Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua

Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua

Baca Juga : Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Pertama

Buat teman2 yang menantikan Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua, berikut ulasannya :

Pada bagian pertama Dokter Kang datang dan dia meminta supaya rumah sakit Mirae dibuka buat para korban bencana gempa Seoul. Namun Presiden Park Gun tak ingin menerima semua pasien tersebut. Dokter Kang dan Presiden Park Gun bertemu secara empat mata. Dokter Kang menjelaskan ke Presiden Park Gun bahwa gempa besar sudah menghantam kota Seoul, dan menghancurkan banyak gedung tinggi. Karena bencana gempa itu bersifat nasional, rumah sakit Mirae mengaku tak bisa melakukan apapun tegas Presiden Park Gun.

Namun dokter Kang justru semakin takut bila opini masyarakat semakin buruk ke rumah sakit Mirae karena menolak pasien. Dokter Kang takut citra rumah sakit Mirae akan jatuh karena perkataan pedas masyarakat. Dokter Kang meminta ke Presiden Park Gun untuk segera menyiapkan bangsal di rumah sakit Mirae buat para korban. Tak lama Prof Woo Jin datang.  Namun Woo Jin tak setuju dengan hal tersebut. Woo Jin,”Kita   mengusir semua pasien yang ada disini ke jalanan. Bagaimana menjamin keselamatan mereka ?.” Prof Woo Jin ingin keputusan yang diambil harus dicermati secara rasional.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua

Prof Woo Jin pun menjelaskan bagaimana situasi Mirae sekarang dengan tenaga medis dan stok darah yang kurang. Woo Jin melihat rumah sakit Mirae dalam keadaan kekurangan apapun sehingga Woo Jin melihat Mirae takkan mampu memberikan perawatan medis terbaik buat para pasien bencana. Woo Jin takut kondisi pasien baik yang didalam maupun diluar RS Mirae sama2 berbahaya. Dokter Kang menjadi marah mendengarnya,”Jika rumah sakit ditutup sekarang, segala upaya yang dilakukan hingga sekarang RS Mirae dan semuanya akan hancur..”. Woo Jin,”Bentang yang dibangun melalui UGD ?”. Bagi Woo Jin yang menjadi lambang kesuksesan Mirae adalah pusat kanker dan tulang belakang.

Woo Jin meminta ke Presiden Park Gun agar rumah sakit Mirae ditutup. Namun Dokter Kang juga bersikeras agar rumah sakit Mirae dibuka. Presiden Park Gun menanggapi,”Lanjutkan dengan hati2. Selama tidak dicerca oleh masyarakat. Hanya ini saja”. Sebaliknya pasien pak menteri sudah mendapatkan perawatan intensif dan canggih di rumah sakit Mirae. Hae Sung datang melihat pasien pak manteri itu, Hae Sung,”Aku tidak tertarik siapa Ahusshi sebenarnya..”. Hae Sung tak pernah melihat status dari pasiennya. Hae Sung,”Tapi Anda harus bertahan hidup..”Sebaliknya Presiden Park Gun mengambil jalan tengah buat situasi ini. Rumah Sakit Mirae pun meminta tanda tangan persetujuan pasien. Dimana RS Mirae tak bertanggung jawab apapun atas keselamatan pasien dikarenakan kurangnya perlengkapan medis akibat bencana gempa Seoul. Setelah pasien lain dan Hae Sung membaca ijin kontrak RS Mirae itu, tiba2 Presiden Park Gun datang, dan dia meminta semua pasien yang dibawa Hae Sung tak usah menanda tangani kontrak tersebut.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua a

Presiden Park Gun,”Dr Lee bukanlah dokter RS Mirae. Tidak ada cara untuk mengkonfirmasi”. Presiden Park Gun tak ingin menanggung resiko atas rumah sakit Mirae karena penanganan pasien dilakukan oleh Hae Sung yang bukan lagi berstatus sebagai doker RS Mirae. Akhirnya Hae Sung meminta Presiden Park Gun untuk menyelamatkan pasiennya, karena mereka dalam keadaan nyawa terancam. Presiden Park Gun ingin pasien itu ditransfer ke rumah sakit lain. Melihat keinginan kokoh Park Gun itu, akhirnya ayah bayi kembar mengemis ke Presiden Park Gun. Ayah bayi kembar,”Jangan biarkan dia menghadapi mau begitu saja, dokter..”. Presiden Park Gun,”kami tidak memiliki pengalaman dalam bidang ini..”.

Suami bayi kembar itu terus merengek agar Park Gun bersedia menyelamatkan istri dan dua bayi kembarnya. Namun Presiden Park Gun tak mengindahkan permintaan ayah bayi kembar, dan langsung pergi. Woo Sung sendiri datang ke runtuhan rumah sakit Hanggang. Saat mencari korban Woo Sung tak fokus, sehingga dia hampir terkena reruntuhan gedung yang roboh. Untunglah temannya berhasil menyelamatkannya. Teman Woo Sung marah karena dia tak fokus. Woo Sung tiba2 berkata sambil kebingungan,”Ibu… sepertinya ibuku telah meninggal..”. Hae Sung terpaksa harus berlutut di depan Presiden Park Gun, untuk meminta bisa merawat para pasien di RS Mirae. Tak lama Presiden Park Gun turun. Presiden Park Gun,”Sedang apa kau sekarang ?”. Hae Sung,”Orang2 disini mempercayaiku. Jika mereka diusir, mereka tidak akan bisa bertahan hidup..”.

Hae Sung pun berjanji tidak akan pernah lagi melakukan hal2 yang bertentangan dengan perintah Presiden Park Gun. Namun Presiden Park Gun mengaku semuanya hanyalah kebijakan rumah sakit. Hae Sung meminta Presiden Park Gun untuk memikirkan kesalamatan nyawa pasien. Hae Sung sadar bila rumah sakit menolak pasiennya, maka semua pasien Hae Sung akan kehilangan harapan hidup. Kemudian Dr Kang datang membela Hae Sung. Bagi dr Kang, Hae Sung sangat dibutuhkan di ruang UDG karena memiliki pengalaman klinis yang tinggi dibandingkan dokter lain, belum lagi departemen UGD sedang kekurangan tenaga dokter. Karena alasan itu, Dokter Kang meminta Presiden Park Gun agar Hae Sung kembali bisa menjadi dokter di rumah sakit Mirae.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua b

Presiden Park Gun takut menerima Hae Sung yang akan menjadi batu sandungan bagi RS Mirae. Namun Dr Kang berjanji akan bertanggung jawab penuh atas Hae Sung. Dr Kang,”Disini juga banyak telinga dan mata, Jika kabar kita mengabaikan pasien postpartum bersama kedua bayinya, akan menjadi pukulan yang fatal bagi kita..”. Dr Kang takut citra rumah sakit Mirae akan sangat jatuh karena menolak pasien bersalin. Dr Kang meminta Presiden Park Gun untuk mengijinkan Hae Sung yang merawat semua pasiennya, dan membiarkan Hae Sung bertanggung jawab atas semua pasiennya itu. Dr Kang merasa kebijakan itu dapat menjadi kebijakan yang terbaik buat RS Mirae.

Atas saran dari Dr Kang itu akhirnya Presiden Park Gun ingin menerima pasien ibu hamil. Presiden Park Gun,”Oh ya, keluarga pasien dan dokter Lee Hae Sung, mari kita berbicang2 sejenak..”. Kemudian ayah bayi kembar pun diberikan tanda tangan kontrak, dimana RS Mirae tak bertanggung jawab apapun jika pasien meninggal dunia. Hae Sung sendiri hanya terdiam. Sebaliknya Dr Hae Sung juga diberi surat tanda tangan kontrak dimana jika pasiennya mengalami kejadian apapun, maka Hae Sung yang akan bertanggung jawab terhadap pasien, dan bukan RS Mirae. Presiden Park Gun,”Kau harus bertanggung jawab penuh..”. Akhirnya Hae Sung pun menanda tangani perjanjian kontrak tersebut.

Saat Hae Sung keluar dari ruangannya, dia berjumpa dengan Woo Jin. Woo Jin,”Berlutut disitu sama sekali tidak mirip dengan cara kerja seorang Lee Hae Sung..”. Hae Sung tak kenal dengan cara kerjanya, namun yang penting baginya adalah menjalankan kewajibannya sebagai seorang dokter. Bagi Hae Sung jika dengan berlutut dia bisa menyelamatkan nyawa orang, Hae Sung tak pernah merasa malu akan hal tersebut. Bagi Hae Sung mengabaikan pasienlah yang menjadi hal yang sangat memalukan.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua c

Woo Jin marah mendengar ceramah dari Hae Sung, Hae Sung,”Kau emosi sekarang. Karena kau memahami kesalahanmu yang dulu ?”. Woo Jin tak ingin berdebat dengan Hae Sung. Bagi Woo Jin semua keputusan yang dilakukannya semata2 hanya untuk pasien. Dr Kang datang dan merelai mereka berdua. Karena tak ingin berdebat lebih lanjut dengan Dr Kang serta Woo Jin, Hae Sung langsung pergi melihat pasiennya. Kemudian Woo Jin meminta Dr Kang bertemu dengan Presiden Park Gun untuk rapat penanggulangan korban gempa Seoul.

Tak lama Ji Na menegur Hae Sung untuk melihat kondisi ibunya. Ibu Hae Sung harus dirawat di ruangan lain karena bangsal dan UGD Mirae sudah penuh. Sebagai teman baik, Ji Na pun menawarkan dirinya untuk merawat ibunda Hae Sung itu. Kemudian Hae Sung teringat saat dia bersama sang ayah serta ibu mengalami kecelakaan, dan ayahnya meninggal dunia.  Hae Sung terus mencari ibunya meskipun juga terluka. Kala itu Woo Jin yang membawa Hae Sung ke ruang UGD. Hae Sung meminta ke Woo Jin,”Hyeong lakukan operasi atas ibuku. Kumohon..”. Woo Jin,”Baik, Hyoeng akan berusaha semaksimal mungkin..”. Saat itu Woo Jin berjanji akan melakukan yang terbaik, agar bisa menyelamatkan ibunda Hae Sung. Kemudian Hae Sung pun kehilangan kesadarannya.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua d

Woo Jin pun melakukan operasi atas ibunda Hae Sung, namun setelah operasi ibunda Hae Sung malah tak sadarkan diri. Woo Sung yang pulang dari wajib militer merasa ada yang aneh, pasalnya ibu mereka belum sadarkan diri setelah sebulan dioperasi. Kala itu Woo Sung mencurigai ibu mereka mengalami malpraktik. Woo Sung,”Harus cari tahu kenapa ibu menjadi begini.. Ayah meninggal dikarenakan kecelakaan. Karena itu tidak ada yang bisa dilakukan..”. Namun Woo Sung merasa aneh dengan ibunya karena ibu mereka masih terus dalam keadaan koma. Saat itu Woo Sung meminta Hae Sung untuk menyelidiki penanganan operasi atas ibu mereka. Kemudian Hae Sung berjumpa dengan Woo Jin. Woo Jin meminta maaf karena tak bisa menyelamatkan ibunya.

Hae Sung,”Tapi ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu..”. Hae Sung ingin bertanya sebagai statusnya sebagai dokter, Hae Sung bertanya,”Tidak ada yang terjadi dengan ibuku di ruang operasi kan ?”. Hae Sung ingin mendengar fakta yang terjadi dengan ibunya saat dioperasi oleh Woo Jin. Woo Jin,”Waktu itu sudah syok. Kau tidak percaya padaku?..”. Saat itu, Hae Sung percaya dengan perkataan seniornya Woo Jin. Sambil meminta Hae Sung beristirahat, Woo Jin pun pergi dari hadapan Hae Sung. Hae Sung hanya terdiam dan terpaku. Kemudian kembalilah ke masa sekarang dimana Hae Sung bersama dengan ibunya. Sambil memegang tangan ibunya, Hae Sung minta pamit untuk menyelamatkan pasiennya. Kemudan rapat penanggulangan korban bencana RS Mirae pun dimulai.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua e

Presiden Park Gun sedang berargumen masalah anggaran rumah sakit. Tak lama Woo Jin meminta usul dari Dr Kang. Strategi Dr Kang adalah RS Mirae harus secara agresif lagi menerima pasien bencana gempa Seoul. Namun Woo Jin tak setuju dengan hal itu, karena akan mempercepat  RS Mirae lumpuh. Dr Kang tahu bantuan dari pemerintah atas penanggulangan korban gempa Seoul akan lama disalurkan, namun jika RS Mirae cepat menerima  korban gempa maka otomatis citra positif RS Mirae akan terpancar ke depan publik. Bagi Dr Kang segala masalah perlengkapan dan peralatan medis yang tidak memadai dari RS Mirae, disebabkan oleh bantuan pemerintah yang belum disalurkan. Namun Woo Jin menanyakan bagaimana dengan nasib pasien yang sudah menginap dan dirawat RS Mirae sebelumnya.

Bagi Dr Kang semua pasien kanker ataupun masalah tulang belakang tidak akan meninggal dalan waktu sehari atau dua hari. Bila RS Mirae mengambil langkah dengan merawat pasien gempa ditengah sulitnya perawatan medis, maka RS Mirae akan menjadi pahlawan sesungguhnya di tengah2 gempa, tegas Dr Kang. Presiden Park Gun “Pahlawan.. dua hari,,Kang Siljang, kau yakin ? Tidak hanya yakin tapi sanggupkah kau bertanggung jawab penuh ?”. Dr Kang menjawab,”Aku bersedia bertanggung jawab penuh..”. Kemudian Hae Sun pun bertemu dengan orang tua bayi kembar. Ayah orang tua bayi kembar meminta maaf, karena membuat Hae Sung harus menandatangani pernyataan bertanggung jawaban penuh terhadap jawab pasien. Hae Sung meminta ayah bayi kembar untuk segera mencari bahan bakar agar dua bayi kembar segera mendapatkan inkubator.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua f

Ibu bayi kembar,”Tidak apa2 ? Pasti sangat berbahaya..”. Karena merasa asing, Ddol Mi ingin pamit dari Hae Sung. Sementara perawat Kim juga mengkhatirkan keluarganya, sehingga dia ingin kembali. Hae Sung,”Setelah melihat situasi disini, masih bisa mengucapkan kata2 seperti ini ?”. Hae Sung tak ingin Ddol Mi dan Perawat Kim pergi dari RS Mirae. Tak lama Dr  Kang memberikan pengumumman, Dr Kang,”Mulai sekarang, selain kamar operai, trauma center dan ruang UGD listrik akan dipadamkan..”. Akhirnya semua ruangan selain ketiga ruangan itu mengalami pemadam listrik. Sementara itu, lift hanya digunakan untuk menuju ruang operasi. Hal ini dilakukan dokter Kang demi menyelamatkan pasien yang sangat gawat. Pasien kanker RS Mirae yang bisa berjalan, pengobatannya akan dihentikan, dan harus keluar dari rumah sakit.

Kemudian Ddol Mi serta perawat Kim mendatangi pasien kanker. Ddol Mi meminta pasien kanker itu untuk keluar dari rumah sakit, karena kebijakan RS Mirae adalah mengutamakan pasien dengan kondisi gawat darurat. Woo Jin sempat marah karena pasien kankernya harus dikeluarkan dari RS Mirae. Ji Na meminta Woo Jin menghormati keputusan Dr Kang, karena bencana gempa yang hebat sudah menghantam Seoul. Ddol Mi serta Perawat Kim harus berargumen dengan pasien kanker yang tak ingin keluar dari RS Mirae. Dr Kang harus didorong oleh keluarga pasien, karena meminta pasien penyakit dalam keluar dari RS Mirae. Hae Sung menjadi marah melihat tindakan keluarga pasien itu. Sambil berteriak Hae Sung menjelaskan RS Mirae mengambil langkah ini, untuk menyelamatkan pasien gawat lain yang lebih membutuhkan.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua g

Keputusan Mirae itu berdasarkan sumpah dokter yang harus menyelamatkan nyawa pasien hingga titik darah penghabisan. Akhirnya keluarga pasien pun meminta maaf. Di luar ruangan, Woo Jin bertanya tentang sumpah dokter yang dikatakan Hae Sung tadi, Woo Jin,”Sungguh seperti itu ?”. Hae Sung,”karena aku juga keluarga pasien, Karena itu aku bisa merasakan betapa putus asanya mereka”. Woo Jin menegaskan jika pertolongan medis dipaksakan dengan perlengkapan serta peratan medis yang sangat terbatas, maka akan membahayan profesi Hae Sung sebagai dokter. Hae Sung,”Kau sedang mengkhwatirkanku ?”. Woo Jin,”Sedang memperingatkanmu. Jangan terlalu percaya pada pasien”. Tak lama Dr Kang keluar dari ruuangan pasien.

Dan Woo Jin berkata ke Dr Kang bahwa dia akan menunggu tindakan Dr Kang sebagai kepala tim bencana. Sementara Hae Sung, beberapa dokter UGD, DDol Mi, Ji Na, Perawat Kim berusaha untuk menangani beberapa pasien, yang harus keluar dari  RS Mirae.  Dr Kang pun memberikan penghormatan kepada pasien yang harus keluar keluar dari RS Mirae. Dr Kang menangis dan meminta maaf,”Sekali lagi..sekali lagi kami mohon maaf kepada semuanya. Rumah sakit tidak menelantarkan Anda semua.. Semoga Anda semua bisa mengerti..”. Akhirnya banyak pasien Mirae yang tak memerlukan penaganan medis darurat keluar dari RS Mirae, dan kembali ke rumah mereka. Dr Kang pun sedih melihat para pasien yang keluar dari RS Mirae. Dr Kang tetap memberikan penghormatan kepada para pasien yang keluar dari RS Mirae. Dan Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 4 Bagian Kedua ini berakhir Gomawoo…

Kredit Terjemahan Subtitle Diambil Dari :

Subtitle : DarkSmurfSub Indonesia

Diterjemahkan Oleh : totoro

Penasehat Medis : dr.alien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*