Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “D-Day” Episode 14 Bagian Pertama

Sinopsis “D-Day” Episode 14 Bagian Pertama

Sinopsis D-Day 12Sinopsis D-Day 14

[Baca juga: Sinopsis “D-Day” Episode 14 Bagian Kedua] 

Setelah Hae Sung sukses mengontrol hematomanya dengan tepat, tim DMAT bergegas membawa pasien baru mereka ke rumah sakit untuk menjalani operasi yang tepat. Sementara itu Direktur Park memutar musik Bethoven di kantornya, masih mengira kakak iparnya sudah meninggal dalam bencana longsor itu, padahal sebenarnya dia masih hidup dan dalam perjalanan ke RS. Mirae.

Kebahagiaannya berakhir ketika Myung Hyun datang menyampaikan padanya bahwa ambulans yang membawa kakak iparnya sedang dalam perjalananan dan Kepala Kang menyiapkan ruang operasi dan kemungkinan dia harus turun tangan melakukan operasi bagian otak dan abdomen untuk kakak iparnya sedangkan bagian abdominal akan ditangani oleh Woo Jin. Direktur Park mencoba bersikap seolah-olah dia mendukung sepenuhnya operasi ini, tapi dia terus-terus mencari alasan agar operasinya batal.

Saat mereka mempersiapkan meja operasinya, Woo Jin menggosok tangannya saat Direktur Park datang. Ketika Direktur Park datang untuk berbicara dengannya , dia mengira itu adalah peringatan untuknya untuk lebih berhati-hati karna dia akan mengoperasi anggota keluarga Direktur Park. Tapi sebaliknya dia ingin Woo Jin melakukan operasi pura-pura dan menemukan alasan operasi tidak bisa dilakukan.

Sinopsis D-Day 10Sinopsis D-Day 11

Woo Jin kaget mendengar permintaan gila Direktur Park, tapi Direktur Park menjelaskan bahwa sejak keponakannya meninggal, maka rencana keseluruhan untuk rumah sakit telah berubah. Akan sulit bagi Direktur Park untuk menjadi Presiden Rumah Sakit, sehingga juga akan berimbas pada Woo Jin yang tidak akan mungkin menjadi Direktur (karna mereka ada di atas kapal yang sama). Begitulah dunia  “all or nothing”

Woo Jin masuk ke ruang operasi sementara Direktur Park melihat ke bawah atrium, dengan bangganya membayangkan hari dimana dia mengambil alih RS. Mirae. Dia bahkan berlatih untuk kata-kata sambutannya.

Sinopsis D-Day 16

Di ruang operasi, Woo Jin tidak hanya harus berjuang melawan perintah Direktur Park, tapi juga masalah penglihatannya. Staffnya juga khawatir karna mereka tidak tahu dari mana harus memulai operasi ini. Woo Jin memberitahu mereka bahwa skala operasinya jauh lebih besar dari yang ia perkirakan.

Dia menyuruh mereka untuk memanggil Hae Sung, karna hanya dia yang bisa melakukan operasi ini. Hae Sung tiba di ruang operasi bersama timnya Ddol Mi, Ji Na dan Dae Gil. Dia sedikit terkejut ketika Woo Jin dengan mudahnya menyurahnya sebagai dokter yang memegang pisau bedah, dan Hae Sung melakukan seperti yang ia minta.

Sinopsis D-Day 8Sinopsis D-Day 9

Kakak Direktur Park duduk di ruang kantor adiknya, sambil menangis, dan gempa gumi yang tidak pernah ia sangka akan mengambil nyawa putranya dan kemungkianan nyawa suaminya. Dia menangis, dan  bertanya pada Tuhan jika suaminya meninggal, mengapa ia juga tidak mati. Direktur Park mencoba menenangkannya bahwa Woo Jin adalah dokter yang hebat, tapi dia juga sekilas melihat jamnya menunggu Woo Jin memberitahu mereka dia tidak bisa menyelamatkan nyawa kakak iparnya.

Operasinya lebih lama dari yang diperkirakan, dan Direktur Park pergi untuk memeriksanya sendiri. Dia terkejut melihat tim operasi yang seharusnya ada di ruang OR menangani kakak iparnya tapi malah ada di ruang perawatan darurat. Si perawat menjelaskan bahwa Woo Jin telah meminta bantuan Hae Sung, sehingga mereka diganti dengan asisten Hae Sung. Karna tak menyangka operasinya ternyata masih berjalan, dia marah saat berjalan di lorong rumah sakit menuju ruang operasi.

Sinopsis D-Day 17

Hae Sung dan Woo Jin bekerja sama dalam tim yang kompak (sampai Ddol Mi dibuat terkagum-kagum) ketika Direktur Park datang. Direktur Park mengungkapkan alasannya mengapa ia datang karna si pasien adalah keluarganya, jadi dia penasaran dengan perkembangan operasinya.

Dia bertanya apa Woo Jin meminta Hae Sung menjadi dokter yang memegang pisau bedah karna rasa tidak percaya dirinya atas kemampuannya untuk operasi rumit ini, dan Woo Jin sejenak ragu sampai akhirnya dia membela diri bahwa menyelamatkan nyawa pasien adalah utama, apalagi khususnya mempertimbangkan bahwa pasien ini juga merupakan pasien yang ditolong oleh tim DMAT melalui proses yang rumit.

Direktur Park setuju jika itu untuk menjaga reputasi DMAt, sehingga sudah seharusnya mereka mencoba menolong pasien ini. Tapi, dia mengatakan bahwa Hae Sung bukan lagi dokter di rumah sakit mereka ketika Woo Jin mengingatkannya bahwa kakak iparnya kembali mempekerjakan Hae Sung. Direktur Park mengingatkannya bahwa kakaknya telah menandatangani surat pemecatan Hae Sung.

Sinopsis D-Day 6Sinopsis D-Day 7

Woo Jin menganggap tidak pantas mendiskusikan masalah dokter yang menjadi karyawan di rumah sakit pada saat operasi berlangsung. “Jika ada dokter yang memiliki kompetensi, sudah sepantasnya ketrampilan tersebut dimanfaatkan,” ucap Woo Jin. Direktur Park mempertanyakan pernyataan Woo Jin bahwa “Hae Sung adalah dokter yang mempunyai keterampilan”, dan Woo Jin hanya menjawab sesama ahli bedah saling mengagumi.

Karena Hae Sung sebelumnya sudah sukses melakukan operasi yang berkaitan dengan tengkorak, dia berpikir akan lebih baik bagi mereka untuk menyelesaikan operasinya. Dia meminta Direktur Park keluar sehingga mereka bisa segera melakukan operasi dengan lancar. Sebelum dia pergi, Direktur Park memperingatkan dia harus sukses dalam operasi ini, karna dia mengizinkan orang luar ikut campur tangan proses operasinya, sudah sepantasnya dia mempertanggung-jawabkan konsekuensinya.

Setelah operasinya selesai, Ji Na membereskan semua peralatan sedangkan Woo Jin duduk di sebuah meja. Ji Na berterima kasih padanya karna telah menyelamatkan nyawa pamannya dan dia kagum dengan perbedaan melakukan operasi pendarahan masif fluktuasi abnormal vital dengan dunia bedah robotik.

Sinopsis D-Day 13

Sinopsis D-Day

Woo Jin berkata bahwa tim medis yang mati-matian berusaha menyelamatkan pasien, ditambah kemauan gigih pasien dalam berjuang antara hidup dan mati, tidak ada yang berharga dari ini. Dia meminta maaf pada Ji Na, bertanya apa sudah terlambat. Melihat ketulusan dari Woo Jin, dia berjalan untuk memeluknya, dan Woo Jin memberitahunya bahwa dia menyadari mengapa dia meninggalkannya.

Woo Jin mempersiapkan diri menghadapi Direktur Park dan saudaranya. Dia lega mendengar bahwa operasinya berjalan sukses, tapi Direktur Park tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Woo Jin memberitahu saudara Direktur Park bahwa sebenarnya dia berterima kasih berkat Hae Sung yang melakukan operasi kraniektomi dekompresif mungkin tidak akan bisa bertahan sampai sekarang.

Sinopsis D-Day 5

Direktur Park menyuruh Woo Jin untuk istirahat, dia yang akan menjaga sendiri kakak iparnya. Woo Jin menolaknya dengan sopan, mengatakan dia adalah dokter yang mengoperasinya dan sudah sepantsnya dia yang menjaganya, dan Direktur Park bertanya-tanya apa dia tidak mempercayainya.

Tapi Woo Jin menjawabnya dengan sopan dengan mengatakan bahwa Direktur Park adalah dokter ternama dan juga anggota keluarga pasien, jadi mengapa dia harus bertanya apa dia mempercayainya. Direktur Park kemudian menjelaskan pada saudaranya bahwa hari ini rasa tanggung jawab Woo Jin begitu kuat.

Sementara itu, tanda-tanda kehidupan Seo Hyun turun ke level yang berbahaya tapi mereka tidak bisa melakukan apa-apa karna kekurangan peralatan. Hae Sung mengatakan mereka harus melakukan operasi, tapi Kapten Choi mengambil rekap medis Seo Hyun dari tangannya dan berkata tidak usah berpura-pura berusaha. Hae Sung melakukan operasi kraniektomi dekompresi pada saat di lapangan karna seseorang yang memiliki banyak uang, dia tidak akan membiarkan putrinya kehilangan nyawanya dengan penuh penderitaan. Dia ingin anaknya pergi secara damai.

Sinopsis D-Day 18Sinopsis D-Day 19

Meskipun demikian, Hae Sung memerintahkan untuk mempersiapkan ruangan operasi. Ini bukan operasi yang gampang, dia juga belum pernah melakukan operasi ini, juga belum pernah melihat secara langsung, karna itu ada kemungkinan gagal. Kapten Choi kaget karna Hae Sung akhirnya mau mengoperasi putrinya, dan Kapten Choi memberikan izinnya untuk melakukan operasi, tidak perduli hidup atau mati, dia akan menganggapnya sebagai suratan nasib.

Ddol Mi mendapati Dae Gil sedang tertidur dan membangunkan dengan menarik rambutnya dan memberitahu bahwa dia dicari oleh Hae Sung untuk mempersiapkan ruang operasi untuk Seo Hyun. Mereka mendorong Seo Hyun ke ruang operasi, Ddol Mi menyuruh orang tuanya untuk menunggu di luar, dia mengatakan meskipun mereka akan melakukan segala daya upaya mereka, tapi mereka tidak berani menjamin hasilnya. Meskipun demikian dia meminta mereka untuk mempercayai Hae Sung. Kapten Choi dan istrinya menangis saat menyaksikan istrinya masuk ke dalam ruang operasi.

Sinopsis D-Day 3Sinopsis D-Day 4

Sinopsis D-Day 15

Semua orang kelelahan karna operasi sebelumnya, dan Ddol Mi khawatir betapa sulitnya itu bagi Hae Sung. Ddol Mi takut jika operasinya nanti akan berakhir seperti Ji Won, dan keduanya berharap tidak akan terjadi hal seperti itu. Operasi kali ini adalah sebuah operasi yang tidak pernah dilakukan oleh siapapun dalam timnya, dan meskipun semua orang dalam timnya mengantuk, dia meminta mereka untuk fokus.

Woo Jin mengawasi pasien VIP barunya ketika Direktur Park masuk ke dalam ruangan. Mengapa Woo Jin tidak melakukan operasi bohong-bohongan seperti yang ia minta? Karna Woo Jin adalah seorang dokter yang belajar medis untuk menolong orang. Dia masih belum terpuruk hingga harus mengorbankan nyawa demi ambisinya sendiri, juga tidak membuang harga diri sebagai seorang dokter.

“Kenapa rasanya hanya Han Woo Jin seorang dokter? Dan aku bukan?. Kau telah melukai harga diriku,” ucap Direktur Park. Bagaimana bisa dia menyelamatkan nyawanya ketika terjadi rusaknya perlengkapan operasi, dan kurangnya tenaga kerja manusia. Tapi Woo Jin sudah sering melihat banyak pasien yang sanggup bertahan hidup dalam kondisi terbatas.

Credit sub indo: Darksmurf SubIndo

***BERSAMBUNG***

One comment

  1. Gomawo sinopsisnya chingu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*