Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “D-Day” Episode 11 Bagian Pertama

Sinopsis “D-Day” Episode 11 Bagian Pertama

Sinopsis D-Day

[Baca juga: Sinopsis D-Day Episode 11 Bagian Kedua]

Saat para petugas kebakaran menggali reruntuhan bangunan kolam renang, seorang ayah (kakak ipar Direktur Park) yang terjebak memanggil-manggil putranya yang tidak sadarkan diri di bawah puing-puing. Putranya tak sadarkan diri, dan dia dengan sekuat tenaga memanggil petugas kebakaran untuk membantunya. Tapi sayang mereka tidak bisa mendengarnya karna dia ada di bawah tumpukan reruntuhan puing-puing dan mereka bersiap untuk pindah ke lokasi lain untuk misi penyelamatan.

Sinopsis D-Day 2Sinopsis D-Day 3

Kapten Choi meminta Hae Sung untuk ikut bergabung bersama mereka ke lokasi lain dalam misi penyelamatan, dimana Hae Sung sangat setuju. Kapten Choi menyuruh Woo Seong membantu tim DMAT merapikan tenda mereka, dan dia meminta Hae Sung memaklumi ketidak ramahan Woo Seong. Hae Sung tersenyum lebar karna sadar dia memang akan bersikap seperti itu.

Saat mereka bersiap-siap untuk berangkat pergi ke lokasi lain, Woo Soeng datang dengan membawa berita bahwa gedung yang berada di dekat sini sedang terbakar dan upaya pemadaman sedang berlangsung, dan mereka kekurangan air. Karna tempat ini adalah kolam renang, mereka memutuskan menyedot airnya ke dalam tempat penampungan mobil mereka.

Sinopsis D-Day 4Sinopsis D-Day 5

Kakak ipar Direktur Park kembali memanggil putranya, mendesaknya agar segera bangun. Dia mengambil sebuah besi dan memukulnya pada sebuah tangga, suaranya cukup keras untuk menarik perhatian petugas kebakaran. Saat petugas kebakaran sedang menggali reruntuhan bangunan, mereka mendengar bunyi ketukan itu dan suara pria yang menangis meminta bantuan

Mereka memanggil Hae Sung dan timnya untuk menangani luka korban. Sebelum turun, Hae Sung melihat ke bawah untuk mengecek situasi. Dia melihat si ayah dengan tangannya ingin menggapainya, dan hal itu membuatnya kembali terkenang kejadian reruntuhan rumah sakit Han River Mirae – merasa bersalah karna nyawa yang tidak bisa diselamatkan itu.

Sinopsis D-Day 6Sinopsis D-Day 7

Hae Sung mencoba untuk mengatasi ketakutannya dan masuk ke dalam lubang. Hae Sung memeriksa anak kecil itu, sedangkan Dae Gil memeriksa kakak ipar Direktur Park dan meyakinkannya bahwa putranya telah diperiksa oleh Hae Sung. Tapi ketika Dae Gil mendatangi Hae Sung, dia sangat kacau. Dia berkeringat dan bergetar, dia tak bisa menangani anak itu dengan peralatan apapun. Hae Sung menyuruh Dae Gil memeriksa tanda vitalnya, dan keadaannya terlihat pucat. Dae Gil khawatir melihat kondisi Hae Sung yang tidak stabil.

Hae Sung menyerahkan tanggung jawabnya pada Dae Gil untuk merawat anak itu, dan Hae Sung pindah merawat ayahnya. Pria tersebut mengenal Hae Sung sebagai dokter dari RS. Mirae, dan kita bisa melihat bahwa dia adalah pasien yang diselamatkan oleh Hae Sung dari penyakit diabetesnya ketika Dae Gil salah mendiagnosanya.

Pria ini memohon untuk lebih dulu menyelamatkan anaknya, tapi Hae Sung memberitahunya bahwa untuk sekarang ini dia masih belum bisa dipindahkan keluar karena crush syndrome. Jika dia dipindahkan, racun yang berada di daerah dimana dia terjepit, akan segera menyebar ke seluruh tubuhnya. Dia menyuruh Dae Gil untuk memonitor dua orang itu, dan Hae Sung keluar dari lubang dan dalam kondisi yang tidak stabil.

Sinopsis D-Day 8

Segera setelah dia keluar dari lubang dia memberikan informasi tentang keadaan ayah dan anak itu pada Kapten Choi; dan dia segera berlari ke tenda perawatan. Semua orang menyadari sesuatu terjadi pada Hae Sung. Dia mencari benzodiazepine atau lorazepam di dalam tas obat-obatan dimana Ji Na dan perawat Kim melihatnya dengan khawatir untuk mengatasi rasa kecemasannya; tapi tak satupun mereka punyai. Dia kemudian mengambil ambu bag untuk mengatur nafasnya.

Perawat Kim merasa khawatir dan memberitahu Ji Na bahwa Hae Sung terlihat aneh karna belum pernah dia melihatnya seperti ini. Ji Na menduga Hae Sung menderita PTSD [Post Traumatic Stress Disorder – gangguan stres yang timbul setelah mengalami peristiwa traumatis yang luar biasa, misalnya bencana alam].

Sinopsis D-Day 9

Hae Sung masuk ke sebuah gedung kosong, dan menundukkan badannya di balik dinding. Dia duduk dan nafasnya kembali normal. Tiba-tiba dia mendengar suara Ddol Mi yang memarahinya karna dia hanya duduk di bangunan kosong itu sedangkan banyak pasien yang membutuhkannya. Dia menendang kaki Hae Sung, tapi ketika dia melihatnya kembali Ddol Mi menghilang. Itu hanya hayalannya, tapi bayangan Ddol Mi berhasil membangkitkan lagi semangatnya untuk kembali bekerja.

Dia kembali ke lokasi, dan Dae Gil memberinya kabar terbaru bahwa anak kecil itu sudah sadar. Tubuhnya masih lemah; dan sebuah uluran tangan membantunya naik ke atas reruntuhan itu – dan dia adalah Woo Seong.

Sinopsis D-Day 10Sinopsis D-Day 11

Ketika Hae Sung memeriksanya, anak kecil ini segera menyadari bahwa dia adalah dokter yang bisa meramal. Kembali flashback di hari sebelum gempa bumi, anak kecil ini menjelajahi rumah sakit, dan Hae Sung mendekatinya, berpikir dia sedang tersesat. Anak kecil itu memperjelas bahwa dia mencari tempat dimana dia bisa mendaftar sebagai pendonor organ, karna dia menderita kelumpuhan otot jadi usianya tidak akan panjang, dan pada akhirnya hanya sanggup menggerakkan matanya saja. Karena itu, setelah dia meninggal dia ingin mendonorkan matanya. Dia pernah memberitahu ibunya, tapi dia malah diomeli, karna  itu dia ingin melakukannya secara diam-diam.

Hae Sung memberitahu anak itu bahwa ibunya benar, dengan mengatakan bahwa urusan ini nanti saja, setelah kau meninggal baru dilaksanakan. Dia menutup matanya, dan Hae Sung berpura-pura menerawang masa depannya dan berkata pada anak kecil itu bahwa dia akan hidup sampai usianya ratusan. Kagum dengan ramalan Hae Sung, dia berkata pamannya memberitahunya bahwa hal seperti ini bukanlah hal yang baik.

Sinopsis D-Day 13Sinopsis D-Day 12

Kembali di reruntuhan itu, Hae Sung berkata pada anak ini benar apa yang ia  katakan waktu itu, setelah mengalami kejadian yang begitu hebat, dia tetap hidup. Anak kecil itu merespon, “Tapi aku amat ngantuk…Sangat kesakitan, juga sangat lelah. Ajussi, ini pertanda aku akan mati ya? Harus kau rahasiakan dari ayah.”

Tangan Hae Sung mulai bergetar saat dia tanpa percaya diri mengatakan  pada anak itu bahwa dia akan hidup sampai usianya ratusan. Anak itu melihat tangannya gemetaran, dan menyebutnya dasar penakut. Dia ingin menggenggam tangan Hae Sung untuk menenangkannya, tapi anak itu tidak mampu bergerak. Dia meminta Hae Sung untuk menggenggam tangannya, dan ketika dia menggenggam anak itu — dia mengatakan bahwa semuanya akan membaik. Ji Na mengecek apa Hae Sung ingin gantian dengan Dae Gil, dia menolak dan akan tetap tinggal bersama anak kecil itu.

Sinopsis D-Day 14

Dalam camp pengungsi, So Yool menangani seorang pasien anak kecil yang berhenti bicara setelah melihat ayahnya meninggal. Anak itu mendekati So Yool dan menarik jubah dokternya. Dia berjalan keluar bersama So Yool dan menunjuk foto Dong Ha. Ketika So Yool bertanya apa dia pernah melihatnya, anak kecil ini mengangguk.

Ketika pria itu diangkat dari puing-puing reruntuhan, Ji Na mengenalinya sebagai pamannya dan menyadari anak kecil yang ada di bawah adalah sepupu kecilnya, Ji Won. Saat petugas pemadam kebakaran mengangkat Ji Won keluar, gempa susulan kembali mengguncang. Kapten Choi lari ke atas tumpukan puing-puing itu untuk membantu usaha penyelamatan Ji Won, tapi guncangan itu terlalu kuat. Mereka kehilangan keseimbangan, dan usungan yang membawa Ji Won kembali jatuh ke bawah.

Sinopsis D-Day 15Sinopsis D-Day 16

Setelah goncangan itu berhenti, mereka segera membawa Ji Won ke tenda perawatan. Pecahan kaca besar tertancap di lehernya dan Hae Sung kembali panik. Nafasnya mulai tak teratur dan tangannya mulai gemetaran. Ji Na melihatnya untuk segera melakukan perawatan darurat, tapi Hae Sung sama sekali tak bisa berbuat apa-apa. Dae Gil menolak untuk mendisinfeksi dengan mencari pembuluh darah yang robek, sehingga Ji Na yang akan melakukannya. Ji Na memegang pisau bedahnya, tapi Hae Sung yang lagi melemah menghentikan Ji Na sebelum dia memulainya. Ini bukan sesuatu yang bisa dilakukan oleh seorang perawat.

Kemudian dari belakang, kita bisa mendengar suara Ddol Mi: Pasien hampir mati – apa yang sedang kalian lakukan? Ji Na menjelaskan bahwa kondisi Hae Sung saat ini tidak memungkinkannya melakukan operasi. Dia bergumam sesampainya di Seoul, sudah ada kejadian besar. Dia menyuruh Hae Sung untuk memberikan perintah dan dia yang akan melakukan operasi.

Sinopsis D-Day 17

Sinopsis D-Day 18

Perlahan demi perlahan, Hae Sung menginstruksikan Ddol Mi menemukan arteri karotis yang robek. Dia bekerja dengan tenang dan efisien saat Hae Sung memberikan perintah setiap langkah-langkahnya.

So Yool datang ke ruangan Kepala Kang dengan membawa berita tentang Dong Ha. Ada orang yang melihatnya di RS. Gukmin dan setelah rumah sakit tersebut ditutup, dia dipindahkan ke RS. Injoo. Dia bergegas keluar mencari putranya berdasarkan petunjuk ini.

Tim dibagi ke dalam dua ambulance: Ddol Mi dan Hae Sung bersama Ji Won, dan Dae Gil dan Ji Na bersama ayahnya. Ji Na mencoba menenangkan pamannya bahwa Hae Sung adalah dokter yang baik, Dae Gil ikut menambahkan bahwa tadi dia gemetar mungkin karna PTSD, tapi dia adalah dokter yang sangat berkompeten

Sinopsis D-Day 19

Sedangkan di ambulance lainnya, Hae Sung akhirnya mendapat kesempatan bertanya bagaimana Ddol Mi bisa kembali. Dia sudah gila karna kembali ke Seoul padahal orang lain ingin meninggalkan kota ini. Ddol Mi menjelaskan bahwa dia ikut naik pesawat yang mengantar perlengkapan medis ke Seoul – tentu saja setelah dia mandi. Dia mengatakan bahwa dia kembali karna ingin hidup bak seorang dokter. Hae Sung menyebutnya gila tapi sepertinya dia bahagia dengan kedatangannya.

Melihat kondisi Hae Sung yang tidak stabil, Ddol Mi menyuruh Hae Sung untuk melakukan perawatan. Dia mengeluarkan jarinya untuk membuatnya berjanji bahwa setibanya dia di rumah sakit dia harus segera berkonsultsi dengan So Yool.

Sinopsis D-Day 20Sinopsis D-Day 21

Ji Won sadar, dan kali ini, dia meminta Hae Sung memegang tangannya. Dia takut dan ingin hidup. Hae Sung berjanji akan menyelamatkannya dan memegang tangan Ji Won dengan erat.

***BERSAMBUNG***

Credit Sub Indo: DarksmurfSub-Indo [totoro]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*