Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “High Society” Episode 11 Bagian Kedua

Sinopsis “High Society” Episode 11 Bagian Kedua

Gambar1

[Sinopsis High Society Episode 11 Bagian Pertama]

Bertemu dengan Yoon Ha, Chang Soo yang kaget melihat gaya rambut barunya, berkata, “Ada apa denganmu Apa kamu lagi ada masalah? Dan mengapa kamu mengubah rambutmu?”

Telah mengetahui segala sepak terjang kekasihnya, Yoon Ha meminta Chang Soo untuk memecat Joon Gi.

Chang Soo menolak permintaan Yoon Ha, berkata, “Memangnya kamu siapa menyuruhku memecatnya atau tidak?”

Hati Yoon Ha yang telah terluka  berkata, “Dimana orang yang mengatakan dia benci dimanfaatkan. Dia mendekati dan memanfaatkanmu, Chang Soo.”

Chang Soo tidak setuju dengan pendapat Yoon Ha, berkata, “Jika kamu melihatnya seperti itu, saya juga memanfaatkannya. Kami saling membutuhkan. Jadi mengatakan salah satu pihak memanfaatkan yang lain dan yang lain dimanfaatkan tidak tepat.”

Mendengar Chang Soo yang membela Joon Gi, Yoon Ha berpendapat, “Tentu saja, kalian berteman karna kalian sama saja.”

Chang Soo yang mendengarnya kesal sambil  memberikan nasihat kepada Yoon Ha, berkata, “Kami bukan teman. Jika saya bisa memberimu nasihat jika kamu berlari mengitari jalanan seperti seeokor binatang yang terluka kau akan lebih lagi terluka.”

Yoon Ha yang penuh dendam, membalas Chang Soo, berkata, “Pria itu yang mendekatiku karna dia menginginkan latar belakang keluargaku. Saya akan menginjaknya dengan hal yang paling ia sukai.

Joon Gi datang ke kantor Yewon dan mengajak Joon Gi untuk bekerja sama dengannya.

Mendapat tawaran dari Ye Won, Joon Gi menjawab, “Saya akan bekerja dengan siapa saja. Selama kondisinya cocok, saya akan melakukannya.” Joon Gi juga mengatakan pada Ye Won bahwa dia dan Yoon Ha sudah putus. Jadi dia sudah tak berguna lagi jika berurusan dengan Yoon Ha.

Ye Won kemudian menugaskan Joon Gi untuk mendapatkan rangking perusahaan Taejin dari Yoo Min Department Store. Dan jika dia berhasil, maka Ye Won akan memberikannya bayaran yang setimpal untuk usahanya.

Gambar2

Yoon Ha yang datang ke kantor Ye Won setelah Joon Gi pulang memberitahu kakaknya bahwa di perusahaan dia mendapat tugas pertamanya untuk mendapatkan sebuah tempat di toko bandara Incheon.

Ye Won yang meragukan kemampuannya, malah Yoon Ha berani menantang kakaknya berkata, “Ini harus berhasil. Tidak penting apakah saya bisa melakukannya.”

Masuk ke kantornya, ternyata Yoon Ha sudah ditunggui oleh So Hyung yang meledeknya tentang Joon Gi, berkata, “kamu bersikap begitu tinggi dan kuat.. pada akhirnya kau tertipu oleh seseorang yang hanya menginginkan uangmu.”

Menantang kakaknya, Yoon Ha berkata, “Saya menemui gadis itu. Dia menjelek-jelekkan Joon Gi karna dia masih menyukainya. Jangan ikut campur dengan memberikan nomor telponku. Dan jangan sembarangan masuk ke kantorku,” dan mengusir So Hyung dari kantornya.

Ji Yi ditelpon oleh Chang Soo untuk makan siang bersama. Chang Soo lalu datang ke tempat kerja Ji Yi. Tak punya banyak waktu untuk makan di tempat yang jauh, Ji Yi lantas menyarankan Chang Soo untuk makan ddeokbokki untuk makan siang yang berada tak jauh dari kantornya.

Melihat makanan di pinggir jalan, awalnya Chang Soo merasa jijik, berkata, “Hei, berapa banyak bakteri kamu pikir ada dalam makanan ini? Ini sangat tidak bersih dan ada di pinggir jalan.”

Ji Yi memberikan pendapatnya pada Chang Soo, “Manusia adalah kantong bakteri. Jika kamu tidak mencuci tanganmu bahkan sekali, tanganmu akan dipenuhi oleh bakteri. Makanan yang bersih dan sesuai seleramu. Makan itu nanti.”

Chang Soo yang tak punya pilihan mau tak mau melahapnya, berkata, “Saya juga lapar.”

Gambar3

Usai makan siang dengan Ji Yi, Chang Soo mendapat telpon dari Yoon Ha yang memintanya untuk memberikan sebuah lokasi untuk perusahaannya Taejin Grup di Bandara Incheon.

Sesuai permintaan Ye Won, Joon Gi melancarkan aksinya mendapatkan persetujuan dari Yoo Min Department Store untuk memberikan sebuah tempat untuk kosmetik Taejin dengan melobi seorang temannya di Yoo Min Department Store dan berhasil.

Sekertaris Ye Won melaporkan padanya bahwa Yoo Min Department Store telah memutuskan lokasi untuk perusahaan dan Ye Won kemudian menghadap ke Presdir.

Menghadap ke ayahnya, Ye Won yang berharap mendapat pujian malah sebaliknya, Presdir berkata, “Jika ini akan diselesaikan dengan begitu cepat, mengapa selama ini kau tak dapat menyelesaikannya.”

Yoon Ha melancarkan aksi balas dendamnya; mengerjai Joon Gi dengan menyuruh sekertarisnya mengatur janji dengan Bagian Departemen Perencanaan Yoon Min Department Store dimana Deputi Manajer Choi Joon Gi harus datang ke perusahaan Taejin untuk kesepakatan baru.

Di rumahnya, Han Nam Dong bertanya ada hubungan apa ibu Joon Gi dengan Grup Taejin. Tak menjawab apapun, ibu Joon Gi kemudian meminta akan berhenti dari pekerjaannya.

Tanpa merasa curiga apapun, Joon Gi datang ke ruang pertemuan dan menunggu. Lama menunggu, orang yang ditunggu untuk pembicaraan kesepakatan tak kunjung datang. Yang datang malah seorang wanita menginformasikan Joon Gi bahwa orang yang bersangkutan pergi kunjungan bisnis jadi tak dapat datang dan lain kali akan mengatur ulang pertemuannya.

Gambar4

Merasa curiga, Joon Gi lantas mendatangi kantor Yoon Ha. Melihat wajah Joon Gi di kantornya, Yoon Ha lantas bertanya, “Bagaimana kau bisa datang ke sini?”

Joon Gi menjawab, “Apapun yang kamu katakan dan apapun yang kamu lakukan, saya akan menerimanya. Jangan menjadi hancur.”

Yoon Ha yang tak butuh belas kasihan Joon Gi, berkata, “Mau saya hancur atau tidak, apa urusannya denganmu?”

Joon Gi lalu bertanya pada Yoon Ha, berkata, “Bahkan setelah mengetahui jika saya yang pertama mengenalmu, mengapa kamu tak bertanya hal yang paling penting?”

Joon Gi yang tak ingin disudutkan, berkata, “Jika dulu kau mencintaiku, sekarangpun kau juga harus mencintaiku. Itulah cinta. Bahkan jika saya bersalah padamu. Bahkan jika kau tak dapat memahamiku, kau harus menerimaku dengan hatimu. Itulah cinta.”

Yoon Ha kemudian bertanya satu hal pada Joon Gi, “Mengapa kau tidak berbohong? Mengapa kau tanpa rasa bersalah memberitahuku segalanya dengan jujur?”

Sambil menahan air matanya, Joon Gi berkata, “Karna aku mencintaimu. Jadi aku tak bisa berbohong. Saya mencintaimu, sejak kapan aku juga tak tahu.”

Mendengar isi hati Joon Gi, Yoon Ha tak akan tinggal diam dengan apa yang telah ia lakukan.

Joon Gi lantas berkata pada Yoon Ha bahwa dia telah dipekerjakan oleh Direktur Eksekutif Jang Ye Won. Gaji, keuntungan, dan kondisi kerjanya jauh lebih baik dari pekerjaannya yang sekarang, “Orang yang normal pasti akan menolak tawaran saudarimu karna dirimu. Tapi saya menerimanya. Hidup lebih penting dari cinta. Bertahan hidup jauh lebih penting bagiku.”

Joon Gi pun mengungkit bagaimana kisah ayahnya, berkata, “Apa yang ingin benar-benar kukatakan adalah meskipun menerima penghinaan, melindungi posisi pekerjaanmu bukanlah seorang pria. Tapi meskipun menerima penghinaan, dia harus memohon di depan anaknya. saya tidak ingin hidup seperti pria yang menyedihkan itu.”

Menanggapi kisah menyedihkan dari ayah Joon Gi, Yoon Ha berkata, “Bahkan ketika kau menerima penghinaan. Menahan rasa malu itu dan harus memohon di depan anakmu. Apa kamu tahu betapa mulianya hati seperti itu?”

Joon Gi hanya bisa menjawab, “Saya tahu. Itulah mengapa hatiku terluka.”

Yoon Ha yang tak percaya lagi Joon Gi, berkata, “Apa kau punya hati?”

Joon Gi membalasnya, berkata, “Mengapa tidak?”

Yoon Ha yang sudah terlanjur tersakiti, berkata, “Keluar. Jangan mencoba untuk membuatku lemah dengan membawa-bawa orang tuamu. Ini hanya permulaan. Kau harus hati-hati. Lihatlah bagaimana saya akan menyiksamu, menggunakan latar belakang yang kau sukai.”

Joon Gi yang pasrah, hanya bisa berkata, “Saya akan menunggunya. Jangan biarkan hatimu lemah. Juga jangan maafkan aku,” Joon Gi kemudian meninggalkan ruangan Yoon Ha.

Usai datang ke kantor Yoon Ha, Joon Gi menemui Chang Soo dan mengatakan bahwa dia akan pindah perusahaan. Kata terakhir yang diucapkan Joon Gi pada Chang Soo setelah meninggalkan perusahannya, “….Jika kita berpisah, mungkin kau akan memahamiku…..”

Chang Soo membalasnya, “Aku tak dapat memahamimu, bajingan. Aku tak suka fakta bahwa kau tetap disisiku dengan pikiran-pikiran lain dalam otakmu.”

Joon Gi membalasnya, “Kau sendiri yang mengatakan sebelumnya. Ketika seseorang tidak mengungkapkan diri mereka, ada dua alasan. Entah apa orang itu mengekspresikan diri mereka atau tidak. Ada satu alasan. Tidak ada gunanya mengatakan itu. Saya seperti itu kepadamu.”

Gambar5

Ibu Joon Gi yang sudah berhenti dari pekerjaannya sebagai pembantu rumah tangga di Han Nam Dong, datang ke apartemen Joon Gi dan membuatkan makanan favoritnya bulgogi babi pedas.

Melihat makanan favoritnya bulgogi babi pedas, membuatnya teringat ketika Yoon Ha menginap di rumahnya.

Makan bersama ibunya, tak sedikitpun Joon Gi mencicipi makanan kesukaannya itu.

Ibu Joon Gi pun tak melewatkan kesempatan untuk bertanya tentang Yoon Ha, “Apa kamu bertemu dengan Yoon Ha?”

Dengan berat hati Joon Gi mengatakan pada ibunya bahwa mereka telah putus.

Mendengarnya, Ibu Joon Gi hanya bisa meminta maaf pada putranya dengan status sosial mereka yang bukan dari kalangan atas, “Saya minta maaf Joon Gi. Kalian berdua putus karna saya, kan? Karna saya tidak ada gunanya untuk keluarganya. Keluarganya menggila, kan? Karna saya kalian menderita, kan?”

Joon Gi menjawab ibunya, “Bukan seperti itu. Kau selama ini bekerja sebagai apa?”

Ibunya menjawab, “Sebagai pembantu rumah tangga.”

Mendengar jawaban ibunya, Joon Gi menjawab, “tidak apa-apa. Ini bukan karnamu, jadi jangan khawatir. ”

Ibu Joon Gi menyayangkan putusnya Yoon Ha dan putranya, berkata, “Kamu menyukainya. Kamu sangat menyukainya.”

Joon Gi menampiknya, berkata, “Yang kau lihat itu salah. Jika seorang pria dan wanita pacaran, maka putus tak dapat dihindari. Kami tidak putus karna dirimu, jadi jangan katakan hal-hal yang tidak masuk diakal.”

Setelah apa yang dialaminya, Yoon Ha mengajak Ji Yi untuk minum soju bersama di depan sebuah danau.

Ji Yi bingung melihat Yoon Ha minum soju padahal sebelumnya dia tak menyukainya.

Yoon Ha menjawab, “Karna ini manis. Sejak saya meminumnya disaat-saat waktu yang menyakitkan.”

Yoon Ha lalu berkata di depan Ji Yi, “Aku ingin membunuhnya.”

Ji Yi yang mencoba menghibur temannya berkata, “Tak perduli seberapa sulit yang kita alami, jangan pernah membunuh orang.”

Yoon Ha yang penuh sakit hati lantas meluapkan kemarahannya, “Jika tidak, saya ingin mencungkil matanya.”

Sambil berbincang dengan  Yoon Ha, Ji Yi mendapat telpon dari Chang Soo tersayang.

Ji Yi lantas berkata pada Yoon Ha, “Tentang Deputi Manajer. Saya bisa memahaminya. Mungkin karna kita berasal dari latar belakang yang sama. Apa yang ia katakan tentang bertahan hidup dibanding fokus pada cinta. Saya bisa sangat mengerti itu.”

Gambar6

Chang Soo yang sampai di rumah usai menghadiri meeting ternyata disambut oleh ibunya. Kebohongan Chang Soo akhirnya ketahuan ibunya jika sebenarnya dia dan Ji Yi belum putus. Chang Soo lalu diancam ibunya jika ia tak melepaskan Ji Yi, maka ibunya tak akan tinggal diam.

Ji Yi yang tiba di rumah atapnya, ternyata ia diminta untuk segera pindah oleh pemilik rumah.

Ji Yi yang awalnya kaget karna sisa waktu kontraknya belum habis, pemilik rumah ini malah mengatakan  bahwa, “Mereka memberiku lebih banyak uang. Mereka memberiku 5 kali lebih banyak.”

***Bagaimana akhir dari kisah percintaan Ji Yi dan Chang Soo yang mendapat pertentangan dari ibu Chang Soo? Dan bagaimana akhir hubungan Yoon Ha dan Joon Gi? Apakah  mereka akan bersatu kembali? Tetap nantikan sinopsis “High Society” untuk episode selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*