Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua

Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua

Baca Juga : Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Pertama

Buat teman2 yang menantikan Sinopsis  D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua berikut ulasannya :

[Baca juga:Sinopsis “D-Day” Episode 6 Bagian Pertama]

Dae Gil, Ji Na, Perawat Ohn, serta Hae Sung pun masuk ke ruang perawatan teman Dae Gil.  Hae Sung meminta mengumpulkan semua orang di ruang UGD. Semua dokter, perawat, pun berkumpul di dalam ruang UGD. Hae Sung pun mengumumkan persediaan darah di Mirae sudah tak ada, dan akses bank darah kota Seoul pun sudah tak memadai. Hae Sung mengaku memiliki solusi dengan naik motor Aema-nya untuk mendapatkan kumpulan bank darahnya. Dr Hae Sung ingin memberikan kunci motor cross Aemanya ke Dr Yoo, namun dia tak ingin. Saat memberikan kunci ke perawat lain, mereka juga sama tak ingin. Perawat Min Seok disuruh Hae Sung untuk membawa motornya, namun Min Seok ternyata memiliki ganguan rabun senja. Dae Gil juga tak memiliki pengalaman untuk membawa motor. Sedangkan perawaat Ohn juga takut membawa motor Hae Sung yang terlalu gede.

Akhirnya Ddol Mi memberanikan diri untuk maju membawa motor Hae Sung. Namun Ddol Mi ternyata tak memiliki pengalaman naik motor, dan tak tahu arah dari bank darah. Hae Sung,”baiklah, aku yang pergi. Aku minta tolong Yoo dan Ahn Dae Gil”. Hae Sung meminta Dr Yoo serta Dae Gil untuk menjaga ruang UGD, dan tak membiarkan pasien Min Cheol meninggal hingga Hae Sung datang membawa darah. Hae Sung meminta pula agar perawat lapangan segera melakukan tes darah serta mendonorkannya ke pasien. Hae Sung mengancam Dr Yoo untuk menjaga dengan baik semua pasien UGD, dan melakukan yang terbaik buat pasien UGD. Maklumlah Dr Yoo tak memiliki niat sama sekali untuk pergi ke bank darah.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua

Kemudian Hae Sung keluar dari UGD, dan Dr Yoo sempat membuat kegaduhan. Ddol Mi pun mengikuti Hae Sung dari belakang. Tak lama gadis bisu yang ditolong Min Cheol memberikan peluitnya kepada Hae Sung. Dengan isyarat tangan, sang anak menjelaskan bahwa peluit itu bisa menyelamatkan para penumpang di kereta api bawah tanah. Gadis bisu meminta Hae Sung untuk menyelamatkan oppa Min Cheol. Hae Sung berjanji ke anak itu bahwa dia akan hati2 di jalan. Kemudian Hae Sung pun menyuruh Ddol Mi untuk mengantarkan gadis bisu itu untuk tidur. Mendengar Hae Sung akan keluar dari RS Mirae untuk mendapatkan darah, So Yool pun mencarinya. So Yool takut sesuatu yang berbahaya akan menimpa Hae Sung, karena situasi kota Seoul sangat mencekam sehabis gempa yang dahsyat. Namun Hae Sung tetap tak bisa melihat pasiennya meninggal.

Akhirnya Hae Sung meminta So Yool untuk tak membiarkannya pergi. So Yool,”Aku bicara seperti ini karena khawatir. Di luar jauh lebih berbahaya dari kau bayangkan”. Akhirnya Hae Sung pun pergi dari Mirae untuk mencari darah dengan motor crossnya. So Yool sempat kuatir melihat kepergian Hae Sung. Sementara itu, Ddol Mi menidurkan gadis bisu itu di ruangan Dr Kang. Tak lama dokter Dr Kang datang, Dr Kang,”Iya, bagus. Disini jauh lebih baik..”. Dr Kang pun memberikan bantalan kepala buat gadis bisu itu. Tak lama Ddol Mi menyinggung foto putra Dr Kang yang terpampang di ruangan staff UGD. Kemudian Dr Kang menerangkan mengapa dia berada di rumah sakit Mirae adalah karena kepercayaan bahwa akan ada seseorang yang akan menolong anak Dr Kang di tengah gempa. Dr Kang pun meminta Ddol Mi untuk segera istirahat.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua a

Setelah Ddol Mi pergi, Dr Kang menatap foto anaknya. Dr Kang begitu merindukan anaknya untuk bisa kembali dengan selamat. Dr Kang pun berdoa supaya Sang Pencipta bisa melindungi serta menyelamatkan Dong Ha anaknya, Dr Kang sungguh berhadap kepada Sang Pencipta. Sebaliknya Hae Sung pun menyusuri jalan di kota Seoul untuk bisa mencapai ke bank darah. Hae Sung harus melihat gedung2 kota Seoul sudah rusak parah dan api2 meyembur kemana2. Begitu banyak korban gempa yang membutuhkan bantuan. Hae Sung juga melihat beberapa mayat yang meninggal. Hae Sung berhenti sejenak, namun Hae Sung teringat perkataan So Yool bahwa dia harus menutup matanya dan tetap fokus untuk bisa mencapai bank darah. So Yool memberikan nasehat ini, karena situasi kota Seoul sudah sangat mencekam dan penuh bahaya. Atas saran So Yool itu, Hae Sung pun tetap memfokuskan perhatianya untuk segera bisa mencapai bank darah, dan menancap gas motor crossnya.

Sementara itu, Kapten Choi tengah bersama timnya tengah sibuk untuk memadamkan api kebakaran. Namun tim pemadam kebakaran kapten Choi harus menuai kesulitan karena akses air sangat sulit dicapai. Karena hal itu, Kapten Choi meminta anak buahnya Ki Woong untuk menyelamatkan korban yang terluka terlebih dahulu. Namun salah satu warga korban kebakaran terus menjerit agar kebakaran di gedungnya bisa dipadamkan. Warga itu takut dengan kelanjutan hidupnya bila si jago merah habis melahap gedungnya itu. Kemudian Kapten Choi menelpon Markasnya untuk memberitahukan bahwa di distrik Yonggwang-du 40 telah terjadi kebakaran, dan tim kapten Choi membutuhkan bantuan. Kemudian markas kapten Choi tetap meminta untuk memadamkan api di disrik tersebut dan fokus menyelamatkan korban. Sementara itu, anggota parlemen Ja Hyuk mendatangi markas utama pemadam kebakaran Seoul.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua b

Namun markas kapten Choi tidak mengetahui situasi lapangan. Kapten Choi menanggapi perintah markasnya,”Butuh bantuan sekarang juga. Jika tidak, api akan semakin semarak”. Segera kirim back-up..”. Sementara itu, warga pun marah kepada kapten Chpi yang tak bisa melakukan apapun untuk memadamkan api. Warga,”katanya mau memadamkan api, tapi kenapa malah berdiam diri ?”. Warga itu takut akan mengalami kebangkrutan. Tak lama anak warga itu berusaha masuk menghentikan api, namun dicegat oleh tim pemadam kebarakan kapten Choi. Warga itupun menangis meratapi gedung mereka yang dilahap oleh si jago merah. Sementara itu, suami bayi kembar dan beberapa keluarga pasien berusaha untuk mencuri beberapa bahan bakar. Mereka memeriksa satu mobil ke mobil lainnya. Namun mereka kedapatan sehingga harus belari kencang. Sementara itu Dr Kang pun melihat pasien Min Cheol yang semakin kekurangan trombosit. Dr Kang,”Harus cari akal. Trombositnya menurun terlalu banyak”. Dr Kang pun memeriksa luka Min Cheol yang sudah mengalami peradangan. Kemudian Ddol Mi menjelaskan bahwa JP (Jackson Prat: tabung drainase) berkisasr 20 cc per jam. Jumlah trombosit pasien Min Cheol hanya berkisar 50 ribu.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua c

Dr Kang,”Jika harus menjalani operasi lagi, jumlahnya harus secepat mungkin dinaikkan..”. Kemudian Ddol Mi menerangkan bagaimana perintah Hae Sung bahwa tim UGD harus bisa mencari donor darah buat pasien. Ddol Mi pun hendak melakukan tes darah untuk mendonorkan darah bagi pasien. Dr Kang mengijinkan hal itu, asalkan Ddol Mi ingin melakukannya. Sementara itu, Ji Na juga memberitahukan bahwa persediaan darah di RS Mirae juga sudah habis. Kemudian Dr Kang pun memberikan pengumuman bahwa RS Mirae hingga saat ini tak memiliki pasokan darah karena tak bisa menghubungi bank darah Seoul. Dr Kang pun meminta baik pasien maupun keluarga pasien untuk bersedia menyumbangkan darah mereka, demi keselamatan pasien. Saat Presiden Park Gun mendengarnya, Presiden park Gun berujar,”Mempersulit masalah yang suah ada”. Sementara itu, Ddol Mi pun mendonorkan darahnya, demi pasien.

Woo Jin melihat Ddol Mi, Woo Jin kaget melihat Ddol Mi ingin mendonorkan darahnya hingga batas maksimum. Ddol Mi menanggapi,”Iya, sudah ditas, katanya tidak masalah..”. Woo Jin,”Jiwa tanggung jawab yang ingin menyelamatkan pasien, sekalipun harus mendonorkan darah..”. Namun Ddol Mi berkilah dia tak memiliki jiwa seperti itu. Ddol Mi,”Aku hanya ingin berbuat demikian..”. Woo Jin duduk dan bertanya berapa banyak korban atas gempa Seoul ini. Ddol Mi tak bisa memastikan, namun Ddol Mi menyakinkan banyak korban, karena Ddol Mi sempat melihat korban bencana saat hendak ke Mirae. Woo Jin,”10 ribu orang ? Tidak, 100 ribu ? Kau menyumbangkan darah dan menolong satu jiwa. Apa artinya itu dibandingkan jumlah yang begitu besar ? Jung Ddol Mi, sayangilah dirimu sendiri”. Woo Jin meminta Ddol Mi untuk menyayangi nyawanya, karena Woo Jin sudah berusaha keras untuk menyelamatkan Ddol Mi dulu..

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua d

Saat Woo Jin melihat Ddol Mi mengacungkan tangan untuk menaiki motor Hae Sung tadi, adalah sebuah keterlaluan bagi Woo Jin. Dool Mi pun meminta maaf. Ddol Mi bertanya,”Pada saat Anda menolong saya, Anda juga berpikir jika saya adalah satu nyawa dianta 7000 ? Katanya korban kecelakaan yang meati setiap tahunnya ada 7000 orang”. Kemudian Ddol menjelaskan bagaimana Woo Jin bisa menolongnya dulu, padahal Ddol Mi kala itu menjadi pasien dari 7000 orang yang meninggal akibat kecelakaan. Kemudian Ddol Mi menerangkan bagaimana dia mendonorkan darahnya, dan hanya satu jiwa yang terselamatkan dari puluhan ribu orang. Nyawa satu orang itu sangat berharga bagi Ddol Mi. Kemudian Ddo Mi berujar bagaimana Woo Jin tak pernah menghitung nyawa Ddol Mi dari antara 7000 nyawa melayang akibat kecelakaan. Demikian pula bagi Ddol Mi karena begitu pentingnya nyawa, Ddol Mi tetap ingin menyelamatkan pasiennya.

Ddol Mi,”Pada saat Anda menyelamatkanku, Anda pasti punya pikiran yang sama denganku..”. Ddol Mi tak tahu mengapa Woo Jin sangat berubah, namun bagi Ddol Mi jiwa menyelamatkan pasien adalah jiwa Woo Jin dulu saat dia bertugas di RS Busan. Woo Jin,”Jung Ddol Mi, di dunia ini begitu banyak pasien, harus melihat jauh ke depan menghadapi kenyataan.  Bagi Woo Jin dibandingkan dengan menyelamatkan satu pasien yang ada di depan mata. Bagi Woo Jin, lebih baik  menghadapi banyak pasien lagi setelahnya. Woo Jin mengaku dirinya tak sama lagi ketika di Busan. Woo Jin pun pergi, namun Ddol Mi memanggil Woo Jin,”Saem, Dokter yang tidak sanggung menolong pasien yang ada di depan mata, sanggupkah dia menolong puluhan bahkan ratusan pasien ?”. Woo Jin hanya tersenyum mendengar hal itu. Kemudian munculah masa silam saat Woo jin bertugas di RS Busan.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua e

Saat Woo Jin berjalan, dan Ddol Mi  memanggilnya untuk meminta foto bersama dengan Woo Jin. Saat itu Ddol Mi berkeputusan untuk menjadi seorang dokter seperti Woo Jin. Kemudian Woo Jin pun berfoto bersama dengan Ddol Mi, dan malah mencium pipi dari Woo Jin. Woo Jin kaget, Ddol Mi,”Saem genteng sekali di foto..” sembari memandang fotonya. Ddol Mi heran mengapa banyak orang berubah. Sementara itu, kapten Choi pun duduk bersama timnya. Woo Sung sempat jengkel karena warga tadi tak bersyukur dirinya bisa hidup kembali. Kapten Choi menanggapi,”Pabrik dan tas itu sudah seperti seluruh hidupnya..”. Dengan kekurangan alat, Kapten Choi merasa mereka bukan seperti tim pemadam kebakaran. Sementara itu, anggota parlemen Ja Hyuk serta kepala pemadam kebakaran membahas tentang menteri kesehatan yang mengalami kecelakaan setelah runtuhnya menara.

Kepala pemadam kebakaran bingung akan dimana lokasi rumah sakit yang akan merawat pak menteri. Tak lama Kapten Choi menghubungi markas lewat HT, dan ingin berbicang dengan atasannya. Kapten Choi mengeluhkan mereka tak mendapat bantuan air . Kapten Choi jengkel karena harus disuruh menunggu bantuan dari markas. Kapten Choi takut korban akan semakin banyak berjatuhan jika pertolongan terlambat diberikan oleh markas. Kapten Choi meluapkan kemarahannya karena harus terjun ke lapangan tanpa peralatan. Kapten Choi,”Seharusnya kami diberi bantuan. Harus kirim bantuan. Ngapain orang2 yang diatas ?”. Sementara itu, Hae Sung membalap motornya di persimpangan jalan Seoul, agar bisa cepat mencapai bank darah.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua f

Namun di depan jalanan gantung, Hae Sung dihadang oleh jalanan yang terbelah dua akibat gempa. Hae Sung membranikan diri untuk melewati rintangan itu dengan motor crossnya. Hae Sung menancapkan gas motornya dan melewati jembatan gantung yang terbelah, namun dia sempat terluka di bagian dada karena benturan. Akhirnya Hae Sung berhasil mencapai bank darah. Saat berada disana Hae Sung hanya berjumpa dengan satu petugas. Kemudian Hae Sung mengatakan jenis darah yang dibutuhkannya. Namun petugas bank darah melihat Hae Sung nampak terluka, dia meminta Hae Sung untuk mendapat perawatan. Namun Hae Sung menolaknya, Hae Sung,”Tidak Usah. Nyawa pasien diujung tanduk..”. Kemudian Hae Sung diberikan sekotak darah yang dibutuhkannya, dan mampu memenuhi kebutuhan darah dalam waktu yang lama. Hae Sung pun bergegas membawa darahnya.

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua g

Saat Hae Sung melewati RS Hangang, dia mendengar halusinasi jeritan pasien yang terkubur di runtuhan RS Hangang. Hae Sung berhalusinasi pasiennya yang terkubur di gedung Hangang. Halusinasi Hae Sung itu menyalahkan diri Hae Sung yang meninggalkan pasiennya. Hae Sung pun turun dari motornya dan hendak menggali runtuhan Hanggang. Tak lama seseorang malah memukulnya, dan hendak mengambil motornya. Dan Hae Sung terlihat pingsan sambil memegang kotak darah yang diambilnya. Sementara penjahat itu kabur dengan membawa motor cross Hae Sung. Dan Sinopsis  D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua ini berakhir gomawooo…

Foto Sinopsis D-Day Drama Korea Episode 6 Bagian Kedua h

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*