Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Drama Web “We Broke Up” Episode 3

Sinopsis Drama Web “We Broke Up” Episode 3

gambar1

Ji Wonyoung yang tertidur di tempat kerjanya bermimpi mengenang  masa-masa manisnya berpacaran dulu kala ketika masih bersama No Woori melihat foto-foto mereka berdua di handponenya.

Bangun dari mimpinya, Ji Wonyoung mendapat telpon dari Yoon Ni Na yang ngambek padanya di telpon.

Ji Wonyoung kemudian menyuruh Yoon Ni Na untuk datang saja ke toko Yeon Hee jika ingin mengambil hpnya tidak perlu repot-repot berteriak dan sekaligus membawa hpnya kembali ke tangannya.

Di suruh datang ke tempat Wonyoung, Yoon Ni Na malah menyuruhnya yang datang ke tempatnya dengan alasan sibuk. Yoon Ni Na berjanji pada Wonyoung bahwa dia akan memberinya kompensasi jika datang.

Wonyoung tak terima karna dia merasa Yoon Ni Na yang pertama membawa hpnya, namuan mendengar kata uang 300 dollar pikirannya pun berubah dan meminta alamat Yoon Ni Na.

Gambar2

Woori dan teman-temannya sarapan  bersama. Ketika Hyeon Dong melapor ke Woori bahwa Wonyoung tidur diluar, Woori langsung tersedak dan berkata, “Jadi? Apa hubungannya denganku?”

Tiba-tiba saja Woori membayangkan masa-masa pacarannya bersama Wonyoung yang sangat memberinya perhatian, dan ketika Wonyoung menciumnya.

Melihat gelagat aneh dari temannya, Hyeon Dong kemudian menyarankan Woori untuk menelpon mantannya jika khawatir.

Mendengar saran dari Hyeon Dong, Woori yang sedang makan kemudian memuncratkan makanannya di wajah Hyeon Dong dan marah-marah dengan saran temannya ini, dan berlalu pergi meninggalkan meja makan.

Woori yang seolah tak mau perduli kepada Wonyoung, di dalam kamarnya Woori berkata, “Kenapa saya harus perduli apa dia bersama seorang gadis atau kelaparan sampai meninggal?”

Woori yang jengkel kemudian melemparkan panah kecil ke kumpulan foto di kamarnya, sambil berkata dengan jengkelnya, “Putus. Saya benci semu pasangan bahagia itu.”

Sahabat Woori yang datang ke kamarnya, kaget melihat sikap temannya, dan menyarankan Woori untuk mencari pengganti Wonyoung atau mencari pekerjaan.

Woori tak terima dengan saran yang diberikan sahabatnya dengan berkata, “Pacaran itu tidak ada gunanya. Kamu membuang waktu dan uangmu dan berpikir kamu tak dapat hidup tanpanya. Semuanya hilang dengan hanya satu kata, “retak.”

Woori berharap dia tidak pernah berpacaran seperti temannya. Woori bertekad bahwa ia akan fokus pada pekerjaan dan menjadi kaya dan membeli semua pria di planet ini.

Gambar3

Wonyoung kemudian datang ke tempat kerja Yoon Ni Na.

Woori yang masih penasaran dengan kondisi Wonyoung, memberanikan dirinya untuk menelpon mantannya. Namun tak disangka yang menjawab malah seorang wanita. Woori kemudian menyesal karna telah menelpon mantannya dan menyangka klo Wonyoung telah bersama seorang gadis.

Tak disangka Woori mendapat sms yang tertulis, “Gaha Entertainment. No. 21 Woori. Silahkan datang untuk wawancara. Buku referensi “Sound of Youth.” Woori yang lagi kaget seakan tak percaya dengan sms yang ia terima, saking bahagianya dia bahkan bertingkah lucu. Yang tanpa ia sadari ternyata di lihat oleh seorang pria yang tersenyum manis melihat tingkah konyol Woori.

Wonyoung mendapat kesempatan untuk manggung karna band yang tadinya dijadwalkan datang harus berhalangan. Ibarat durian runtuh, Yoon Ni Na melihat video manggung Wonyoung di hpnya dan memutuskan untuk merekrut Wonyoung dan kawan-kawannya untuk manggung.

Sebelum manggung, Wonyoung melihat Yoon Ni Na yang begitu sibuk, berkata, “Apa kamu slalu sesibuk ini. Maksudku kamu sepertinya hidup seperti seseorang tetap berada  dibelakangmu. Jangan mencoba terlalu keras. Kamu akan sangat kelelahan.”

Gambar4

Woori sibuk mencari buku buku referensi “Sound of Youth” di perpustakaan.

Manggung untuk pertama kalinya, Wonyoung dan kawan-kawan awalnya tak mendapat sambutan hangat oleh penonton. Namun seiring penampilan mereka, Wonyoung dan teman-temannya berhasil menghipnotis para penonton yang hadir.

Tak hanya penonton yang berhasil tersihir oleh penampilan Wonyoung, dari kejauhan Yoon Ni Na melihat aksi Wonyoung dan teman-temannya sambil tersenyum.

Di perpustakan akhirnya Woori menemukan buku yang ia cari, karna letaknya sangat tinggi dia pun berusaha untuk menggapainya. Tak disangka ia dibantu oleh Hyeon Woo, dan mereka berdua saling bertatapan saat Woori hampir terjatuh ketika mengambil buku yang ia cari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*