Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “High Society” Episode 8 Bagian Pertama

Sinopsis “High Society” Episode 8 Bagian Pertama

Gambar 1

Baca Juga: Sinopsis “High Society” Episode 8 Bagian Kedua

Chang Soo kaget melihat Lee Ji Yi yang tampil anggun dan cantik memandangi kekasihnya dan bertanya, “Kalian lagi ngapain sekarang?

Lee Ji Yi menjawab, “Apa?”

Chang soo menjawab Lee Ji Yi dengan berkata, “Saya tidak akan mengatakan apa yang ingin kamu dengar.”

Lee Ji berharap kata pujian keluar dari mulut kekasihnya, berkata, “Tak bisakah kamu katakan saja klo aku cantik? Saya menghabiskan waktu dan usaha untuk berpakaian.” Dan Lee Ji Yi berkata pada Yoon Ha, “Yoon Ha, kamu tahu mengapa kamu butuh seorang teman perempuan kan”

Yoon Ha yang juga lagi menunggu pujian keluar dari mulut kekasihnya berkata, “Kamu benar. Mereka bisa bilang aku cantik ratusan kali.”

Chang Soo lalu menjawab, “Ah, itu membuatku ngeri. Inilah mengapa aku tak suka kalian berdua nempel bersama-sama.”

Lee Ji Yi lalu bertanya kepada Chang Soo, “Apa jadwal untuk hari ini?”

Chang Soo hanya menjawab, “Ada dua menu, jadi tetap nantikan itu. Tentu saja, itu dua hari dan satu malam.”

Mereka berempat kemudian masuk ke klub malam.

Chang Soo lalu berkata, “Haruskah kita berlari sekarang.” Dan membawa Lee Ji Yi untuk berjoget bersama

Joon Gi kemudian bertanya pada Yoon Ha, “Apa kamu juga ingin pergi?”

Yoon Ha menjawab, “Saya tidak suka yang seperti ini.” dan Joon Gi pun setuju dengan Yoon Ha.

Melihat tangan Ji Yi yang memanggilnya, Yoon Ha kemudian berkata pada Joon Gi, “Saya ingin mencocokkan dengan suasana hati Ji Yi,” dan mengajak Joon Gi untuk berjoget bersama.

Sekertaris Ye Won datang di sekitar daerah tempat tinggal Joon Gi untuk menyelidikinya.

Ternyata Ye Won menyelidiki latar belakang pria yang dipacari adiknya .

Melihat data pribadi Joon Gi, Ye Won lantas berkata, “Dia berpacaran dengan pria seperti ini?  Dia memang tidak punya otak.”

Sekretarisnya juga melaporkan bahwa hubungan mereka sangat berkembang.

Sekertarisnya berkata kepada Ye Won, “Ketika Yoon Ha tidak pulang ke rumah, sepertinya dia bersama Joon Gi.”

Mendengar sepak terjang adiknya, Ye Won berkata, “Itu seperti dia baru lahir kemarin. Bahkan sejak dia ingin bekerja paruh waktu itu cukup lucu. Apa yang kulakukan dengan seseorang yang bahkan tidak layak dijadikan sebagai lawan? Mereka berdua…bocorkan kisah mereka kepada media. Cinta seorang pekerja paruh waktu putri chaebol dan pekerja elit dari keluarga biasa. Bungkus ceritanya seperti dalam film “Notting Hill. Sebelum ayah tahu dan protes, kita harus mengikat mereka berdua bersama tak perduli apapun itu.”

Sekertaris Ye Won siap melakukan perintah dari pimpinannya.

Sekertaris Ye Won yang telah mengetahui wajah orang tua Joon Gi, kemudian menyapa ibunya yang baru habis pulang kerja dan berkata, “Mungkin anda mengenal Choi Joon Gi.”

Ibu Joon Gi bertanya pada sekertaris Ye Won, “Anda siapa?”

Sekertaris Ye Won menjawab, “Saya teman kelasnya dari SMA. Saya hanya tidak bisa menghubunginya.”

Ibu Joon Gi yang tak tahu apa-apa dengan polosnya menjawab, “Ah, benarkah? Dia adalah putraku”

Dan menawarkan orang suruhan Ye Won untuk masuk ke dalam rumahnya dan sekedar minum teh.

Tentu saja, sekertaris Ye Won menerima ajakan ibu Joon Gi.

Sekertaris Ye Won membawakan buah tangan. Melihat ada bungkusan, ibu Joon Gi berkata padanya, “Apa ini?”

Sekertaris Ye Won menjawab, “Ah, tolong ini dimakan. Saya tak ingin datang dengan tangan kosong jadi saya membawa ini.”

Ibu Joon Gi lantas curiga dengan sekertaris Ye Won dan berkata, “Kamu bukan temannya.”

Sekertaris Ye Won mengakuinya dan berkata, “Anda benar. Saya bukan temannya.”

Sambil memberikan kartu perusahaan kepada kedua orang tua Joon Gi, sekertaris Ye Won berkata, “Saya ingin mencarinya. Jadi saya pertama datang untuk terlihat baik kepada orang tuanya.”

Ayah Joon Gi berkata kepada sekertaris Ye won, “Itu adalah masalah pribadinya, jadi dia yang akan memutuskannya sendiri. Kami tidak mempunyai kendali atasnya. Lagipula, trima kasih. Karna telah mencari anak kami dengan niat yang baik.”

Ibu Joon Gi menolak pemberian sekertaris Ye Won, dan berkata, “Jika anak kami mengetahuinya, dia tidak akan suka. Nanti jika Joon Gi memutuskan untuk pergi ke perusahaan anda, berikan bungkusan ini padaku saat itu.”

Gambar2

Joon Gi lagi di kamar mandi klub malam membasuh tangannya, teringat kata-kata Chang Soo ketika mereka bertemu di rumah Ji Yi.

Chang Soo  berkata, “Saya tidak benar-benar mengenalmu, Joon Gi. Apakah kamu yang kukenal adalah benar-benar dirimu atau tidak…Saya tidak yakin.”

Masih di klub malam, Chang Soo tiba-tiba menerima telpon dari temannya Yoon Hae Joon, teman SMAnya.

Yoon Hae Joon berkata pada Chang Soo di telpon, “Saya telah kontak-kontakan dengan Joon Gi. Saya adalah seorang reporter berita harian.”

Chang Soo bertanya, “Ada apa?”

Ternyata Yoon Hae Joon ingin menjalin hubungan yang baik dengan Chang Soo meskipun di masa lampau mereka berdua tidak begitu akrab.

Chang Soo hanya berkata, “Oke.”

Yoon Hae Joon kemudian menyinggung nama Joon Gi dan berkata bahwa Joon Gi telah memberinya sumber berita yang bernilai ekonomis, dan mengatakan bahwa mereka memiliki hubungan yang saling menguntungkan satu sama lain.

Setelah menerima telpon, tiba-tiba Chang Soo agak sedikit tersadar. Tiba-tiba Joon Gi datang dan bertanya, “Dimana menu berikutnya?” Chang Soo langsung menjawab, “Villaku.” Joon Gi kemudian berlalu pergi

Setelah itu, Chang Soo kemudian kepikiran perkataan Yoon Hae Joon yang mengatakan bahwa bahwa Joon Gi telah memberinya sumber berita yang bernilai ekonomis, dan mengatakan bahwa mereka memiliki hubungan yang saling menguntungkan satu sama lain.

Chang Soo kemudian menelpon sekertarisnya dan menyuruh untuk menemukan siapa reporter yang menulis pertama kali artikel tentang Yoon Ha, dan menyuruh mengubah nomor hpnya mulai minggu depan.

Usai bersenang-senang di klub malam, mereka berempat bersenang- senang menikmati keindahan pantai, dan ngumpul di villa Chang Soo.

Gambar 3

Ngumpul bersama di villa Chang soo, Ji Yi bertanya pada Joon Gi, “Apa kamu butuh bantuan?”

Joon Gi berkata, “Apa kamu ingin membantuku membawa ini semua?”

Ji Yi yang sangat bahagia menjawab, “Ya.”

Yoon Ha yang tak kalah bahagianya berkata, “Saya juga ingin membantu.”

Chang Soo kemudian berteriak, “Cepatlah dan datang!”

Melihat kekasihnya yang berlari kencang ke arahnya membawa makanan untuk dipanggang, Chang Soo berkata, “Kamu akan jatuh, hati-hati.”

Lee Ji Yi yang lagi senangnya berkata, “Aku tak akan jatuh.”

Chang Soo berkata pada Ji Yi, “Apapun yang kamu bawa percuma, tentu saja Joon Gi yang harus datang.”

Melihat Joon Gi yang menawarkan dirinya untuk memanggang daging dan bukan Ji Yi, Yoon Ha cemburu melihatnya.

Ji Yi yang menyadarinya kemudian berkata, “Apa kamu melihat tatapan Yoon Ha?”

Yoon Ha membantahnya dan berkata, “Tatapan apa?”

Ji Yi kemudian berkata pada Joon Gi, “Mulai dari sekarang jangan lakukan ini kepada gadis lain. Dia sedikit cemburu sekarang. Di awal ketika Deputi menuangkan air dan bukannya alkohol untuk Yoon Ha dan memberinya kentang rebus. Kami tersentuh dengan hal-hal seperti ini.”

Chang Soo tertawa mendengar perkataan Ji Yi dan berkata, “Apa hebatnya itu untukmu sehingga bisa tersentuh?”

Ji Yi kemudian menanggapi pernyataan Chang Soo dan berkata, “Itulah mengapa arti seorang pria dan wanita yang membuat mereka merasa tersentuh berbeda. Kamu berpikir para gadis menyukainya jika kamu hanya membelikan mereka barang-barang mahal dan membawa mereka ke tempat-tempat indah, bukan?”

Chang Soo menjawan pertanyaan Ji Yi dan berkata, “Bukan itu? Semua gadis yang kukenal suka itu.”

Yoon Ha lalu bertanya pada Chang Soo, “Gadis yang kau kenal seperti siapa? Bagaimana kamu begitu mudahnya mengatakan kamu mengenal banyak gadis yang menyukainya, tanpa merasa sungkan? Membuat Ji Yi merasa terluka.”

Ji Yi lalu berkata, “Yoon Ha mulai dari sekarang hatiku adalah hatimu.”

Merasa terpojok, Chang Soo kemudian berkata, “Mulai dari sekarang, kita berempat tidak seharusnya bertemu bersama.”

Mendengar perkataan Chang Soo, Yoon Ha dan Ji Yi kemudian tertawa.

Joon Gi kemudian berkata, “Saya akan memanggang dagingnya sekarang.”

Ji Yi kemudian berkata, “Saya juga akan memanggang dagingnya dengan baik .”

Chang Soo lalu berkata, “Bagaimana kamu gadis bisa memanggang dagingnya? Bagaimana dengan anggurnya?”

Joon Gi menjawab, “Saya tidak membawanya.”

Dengan semangat Yoon Ha menyahut “Saya yang akan mengambilnya.”

Chang Soo lalu masuk ke villa mengikuti Yoon Ha untuk membantunya membawa anggur.

Gambar4

Sambil menyiapkan anggurnya, Chang soo bertanya pada Yoon Ha, “Kamu sangat menyukainya [Joon Gi]?” Yoon Ha lalu menjawab, “Ya.”

Chang Soo lalu bertanya pada Yoon Ha, “Kamu belum banyak berpacaran dengan pria, bukan?”

Tak terima dengan perkataan Chang Soo, Yoon Ha berkata, “Ah, benar-benar. Mengapa semua orang berkata saya selamanya sendiri? Saya bilang sebelumnya saya sudah pacaran!”

Tak ingin bertengkar, Chang Soo berkata, “Baiklah, kamu sudah banyak pacaran. Itulah mengapa kalian harus mengenal dengan baik. Pria menjadi apa.”

Yoon Ha bertanya pada Chang Soo, “mereka menjadi apa?”

Chang Soo hanya memberi nasihat pada Yoon Ha, “Jangan berikan semua yang ada padamu.”

Yoon Ha bertanya, “Apa maksudnya dengan memberikan segalanya?”

Chang Soo berkata, “Hatimu. Jangan berikan semua hatimu. Sisakan beberapa.”

Yoon Ha berkata pada Chang Soo, “Saya sudah memberikan segalanya.”

Yoon Ha membela dirinya dan berkata, “Jika saya tidak memberikan hatiku sepenuhnya, mengapa saya mau berkencan dengannya? Jika kamu mengatakan bahwa kamu tidak akan memberikan mereka perasaanmu lalu bisakah itu terjadi?”

Chang Soo yang malas berdebat dengan Yoon Ha berkata, “Ayo keluar.”

Yoon Ha lalu berkata pada Chang Soo, “Jangan seperti itu pada Ji Yi. Jangan menjadi seperti apa?”

Yoon Ha berkata, “Jika kamu mencintainya, menikahinya adalah hal yang lumrah.”

Chang Soo membantahnya dan berkata, “Apa kamu sedang berkata bahwa nantinya kamu akan menikahi Joon Gi?”

Dengan tanpa beban, Yoon Ha menjawab, “Tentu saja. Dia pria yang kuinginkan.”

Chang Soo meragukan tentang keinginan Yoon Ha yang ingin menikahi Joon Gi dengan statusnya.”

Yoon Ha berkata, “Pernikahanku tidak ada hubungannya dengan perusahaan. Jika saya tak dapat menikahi orang yang kuinginkan, apa pentingnya hidup?”

Chang Soo tidak sependapat dengan Yoon ha dan berkata, “Lihat kakakku. Dia menyukai fakta bahwa saya berpacaran dengan Ji Yi. Jika kamu menikahi Joon Gi, noona So Hyeon dan Ye Won mungkin juga akan menyukainya. Apa kamu tahu betapa menyedihkannya untuk anak-anak seperti kita yang mencoba dan menarik mata orang tua kita?”

Yoon Ha menanggapi jawaban Chang Soo dengan berkata, “Bahkan jika latar belakangku berubah, aku sudah berusaha hingga sekarang untuk tidak terluka dengan pukulan besar. Pada saat-saat seperti ini, saya bersyukur pada ibuku. Dia membantuku lebih cepat menjadi mandiri .”

Di luar, Ji Yi dan Chang Soo yang lagi memanggang daging. Ji Yi memuji karakter Joon Gi dengan berkata, “Kepribadianmu baik, anda pintar dan melindungi wanita.”

Ji Yi lalu bertanya pada Joon Gi, “Apa yang kamu rasakan ketika kamu mengetahui Yoon Ha adalah putri dari keluarga kaya? Saya sedikit sedih. Saya pikir imajinasi tinggal bersamamu bahkan dalam realitas. Semua kali ini, ada banyak petunjuk. Tapi saya tidak pernah berpikir dia dari keluarga kaya. Saya pikir dia berlatar belakang keluarga yang sama denganku.”

Joon Gi lalu bertanya pada Ji Yi apa yang akan ia lakukan dengan Chang soo.

Sadar akan statusnya, Ji Yi hanya berkata, “Saya tidak mempunyai rencana apapun. Dia bukan seseorang yang yang bisa kuajak bersama untuk merencanakan sesuatu. Kami tiba sampai disini tanpa sebuah rencana.”

Joon Gi kemudian berkata pada Ji Yi, “Bahkan jika kondisinya baik, jangan lupa bahwa kekuatanmu sendiri adalah lebih kuat.”

Ji Yi lalu berkata, “Apakah sekarang kamu sedang mengkhawatirkanku?”

Joon Gi membalas pertanyaan Ji Yi, “Saya pikir seperti itu.”

Mendapat perhatian dari Joon Gi, Ji Yi malah mengatakan, “Khawatirkan saja dirimu! Itu tidak perlu. Aku bukan orang yang bodoh. “

Yoon Ha dan Chang Soo datang membawa anggurnya, dan mereka berempat duduk makan bersama. Ji Yi yang sempat ditegur oleh Chang Soo dan Yoon Ha ketika dia memanggil Joon Gi “Deputi Manajer” padahal  mereka sedang tidak di kantor. Chang Soo lalu menyarankan Ji Yi memanggil Joon Gi “oppa.” Mendengar kata “oppa”, air mata Yoon Ha jatuh membasahi pipinya dimana ia teringat akan kakaknya.

Melihat Yoon Ha menangis, Joon Gi kemudian mengajaknya untuk menghirup udara segar.

Di kantor, ayah Yoon Ha bertanya pada sekretarisnya, “Apa yang dikatakan tim yang telah dibentuk?”

Sekretaris presdir mengatakan, “Jika kita melaporkannya telah meninggal, semua kepemilikan Presiden Jang akan jatuh ke pengadilan. Kita akan membayar banyak pajak.”

Mendengar laporan dari anak buahnya, presdir berkata, “Karna pajak, dulu saya menjalani banyak penderitaan berjuang dengan waktu untuk memberikan banyak hal kepada Gyeong Joon.”

Sekretaris Presdir memberikan solusi dengan berkata, “Karna tubuhnya belum ditemukan, jika anda tidak melaporkannya telah meninggal, anda bisa meninggalkan pemberitaan sebagai orang yang hilang. Sampai kita menerima hukuman yang lepas, itu lima tahun, jika kita menjaga kepemilikan properti secara absentee, susunan manajemen Presiden Jang, manajemen properti, semuanya bisa dijaga.”

Presdir Jang menjawab, “Baiklah. Kemudian kita akan melihatnya dalam lima tahun. Siapa yang memiliki kesempatan untuk mengatur properti absentee?”

Sekretaris Presdir menjawab, “Saya khawatir karna Nyonya yang menjaganya sebagai wali. Meskipun tidak ada kesempatan, namun jika Nyonya menyerahkannya pada anda. Itu bisa saja anda.”

Presdir kemudian menanggapi perkataan sekretarisnya, “Mari kita melihat keadaan sekitar yang sesungguhnya. Pastikan itu tidak bocor padanya dan pindahkan dengan rahasia.”

Gambar5

Setelah memata-matai keluarga Joon Gi, sekretarisnya melaporkan pada Ye Won bagaimana keadaan yang sebenarnya tentang keluarga Joon Gi.

Sekretaris Ye Won juga melaporkan tentang keadaan Joon Gi di perusahaannya, “Joon Gi memiliki banyak musuh di perusahaan. Dia bergabung dengan teman semasa SMAnya Direktur Yoo Chang Soo. Jika Direktur Yoo Chang Soo mewarisi Yoomin Department Store, bagian manajemen… Ada rumor bahwa tempat itu akan diisi oleh Joon Gi. Karna dia satu-satunya orang kepercayaan Chang Soo, tampaknya ada keuntungan.”

Ye Won berkata pada sekretarisnya, “Jadi dia pria yang ambisius? Apa dia pintar?”

Sekertaris Ye Won mengiyakannya.

Ye Won berkata, “Karna dia miskin, dia mungkin tumbuh dengan mengetahui apa sebenarnya arti uang. Yoon Ha adalah seseorang yang sangat ia butuh dalam banyak aspek.”

Sekretaris Ye Won juga memberitahunya bahwa ia telah meninggalkan kartu perusahan di rumah Joon Gi sehingga ia bisa menelpon.

Sekretaris Ye Won juga melaporkan kabar bahwa Presdir berencana tidak akan mengumumkan kematian Gyeong Joon.

Menanggapinya, Ye Won berkata, “Saya pikir itu aneh, bahkan sejak mereka mengungkapkan surat wasiatnya. Mereka berusaha sangat keras untuk meningkatkan properti Gyeong Joon. Jika dilaporkan meninggal, pajak warisan akan membumbung tinggi. Tidak mungkin dia ingin melihatnya. Untuk situasi perusahaan Nyonya, sepertinya dia akan ditawari untuk manajer properti absentee.”

Ye Won kemudian berkata, “Jika kita menggabungkan saham Gyeong Joon 12% dan saham ibu 7%, maka semuanya 19%. Saya tentu saja harus membuat ibu di pihakku.”

Ayah Yoon Ha datang di rumahnya dan disambut oleh ibunya. Ayah Yoon Ha berbicara pada sekretarisnya untuk memperingatkan pria yang dikencani Yoon Ha.

Ibu Yoon Ha dan suaminya makan siang bersama. Ayah Yoon Ha berkata padanya bahwa dia tidak akan melaporkan kematian Gyeong Joon karna tidak ingin pajak warisan Hye In membumbung tinggi. Pencarian orang yang hilang akan memakan waktu lima tahun, dan memperingatkan istrinya untuk lebih berhati-hati. Ayah Yoon Ha mengatakan pada istrinya bahwa mereka akan mendaftar untuk manajemen properti absentee, jadi istrinya yang akan bergerak. Mau tak mau istrinya menyetujui kemauan suaminya; meskipun dengan hati yang hancur.

Ye Won yang mencoba melancarkan aksinya untuk mendapatkan simpati ibunya, mengajaknya untuk pergi ke pameran dan makan bersama di chef kesukaan ibunya.

Yoon Ha yang masih bersedih mengingat mendiang kakaknya, dihibur oleh Joon Gi yang berjalan berdua di tepi pantai.

Yoon Ha menyesal karna telah turun dari pesawat, untuk menghilangkan kesedihan Yoon Ha, Joon Gi menggendongnya ke pantai dan menciumnya.

Chang Soo yang lagi duduk bersama Ji Yi, tiba-tiba mendapat telpon dari sekretarisnya dan memberitahunya bahwa artikel Yoon Ha pertama kali dirilis oleh reporter Yoon Hae Joon.

Chang Soo kemudian mengingat ketika Joon Gi sempat melontarkannya beberapa pertanyaan.

Chang Soo kemudian memikirkan ketika Joon Gi bertanya padanya tentang Yoon Ha.

Terus memikirkan Joon Gi yang ternyata selama ini telah menargetkan Yoon Ha, Ji Yi yang berada di sampingnya bertanya, “Apa yang sedang kamu pikirkan?”

Chang Soo hanya berkata, “Tidak banyak. Kamu mau tahu semua pikiranku?”

Ji Yi langsung berkata, “Ya, saya ingin berjalan mengelilingi dalam otakmu.”

Yoon Ha yang sudah baikan kemudian datang ke villa Chang Soo.

Yoon Ha ingin mandi dan Yi Ji juga masuk ke dalam, tinggallah Joon Gi dan Chang Soo diluar.

Tinggal berdua, Chang Soo kemudian bertanya pada Joon Gi bagaimana dia bisa mengenal Yoon Ha.

Chang Soo berkata, “Tentang Yoon Ha kapan kamu tahu? Bahwa Jang Yoon Ha yang pergi kencan pernikahan yang telah diatur denganku dan pekerja paruh waktu Jang Yoon Ha adalah orang yang sama? Apa kamu mengetahuinya setelah aku memberitahumu dalam mobil terakhir kali?”

Joon Gi lalu bertanya, “Mengapa kamu penasaran tentang itu?”

Chang Soo berkata, “Tidak, hanya penasaran mengapa pria cerdas sepertimu tidak dapat menghubungkan ini dan itu bersama-sama. Pikiran-pikiran itu tiba-tiba muncul dalam pikiranku.”

Chang Soo yang marah mengetahui dirinya selama ini telah dibohongi berkata, “Mengapa kamu pura-pura tidak tahu?”

Satu hal yang benar-benar membuatnya terkejut ternyata wajah yang diperlihatkan Joon Gi padanya hingga sekarang bukanlah yang sesungguhnya.

Joon Gi kemudian berani menantang Chang Soo dengan berkata, “Kamu  hanya melihat yang ingin kamu lihat.”

Tersulutlah amarah Chang Soo, dan tiba-tiba memukul Joon Gi. Joon Gi pun tak segan membalas pukulan Chang Soo.

Yoon Ha dan Ji Yi terkejut melihat Joon Gi dan Chang soo berkelahi dan memisahkan mereka berdua.

Ye Won dan ibunya datang ke pameran. Ye Won menyinggung pria yang sedang dipacari Yoon Ha, namun ibunya tak mau ambil pusing dan menganggap nantinya hubungan mereka cepat atau lambat akan berakhir.

Usai bertengkar Chang Soo dan Lee Ji Yi pulang bersama. Chang Soo terus saja diam, dan Lee Ji Yi hanya duduk diam menatap Chang Soo.

 

*Bersambung ke bagian kedua 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*