Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “High Society” Episode 15 Bagian Kedua

Sinopsis “High Society” Episode 15 Bagian Kedua

Gambar Sinopsis High Society

[Baca juga: Sinopsis High Society Episode 15 Bagian Pertama]

Di kantor Kyung Joon tanpa sengaja berpapasan dengan Joon Gi dan bertanya di mana ruangan kerja Yoon Ha. Mengenal klo di depannya adalah kakak Yoon Ha, Joon Gi pun menawarkan bantuannya untuk mengantarnya. Berada di depan ruangan kantor Yoon Ha, Kyung Joon ternyata mengenali jika Joon Gi adalah kekasih adiknya, Joon Gi pun berterus terang jika sekarang ia dan Yoon Ha bukan lagi pasangan kekasih.

Di kantin perusahaan, Yoon Ha dan Ji YI melihat hasil video yang di upload di SNS, dan ternyata mendapat respon yang positif. Lagi asyik bersama Ji Yi, Yoon Ha tiba-tiba mendapat telpon dari acara TV yang menawarinya untuk tampil dalam program “Beauty and Beauty”.

Ji Yi lantas menjelaskan pada Yoon Ha bahwa “Beauty and Beauty” sebuah program yang mengajari teknik bermakeup, memperkenalkan produk-produk makeup dan membantu mempertahankan kecantikan.

Ji Yi sangat gembira mengetahui jika Yoon Ha diminta tampil dalam acara tersebut, karna menurutnya dengan tampilnya Yoon Ha di depan publik, ia bisa mengiklankan produk makeup perusahaan dengan gratis.

Mengetahui itu adalah kesempatan emas bagi perusahaan, Ji Yi menyarankan Yoon Ha untuk ikut program acara tersebut berkata: “Bahkan seorang putri chaebol harus berinteraksi dengan publik dibanding terkunci dalam istananya. Lebih lanjut lagi, saya pikir akan ada banyak makeup yang terjual.”

Yoon Ha yang sangat ingin mendapat pengakuan dari Ye Won lantas berkata pada Ji Yi bahwa jika acara itu memang dapat meningkatkan penjualan makeup, maka ia akan melakukan apapun.

Gambar Sinopsis High Society

Usai makan bersama Ji Yi di kantin, Yoon Ha datang menghadap Ye Won di kantornya. Datang menghadap kakaknya, Ye Won malah menyinggung kinerja Yoon Ha di perusahaan yang tergolong lamban. Ye Won membandingkan kinerja Joon Gi yang jauh lebih baik ketimbang Yoon Ha adiknya padahal mereka berdua masuk kerja di waktu yang sama. Ye Won meragukan kemampuan adiknya yang memegang posisi sebagai Team Leader.

Ye Won juga memberikan peringatan jika Yoon Ha tidak menunjukkan sedikpun peningkatan dalam sebulan, dia mengira posisinya sekarang sebagai Tim leader perlu dipertimbangkan lagi. Ye Won menganggap jika dirinya mempunyai kuasa untuk memecat siapapun apalagi dengan posisinya sekarang sebagai Wakil Presdir.

Mendapat ancaman dari kakaknya, Yoon Ha tak merasa takut sedikitpun. Ye Won lalu mengungkit soal Joon Gi, dengan berkata pada Yoon Ha bahwa ia bisa saja memecatnya. Yoon Ha lantas membalasnya dengan berkata: “Tapi unnie, saya bisa mengambil dan menggunakan orang yang kau pecat, kan?”.

Mendengarnya Ye Won merasa terancam, Ye Won tahu betul bagaimana kemampuan Joon Gi yang sesungguhnya.

Usai Yoon Ha meninggalkan kantornya, Ye Won mengingat perbincangannya bersama Joon Gi di sebuah restoran ketika jam makan siang. Waktu itu Ye Won bertanya pada Joon Gi apa dia dan Yoon Ha masih saling ketemuan. Joon Gi lantas menjawab tidak. Ye Won lantas berkata pada Joon Gi bahwa pilihan yang ia ambil telah tepat, keluarga besarnya tidak akan menerimanya.

Ye Won lantas berkata pada Joon Gi bahwa meskipun ia masih memiliki sedikit cinta untuk Yoon Ha, dia berharap Joon Gi akan mau bekerja sama dengan rencananya.  Ye Won berharap Joon Gi bisa membantunya untuk menggabungkan Tim Manajemen Uang untuk China yang baru dibentuk setelah Yoon Ha bergabung ke perusahaan dengan Tim Manajemen Uang untuk Amerika.

Mendapat tawaran dari Ye Won, Joon Gi berani menentangnya berkata: “Bagaimana jika saya menolaknya?”. Ye Won tanpa pikir panjang berkata pada Joon Gi: “Lalu kau bisa mencari pekerjaan lain.”

Ye Won kemudian menyuruh sekertarisnya memanggil Joon Gi untuk datang ke ruangannya.

Gambar Sinopsis

Joon Gi lagi sibuk membantu Yoon Ha dengan menelpon temannya untuk merilis artikel tentang Yoon Ha dan menggabungkannya dengan artikel makeup yang ada di SNS. Joon Gi juga mengingatkan temannya untuk tidak menghubung-hubungkan namanya sebagai narasumber untuk artikel yang akan  ia buat. Setelah menelpon temannya, Joon Gi mendapat sms dari ayahnya yang menanyakan kabarnya. Akan masuk lift, Joon Gi bertemu Yoon Ha yang ternyata juga ada di dalam lift.

Keluar dari lift, Joon Gi mengatakan pada Yoon Ha bahwa sebuah koran harian ingin melakukan wawancara dengannya. Mendapat satu lagi kesempatan, Yoon Ha menyetujui tawaran wawancaranya. Yoon Ha juga melapor pada Joon Gi jika ia akan tampil di acara TV tentang program kecantikan wanita.

Joon Gi lalu menyemangati Yoon Ha dengan mengatakan: “Kau melakukan dengan baik.”

Lagi berbincang dengan Yoon Ha, Joon Gi mendapat pesan sms dari ayahnya. Joon Gi lantas memberitahu Yoon Ha jika pesan sms yang ia terima adalah dari ayahnya yang merindukannya.

Joon Gi yang menyebutkan nama ayahnya, Yoon Ha yang takut kembali masuk dalam jebakan Joon Gi untuk mendapat simpatinya berkata: “Apa itu teknikmu?”

Sambil tertawa, Joon Gi mengatakan: “Tidak”

Yoon Ha lantas memuji ketabahan hati ayah Joon Gi dengan mengatakan bahwa meskipun telah menerima penghinaan, tak punya pilihan tapi harus berlutut di depan anaknya dan mampu menahan kesedihannya.

Dia juga mengatakan pada Joon Gi jika dia baru saja bertengkar dengan Ye Won, dan dalam peperangan yang ia hadapi, Yoon Ha berharap ada satu orang yang akan berada di pihaknya. Yoon Ha pun bertanya pada Joon Gi “apa ia akan berada di pihaknya.” Mendapat pertanyaan dari Yoon Ha, Joon Gi tak menjawab, dan mengalihkan perbincangan mereka.

Joon Gi lalu mengatakan pada Yoon Ha bahwa ia baru saja bertemu dengan Kyung Joon dan mengantar Kyung Joon ke kantornya. Mengetahui jika Joon Gi telah bertemu dengan kakaknya, Yoon Ha lantas bertanya apa dia kena pukul olehnya?

Joon Gi lantas berkata tidak. Yoon Ha lalu mengatakan pada Joon Gi bahwa suatu hari nanti ia akan kena pukul oleh kakaknya sama seperti yang telah dialami oleh Chang Soo.

Yoon Ha yang segera mendatangi kantornya untuk bertemu dengan Kyung Joon, sayang Kyung Joon sudah tidak ada dan meninggalkan catatan kecil: “Saya pergi setelah lama menunggu. Saya harus bertemu dengan ayah dulu. Sampai jumpa di rumah.”

Jang Won Sik yang tiba di ruangannya ternyata telah ditunggui oleh putranya Kyung Joon.

Bertemu dengan Kyung Joon, Jang Won Sik marah besar setelah kekacauan yang ia timbulkan. Membenarkan tindakanya, Kyung Joon lantas berkata pada ayahnya: “Ayah, kau dan saya berbeda dalam menjalani hidup dan menjalankan bisnis.”

Jang Won Sik yang meremehkan keputusan putranya mengatakan: “Apa kamu berpikir bisa melakukan sesuatu sendiri?”

Kyung Joon yang tak ingin diremehkan akan kemampuannya dalam menjalankan bisnis berkata: “Bahkan sejak masih kuliah, saya sudah berinvestasi dalam beberapa perusahaan yang potensial selain dari perusahaan kita.”

Mendapat gertakan dari putranya, Jang Won Sik lantas berkata pada Kyung Joon: “Mari kita lihat. Apakah kau bisa mengambil eraku dan menjadikannya milikmu.”

Gambar Sinopsis

Di ruangannya, di depan Joon Gi, Ye Won mempertanyakan sikapnya yang masih saja belum memberikan keputusannya apakah akan menerima tawaran posisi yang akan diberikan padanya. Joon Gi yang tahu betul niat Ye Won lantas berkata padanya bahwa Yoon Ha bukanlah ancaman baginya.

Ye Won  masih memberikan tambahan waktu bagi Joon Gi untuk lebih lagi mempertimbangkan tawarannya. Ye Won yang sangat berharap pada Joon Gi: “Kali ini, lebih dari Yoon Ha, ini adalah ujianku bagimu. Ujian bagimu untuk mendapatkan 100.”

Di kantor, Ji Yi mendapat sms dari Chang Soo untuk ketemuan karna ada sesuatu yang ingin ia bicarakan. Ji Yi lalu dijemput oleh Chang Soo di kantornya. Tak ingin lagi ketemuan, Ji Yi malah menyuruh Chang Soo untuk segera menyampaikan yang ingin ia katakan di dalam mobilnya. Chang Soo protes, dan menawarkan Ji Yi untuk pergi mencari makan.

Memutuskan untuk makan di warung pinggir jalan, Ji Yi dengan lahapnya makan kaki ayam kesukaannya, Ji Yi malah menyuapi Chang Soo untuk memakannya. Namun yang ada malah Chang Soo jijik melihatnya. Tak ingin makan kaki ayamnya, Ji YI malah menyuruh Chang Soo memakan hidangan bola nasi yang ada di atas meja, Chang Soo malah mengomel mengatakan: “Tidak ada satupun yang cocok dengan seleraku”

Ji Yi lantas menyinggung Chang Soo mengatakan: “Saya tahu betul, tidak ada yang cocok. Pastinya, akan nyaman jika hidup dengan orang yang sama,” dan mengatakan pada Chang Soo bahwa dia telah bertemu dengan ibunya.

Chang Soo yang ingin mempertahankan cintanya dan tak ingin kehilangan orang yang ia cintai berkata: “ketika kita pacaran, saya membiarkanmu berhadapan dengan ibuku karna saya tak bisa mengendalikannya.”

Chang Soo lantas berkata pada Ji Yi bahwa sebelumnya ia tidak pernah pindah rumah dan tak tahu bagaimana untuk melakukannya.

Ji Yi lalu menasihati Chang Soo untuk tidak pindah rumah karna urusannnya akan ribet. Mendengar nasihat Ji Yi, Chang Soo lantas menyuruh Ji Yi untuk pindah rumah ke lingkungannya.

Ji Yi membantah anjuran Chang Soo dengan berkata bahwa lingkungan Chang Soo bukanlah tempat yang bisa ia tinggali dengan kemampuannya sendiri karna terlalu mahal

Ji Yi lalu lanjut berkata pada Chang Soo: “saya sudah banyak memikirkannya setelah kita putus. Ada hal-hal yang tidak harus kujelaskan pada Asisten Manajer Choi (Joon Gi). Ketika kau bersama Yoon Ha, kau nyaman. Ibuku mengatakan ini, akan menyenangkan menikah dengan orang yang nyaman.”

Ji Yi yang sudah tak ingin mempertahankan hubungannya dengan Chang Soo berkata: “Apa yang terjadi pada katak dan kalajengkingnya ketika mereka menyeberangi sungai bersama-sama? Mereka meninggal. Mari kita hidup. Mari kita hidup  dan merindukan satu sama lain. Mari kita tetap menjalani hidup. Mari kita hidup dan tidak memilih untuk membunuh satu sama lain.”

Mendengar perkataan Ji Yi, Chang Soo hanya bisa diam seribu bahasa.

Di kantor, Joon Gi telah mempersiapkan surat pengunduran dirinya dari perusahaan.

Usai makan, Ji Yi lalu pamit dari Chang Soo dan menolak ketika Chang Soo menawari untuk mengantarnya pulang.

Ji Yi berkata pada Chang Soo: “Jangan memberiku harapan.”

Ji Yi yang sok jual mahal di depannya, Chang Soo lantas berkata: “Kau pasti senang sekarang karna kau telah putus denganku.”

Ji Yi lantas menjawab karna dia telah menjadi pekerja tetap.

Usai bertemu dengan Ji Yi, Chang Soo lalu menelpon Yoon Ha dan  menyuruhnya untuk memecat Ji Yi. Chang Soo berkata: “Dia tak punya lagi minat pada laki-laki atau cinta sejak menjadi pekerja tetap. Sekarang sepertinya ia lebih perduli mengumpulkan uang.” Chang Soo yang ngawur dengan perkataanya, Yoon Ha malah tak mau ambil pusing.

Gambar Sinopsis

Di kantor Joon Gi memberikan pada Yoon Ha berkas yang dikirim oleh mitra bisnis mereka di China. Yoon Ha berterima kasih kepada Joon Gi yang telah membantunya melancarkan perundingan bisnis mereka.

Yoon Ha juga mengatakan pada Joon Gi jika ia sangat berharap bisa memasuki department store di Shanghai dan Gang Hui, Joon Gi lantas berkata padanya bahwa sepertinya ia punya kenalan di Gang Hui.

Yoon Ha sangat bahagia karna Joon Gi berada di pihaknya. Joon Gi pun memberikan semangat pada Yoon Ha bahwa ia harus menang dari pertarungannya.

Ji Yi yang baru saja habis minum tak menyangka jika Chang Soo telah menungguinya di rumahnya. Chang Soo mengatakan pada Ji Yi jika ada sesuatu yang ingin ia katakan, namun waktunya tidak tepat karna Ji YI lagi dalam keadaan mabuk.

Ji  Yi lalu menyuruh Chang Soo untuk mengatakannya sekarang juga, namun Chang Soo malah menolak permintaan Ji Yi.

Ji Yi bersikeras jika Chang Soo harus menyampaikan apa yang ingin ia katakan karna mereka tidak akan bertemu lagi.

Melihat sikap Ji Yi, Chang Soo protes dengan tindakan Ji YI yang malah menolak ketika ibunya sendiri telah memberikan lampu hijau untuk pacaran.

Ji Yi tetap bersikeras jika ia tak akan menikah  dimana keluarga si pria tidak memberikan restu. Ji Yi yang seolah-olah tak ingin lagi memperjuangkan cintanya, Chang Soo malah bertanya padanya: “Apa kau bisa hidup tanpaku?”

Ji Yi dengan lantangnya menjawab bahwa ia bisa melakukannya. Ji Yi berkata pada Chang Soo: “Saya tidak akan lagi mencintai. Saya akan mati sendirian setelah bertambah tua. Setidaknya saya akan memiliki sebuah rumah ketika saya mati karna saya akan bekerja keras untuk menghasilkan uang.”

Mendengar perkataan Ji Yi, Chang Soo malah bertanya pada Ji Yi: “Mengapa kau seperti ini? Apa kau tahu keputusan apa yang kubuat sehingga saya bisa bersamamu”

Ji Yi yang ragu melangkah maju untuk memperjuangkan cintanya malah berkata: “Meskipun begitu, kau akan bekerja keras dan lalu minta maaf dan putus.”

Usai mengatakan sesuatu yang sangat pedas bagi hati Chang Soo, Ji Yi lantas bertanya pada Chang Soo apa dia terluka mendengarnya. Chang Soo lalu mengiyakannya.

Ji Yi pun lanjut berkata bahwa dia sengaja mengatakannya supaya Chang Soo terluka. Ji Yi tak ingin jika nantinya mereka berdua kembali lagi putus. Chang Soo berusaha meyakinkan Ji Yi dengan mengatakan bahwa mereka tidak akan lagi putus.

Namun, Ji Yi yang terlanjur ragu berkata: “Tidak, bagaimana kau tahu jika pikirannya tidak akan berubah lagi? Uang yang tidak berubah.”

Sambil matanya berkaca-kaca, Chang Soo lalu bertanya pada Ji Yi: “Apa saya membuatmu seperti ini? apa kau menjadi seperti ini karna kau mencintaiku?”

Ji Yi tak menjawab pertanyaan Chang Soo, dan lantas ingin masuk ke rumahnya, Chang Soo lalu mengatakan pada Ji Yi bahwa ia mencintainya.

Meskipun berat, Ji Yi mengatakan bahwa dia akan menghapus semua kenangannya mulai dari sekarang dan segera masuk ke rumahnya. Mendengar penolakan dari Ji Yi, Chang Soo hanya bisa berlinang air mata.

Gambar Sinopsis

Joon Gi akhirnya memberikan keputusannya pada Ye Won dengan memberikan surat pengunduran dirinya. Ye Won menyayangkan sikap Joon Gi yang menolak tawarannya dan lebih memilih untuk keluar dari pekerjaannya. Joon Gi mengatakan pada Ye Won bahwa dia mencoba untuk tidak berpikir bahwa pekerjaan adalah segalanya.

Ye Won malah berpikir bahwa keputusan Joon Gi keluar dari perusahaan karna dia masih menyukai Yoon Ha. Ye Won berkata pada Joon Gi bahwa ia mengorbankan posisinya untuk sesuatu yang sia-sia karna kini mereka telah putus.

Joon Gi yang telah sadar bahwa ambisi dan keserakahan hanya mendatangkan penderitaan berkata: “Saat saya tidak mengejarnya, saya terkejut saya sama sekali tidak menginginkannya. Sesuatu yang kita kira tak berarti ternyata lebih kuat dari yang kukira.”

Kehadiran Yoon Ha di acara program TV ternyata berhasil menaikkan penjualan makeup perusahaan. Tak hanya itu, Yoon Ha juga mendapatkan kesepakatan bisnis dengan Gang Hui, dan banyak perusahaan asing lainnya yang ingin bertemu dengannya.

Atas kesuksesan yang telah ia raih, Yoon Ha lalu mendatangi kantor Ye Won dan menunjukkan statistik penjualan perusahaan. Yoon Ha dengan bangganya mengatakan pada Ye Won bahwa hasil penjualannya melebihi prestasi yang pernah diraih oleh Ye Won. Yoon Ha pun meminta pengakuan pada Ye Won atas prestasi yang telah ia capai.

Sayangnya, pujian tak sedikitpun keluar dari mulut Ye Won kepada Yoon Ha. Ye Won malah mengatakan: “Joon Gi telah mengundurkan diri. Jika itu sesuatu yang murni dari kemampuanmu, aku akan mengakuinya.”

Mengetahui dari mulut kakaknya bahwa Joon Gi telah mengundurkan diri, Yoon Ha bergegas mendatangi ruang kantor Joon Gi, namun sayang dia telah pergi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*