Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “High Society” Episode 5

Sinopsis “High Society” Episode 5

Gambar High Society

Setelah hati mereka berdua luluh dalam kecupan manis nan romantis, Yoon Ha kemudian mengaku pada Joon Gi bahwa sekarang dia sudah tidak membohonginya lagi. Joon Gi bertanya pada Yoon Ha apa yang ia inginkan, dan Yoon Ha menjawab bahwa dia ingin makan ramyeon, diatas panci. Mereka pun janjian untuk ketemuan di parkiran usai pulang kerja.

Chang Soo datang mengawasi supermarketnya dan kemudian mendatangi Lee Ji Yi yang lagi asyik kerja dan kembali menggodanya. Chang Soo bertanya, “Apa sayurannya tidak dijual?” Lee Ji Yi kemudian menawarkan sayuran pada Chang Soo, namun mereka masih saja saling bertempur kata ketika Lee Ji Yi mengatakan, “Kalau membungkus lauk dengan chicory rasanya enak”, kemudian Chang Soo membantahnya dengan mengatakan, “Bagaimana klo tidak enak, karna rasa enak baginya dan Lee JI Yi bisa saja berbeda.” Chang Soo yang terus saja menggoda Lee Ji Yi sepertinya berhasil ketika Chang Soo bertanya pada Lee Ji Yi apa dia rindu padanya. Lee Yi kemudian menjawab, “Ya.” Sikap Chang Soo yang dekat dengan Lee Ji Yi dilihat oleh Deputi Sung.

Pelayan Hong datang membawakan kiriman bunga dan jamu dari Han Nam Dong, melihat hal tersebut ibu Yoon Ha kebakaran jenggot dan mengambil sikap “Mulai sekarang…dia akan memperlakukan manusia seperti manusia.”

Han Nam Dong yang lagi asyik makan, tiba-tiba kedatangan tamu ibu Yoon Ha dan pelayan Hong. Ibu Yoon Ha kemudian tersulut amarah ketika Han Nam Dong menyebut nama putra kesayangannya Kyung Joon, dan melayangkan tamparan tepat di wajah wanita simpanan suaminya.

Bukan hanya tamparam yang diterima Han Nam Dong, ibu Yoon Ha juga berani menjambak rambutnya. Ibu Yoon Ha kemudian mengancam Han Nam Dong bahwa dia akan datang tiap hari. Sebanyak hari yang ia habiskan bersama suaminya. Setelah melakukan kekerasan terhadap wanita simpanan suaminya, ibu Yoon Ha yang selama ini diam melihat sepak terhang Han Nam Dong kemudian mengatakan, “Jadi ini sebabnya orang melakukan kekerasan. Aku suka.” Setelah kekerasan yang diterima Han Nam Dong oleh perlakuan ibu Yoon Ha, wanita simpanan ini tidak akan tinggal diam.

Lee Ji Yi kemudian datang ke kantor Chang Soo dan membawakannya sayuran yang tadi dibeli oleh Chang Soo. Chang Soo terus saja menggoda Lee Ji Yi menganggap bahwa wanita ini memang menyukainya karna dia sendiri yang datang membawa sayurannya padahal ada tim pengantar yang bisa melakukannya.

Chang Soo kemudian mengajak Lee Ji Yi untuk pacaran, karna Lee Ji Yi juga setuju ajakan Chang Soo; pria tampan ini kemudian mengajaknya untuk makan malam.

Di kantor Ye Won merasa sedikit terancam dengan jumlah saham yang dibeli Jang Kyung Joon untuk Yoon Ha, dan jumlah saham yang dibeli sendiri oleh Yoon Ha. Ye Won juga merasa terancam dengan ayahnya yang dikabarkan akan memindahkan sebagian sahamnya pada Yoon Ha. Ye Won pun mengingatkan sekretarisnya untuk membereskan masalah yang ada. Dia memperingatkan bahwa ayahnya memiki banyak pengikut, dan pengikutnya ini berani melakukan apa saja demi sang pemimpin.

Gambar Sinopsis

Ye Won datang ke kamar ibunya, dan mencoba mengambil hatinya. Ye Won berusaha menarik simpati ibunya agar dia berada di pihaknya. Ibu Yoon Ha pun masih belum bisa menerima kabar kematian putranya sebelum menemukan jasadnya. Dia pun menyuruh orang kepercayaannya untuk menyelidiki hal tersebut.

Yoon Ha yang berada dalam mobil Joon Gi mengungkapkan segalanya tentang dirinya; dan tidak ingin lagi membohongi kekasih tercintanya. Ada satu pelajaran yang didapat oleh Yoon Ha ketika memutuskan menyamar sebagai pekerja paruh waktu menyingkirkan starusnya sebagai seorang putri chaebol; dia bisa mendapat satu pelajaran hidup mengapa uang bisa menjadi sumber masalah.

Deputi Sung yang sok iri dengan Joon Gi dan mencoba mencari-cari perhatian dengan Chang Soo ternyata adalah orang suruhan kakak Chang Soo. Ternyata kakak Chang Soo mengirim mata-mata untuk mengabarkan segala yang terjadi tentang Chang Soo. Deputi Sung juga melaporkan tentang Joon Gi dan Chang Soo yang sama-sama berpacaran dengan pekerja paruh waktu. Kakak Chang Soo juga bertanya tentang gadis yang ditaksir adiknya itu.

Mengajak makan malam, Lee Ji Yi bingung mengapa kok malah diajak ke mal untuk membeli pakaian. Chang Soo kemudian menjawabnya dengan mengatakan Lee Ji Yi harus menyamakan gaya pakaiannya dengan Chang Soo. Soalnya Chang Soo menilai gaya pakaian gadis yang ia taksir kampungan.

Lee Ji Yi mencoba gaun berwarna hitam, namun Chang Soo masih menolak, Lee Ji Yi kemudian mencoba gaun orange, Chang Soo belum mau. Lee Ji Yi kemudian mencoba gaun putih, namun Chang Soo masih menolak. Lee Ji Yi kemudian mengenakan gaun berwarana pink, Chang Soo masih belum setuju. Sampailah Lee Ji Yi ke gaun warna kuning, Chang Soo masih menyuruh Lee Ji Yi untuk mencoba gaun lagi namun Lee Ji Yi tertarik dengan gaunnya. Chang Soo pun menyuruh Lee Ji Yi untuk mengenakan gaun tersebut dan menyuruhnya untuk membeli satu gaun lagi. Lee Ji Yi pun memuji banyaknya uang yang dimiliki Chang Soo karna tanpa pikir-pikir membelikannya gaun.

Gambar

Tak hanya gaun, Chang Soo kemudian menemani Lee Ji Yi memilih sepatu untuknya. Melihat perhatian yang diberikan Chang Soo, Lee Ji Yi kemudian berkata pada Chang Soo bahwa sepertinya dia sering membelikan wanita kado. Namun Chang Soo kemudian berkata pada Lee Ji Yi bahwa dia tidak sering membelikannya secara langsung. Mendengar jawaban Chang Soo, Lee Ji Yi kemudian mengatakan berarti dia spesial bagi Chang Soo.

Lee Ji Yi kemudian memboyong banyak belanjaan, Lee Ji Yi yang dibawa makan malam ke sebuah restoran Jepang, terkagum-kagum melihat restorannya.

Kemudian Lee Ji Yi menyuruh Chang Soo menggeserkan tempatnya duduk selayaknya perlakuan seorang pria kepada wanitanya.

Lee Ji Yi sangat senang diajak datang ke restoran Jepang, apalagi dengan makanan yang disajikan untuknya. Seperti biasa Lee Ji Yi akan kelihatan kampungan memperlihatkan ekspresi mukanya yang lucu karna pertama kali makan makanam enak dan mahal tersebut. Melihat tingkah lucunya, Chang Soo pun hanya bisa tersenyum kecil.

Chang Soo yang membawa teman wanitanya ke restoran Jepang langganannya, chefnya kemudian memuji kecantikan pacarnya dan mengatakan bahwa dia wanita paling cantik dibanding semua wanita yang pernah dia bawa.

Ternyata Lee Ji Yi mengerti semua pujian yang dilontarkan oleh chef kepercayaaan Chang Soo, Lee Ji Yi kemudian mengatakan terima kasih. Mendengar ucapan Lee Ji Yi, Chang soo bingung, dan bertanya, “Apa Lee Ji Yi mengerti apa yang dia katakan?” Lee Ji Yi menjelaskan perkataan yang dilontarkan chef Jepangnya, satu katapun keluar dari mulut Chang Soo, “Daebak.”

Yoon Ha bertandang ke rumah Joon Gi dan kaget melihat rumahnya yang rapi seperti bukan seorang bujangan. Melihat Yoon Ha yang terus menguap, Joon Gi menyuruhnya untuk berbaring sebentar. Yoon Ha mengaku pada Joon Gi bahwa “belakangan ini dia sulit tidur meskipun dia telah meminum obat tidur. Namun setelah mengakui semuanya pada Joon Gi, Yoon Ha merasa tidak tertekan lagi.”

Joon Gi pun membaringkan Yoon Ha di tempat tidurnya; berbaring di atas tempat tidur Joon Gi, Yoon Ha pun dapat tertidur lelap.

Ye Won berada di ruang kerja Gyung Joon dan mengatakan pada pelayan Hong bahwa dia akan bercerai dan akan tinggal disisi kedua orang tuanya. Mendengar hal tersebut sontak pelayan Hong kaget.

Ye Won juga meminta pelayan Hong untuk membantu ibunya menerima kenyataan yang ada. Dia pun meminta informasi tentang perusahaan mana yang akan menyelidiki kasus kecelakaan yang menimpa adiknya.

Gambar2

Usai makan malam, Lee Ji Yi diantar pulang oleh Chang Soo. Merasa semua yang dialaminya hanyalah mimpi mulai dari berpacaran dengan anak chaebol, memakai pakaian mahal, makan –makanan enak yang mahal yang tentu saja tidak akan pernah mampu ia rasakan; Lee Ji Yi kemudian meminta untuk putus. Lee Ji Yi merasa sudah saatnya untuk berhenti menjadi Cinderella. Mendengar hal itu, Chang Soo malah marah dengan Lee Ji Yi dan merasa selama ini dia hanya diperalat, dan diperalat adalah hal yang paling ia benci.

Melihat Chang Soo yang ngambek, ternyata Lee Ji Yi juga berani mendaratkan ciuman di bibir Chang Soo. Melihat ciuman dadakan yang dilakukan Lee Ji Yi, Chang Soo bertanya “Maksudnya ini apa?” Setelah menciumnya, Lee Ji Yi mengakui perasaannya ke Chang Soo bahwa dia sudah mulai menyukainya.

Chang Soo kemudian menarik tangan Lee Ji Yi dan membalas ciumannya.

Gambar3

Yoon Ha yang sedang tertidur, sedangkan Joon Gi sibuk menyiapkan makan malam untuknya tiba-tiba mendapat telpon dari sang bunda yang menanyakan tentang kabarnya. Yoon Ha yang sedang tertidur, kemudian terbangun dan mendengar telpon dari ibu Joon GI. Yoon Ha merasa iri dengan perhatian yang diberikan oleh ibu Joon Gi karna merasa ibunya sendiri tidak pernah memperlakukannya seperti itu. Joon Gi tidak jadi memasakkan ramyeon buat Yoon Ha sebagai gantinya dia hanya membuatkannya spaghetti. Usai makan, Joon Gi menawarkan akan mengantar Yoon Ha pulang ke rumah. Namun Yoon Ha memutuskan tidak akan pernah balik ke rumahnya. Mendengar keputusan Yoon Ha, Joon Gi agak terkejut namun menyetujui keputusan sang kekasih.

Karna akan menginap di rumah Joon Gi, Yoon Ha tidak membawa baju cadangan, Joon Gi kemudian menemani Yoon Ha pergi membeli kebutuhannya seperti baju dan baju dalaman. Menemani Yoon Ha membeli kebutuhannya, Joon Gi pun tak mau melewatkan kesempatan untuk memegang tangan Yoon Ha

Tak ingin merepotkan sang kekasih Yoon Ha pun menolak tawaran Joon Gi yang ingin membayarkan baju dalamannya karna dia merasa Joon Gi seorang pegawai jadi harus menghemat uangnya; dan lagian Joon Gi sudah membelikannya sebuah baju. Mendengar ucapan Yoon Ha, Joon Gi pun tersenyum kecil dengan sikapnya yang tak ingin merepotkan orang lain.

Gambar4

Sambil mandi, Chang Soo mengingat pengakuan cinta dari Lee Ji Yi sambil tersenyum sendiri. Usai mandi, Chang Soo melihat di cermin memuji ketampannya, tiba-tiba ibunya masuk ke kamarnya. Ibu Chang Soo mengatur kencan buta dengan seorang gadis dari keluarga chaebol, namun Chang Soo menolaknya. Ibu Chang Soo kemudian ingin kembali mengatur kencan buta dengan Yoon Ha, untuk kedua kalinya, Chang Soo pun menolak permintaan ibunya.

Ibu Chang Soo berharap anaknya bisa menikah sebelum memasuki usia 30 tahun; dan berharap berasal dari keluarga yang terpandang. Ibunya paling anti dengan gadis miskin; karna menurutnya banyak gadis yang mencari kesempatan untuk memacari pria kaya dan memanfaatkannya. Tak hanya itu, ibunya juga memperingatkan Chang Soo untuk tidak terlalu dekat dengan Joon Gi.

Dengan perkembangan Food Market yang ditangani Chang Soo meningkat, dia meminta ibunya untuk mempengaruhi ayahnya untuk bisa memberinya lebih banyak.

Tidak hanya Chang Soo yang terkena virus cinta, Lee Ji Yi yang duduk depan kipas angin sambil menyeka rambutnya yang basah, teringat kecupan romantis yang dilakukan Chang Soo.

Merasa rindu dengan Lee Ji Yi, Chang Soo kemudian mengsms pacar barunya ini menanyakan apa dia sudah tidur. Chang Soo kemudian menelpon Lee Ji Yi dengan bertanya, “apa sudah tidur?”, Lee Ji Yi merasa tidak enak mendengar ucapan penuh sayang dari pacar barunya ini, dengan mengatakan, “Jangan bicara dengan penuh sayang.” Chang Soo ngambek dengan sikap Lee Ji Yi yang berubah-ubah menolak ucapan penuh sayang darinya padahal mereka baru saja jadian.

Chang Soo yang ngambek, Lee Ji Yi dengan polosnya menjawab klo dia ingin ketemuan lagi.

Mendengar omongan sang kekasih yang ingin ketemuan lagi, Chang Soo pun keluar menemui sang pujaan hati. Namun ketika akan keluar dari rumah, tiba-tiba ibunya melihat Chang Soo dan menanyainya akan kemana. Chang Soo pun berbohong dengan menjawab, “kedepan.”

Gambar5

Yoon Ha dan Joon Gi yang lagi berada bersama di café, tiba-tiba Joon Gi bertanya pada Yoon Ha mengapa dia selama ini belum pernah pacaran. Tentu saja Yoon Ha menampiknya dengan mengatakan bahwa dia juga pernah berpacaran hanya saja tidak lama.

Yoon Ha mudah merasa curiga. Dia berpikir semua yang bersikap baik padanya hanyalah karna statusnya sebagai seorang putri chaebol.

Joon Gi kemudian bertanya pada Yoon Ha apa-apa saja yang ingin dia lakukan karna selama ini belum pernah pacaran. Ternyata permintaan Yoon Ha sangat sederhana yaitu naik sepeda tandem.

Mereka pun berdua naik sepeda tandem. Tentu saja ini salah satu adegan romantisnya dimana mereka berdua mengayuh sepedanya sambil diputarlah OST-nya semakin menambah bumbu romantisme.

Mungkin ini bisa jadi inspirasi menaiki sepeda tandem bersama orang yang dicintai, rasanya akan seperti apa?

Mengayuh dan naik sepeda bersama Joon Gi menyusuri keindahan malam kota Korea, membuat Yoon Ha sangat bahagia. Senyuman kebahagiaan terus menghiasi wajahnya yang untuk pertama kalinya merasakan cinta sejati.

Gambar6
Chang Soo akhirnya datang lagi ke rumah Lee Ji Yi. Namanya orang yang lagi kasmaran, mereka berdua bertingkah kekanak-kanakan. Lee Ji Yi memegang tangan Chang Soo dan mengatakan klo tangan Chang Soo besar meskipun wajahnya kecil. Kemudian Chang Soo meletakkan tangannya di wajah Lee Ji Yi, Lee Ji Yi juga tak ketinggalan dengan meletakkan tangannya di wajah Chang Soo.

Lee Ji Yi yang lagi di mabuk cinta kemudian bertanya pada Chang Soo apa berciuman hanya boleh sekali sehari?” Chang Soo bingung dengan sikap Lee Ji Yi padahal sebelum-sebelumnya dia terus saja menolaknya. Dan tentu saja pria mana yang akan menolak permintaan seperti itu, Chang Soo pun kemudian mencium Lee Ji Yi di bibirnya, dan akan melakukan apapun yang diminta Lee Ji Yi.

Lee Ji Yi kemudia memeluk dari belakang Chang Soo menunjukkan rasa cintanya namun di sisi lain ia pun merasa takut dengan status mereka berdua yang berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda.

Usai bersepeda, Joon Gi dan Yoon Ha pun curhat satu sama lain tentang bagaimana mereka berdua akhirnya bisa berteman dengan sahabat mereka masing-masing Chang Soo dan Lee Ji Yi. Yoon Ha bertanya pada Joon Gi apa dia pernah membohonginya. Karna dibohongi adalah hal yang paling ia benci. Joon Gi pun menampik hal tersebut, dia kemudian bertanya pada Yoon Ha apa dia serius akan meninggalkan rumahnya. Yoon Ha ternyata serius dengan keinginannya itu untuk meninggalkan statusnya sebagai putri chaebol dan memulai semuanya dari awal. Niat Yoon Ha yang ingin melepas statusnya sebagai putri chaebol dan semua fasilitas yang dimilikinya ditanggapi dingin oleh Joon Gi yang beranggapan bahwa mimpi dan kenyataan itu berbeda. Yoon Ha masih berani mengatakan itu karna belum menghadapi kenyataan yang sebenarnya.

Yoon Ha kemudian balik bertanya kepada Joon Gi apa mimipinya sudah menjadi kenyataan? Joon Gi hanya menjawab dengan sederhana, “belum, aku sedang melakukannya.”

Gambar7

Ibu Yoon Ha yang terus minum-minum sepeninggal anak tercintanya, kemudian memasuki kamar suaminya yang lagi tertidur lelap, dan sampai berani menarik rambut suaminya. Sikapnya kali ini bertolak belakang dengan sikapnya sebelum putranya meninggal yang slalu menahan dirinya didepan sang suami meskipun mendapat perlakuan tak wajar.

Ibu Yoon Ha pun mengeluarkan kepahitan batinnya selama ini kepada sang suami dengan mengatakan bahwa dulu saat pertama bertemu sikap suaminya sangat berbeda dengan yang sekarang. Pandai dan pemalu, tetapi tetap perhatian dan hangat. Dan menyalahkan suaminya atas kehidupan yang berantakan yang dialaminya selama ini.

Yoon Ha pun bermalam dan tidur di rumah Joon Gi. Joon Gi yang lagi mandi memikirkan pertanyaan Yoon Ha tentang “apakah mimpinya telah menjadi kenyataan?

Dan ternyata, “kenyataan Yoon Ha (statusnya sebagai putri chaebol) adalah mimpi bagi Joon Gi.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*