-53

Karna kesal, Win kemudian membuangnya ke tempat sampah, tepat disaat Wannueng tiba. Win mengacuhkannya sehingga Wannueng menyusulnya  masuk ke dalam rumah dan ia begitu terkejut setelah melihat barang-barang berserakan di lantai.

Ia bertanya apa yang telah terjadi, tapi Win berkata bahwa Wannueng seharusnya mengetahui ini di dalam hatinya. Dengan nada yang meluap-luap Win menyinggung sikap Wannueng yang rela melakukan segalanya untuk menggapai impiannya, dan bahkan menginjak orang lain.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-54 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-55

“Apa kau sudah puas memanfaatkan saya sebagai tangga untuk menggapai impianmu?,” ucap Win. Sementara Wannueng hanya dibuat bingung dengan semua ucapannya yang sama sekali tak ia mengerti. Ia kemudian mengungkit sikap Win tadi sore saat mengunjunginya di lokasi syuting dan berbicara seperti semuanya baik-baik saja, sehingga ia bertanya: “Ada apa sebenarnya?”

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-56 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-57

Win menjawab karna tadi sore dia masih bodoh, tapi sekarang dia telah mengetahui segalanya. Dia meminta Wannueng untuk tak bersikap polos di depannya dan mendesaknya untuk menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya.

“Saya tidak seharusnya membuang-buang waktuku mengajarimu berakting. Karna aktingmu sangat hebat sampai saya tidak menyadarinya!,” ujar Win dengan suara keras. Meskipun semua ucapan-ucapan Win seolah menyudutkannya, tapi Wannueng memintanya tenang dan memberitahukan apa yang sebenarnya telah terjadi karna ia tak tahu apa-apa.

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-59 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-60

Win  berkata cukup dan memerintahkannya keluar dari rumahnya. Wannueng bersikeras tidak akan pergi dari rumahnya, dia menyusulnya ke ruang belakang dan mendesaknya untuk menjelaskan apa yang terjadi.

Win berkata: “Saya bodoh Apa kau puas sekarang!” Dia memperingatkan akan menelpon Wan Wan jika Wannueng tidak segera pergi dari rumahnya, dan seolah menyindirnya saat mengatakan ‘manajer pribadi seorang artis terkenal.’

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-61 gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-62

gambar-sinopsis-i-wanna-be-suptar-episode-22-bagian-kedua-63

Win mengakui bahwa awalnya ia khawatir saat Wannueng tinggal bersama Wan Wan, tapi ia menyadari dirinya telah salah. “Karna kau dan Wan Wan sangat cocok,” ujar Win.

Win mengambil ponsel dari kantong jasnya untuk menelpon Wan Wan, tapi Wannueng mencoba merebut ponsel itu untuk menghentikannya dan bersikeras meminta Win untuk terlebih dahulu mengklarifikasi semuanya. Tapi mereka berdua malah terjatuh ke dalam kolam renang.

Sumber Dok Gambar: GMM One Thailand

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

10 comments

  1. Makasih min, Putt tambah cakep aja.

  2. Semoga mimin selesaikan sampai akhir episodenya. Fighting!

  3. Aku kesal deh sama si Wan Wan ini.

  4. Maunya apa sih wanwan ini apa dia jg suka sama Win semangat ya mimin lanjutin sinopsisnya

  5. DI tunggu kelanjutanny yaaa.
    Ngga sbar jadiny. 😊😊😊

  6. siska triwahyuningsih

    di tunggu bangeet kelanjutannya

  7. tinggal 3 eps lagi say….. fighting

  8. Episode 24-26 kok nggak muncul2 ya..

  9. Dilanjut dong sis..kelanjutannya episode 24-26

  10. Mana kak klanjutannyaaaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*