Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “D-Day” Episode 9 Bagian Pertama

Sinopsis “D-Day” Episode 9 Bagian Pertama

Sinopsis D-Day

[Baca juga: Sinopsis “D-Day” Episode 9 Bagian Kedua]

Dalam ruangan operasi, Hae Sung bersikeras agar Woo Jin menyelesaikan operasinya meskipun tanpa listrik. Setelah menyampaikan resiko dari kesembronoan Hae Sung, Woo Jin setuju untuk menyelesaikan apa yang telah ia mulai dan melanjutkan menjahit.

Kepala Kang memerintahkan Pak Kang dan ayah Na Ri untuk membantu menggunakan ambu bag pada pasien yang ada di ruang gawat darurat – karna mereka sebelumnya sudah dilatih bagaimana cara penggunaannya. Dia kemudian mengunjungi Perdana Menteri Suk dimana dia diberikan kabar mengejutkan bahwa dia telah sadar.

Sinopsis D-Day 3

Sinopsis D-Day 2

Setelah jahitan terakhir di gunting, Woo Jin mengeluarkan sarung tangannya dan berhenti ketika penglihatannya kembali kabur. Dia berusaha keluar dari ruang operasi tapi dia malah menabrak meja, sehingga menjatuhkan beberapa peralatan. Karna mengira Woo Jin kurang tidur, Hae Sung memberinya saran agar ia pulang dan beristirahat.

Saat tim operasi mendorong Min Chul keluar dari ruang operasi, penglihatan Woo Jin kembali lagi kabur. Dia mengejapkan matanya dan mencoba untuk fokus  dan Ji Na melihat dengan khawatir ke arahnya. Di kantornya, dia mengeluarkan diagnosanya yang tertulis  mengidap leber hereditary optic neuropathy. Dia diwariskan gen oleh ibunya, dimana secara perlahan dia akan kehilangan penglihatannya, namun belum diketahui pasti kapan dia akan kehilangan penglihatannya secara total.

Sinopsis D-Day 4 Ibu si kembar meminta bantuan setelah memperhatikan tubuh bayinya terasa dingin. Perawat Kim dan So Yool datang memeriksa si kembar dan untunglah mereka baik-baik saja. Untuk memberi kehangatan, Perawat Kim membungkus bayi kembar yang satunya di dalam dadanya dan So Yool melakukan hal yang sama. Ibu kembar ini tersentuh oleh bantuan mereka dan menawarkan diri untuk membantu di ruang gawat darurat.

Saat mereka datang ke ruang gawat darurat, para perawat berjejer melakukan CPR di hampir setiap pasien. Ji Na meminta bantuan mereka, dan mereka berpencar melakukan tugas mereka membantu pasien.

Sinopsis D-Day 5

Perawat Kim memberitahu Hae Sung tentang kondisi pasien yang gawat, sehingga dia meninggalkan ruang ICU dan menyerahkan pada Ddol Mi dan Dae Gil untuk menjaga pasien. Dia segera melakukan CPR pada pasien gawat itu meskipun lengannya terluka. Dan di ruang ICU, Dae Gil penasaran apa yang akan terjadi pada rumah sakit dan Ddol Mi memberitahunya untuk tidak patah semangat. Tiba-tiba Ddol Mi melihat tangan Min Chul membengkak dan Dae Gil mendapati kantong urinnya kosong.

Di ruang gawat darurat, Kepala Kang mengumumkan waktu kematian pasien. Istri pasien mulai meraung dan menyalahkannya karna membiarkan suaminya meninggal. Dia kemudian berjalan ke pasien Hae Sung untuk kembali mengumumkan waktu kematian. Berkeringat karna melakukan CPR yang tak henti-hentinya, Hae Sung memutuskan bahwa dia yang akan melakukannya, tapi Kepala Kang bersikeras untuk mengumumkan waktu kematian pasien karna semuanya adalah kesalahannya. Hae Sung mencoba membela atas keputusannya yang tetap membiarkan rumah sakit ini terbuka, tapi rasa bersalahnya masih membebaninya.

Sinopsis D-Day 6

Di ruang ICU, Ddol Mi dan Dae Gil berspekulasi penyebab kondisi Min Chul yang tidak stabil usai operasi. Ddol Mi memeriksa detak jantungnya yang terlampau cepat. Dia menyuruh perawat untuk mengambil defibrilator untuk mengecek jantungnya. Sementara itu, Ji Na memeriksa kondisi ibu Hae Sung yang pernafasannya tidak normal. Dia kemudian meminta amiodarone di saat yang bersamaan dengan Ddol Mi. Mereka membutuhkan amiodarone untuk memperbaiki irama jantung yang abnormal, tapi mereka hanya memiliki satu.

Ayah si Kembar dan teman-temannya tiba di rumah sakit dengan membawa bahan bakar yang cukup untuk membawa kapal mereka keluar dari Seoul. Istrinya memeluknya dengan erat, dan kebahagiaan mereka terpotong oleh permintaan Kepala Kang yang ragu-ragu untuk ia ucapkan. Dia meminta dipinjamkan bahan bakarnya untuk rumah sakit, yang sangat dibutuhkan untuk menghidupkan kembali listrik yang padam untuk menyelamatkan nyawa pasien yang kritis. Teman-temannya yang ikut bersamanya mencari bahan bakar tak setuju dan menentang permintaan ini, dan ayah si Kembar memutuskan bahwa dia tak bisa memberikan bahan bakarnya. Dia adalah suami dan seorang ayah; keduanya jauh lebih penting dibanding rumah sakit.

Sinopsis D-Day 8

Sinopsis D-Day 7

Dia melihat ke arah istrinya untuk bertanya tentang si kembar, dan dia menunjuk ke arah dua wanita yang menggendong bayi mereka dengan membungkusnya di dada mereka, yang sedang bekerja untuk menyelamatkan pasien. Dia memberitahu suaminya betapa dia sangat berterima kasih pada staf rumah sakit, yang slalu berkali-kali mngecek kondisi si kembar dan sekalipun mereka sendiri kelaparan, mereka mendahulukan ibu yang baru melahirkan. Dia tak bisa meninggalkan orang-orang ini setelah apa yang mereka lakukan untuknya, dan dia meminta suaminya untuk meminjamkan bahan bakarnya kepada rumah sakit.

Sinopsis D-Day 9

Rumah sakit menjadi gaduh karna bahan bakar, dan Ddol Min mendorong kerumunan itu untuk menemuan Hae Sung. Dia memberitahunya bahwa amiodarone tinggal satu dan dia bingung harus memberikan pada siapa. Kepala Kang menilai mereka harus memberi amiodarone kepada ibu Hae Sung, karna dia bisa bertahan tanpa listrik. Menahan air matanya, Hae Sung memberitahu Ddol Mi untuk memberikannya pada Min Chul – ibunya memang sakit parah tapi dia percaya ibunya pasti akan berhasil melewatinya.

Ddol Mi kembali ke ruang ICU dengan dua perintah dan dia membuat kepitusan sendiri. Meskipun situasi Min Chul parah, Ji Na setuju dengan pendapat Kepala Kang bahwa di situasi buruk seprti ini memang sudah seharusnya menolong pasien yang masih bisa ditolong. Dia akhirnya memutuskan untuk memberikan amiodarone kepada ibu Hae Sung.

Sinopsis D-Day 10

Direktur Park menerima berita terbaru dari sekertarisnya tentang pria yang berhasil mendapatkan bahan bakar untuk kapal mereka agar bisa menyelamatkan diri – tapi ketika dia diberitahu bahwa bahan bakarnya digunakan untuk mesin pembangkit listrik rumah sakit, dia menjadi sangat marah. Dia tidak ingin hal ini terjadi.

Listrik kembali menyala. Si kembar dikembalikan kepada kedua orang tuanya, dan Hae Sung melihatnya dengan sebuah senyuman. Dia kemudian mengingat keadaan ibunya dan bergegas ke kamarnya, dimana dia mendapati Ddol Mi ada disana. Dia memberikan kabar terbaru tentang ibunya yang sudah kembali normal dan memberitahunya bahwa dia menggunakan amiodarone kepada ibunya. itu adalah penilaiannya sebagai seorang dokter.

Ddol Mi mengingatkannya untuk tidak menjadi seorang dokter yang bahkan tidak bisa menyelamatkan keluarganya sendiri. Hae Sung duduk di samping ibunya tanpa mengatakan sepatah katapun, dan Ddol Mi mencoba menyemangatinya untuk dengan memberinya harapan tentang Min Chul. Mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkannya. Saat dia pergi, Hae Sung berterima kasih pada Ddol Mi.

Sinopsis D-Day 11

Perawat menggunakan air panas yang dibungkus untuk menghangatkan inkubator si kembar, dan Hae Sung datang untuk berterima kasih atas kebaikan hatinya. Ayah si kembar minta maaf karna lebih mementingkan anak dan istrinya, tapi Hae Sung bisa memahami prioritasnya. Mereka tak menyangka bahwa listrik ternyata sangat penting. Hae Sung mengingatkan mereka tentang nama bayi si kembar, tapi mereka telah memilihnya. Him Chan dan Dang Chan, terinspirasi dari So Yool. Perawat Kim menceritakan mereka kisah bagaimana dia mendapatkan namanya, yang membuat semuanya tertawa.

Hae Sung melihat chart kondisi Min Chul, dan dia mendapati bahwa kadar kreatinnya sangat tinggi dan tubuhnya mengalami asidosis metabolik karna gagal ginjal. Hanya masalah waktu sebelum keadaannya memburuk, tapi Hae Sung harus mencari cara karna dia berhutang budi padanya.

Sinopsis D-Day 12

Hae Sung memberikan kabar terbaru tentang kondisi Min Chul yang memburuk pada kepala Kang,tapi dia belum bisa langsing memberikan jalan keluar. Mereka harus menemukan cara untuk membuatnya tetap hidup.

Direktur Park memberikan peringatan pada Woo Jin di kantornya. Dia tidak dibuat terkesan dengan keterlibatannya dalam operasi Min Chul, dan di beri kesempatan untuk mencari solusi bagaimana cara memindahkan Menteri Suk dari rumah sakit Mirae. Saat dia berjalan keluar dari kantor, dia melihat berita terbaru bahwa angin topan yang melintas dari Jepang telah berpindah ke daerah Busan sehingga sekarang sudah bisa menggunakan peralatan berat angkatan udara yang akan segera tiba di Seoul.

Sinopsis D-Day 13

Walkie talkie membangunkan Kepala Kang dari tidurnya, yang memberikan kabar bagus untuk mereka. Akan ada sebuah helikopter yang akan diterbangkan ke Rumah Sakit Mirae. Kepala Kang segera memerintahkan Ddol Mi untuk melakukan persiapan supaya pasien Min Chul bisa diangkut dengan helikopter, dan Woo Jin mendengarnya dari luar kantor kepala Kang. Mereka bertanya-tanya bagaimana memindahkan Min Chul ke atap tanpa lift. Memegang rambut Ddol Mi, Hae Sung hanya mengatakan bahwa mereka harus menggunakan otak mereka untuk mencari cara.

***BERSAMBUNG***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*