Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “High Society” Episode 6 Bagian Pertama

Sinopsis “High Society” Episode 6 Bagian Pertama

Gambar1

Baca Juga: Sinopsis High Society Episode 6 Bagian Kedua

Joon Gi yang lagi mandi membayangkan bagaimana dia harus mendepak kekasihnya sendiri hanya karna kurang kaya; bagaimana sakitnya perasaan wanita ini mengetahui dirinya hanya diperalat oleh sang kekasihnya dimana selama ini Joon Gi hanya mencintai latar belakang keluarganya dan bukan dirinya. Joon Gi dengan terang-terangan menghina mantan kekasihnya, mengatakan “Perusahaan ayahmu tidak layak mendapat investasi pikiran dan hatiku.” Joon Gi juga membayangkan bagaimana ketika pertama kali Chang Soo harus ketemuan dengan teman kencan butanya Jang Yoon Ha (putri bungsu Grup Taejin), dia menyuruh Joon Gi untuk mencari semua data pribadinya; dan bertemu Yoon Ha ketika di lift. Joon Gi juga mengingat perkataan ibu Chang Soo yang mengatakan bahwa, “ada rumor presdir (ayah Yoon Ha) akan menjadikannya penerus.”

Joon Gi juga mengingat pertanyaan Yoon Ha tentang, “apakah Joon GI telah menjadikan mimpinya menjadi kenyataan?” Joon Gi pun menjawab, “Kenyataanmu adalah mimpiku. Tunggulah aku akan datang.”

Yoon Ha pun bermalam di rumah Joon Gi, dan tak pulang ke rumahnya.

Usai mabuk berat, pelayan ibu Yoon Ha membawakannya minuman, dan mengatakan bahwa suaminya ingin bertemu. Namun istrinya menolak, dan mengingat kejadian semalam ketika dia menjambak rambut suaminya yang sedang tertidur pulas. Suaminya yang kesakitan hanya bisa mengatakan, “Aigoo, aigoo! Ini, ini! Aduh!”

Istrinya yang lagi mabuk berat kemudian tertawa lebar sambil mengatakan, “Tidak ada rambut! Tidak sehelaipun”

Usai menerima syok terapi dari istrinya, ayah Yoon Ha mengeluarkan kekesalannya dengan mengayunkan tongkat golfnya di depan pelayan Hong. Saking kesalnya dengan perlakuan sang istrinya, pelayan Hong kedapatan getahnya. Ayah Yoon Ha berkata, “Bagaimana kamu menjaga nyonyamu sampai dia begitu? Jika dia berulah lagi karna minum, aku akan pukul kepalamu.”

Gambar2

Menyadari kesalahan yang telah ia buat, ibu Yoon Ha kemudian menemui suaminya. Ibu Yoon Ha hanya diam dan tak membantah suaminya berbeda ketika dia mabuk berat.

Suaminya kemudian mengatakan, “Kamu mau menggila terus? Kenapa wajahmu beda sekali denan semalam? Kamu mau minum lagi?Kamu mau merusak kita semua?” Ibu Yoon Ha kemudian membalasnya, “Memang sudah rusak”

Ayah Yoon Ha juga memberitahu istrinya bahwa dia akan mempekerjakan Yoon Ha di perusahaan. Ibu Yoon Ha tidak membantah keputusan suaminya itu dan menyetujuinya.

Mereka sekeluarga kemudian sarapan (ayah, ibu, dan kakak perempuan Yoon Ha). Akan sarapan, ayahnya kemudian mencari Yoon Ha karna tidak ikut sarapan. Ayah Yoon Ha kemudian menyalahkan istrinya dengan mengatakan, “Karna kamu menggila, dia jadi ikut-ikutan.”

Pelayan Hong kemudian memanggil Yoon Ha untuk sarapan. Melihat Yoon Ha tidak ada di kamarnya, pelayan Hong kemudian menelpon Yoon Ha dan menanyakan keberadaannya. Menerima telpon dari pelayan Hong, Yoon Ha kemudian mengatakan, “Meskipun aku tidak pulang, tidak ada yang mencariku”. Mendengar jawaban Yoon Ha, pelayan Hong menjawab, “Kau akan pulang kalau ada yang mencari? Kau pulang ke rumah karna itu rumah.” Kau dimana? Akan kujemput.”

Yoon Ha kemudian menjawab, “Tidak. Aku bisa sendiri.”

Yoon Ha kemudian bangun dan mencari Joon Gi.

Joon Gi kemudian menemui seorang temannya yang berprofesi sebagai reporter sambil makan berdua di warung. Temannya ini mengatakan, “Susah sekali, karna tidak ada yang bisa kutulis. Aku senang bertemu denganmu meskipun karna ini.

Joon Gi kemudian bertanya, “Apa putri chaebol bisa menjadi perhatian? Temannya ini menjawab, “Kau kan tahu … dibanding berita ekonomi berita begini selalu dibaca orang. Putri bungsu grup Taejin, jadi pekerja paruh waktu di Food Market. Terlebih lagi dia lajang. Ini hebat! Apa hubunganmu dengannya?”

Asyik berbincang bersama temannya, tiba-tiba Jang Yoon Ha menelpon Joon Gi menanyakan keberadaannya. Joon Gi menjawab bahwa dia pergi bersepeda dan bertemu temannya.

Di telpon, Yoon Ha berkata, “Aku lapar. Kamu belum makan juga kan?” Joon Gi kemudian menjawab bahwa dia akan membuatkannya sarapan saat kembali.

Gambar3

Sesampainya Joon Gi di apartemennya, dia lantas terkejut dengan kepandaian Yoon Ha memasak terlepas dari statusnya sebagai putri chaebol.

Yoon Ha yang melihat Joon Gi mendekat kearahnya dan perasaan gerogi seolah merasa akan dicium kemudian berkata, “Aku tak apa”. Kemudian Joon Gi hanya mengatakan, “Apanya. Aku mau matikan kompor.”

Melihat sikap Joon Gi yang berlawanan dari keinginannya, Yoon Ha malah protes dan berkata, “Tidak seperti harapanku.” Joon Gi hanya bertanya, “Apa harapanmu?”

Yoon Ha menjawab, “Tidak spesifik, tapi yang biasa dilakukan laki-laki dan perempuan saat bersama? Joon Gi kemudian bertanya, “Contohnya” Yoon Ha kemudian menjawab, “Begini” sambil memeluk Joon Gi dari belakang. Joon Gi yang lagi sibuk mempersiapkan sendok untuk sarapan; tiba-tiba mendapat pelukan dadakan dari sang kekasih, ekspresi Joon Gi hanya terkejut .
Sambil memeluk Joon Gi, Yoon Ha yang merasa bahagia bersama orang yang ia cintai berkata, “Laki-laki dan perempuan sungguh menarik. Bagaimana mereka bisa dekat secepat ini? Bagaimana mereka bisa percaya semudah ini?

Mendengar ucapan Yoon Ha, Joon Gi merasa agak tidak enak hati dan melepaskan tangan Yoon Ha dan meminta permisi untuk mandi.

Selain itu, Yoon Ha berkata pada Joon Gi, “Hari ini, aku mau keluar dari kerja.”

Pelayan Hong kemudian melapor pada ibu Yoon Ha bahwa dia tidak pulang ke rumah semalam. Seperti biasa ibu Yoon Ha marah dengan sikap putrinya ini.

Pelayang Hong juga memberitahu ibu Yoon Ha bahwa Ye Won akan datang ke rumah dan ingin bertemu dengannya dan suaminya. Mendengar hal tersebut, ibu Yoon Ha kembali ketus dengan berkata, “Kenapa lagi dia? Semua anakku sama saja”

Ye Won kemudian datang kerumahnya dan menyuruh pelayan Hong untuk meminta ayah dan ibunya kumpul di ruang tamu dan menyuruh semua orang keluar.

Ayah Yoon Ha kemudiam menyuruh sekertarisnya untuk menunjuk Yoon Ha sebagai ketua tim di Departemen Perencanaan kantor Cina.

Ayah Yoon Ha juga bertanya padanya tentang alasan dibalik keputusan Kyung Joon yang memberi saham Yoon Ha.
Sekretaris ayahnya ini kemudian menjawab bahwa sepertinya Yoon Ha tertarik pada perusahaan sejak lama. Ayah Yoon Ha kemudian bertanya tentang pekerjaan sambilan putrinya sebagai pekerja paruh waktu di Supermarket Yumin.

Ye Won kemudian berbicara kepada kedua orang tuanya tentang rencana perceraiannya dan memberikan hak asuh anak terhadap suaminya. Sontak kedua orang tuanya terkejut dengan keputusannya yang akan mengakhiri bahtera rumaah tangganya, namun meskipun mendapat pertentangan dari ibunya untuk tidak bercerai keputusan Ye Won sudah bulat.

Setelah bercerai, Ye Won memutuskan untuk tinggal di gedung utama tempat Kyung Joon, dan ingin tinggal dengan orang tuanya sebagai anak sulung dalam keluarga.

Mendengar keinginan Ye Won yang memilih tinggal di tempat Kyung Joon, tentu saja mendapat penolakan dari ibunya.
Ibu Ye Won bersikeras bahwa gedung itu adalah milik Kyung Joon dan tidak ada yang boleh kesana. Dan meninggalkan ruang tamu.

Melihat kondisi istrinya yang masih belum menerima kenyataan tentang putranya yang telah meninggal, ayah Yoon Ha kemudian menyuruh Ye Won untuk membujuk ibunya dan menggunakan gedung utama, dengan begitu istrinya akan sadar.

Gambar4

Ye Won kemudian mendatangi kamar ibunya. Ibunya tidak setuju dengan sikap putrinya yang memilih untuk bercerai berkata, “Apa tidak bisa hidup wajar? Apa kata orang nanti? Pikirkan gosip yang akan beredar.”

Ye Won kemudian membantah nasihat ibunya berkata, “Apa aku harus menahan diri karna takut pada perkataan orang? Jika kondisiku sama dengan ibu, aku harus menahan diri seperti ibu. Tidak bagiku. Mertuaku tidak menahanku. Aku sudah bekerja di perusahaan hingga saat ini. Tapi, apa aku harus menahan diri?”

Mendengar putrinya yang tetap ngotot, ibu Yoon Ha mengalah dan merestui pilihan putrinya.

Ye Won juga protes kepada ibunya yang lebih menyayangi Kyung Joon dan melarangnya tinggal di gedung utama tempat Kyung Joon, berkata, “Lihat kami juga. Ibu kira anakmu yang lain tidak terluka karna kau menganak emaskan dia? Lalu kenap aku tak bisa di gedung utama?”

Ibu Yoon Ha kemudian mendatangi gedung utama tempat Kyung Joon untuk mengenang putranya dan menyuruh pelayan Hong untuk memberitahu Ye Won agar tidak menyentuh barang Kyung Joon.

Jang So Hyeon kemudian masuk ke kamar Yoon Ha dan melihat-lihat barangnya, Ye Won memanggilnya dan Jang So Hyeon menyahut, “disini (di kamar Yoon Ha).”

Melihat adiknya ini yang seolah tanpa beban, Ye Won kemudian bertanya padanya, “Kamu tidak cemas.”

Jang So Hyeon kemudian menjawab, “Jangan pura-pura saat kita cuma berdua. Apa salahnya dengan hidup? Jalani saja dengan senang. Kepalaku sakit. Setelah kakak begitu, aku jadi tahu kalau aku menjalani hidup dengan benar.”

Melihat adiknya yang tak mau ambil pusing, Ye Won kemudian memperingatkannya, dengan berkata, “Kamu masih bicara seperti ini setelah tahu Kyung Joon membeli saham perusahaan untuk Yoon Ha?”

Mendengar hal tersebut tentu saja So Hyeon merasa terancam dan mengingat perkataan Yoon Ha ketika mereka berdua sempat adu fisik. Yoon Ha yang terbakar emosi melihat sikap kakaknya melawannyaa dan berkata, “Aku tidak akan pergi sampai aku benar-benar siap. Saat itu aku akan pergi tanpa kau suruh. Sampai hari itu datang, jangan membuatku marah”

Ye Won dan So Hyeon kemudian berpikir klo hengkangnya Yoon Ha dari rumah berarti dia telah merencanakan sesuatu.
Di rumah Joon Gi, Yoon Ha berdandan dan siap ke kantor bersama Joon Gi. Yoon Ha mengatakan pada Joon GI bahwa dia telah siap untuk mengundurkan diri dan akan meninggalkan rumahnya. Meskipun Joon Gi menyuruhnya untuk tinggal di rumahnya, Yoon Ha menolak tawarannya karna kasihan melihat Joon GI yang harus tidur di sofa.

Joon Gi kemudian bertanya dimana dia akan tinggal, Yoon Ha dengan polosnya menjawab, “Meskipun dia bodoh dan bandel namun dia masih putri chaebol. Dan punya resort dan vila atas namanya.”

Chang Soo yang lagi mengendarai mobil menelpon sang pujaan hati Lee Ji Yi dan bertanya, “ Lagi dimana”. Lee Ji Yi kemudian menjawab, “Dimana lagi? Kerja. “ Chang Soo kemudian mengajak Lee Ji Yi untuk minum teh bareng .

Gambar5

Di tempat kerja, Lee Ji Yi yang lagi berada di ruang ganti para pekerja tiba-tiba manajer perusahaan membawakannya sekuntum bunga dan memberi Lee Ji Yi ucapan selamat. Sang manajer kemudian berkata pada Lee Ji Yi, “Meskipun kamu tidak akan menikahi direktur, kau tetap pacaran dengannya,” dan memberitahu Lee Ji Yi bahwa dia dipanggil oleh Direktur Eksekutif (kakak Chang Soo).

Jang Yoon Ha kemudian menerima telpon dari sekertaris ayahnya yang memintanya untuk datang ke perusahaan ayahnya.

Lee Ji Yi  datang ke kantor kakak Chang Soo, ketika Lee Ji Yi duduk dia kelihatan kikuk melihat kakak Chang Soo yang terus memandanginya.

Kakak Chang Soo bersikap munafik di depan Lee Ji Yi dengan berpura-pura mendukung hubungannya dengan Chang Soo.
Kakak Chang Soo berkata pada Lee Ji Yi, “Maaf. Aku penasaran gadis macam apa yang dipacari Chang Soo.” Sadar statusnya, Lee Ji Yi hanya mengatakan, “Kami masih muda dan tidak mempunyai rencana apapun.”

Dengan munafiknya dan merendahkan Lee Ji Yi, kakak Chang Soo berkata seolah-olah membela hubungan adiknya dengan seorang pekerja paruh waktu, dengan berkata, “Jangan begitu. Baik-baiklah pada Chang Soo. Aku akan membantu kalian. Kalau ada yang menghalangi, aku akan singkirkan. Kalau orang yang diatas kasar, hamil saja duluan.” Dan kakak Chang Soo juga menawarkan Lee Ji Yi untuk diangkat menjadi pekerja tetap. Lee Ji Yi hanya terdiam mendengar tawaran kakak Chang Soo.

Jang Yoon Ha kemudian melapor kepada manajer untuk mengundurkan diri. Manajer perusahaan tempat Yoon Ha bekerja awalnya agak kaget dengan keputusan mendadak darinya, namun mengatakan bahwa dia akan menerima hal tersebut karna Yoon Ha dekat dengan Choi Joon Gi.

Yoon Ha agak heran mengetahui manajer tempat perusahaannya bekerja mengetahui klo dia sedang menjalin hubungan spesial dengan Joon Gi.

Dan yang lebih heboh lagi, manajer ini bahkan telah menyebar luaskannya kepada pekerja lainnya.

Manajer ini juga bahkan melapor ke Yoon Ha tentang berita pacaran Lee Ji Yi dengan Chang Soo. Manajer ini mendukung hubungan Yoon Ha dan Joon Gi dengan mengatakan kesempatan untuk Yoon Ha dan Joon Gi menikah lebih besar sedangkan Chang Soo dan Lee JI Yi 100% tamat.

Tentu saja, Yoon Ha yang tak tahu apa-apa tentang hubungan spesial Lee Ji Yi dan Chang Soo kaget.

Yoon Ha kemudian mendatangi kantor Chang Soo untuk membicarakan tentang hubungannya dengan Lee Ji Yi. Melihat Yoon Ha yang telah ada di ruanganya, Chang Soo kemudian bertanya, “Kenapa kemari? Tidak kerja?” Yoon Ha kemudian menjawab bahwa dia akan keluar hari ini.

Yoon Ha kemudian mempertanyakan tentang status Lee Ji Yi, apakah Chang Soo berniat menikahinya? Mendengar pertanyaan Yoon Ha, Chang Soo merasa agak geli. Chang Soo memberikan jawaban atas keraguan Yoon Ha, dengan mengatakan bahwa dia suka Lee Ji Yi lebih dari semua gadis yang pernah dia temui. Chang pun tidak menjanjikan soal pernikahan, dan Lee Ji Yi pun menyetujuinya.

Yoon Ha juga memberitahu Chang Soo bahwa Lee Ji Yi dipanggil oleh kakaknya, dan gosip tentang hubungan spesial mereka telah beredar.

Yoon Ha memperingatkan Chang Soo sekali lagi dengan mengatakan bahwa Lee Ji Yi adalah teman baiknya. Kalau dia kesusahan dan minta tolong , Yoon Ha pun akan menolongnya sebisa mungkin.

Mendengar hubungannya yang akhirnya bocor, Chang Soo pun terkejut mendengar kabar tersebut dari Yoon Ha.

Joon Gi yang datang ke kantor Chang Soo, tiba-tiba terkejut melihat Yoon Ha juga berada di kantor Chang Soo . Chang Soo memperkenalkan Yoon Ha sebagai pekerja waktu dan mengatakan pada Joon Gi bahwa dia akan keluar dari pekerjaannya.

Setelah mendengar dari Yoon Ha tentang Lee Ji Yi yang bertemu dengan kakaknya, Chang Soo kemudian marah besar terhadap kakaknya.

Yoon Ha mendatangi Lee Ji Yi yang lagi bekerja dan menyinggung pertemuannya dengan kakak Chang Soo. Lee Ji Yi kaget mengapa Yoon Ha bisa sampai tahu. Tentu saja biang kerok dari semuanya adalah si manajer yang bermulut ember yang menyebar luaskan hal tersebut di semua pekerja Food Market. Lee Ji Yi merasa tidak enak hati karna belum sempat memberitahukannya; dan malah Yoon Ha harus mengetahuinya dari orang lain.

Yoon Ha sempat bertanya pada Lee Ji Yi mengapa harus Chang Soo. Dan Lee Ji Yi hanya membalas Yoon Ha, dengan mengatakan, “Lalu kenapa kamu memilih Joon Gi? Jangan membahas soal orang yang kita cintai. Aku tahu dia bukan lelaki yang baik. Tapi bagimana? Aku suka sekali padanya.”

Lee Ji Yi meminta Yoon Ha untuk mendukung cintanya sama seperti yang ia lakukan dengan jalinan asmaranya bersama Joon Gi.
Tak ingin lagi membohongi Lee Ji Yi, Yoon Ha ingin berterus terang padanya tentang latar belakang keluarganya. Sayang ketika akan mengakui yang sejujurnya, tiba-tiba Chang Soo menelpon dan Lee Ji Yi berkata pada Yoon Na bahwa, “Saat kita pacaran, selalu dahulukan pacar kita.”

Saking senangnya mendapat telpon dari Chang Soo, Lee Ji Yi menganggap main-main ketika Yoon Ha mengaku di depannya bahwa dia adalah putri dari keluarga Taejin Group.

Melihat sikap Lee Ji Yi yang tidak menganggap serius perkataan Yoon Ha, Yoon Ha hanya bisa berkata, “Pikirannya kosong.”

Gambar6

Lee Ji Yi kemudian bertemu dengan Chang Soo di atas atap. Lee Ji Yi dengan bijaksananya menanggapi apa yang telah diperbuat kakaknya dengan berkata pada Chang Soo, “Aku jadi bisa melihatmu seperti manusia sekarang. Awalnya karna dunia kita sangat berbeda. Ternyata setelah bertemu kakakmu, dia hanya orang yang seperti kulihat di jalan. Aku jadi percaya diri. Tidak beda. Semua orang sama saja.”

Atas apa yang telah dilakukan oleh kakaknya, Chang Soo lalu menutup wajah Lee Ji Yi dan meminta maaf. Chang Soo merasa bersalah jika harus menatapnya ketika meminta maaf. Lee Ji Yi berharap kejadian serupa tidak akan terjadi lagi.

Ingin menghibur hati Lee Ji Yi yang lagi sumpek, Chang Soo pun menyuruh Lee Ji Yi nanti untuk mengangkat telponnya dan akan memberinya penghargaan.

Joon Gi kemudian merenungkan perkataan temannya yang mengatakan bahwa, “dia telah menulis artikelnya . Topik tentang putri chaebol yang bekerja paruh waktu. Itu hal baru. Hasil kerjanya pasti akan meningkat karna ini.”

Joon Gi juga mengingat atas jawaban yang dilontarkan Yoon Ha yang berniat meninggalkan rumahnya, melepas semua fasilitas yang dimilikinya dan memulai segalanya dari awal.

Tiba-tiba Yoon Ha mengsms Joon Gi untuk bertemu dengannya.

Lee Ji Yi kemudian di tegur oleh manajernya karna telah meninggalkan tempatnya yang kosong, Lee Ji Yi membela diri mengatakan bahwa dia telah meminta Yoon Ha menjaganya.

Manajernya kemudian menjawab, “Pertemanan kalian bermasalah? Jang Yoon Ha keluar.” Lee Ji Yi yang tidak tahu apa-apa sontak kaget dan kebingungan mendengarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*