Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “High Society” Episode 6 Bagian Kedua

Sinopsis “High Society” Episode 6 Bagian Kedua

Gambar1

Baca Juga: Sinopsis High Society Episode 6 Bagian Pertama

Mengajak ketemuan dengan Joon Gi, Yoon Ha meminta izin untuk datang ke rumahnya. Yoon Ha menyinggung masalah yang telah menimpa Lee Ji Yi tentang bagaimana dia harus dipermalukan oleh keluarga Chang Soo. Yoon Ha berjanji satu hal pada Joon Gi, dengan berkata, “Saat kau pacaran denganku. Aku akan pastikan keluargamu tidak akan dipermalukan oleh keluargaku.”

Dengan gagah beraninya, Joon Gi meyakinkan Yoon Ha agar tak perlu takut melihat apa yang dialami Lee Ji Yi, dengan berkata, “Aku tak perduli kata orang. Dari gembel menjadi kaya. Aku semakin semangat saat orang mengatai aku”

Tentu saja mendengar kata-kata yang seakan membuat Yoon Ha tegar menghadapi segalanya bersama Joon Gi, Yoon Ha yang telah luluh hatinya mengatakan, “Aku ingin denganmu selamanya.”

Yoon Ha juga berterima kasih kepada Joon Gi yang telah memberinya motivasi. Yoon Ha mengaku di depan Joon Gi, “Sejak meninggalkan rumah, dia merasa sedih. Tapi sekarang bersamanya, dia jadi termotivasi.”

Tanpa mengetok pintu, Chang Soo tiba-tiba masuk ke kantor kakaknya yang sedang bersama sekertarisnya dan berkata, “Kau mengagetkanku.” Chang Soo hanya berkata, “Kenapa kaget?”

Chang Soo kemudian bertanya pada kakaknya tentang alasan mengapa ia memanggil Lee Ji Yi.

Kakak Chang Soo menjawab seolah menertawai kekasihnya mengatakan, “Dia sudah memberitahumu? Komunikasi kalian lancar. Apa salah kalau aku ingin berkata baik pada pacarmu? Kau keren sekali. Aku tidak sangka kau sangat romantis.”

Chang Soo meladeni kakaknya dengan mengatakan bahwa dia akan kencan buta dengan putri grup Hwangseon jam 3 sore. Jika kencannya tidak berhasil, maka dia akan kencan buta lagi bersama putri dari grup Taejin.

Mendengar kata grup Taejin, kakak Chang Soo terkejut. Chang Soo mengaku pada kakaknya bahwa Lee Ji Yi cuma salah satunya dari sekian banyak gadisnya.

Tetap saja kakak Chang Soo menganggap rendah gadis pilihannya dengan mengatakan, “Kenapa levelmu bisa jatuh ke kelas pegawai paruh waktu. Apa yang terjadi sampai kau serendah itu? Aku kecewa pada kalian berdua, Joon Gi dan kau. Kalian sama-sama mengoleksi pekerja paruh waktu.”

Mendengar perkataan kakaknya yang menyebutkan bahwa Joon Gi juga pacaran dengan pekerja paruh waktu sahabat pacarnya, Chang Soo terkejut seakan tak percaya.

Gambar2

Chang Soo kemudian masuk ke kantornya dan menyuruh sekertarisnya untuk memanggil Joon Gi. Seakan tak percaya Chang Soo kemudian mengingat bagaimana tatapan Yoon Ha ke Joon Gi ketika mereka berdua bertemu di ruangannya.

Sambil membayangkannya, sekertarisnya kemudian mengabarkan bahwa Joon Gi tidak ada di ruangannya dan menyuruh sekertarisnya untuk menelpon ponselnya.

Chang Soo kemudian teringat ketika dia bertanya pada Joon Gi saat bersama di mobil, “Kau pacaran tanpa sepengetahuanku?” Joon Gi hanya menjawab, “Tidurlah.”

Mendapat telpon dari Chang Soo, Joon Ki datang dan menemuinya. Sejenak Chang Soo memandang wajah Joon Gi, dan Joon Gi bertanya, “Kalau mau bicara katakan?”

Menjawab pertanyaan Joon Gi, Chang Soo kemudian menjawab, “Aku ingin bermain dengan kakakku. Ada ide?”
Joon Gi menjawab, “Kalau lawanmu menggunakan pisau, kau juga gunakan pisau”

Chang Soo ingin mengerjai kakaknya agar tingkahnya yang suka jajan dengan wanita-wanita lain bisa ketahuan istrinya. Dipermalukan dan diomeli itulah yang diinginkan Chang Soo.

Joon Gi kemudian akan meminta tolong teman reporternya untuk mencari kartu perusahaan kakaknya saat bertemu perempuan.
Tak ingin bertanya langsung tentang rumor pacarannya bersama Yoon Ha, Chang Soo bertanya sekali lagi pada Chang Soo, “Ada yang ingin kau katakan padaku?”

Sama-sama berada dalam lift, Chang Soo terus saja diam penuh tanya.

Di rumah, Han Nam Dong bertanya pada ibu Joon Gi yang setelah insiden ibu Yoon Ha menjambak rambut dan melabraknya, ibu Joon Gi tidak banyak bicara mempertanyakan apakah sikap dinginnya tersebut karna dia sudah mengetahui klo Han Nam Dong adalah seorang simpanan.

Mencoba membenarkan tindakannya yang lebih memilih sebagai seorang wanita simpanan, Han Nam Dong berkata pada ibu Joon Gi bahwa dia tidak boleh meremehkannya. Han Nam Dong berpendapat, “Bagaimanapun, lebih baik jadi simpanan daripada miskin. Hidup miskin dengan suami yang tak mampu memberi nafkah. Apa bagusnya? Bukan begitu?”

Ibu Joon Gi hanya bisa menjawab, “Orang hidup dengan cara mereka masing-masing.

Mendengar suaminya dihina oleh Han Nam Dong, ibu Joon Gi tak bisa berbuat apa-apa. Ibu Joon Gi berkata, “Beginilah nasib jadi pembantu. Kalau ingin berpendapat maka jangan jadi pembantu. Meskipun aku miskin, aku hidup dan menjaga lelaki yang kucinta. Aku tidak akan berubah demi selirnya lelaki kaya.”

Han Nam Dong yang lagi asyik nonton TV, tiba-tiba mendapat sms dari sekertaris ayah Yoon Ha yang memberi kabar bahwa bosnya akan bertandang ke rumahnya.

Ibu Joon Gi yang akan menyiapkan makan siang Han Nam Dong, kemudian di suruh untuk segera pergi karna ayah Yoon Ha akan datang ke rumahnya.

Ibu Yoon Ha meminta pelayan Hong untuk mengosongkan jadwalnya di di yayasan sampai akhir bulan, dan namun pelayan Hong mengatakan bahwa dia sudah mengajukannya kepada pihak yayasan untuk mencari penggantinya, namun yang mereka ajukan adalah Yoon Ha. Yoon Ha juga anggota yayasan dan sekaligus putrinya, jadi organisasi menginginkannya. Ibu Yoon Ha pun menyetujui pilihan pihak yayasan dan menunjukknya sebagai penggantinya.

Seperti yang sudah ia janjikan sewaktu meneror Han Nam Dong bahwa dia akan datang setiap hari, usai membahas tentang yayasan ibu Yoon Ha memutuskan akan ke rumah Han Nam Dong.

Han Nam Dong dan Presdir (ayah Yoon Ha) makan siang bersama, Han Nam Dong mengeluh padanya mengapa lama sekali baru datang ke rumahnya.

Usai makan, Han Nam Dong kemudian mengajak presdir untuk masuk ke kamar. Di dalam kamar, Han Nam Dong melapor tindakan istrinya yang telah memukulinya dan memakinya habis-habisan. Tak tahan mendengar ocehan wanita simpananya, presdir kemudian berkata padanya, “Aku datang untuk istirahat. Ini sudah selesai”

Mendapat perlakuan semena-mena dari presdir yang berani mencampakkannya, Han Nam Dong kemudian mengancam presdir dengan mengatakan, “Aku akan beritahu wartawan! Presdir Jang Won Shik Grup Taeji punya wanita simpanan dan tidak diperlakukan seperti manusia. Kau kira aku akan diam saja?”

Han Nam Dong bingung dengan sikap presdir yang tiba-tiba meninggalkannya. Sekrtaris presdir memberi nasihat padanya bahwa Presdir Jang rindu akan kelembutan. Dan menegur Han Nam Dong yang kini sikapnya yang telah jauh dari kelembutan.

Meratapi nasibnya sebagai wanita simpanan, Han Nam Dong berkata, “Begini rasanya hidup sebagai selir. Istri pertama boleh suka-suka sedangkan dia harus mengubah dirinya.”

Gambar3

Ibu Yoon Ha terus saja menangis mengenang putranya yang telah meninggal dunia dengan mendatangi bekas rumah Kyung Joon ditemani pelayan Hong.

Sambil berolahraga Chang Soo memikirkan pendapat Lee Ji Yi ketika mereka bertemu setelah dipermalukan oleh kakaknya berkata, “Kalau kita pacaran dan terasa berat, kita bisa putus. Lebih baik begitu daripada sudah menikah. Karna kita cuma pacaran.”

Chang Soo juga memikirkan perkataan kakaknya yang mengatakan bahwa Joon Gi pacaran dengan sahabat kekasihnya yang juga seorang pekerja paruh waktu.

Chang Soo yang lagi berolahraga tiba-tiba mendapat telpon dari ibunya untuk kencan jam tiga sore. Chang Soo bertanya pada ibunya apa boleh tidak pergi kencan, namun ibunya memaksa dengan mengatakan, “Ayahnya sedang bekerja sama soal konstruksi dengan Grup Hwangseon.” Dan mau tak mau Chang Soo harus mengikuti perintah ibunya.

Yoon Ha kemudian mendatangi perusahaan ayahnya dan mengungkapkan keinginannya untuk keluar dari rumahnya dan mandiri. Padahal ayahnya telah menawarkannya pekerjaan di perusahaan namun Yoon Ha menolaknya.

Atas keputusan Yoon Ha yang lebih memilih untuk meninggalkan keluarganya dan perusahaannya, ayahnya memperingatkan Yoon Ha bahwa dia akan menyesal.

Yoon Ha juga mengungkapkan isi hatinya kepada ayahnya dengan berkata bahwa dia mempunyai lelaki yang ia cintai dan tak ingin pria yang ia cintai hidup dalam keluarganya.

Chang Soo kemudian datang menemui teman kencan butanya Shi Hyun. Chang Soo memperlakukan wanita ini dengan sangat dingin bahkan sedikit menyindirnya dengan berkata, “Kamu jadi cantik. Operasi plastik ya?” dan meninggalkan teman kencan butanya.

Ibu Joon Gi datang ke rumah putranya untuk bersih-bersih, dan kaget melihat ada pakaiam wanita. Tiba-riba Yoon Ha datang ke rumah Joon Gi untuk cuci piring dan terkejut melihat ibu Joon Gi.

Melihat pakaian wanita di rumah putranya, ibu Joon Gi kemudian menarik kesimpulan bahwa wanita yang dipacari putranya adalah Yoon Ha.

Yoon Ha terkejut mengetahui bahwa ibu Joon Gi mengingat namanya.

Yoon Ha dan ibu Joon Gi sangat akrab satu sama lain, dan ibu Joon Gi memuji senyuman manis di wajah Yoon Ha.
Yoon Ha melarang ibu Joon Gi untuk bersih-bersih dan dia sendiri yang akan mencuci piring kotornya. Selesai bersih-bersih, Yoon Ha mengajak ibu Joon Gi untuk jalan-jalan.

Artikel tentang Jang Yoon Ha seorang putri chaebol yang bekerja sebagai pekerja paruh waktu keluar, dan menjadi trending topik dan ayah Yoon Ha membaca berita tersebut. Melihat artikel tentang putrinya, presdir meminta sekretarisnya untuk menyelidiki siapa yang menulis artikel tersebut dan menyelidiki lelaki yang sedang dipacari putrinya.

Gambar4

Lee Ji Yi kemudian dijemput oleh Chang Soo, dan Chang Soo bertanya pada kekasihnya untuk mengajaknya ke tempat manapun yang ingin ia datangi. Mendapat kesempatan emas dari sang kekasih, Lee Ji Yi pun meminta Chang Soo untuk pergi ke taman bermain.

Mendengar permintaan Lee Ji Yi yang ingin pergi ke taman bermain, Chang Soo geli pergi ke tempat seperti itu. Namun melihat wajah Lee Ji Yi yang muram, mau tak mau Chang Soo akhirnya mengiyakan permintaan kekasihnya itu.

Pergi ke taman bermain, Lee Ji Yi sangat senang, berbeda dengan Chang Soo yang merasa sedikit tak nyaman.
Setelah berkencan mereka berdua kemudian duduk minum di café,Lee Ji Yi yang lagi senangnya kemudian mengupload foto kencannya di sosial media namun Chang Soo memperingatkan Lee Ji Yi agar memastikan wajahnya tidak kelihatan.

Wajah Lee Ji Yi yang gembira tiba-tiba berubah usai melihat ada banyak hashtag tentang Yoon Ha di instagram, dan kaget setengah mati setelah mengetahui klo Yoon Ha memang benar putri seorang chaebol.

Lee Ji Yi tambah terkejut lagi mengetahui klo Chang Soo juga sudah tahu tentang status keluarganya dan sempat kencan buta dengannya.

Mendengar hal tersebut, Lee Ji Yi marah dan merasa sangat terhina.

Chang Soo bingung dengan sikap Lee Ji Yi yang tiba-tiba saja ngambek mengetahui klo Chang Soo dan Yoon Ha sempat pernah melakukan kencan buta. Chang Soo juga membela dirinya dengan berkata bahwa Lee Ji Yi dulu juga pernah suka Joon Gi, namun Lee Ji Yi kemudian membantahnya klo dia sendiri yang membantu Yoon Ha bisa pacaran dengan Joon Gi. Tentu saja perkataan Lee Ji Yi membuat terkejut Chang Soo mendengar Joon Gi yang telah berani pacaran diam-diam dbelakangnya tanpa memberitahu dirinya.

Chang Soo juga membela dirinya di depan Lee Ji Yi dengan mengatakan pada Lee Ji Yi bahwa pergi kencan buta tidak berarti apa-apa. Chang Soo berkata pada Lee Ji Yi, “Berada denganmu dan melakukan ini, baru penting. Aku melakukan yang tidak kusuka denganmu. Sebelum pacaran denganmu. Aku sering kencan buta.”

Lee Ji Yi kemudian meninggalkan restoran namun di cegat oleh Chang Soo dan berusaha meyakinkan kekasihanya untuk tidak marah dan berkata, “Kepalaku sedang pusing sekarang, tapi aku setuju untuk melakukan semua agar kamu senang.” Namun Lee Ji Yi tetap saja tak mau mendengar perkataan Chang Soo dan pergi meninggalkannya.

Yoon Ha dan ibu Joon Gi sangat akrab di restoran, kemudian Joon Gi datang bergabung bersama mereka berdua. Lagi asyik bersama ibunya dan Yoon Ha, Chang Soo menelpon untuk ketemuan.

Chang Soo yang lagi prustasi mengetahui dirinya selama ini telah dibohongi oleh sahabatnya sendiri, menunggu Joon Gi di bar.
Joon Gi datang di bar, dan Chang Soo berkata bahwa dia percaya padanya. Chang Soo kemudian berkata pada Joon Gi, “Kau tidak pernah bilang kau menyukaiku.”

Dan Joon Gi berkata, “Apa laki-laki harus saling bilang suka?”

Mendengar jawaban Joon Gi, Chang Soo kemudian berkata, “Menurutku ada dua alasan mengapa orang tidak mengatakannya. Satu kau tidak suka aku. Kedua, kau tidak suka aku, tapi tidak ingin meninggalkan aku.”

Mendengar jawaban Chang Soo, Joon Gi sangat terkejut.

Dan hal yang tidak pernah disangkan Joon Gi, tiba-tiba Yoon Ha datang dan terkejut melihat Joon Gi juga bersama Chang Soo, dan Joon Gi pun tak kalah terkejutnya dan bingung mengapa Yoon Ha bisa datang.

Dan Chang Soo berkata, “Aku yang telpon.”

Betapa terkejutnya Joon Gi mengetahui bahwa orang yang memanggil Yoon Ha datang adalah Chang Soo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*