Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Goblin Episode 1 Bagian Kedua Drama Korea

Sinopsis Goblin Episode 1 Bagian Kedua Drama Korea

Sumber Dok Gambar: tvN

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-1 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-2 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-3 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-4

[Baca juga: Sinopsis Goblin Episode 1 Bagian Pertama Drama Korea]

[Baca juga: Sinopsis Goblin Episode 1 Bagian Ketiga Drama Korea

Di tengah malam, Kim Shin tiba-tiba saja muncul di tempat penyimpanan mayat ratu. Si kasim jahat dan asistennya ada disana, Kim Shin melemparkan tubuh asistennya dengan kekuatan supranaturalnya dan mencekik leher si kasim jahat hingga tewas.

Melangkahkan kakinya menuju mayat ratu muda dia berkata, “Saya terlalu terlambat.”

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-5 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-6

Kim Shin kembali ke sebuah ladang, dan mendapati anak kecil itu menangisi kakeknya yang telah meninggal. Kim Shin berkata dengan nada yang lirih, “Kau pasti hukuman pertamaku.” Anak kecil itu meminta izin untuk menunduk padanya, dan memberitahu bahwa harapan terakhir kakeknya adalah agar dia melayaninya mulai dari sekarang.

Kim Shin berkata, “Saya telah dibutakan oleh balas dendam dan tak bertanya bagaimana keadaanmu.” Kim Shin bertanya apa dia masih akan melakukan sesuai ucapannya, dan anak kecil itu mengangguk.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-7 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-8 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-9

Kim Shin dan anak kecil itu kemudian menaiki sebuah kapal menuju sebuah daerah. Anak kecil itu tertarik melihat pemandangan langit dan menolak saat Kim Shin akan memberinya sebuah makanan. Dia tak ingin mereka berdua kelaparan jika membagi makanan itu, dan memberitahu Kim Shin bahwa dia bisa bekerja di kapal  dan meminta makanan.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-10 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-11 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-12

Kim Shin meyakinkannya bahwa dia tak membawanya untuk mengemis makanan dan bahwa ia lebih hebat dari yang anak itu pikirkan. Anak kecil itu kemudian mengambil sebagian makanannya, dan dengan kekuatan supranaturalnya, cahaya kecil keluar dari tangan Kim Shin.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-13 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-14 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-15

Tiba-tiba saja beberapa awak kapal menarik anak itu dan mengancam akan membuangnya kelaut dan menyuruh Kim Shin menunjukkan apa yang ia bawa agar mereka bisa mengurangi berat kapal. Namun Kim Shin memerintahkan mereka untuk menuruhkan anak itu, dan akan membebaskan hidup mereka.

Para awak berkata bahwa  melihat dari ombak yang aneh, mereka meyakini ada seseorang di kapal yang bukan seharusnya disini. Mereka membuang anak itu ke laut, dan segera semua para awak menguarkan pedang mereka.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-16 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-17 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-18

Kim Shin bertanya, “Apa kalian tahu apa yang terjadi pada manusia yang lebih buruk dibanding orang yang tanpa perikemanusiaan? Mereka menghadapi penghakiman oleh Tuhan yang marah”

Ombak dilaut dan angina semakin kencang sampai mengombang-ambingkan kapal mereka, bahkan layar kapal mereka berputar hingga seorang dari para awak berkata dengan terbatah-batah, “Dia … dia …. dia adalah goblin.”

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-19 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-20

Dengan kekuatan supranaturalnya, tiang jatuh menghantam kapal dan kapal terbelah menjadi dua membuat para awak ketakutan  dan mereka satu persatu jatuh tenggelam ke laut. Salah satu dari mereka meminta Kim, Shin untuk menolongnya namuan Kim Shin hanya berkata, “Sudah terlambat.”

Kim Shin memegang sebuah pedang yang memiliki kekuatan supranatural dan membelah kapal itu menjadi dua bagian dan kapal itu pun tenggelam.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-21 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-22 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-23

Kita kembali ke zaman modern

Kim Shin duduk sendirian di atas sebuah bangunan tinggi sambil memandangi keindahan malam kota Seoul dan bergumam, “Senang bisa kembali.” Sementara itu, kita melihat seorang wanita terbaring di tengah salju berlumuran darah sementara seorang pria yang tampak ketakutan bergegas membawa pergi mobilnya.

Kim Shin mendengar erangan wanita yang tengah sekarat itu meminta tolong, “Jika ada Tuhan di dunia ini, tolong selamatkan saya. Siapapun tolong saya”

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-24 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-25

Dengan kekuatan supranaturalnya, Kim Shin segera berpindah ke tempat wanita itu (Park Hee Von). Wanita itu memohon untuk diselamatkan, dan Kim Shin berkata bahwa sudah menjadi prinsipnya untuk tidak mencampuri kehidupan dan kematian makhluk hidup. Sebelum menghembuskan nafasnya, wanita itu memohon bahwa dia tak bisa mati seperti ini karna bayi yang sedang ia kandung.

Kim Shin menghela nafasnya dan  memutuskan untuk memberi kehidupan pada wanita itu setelah berpikir ia tak suka melihat seseorang mati malam ini dan menurutnya wanita ini cukup beruntung karna percaya pada Tuhan yang berhati lembut.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-26 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-27

Kim Shin mendekatkan tangannya pada wajah wanita itu, dan kekuatan supranatural berwarna biru keluar dari tangannya dan wanita itu kembali hidup. Dan saat dia membuka matanya, Kim Shin telah menghilang.

Malaikat maut (Lee Dong Wook) datang ke tempat wanita tadi yang diselamatkan oleh Kim Shin, namun dia mendapati tak ada seorang pun disana.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-28

Wanita itu akhirnya melahirkan seorang bayi di sebuah rumah sakit, dan kita mendengar suara para arwah bergunjing dari balik  jendela kamarnya, “Apa dia adalah pengantin wanita goblin? Apa dia adalah pengantin wanita goblin? Dia telah ditandai. Dia adalah pengantin goblin. Itu dia.”

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-29 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-30

8 tahun kemudian

Seorang gadis kecil bernama Eun Tak duduk di dermaga sambil menunggui ibunya dan kita melihat ada sebuah tanda di bagian leher belakangnya. Eun Tak kecil memberitahu ibunya bahwa di ulang tahunnya kali ini dia menginginkan sebuah kue ulang tahun  dan ingin meniup lilin dan  mengucapkan harapan, dan ibunya pun setuju.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-31 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-32 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-33

Eun Tak berhenti sebentar untuk mengelus sebuah anjing kecil yang dilihatnya di pinggir pantai, tapi ibunya merasa iba karna yang ia lihat hanya sebuah arwah. Malamnya Eun Tak pulang ke rumah dan dengan penuh antusiasnya menceritakan nilai 100 yang berhasil ia capai di ujian Bahasa Inggrisnya. Ibunya duduk mendengarkan cerita Eun Tak dengan sebuah sebuah kue  ulang tahun dan lilin di atasnya untuk ulang tahunnya yang ke Sembilan.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-34 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-35

Namun segera setelah Eun Tak menyalakan lilin kue ulang tahunnya, dia akhirnya menyadari  sesuatu. Sambil menangis Eun Tak berkata, “Kau bukan ibuku yang sesungguhnya tapi  arwah ibuku.” Ibu pun menyadari bahwa Eun Tak ternyata bisa melihat segalanya, dan sebenarnya hal itu tak ia inginkan. Eun Tak bertanya apa dia telah meninggal, dan ibunya mengangguk.

Eun Tak bertanya dia ada dimana, dan Ibu menjawab bahwa dia berada di rumah sakit di persimpangan jalan. Ibu memberitahu Eun Tak bahwa dia akan ditelpon dari rumah sakit, dan tantenya akan segera datang.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-36 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-37

Eun Tak mengangguk dan Ibu mulai menasihatinya bahwa mulai dari sekarang dia jangan pernah melihat para arwah-arwah  yang ada di depan matanya. Meskipun demikian Eun Tak memberitahu ibunya bahwa ia bersyukur karna dengan kemampuan itu dia bisa melihatnya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-38 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-39

Ibu berkata dia berterima kasih karna Eun Tak telah melihatnya dan bahwa dia harus pergi sekarang, dan segera arwah ibunya pun lenyap dari hadapannya. Sesuai pesan ibunya, pihak rumah sakit menelponnya, dan Eun Tak mengambil sebuah scarf dari laci meja dan mengenakannya sebelum pergi ke sana.

Eun Tak kecil kemudian memandangi kue ulang tahunnya dan berkata bahwa mulai dari sekarang dia tak akan membuat permintaan apapun karna tak seorang pun yang mengabulkan permohonannya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-40 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-41 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-42

Yeon Hee datang menemui seorang nenek tua dijembatan dan memintanya untuk menjaga Eun Tak. Yeon Hee hanya meminta Nenek untuk memberikan Eun Tak kubis dan bayam sisa milknya.

Nenek berkomentar bahwa dia seharusnya mati saja waktu itu dan mengapa dia harus hidup lebih lama lagi. Yeon Hee mengulangi ucapannya beberapa waktu lalu bahwa dia menyuruhnya untuk berdoa dengan tulus, dan berkat hal itu dia bisa hidup sedikit lebih lama lagi. Yeon Hee berkata bahwa dia hanya datang untuk mengucapkan selamat tinggal, dan seketika itu arwahnya pun lenyap dari hadapannya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-43 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-44

Eun Tak kecil keluar dari rumahnya dan seorang pria asing berdiri di depannya — Dia adalah Malaikat Maut Wang Yeo. Eun Tak  bertanya siapa dia, dan seketika itu Wang Yeo heran karna dia bisa melihatnya.

Wang Yeo tahu ini adalah rumah Ji Yeon Hee, dan  datang kesini karna dia tidak ada dirumah sakit. Wang Yeo memberitah Eun Tak bahwa dia tidak seharusnya lahir, dan bertanya untuk mengkonfirmasi apa tahun ini dia berumur sembilan tahun.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-45 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-46

Untungnya Nenek datang tepat waktu dan menyuruh Wang Yeo pergi. Wang Yeo berkata bahwa dia telah mengganggu pekerjaannya dan Nenek bertanya mengapa dia kembali mengungkit apa yang terjadi di masa lalu.

Nenek bertanya apa gadis ini ada dalam daftarnya. Nenek berkata bahwa bayi itu tak punya nama, tapi gadis kecil ini memiliki nama. Nenek meminta Wang Yeo menunjukkan apa nama anak ini ada dalam daftarnya baru kemudian akan menyerahkannya padanya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-47 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-48

Wang Yeo menjelaskan bahwa untuk mendapatkan dukungan dari Departemen Nama-nama, dia harus memasukkan catatan dari Sembilan tahun terakhir ini. Wang Yeo tak bisa berkata-kata, dan terpaksa menghilang dari hadapannya namun sebelum pergi dia memberitau Eun Tak bahwa dia  akan datang menemuinya lagi.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-49 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-50

Nenek menyuruh Eun Tak  untuk segera pindah dari rumahnya dalam tiga hari, agar Malaikat Maut tidak akan bisa menemukannya. Eun Tak bertanya apa Malaikat Maut tidak akan bisa menemukannya jika dia pindah, Nenek berkata  tidak akan dan bahwa itulah mengapa dimana dia tinggal sangatlah penting.

Nenek memberitahu Eun Tak bahwa setelah tengah malam dia harus mengikuti seorang pria dan wanita yang akan datang untuk mencarinya di rumah pemakaman. Nenek berkata bahwa Eun Tak akan sedikit menderita, namun dia tak punya pilihan.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-51 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-52

Eun Tak bertanya mengapa dia memberitahu hal ini padanya. Nenek menjawab  karna dia menyenangkan. Nenek berkata bahwa di bahagia ketika memberkati ibunya bersamanya dan kemudian memberikan kubis sebagai hadiah ulang tahunnya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-53 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-54 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-55

Saat Nenek berjalan di atas jembatan, dia berpapasan dengan seorang murid sekolahan dan diam-diam tersenyum ke arahnya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-56 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-57 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-58

10 Tahun kemudian

Seorang pria muda berjalan di atas jembatan dan berpapasan dengan seorang wanita cantik. Duk Hwa (Yook Sung Jae) berbalik sambil menebar pesonanya dan mengajaknya untuk minum bersama.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-59

Kim Shin mengabaikan saat Duk Hwa menelpon karna kartu kreditnya telah diblokir saat akan menggunakannya di sebuah bar. Suara teriakannya yang memanggil namanya terdengar nyaring di mesin penjawab telpon. Dia memohon agar Kim Shin menjawab telponnya dimana Duk Hwa mengaku bahwa beberapa orang di bar telah bersikap kasar padanya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-60 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-61

Eun Tak makan sendirian di kantin, dan beberapa teman sekolahnya mengomentari tentang tahun terakhir sekolah yang hampir akan berakhir namun dia masih makan sendirian. Mereka takut makan bersamanya karna Eun Tak bisa melihat hantu, dan berkomentar bahwa Eun Tak hanya berpura-pura tak bisa mendengar segalanya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-62

Eun Tak pulang sekolah sambil mengenakan walkman di telinganya dan berpura-pura tak melihat ataupun mendengar sesosok hantu perempuan yang datang mendekatinya. “Saya telah mendengar kau adalah pengantin wanita goblin,” bisik si hantu. Eun Tak berusaha mengabaikannya, namun segera setelah hantu perempuan itu memsang wajah menyeramkan di depannya, Eun Tak berteriak ketakutan.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-63 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-64

Namun saat hantu itu seolah melihat sesuatu di depannya, dia berbicara dengan terbatah-batah karna ketakutan, “Semua yang dikatakan benar.” Hantu perempuan itu minta maaf dan segera menghilang dari hadapannya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-65 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-66 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-67 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-68

Eun Tak seketika itu hanya bingung dan melanjutkan perjalanannya. Namun kita melihat ada Kim Shin berjalan ke arahnya sambil memegang sebuah payung di tengah hujan yang turun. Mereka berpapasan, dan setelah Eun Tak berjalan jauh dari pandangannya Kim Shin berbalik dan memandanginya.

gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-69 gambar-sinopsis-goblin-episode-1-bagian-kedua-70

Kim Shin duduk merenung dan kakek Duk Hwa (Kim Seong-Kyeom) datang menyalakan lilin untuk memberikan penerangan. Dia memberikan paspor dan menunjukkan tempat tinggalnya di Nice. Kim Shin berkata ia tak yakin, namun kakek Duk Hwa berkata sudah waktunya.

Kakek berkata bahwa jika Kim Shin pergi kali ini, dia tidak akan bisa menemuinya kembali dalam hidup ini – dan saat dia kembali, Duk Hwa akan ada disini.

***BERSAMBUNG KE PART 3***

Sumber Dok Gambar: tvN

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

2 comments

  1. Ceritanya msh penuh mistery.. Tanx buat sinopsnya..

  2. Ditunggu kak sinopsisnyaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*