Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Episode 14 Bagian Pertama

Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Episode 14 Bagian Pertama

Baca Juga : Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Episode 14 Bagian Kedua 

Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Episode 14 Bagian Pertama

Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Drama Korea Episode 14 Bagian  Pertama
Buat teman-teman yang menantikan Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Episode 14 Bagian Pertama, berikut ulasannya :

Saat Ji An hendak pergi ingin membunuh Lee Joon Young, dia pun bertemu dengan dengan Hyun. Hyun memegang Ji An yang hendak pergi. Ji An,”Satu pilihan, ingin membunuhnya”. Maka Hyun pun memegang erat Ji An dan memintanya untuk menahan dirinya. Ji An,”Apa yang harus kulakukan ?”. Hyun,”Saya ngerti, ada jawaban lainnya Cha Ji An, khan ?”.

Di kantor polisi Myung Woo berusaha memecahkan kasus dari ayah Ji An. Di depan anggota penyidik lain, Myung Woo menjelaskan bahwa ayah Ji An menghilang bersama penjahat Lee Joon Young, saat dia keluar dari tahanannya. Myung Woo menjelaskan karena hal ini Ji An harus menjadi seorang putri kriminal.

Seung Joo,”Ini berarti Lee Joon Yeong masih hidup”. Myung Woo meminta Kepala Kang agar semua tim investigasi menangkap penjahat Lee Joon Young. Kepala Kang,”Ya,,, Kita harus..”. Hyun kemudian membuat kue buat Ji An. Ji An pun terkagum karena Hyun memiliki ketrampilan untukmembuat kue. Ji An mengungkapkan bahwa dia sangat ingin melihat ekpresi wajah dari Lee Joon Young, setelah mengirimkannya kado ulang tahun berupa tulang belulang ayahnya. Ji An,”Jadi ayo berbagi kue ini”.

Ji An serta Hyun ternyata pergi ke rumah Joon Ho. Saat mereka berkunjung di rumah Joon Ho ternyata sudah ada pengacara Jeong. Di depan Joon Ho, Ji An mengaku karena hari ini adalah ulang tahunnya. Maka dia ingin berbagi kue ulang tahunnya. Ji An,”Apakah hal itu baik-baik saja bagimu ?”. Joon Ho,”Ah, Tentu saja.. Silahkan masuk”.

Ji An pun mengungkit saat dia berbincang dengan Joon Ho perihal ayahnya. Ji An melanjutkan bahwa harapannya supaya ayahnya hidup kini telah hilang musnah. Joon Ho,”Ah, apakah begitu ?. Itu bagus”. Hyun kaget saat Joon Ho mengatakannya. Joon Ho menjelaskan bahwa Ji An janganlah salah mengerti akan perkataan itu. Joon Ho,”Harapan adalah sesuatu yang kejam. Jadi saya membicarakannya pada konteks itu saat saya bilang itu bagus”.

Ji An yang mendengarnya mengaku setuju dengan pendapat itu, namun dia akan membayar semua kejahatan itu nanti. Joon Ho bertanya ke Ji An, bagaimana sosok ayahnya. Ji An menjelaskan bahwa sang ayah adalah sosok yang paling menyenangkan didunia ini baginya. Namun bagi Joon Ho setiap orang memiliki dua sisi kehidupan yang berbeda. Bagi Joon Ho, hal yang paling aneh orang terdekatnya justru tak mengenal sisi lain dari orang yang mereka kagumi.

Joon Ho mengingat saat dia bersama ayah Ji An di penjara dulu. Namun Hyun memiliki pendapat lain. Bukan berarti memiliki sisi yang berbeda, seseorang dapat dibunuh. Namun Joeng sependapat dengan pamannya Joon Ho. Dia sependapat bahwa orang terdekat kadang tidak mengenal sisi kedua dari kerabatnya dengan baik. Di depan Joon Ho, Ji An mengakui sedikit telah mengenal sisi dari dokter Joon Ho.

Ji An terus memandangi dokter Joon Ho. Ji An mengajak untuk saling tosh sebagai ucapan selamat atas perayaan ulang tahunnya yang takkan pernah dilupakannya selama Ji An hidup. Di dalam hati Ji An, dia begitu ingin memenjarakan Joon Ho segera karena telah membunuh ayahhnya. Ji An serta Hyun pulang ke rumah. Di rumah Hyun memuji Ji An. Hyun,”Kamu menahannya dengan sangat baik”. Ji An,”Apa yang harus kulakukan untuk menangkapnya ?”. Ji An sangat ingin membuktikan keberadaan dari Lee Joon Young. Ji An mengingat kejadian saat dia bertemu dengan Joon Ho di rumahnya. Ji An sangat ingat betul ketika dia masuk ke rumah Joon Ho, Joon Ho malah melarangnnya untuk memasuki sebuah ruangan. Hyun,” Sebuah ruangan…”, Ji An,”Mungkin terdapat sesuatu di ruangan itu”. Namun Hyun meminta Ji An supaya jangan datang untuk melihat ruangan Joon Ho itu dengan sendirian.

Foto Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Drama Korea Episode 14 Bagian  Pertama

 

Ji An terus merasa penasaran dengan ruangan rahasia dari Joon Ho di dalam hatinya. Di rumahnya, Jeong menegur pamannya yang sedang terlihat bersedih. Joon Ho,”Bukankah Cha Ji An terlihat sangat marah ?”. Jeong, “Yah sangat..”. Joon Ho mengira Ji An ingin menutup kasus ayahnya tersebut. Joon Ho merasa dia hanya memberikannya sebuah hadiah yang dia inginkan. Joon Ho,”Apakah itu salah ?”.

Malam berlalu, Ji An serta Hyun hanya saling menatap satu sama lain. Saat Hyun bangun, Ji An menjawab,”Saya akan pergi ke rumah hari ini”. Ji An meminta Hyun untuk membawa Joeng (Min Ah) keluar dari rumah Joon Ho. Hyun, “Baiklah”. Sebelum Ji An mengucapkan ungkapan hatinya, dia meminta maaf kepada Hyun. Ji An ingin segera menangkap Jeong atas semua tindak kejahatan yang mungkin dilakukan olehnya.

Ji An sebenarnya ingin menunggu Jeong, untuk mengakui sendiri semua tindak kejahatan yang mungkin dilakukannya. Hyun mengantar Ji An hingga ke rumahnya. Sebelum Hyun pergi dia berkata,”Haruskah aku membersihkan rumahmu ?”. Saat Ji An mendengarnya diapun tersenyum.
Sebelum Hyun pergi, Ji An sempat mengungkit saat Hyun memberikan poin di kasus sebelumnya, dimana pelakunya hendak membunuh orang terdekat dari Hyun. Ji An menanyakan mengapa dia mendapatkan poin hingga 15+aplpha. Hyun menjelaskan,”+alpha, untuk mengekrepsikan kepastian di dalam bahasa Inggris, adalah sesuatu yang ekstra atau sesuatu yang lebih..”.

Melihat jawaban Hyun yang cukup rumit, Ji An malah tidak mengerti. Hyun,”Orang tak dapat menghitung nomormu..Nilaimu tak dapat dihitung..”. Ji An mengucapkan rasa terima kasihnya atas semua yang sudah Hyun berikan. Ji An berterima kasih atas nilai yang Hyun berikan, serta Hyun yang menghentikan Ji An dari tindak kriminal kemarin. Hyun,”Kamu menghentikannya dengan dirimu sendiri”. Dan akhirnya Hyun pergi dari rumah Ji An.

Sepulang dari rumah Ji An, dia pergi ke rumah Joon Ho. Di depan Joon Ho, Hyun ingin membawa Jeong ke rumah miliknya. Hyun,”Ini pilihanmu, pengacara Jeong. Kau yang memilih ingin tinggal dengan siapa”. Jeong mengucapkan rasa terima kasihnya atas waktu yang Joon Ho berikan. Jeong pergi bersama Hyun. Keluar dari rumahnya, Joon Ho merasa bingung.

Joon Ho berpikir dengan memisahkan Hyun serta Min adalah cara terbaik buat mereka. Joon Ho,”Saat orang berbicara tentang kepiluan, seperti inilah perasaannya ?”.Di samping Joon Ho muncul sosok Park Joo Ah(pembatu di keluarganya). Perempuan itu mengatakan jika Joon Ho bersikap penuh perhatian terhadap seseorang, maka dia akan membuat masalah. Park Joo Ah meminta Joon Ho melihat saat dia membiarkan Park Joo Ah hidup, dan membunuh semua anggoya keluarganya.

Park Joo Ah,”Kejadian yang kulihat setelah saya bangun. Setelah melihatnya, Akankah saya memiliki pikiran,”Saya senang bertahan dengan ini ?”. Saya tak bisa hidup dengan itu, dapatkah saya ?”.

Park Joo Ah melihat Joon Ho sepertinya mengalami kecemburuan. Park Joo Ah melihat Joon Ho cemburu dengan hubungan saudara antara Hyun serta Min. Park Joo Ah pun bertanya apa yang hendak diharapkan oleh Joon Ho. Joon Ho menjawab harapannya, Joon Ho,”Dengan kedua anak itu… Dan Saya.. ketiga dari kami hidup bersama”.

Foto Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Drama Korea Episode 14 Bagian  Pertama a

 

Di kantornya, ibu pimpinan mengingat ucapan Hyun bahwa dia memiliki data sidik jari Lee Joon Young. Ibu pimpinan merasa sangat cemas dengan perkataan Hyun itu. Akhirnya ibu pimpinan membuka sebuah berkas. Saat ibu pimpinan membukanya, didalamnya terdapat catatan sidik jari dari Lee Joon Young. Ibu kepala cemas dengan perkataan bahwa Lee Joon Young telah kembali. Ibu pimpinan pun menelpon Seung Joo. Ibu pimpinan,”Apakah kamu ingat akan bocornya informasi investigasi ?”, Seung Jo, “Ya, saya ingat”.

Ibu pimpinan pun mentutup teleponnya. Di rumahnya, Hyun serta Min (Jeong) sudah bersama. Hyun melihat kartu yang diberikan oleh Min dan menanyakan maksud dari kartu tersebut. Min,”Kamu sungguh tak ingat..Akan lebih baik kamu tidak mengingatnya”. Min tidak ingin mengucapkan makna dari kartu tersebut.

Min meminta Hyun mengingat satu hal saja. Min merasa dia sudah terlahir dengan keadaanya seperti sekarang ini. Min tak ingin membahas lebih lanjut, serta dia meminta Hyun untuk mencari sebuah pengering rambut. Hyun pun menawarkan dirinya untuk mengeringkan rambut Min. Saat Min masih kecil, Hyun sering melakukannya. Min pun duduk disamping sambil Hyun mengeringkan rambutnya.

Ji An terus saja mencari informasi dari Lee Joon Ho. Ji An menemukan Lee Joon Young telah membuat penggambaran serta kehidupan baru dengan menyamar sebagai Lee Joon Ho. Ji An merasa penasaran dengan nasib dari Lee Joon Ho yang asli.

Ibu kepala pun melihat sidik jari Lee Joon Young. Saat ibu pimpinan melihatnya, dia mendapatkan terdapat kecocokan sidik jari tersebut dengan dokter forensik Lee Joon Ho. Ibu pimpinan,”Lee Joon Ho adalah Lee Joon Young”. Kepala Kang mencari banyak informasi dari Lee Joon Young.
Ibu pimpinan keluar dari ruangannya karena dia merasa terkejut atas informasi ini. Saat dia keluar dia bertemu dengan Lee Joon Ho, ibu pimpinan sempat terkaget melihatnya. Ibu pimpinan yang takut dengan penjahat Lee Joon Young lekas pergi dari hadapannya. Joon Ho melihat ibu pimpinan layaknya seorang yang tidak dalam keadaan yang baik. Maka di depan Joon Ho, ibu pimpinan merasa akan meminum obat demi menjaga kesehatannya.

Saat Joon Ho hendak pergi, Ibu pimpinan terlihat sangat takut. Akhirnya ibu pimpinan pun kembali ke kantornya. Dia kembali karena merasa sangat takut dengan sosok Lee Joon Young. Disisi lain, Kepala Kang menelpon Hyun bahwa dia memiliki hal yang ditanyakan. Kepala Kang hendak menuju rumah Hyun. Setelah Kepala Kang, Ji An menelpon Hyun bahwa dia menemukan sesuatu, Ji An pun meminta mereka untuk bertemu.

Ibu pimpinan terus menelpon Hyun, namun Hyun tak ingin mengangkatnya. Ibu pimpinan semakin gelisah karena Hyun tak mengangkat teleponnya. Ibu pimpinan pun mengirimkan sebuah pesan kepada Hyun. Namun Hyun tak melihat pesan tersebut. Ji An pun datang ke rumah mereka. Ji An,”Pengacara Jeong, Saya disini”.

Foto Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Drama Korea Episode 14 Bagian  Pertama b

 

Ibu Kepala pun membawa sidik jari tersebut serta menaruhnya di mobil, lalu pergi dari kantor kepolisian dengan penuh rasa takut. Saat Ji An datang, tak lama Joon Ho pun datang. Joon Ho mempersiapkan banyak masakan bagi mereka. Joon Ho,”Ada banyak makanan yang saya siapkan buat kesehatan Pengacara Jeong”. Tak lama Kepala Kang pun datang bersamaan ke rumah Hyun. Kepala Kang, “Bagaimana kalian semua disini ?”.
Joon Ho merasa bahagia semuanya berada di rumah Hyun. Kepala Kang,”Pengacara Jeong disini juga”. Mereka berlima pun makan bersama. Kepala Kang mengaku menikmati makan bersama ini. Di perjalanan ibu pimpinan telah diintai oleh seseorang.

Hyun pun bertanya kepada Kepala Kang atas apa yang hendak ditanyakannya. Kepala Kang, “Siapakah sebenarnya Lee Joon Yeong ?”. Saat mereka semua mendengar pertanyaan itu, semuanya terkaget mendengarnya.

Ibu pimpinan pun memarkirkan mobilnya. Saat dia hendak menuju ke tempat yang dituju, dia merasa seperti seseorang telah mengikutinya. Ternyata orang yang berada dibelakang ibu pimpinan adalah Eun Bok. Ibu Pimpinan,”Kau menakutiku Eun Bok!”. Ibu pimpinan bertanya,”Namun Eun Bok, bagaimana kamu disini ?”.

Eun Bok,”Saya memiliki sesuatu untuk disampaikan padamu”. Tanpa berpikir panjang, Eun Bok langsung menikam ibu pimpinan sambil meminta maaf kepadanya. Eun Bok,”Saya memiliki utang terhadap orang itu..”. Melihat ekspresi mereka, Kepala Kang merasa semua orang mengetahui sesuatu akan Lee Joon Young. Ibu pimpinan pun terluka sangat parah, dan Eun Bok meninggalkannya.

Dan Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Episode 14 Bagian Pertama inipun berakhir…

Foto Sinopsis I Remember You (Hello Monster) Drama Korea Episode 14 Bagian  Pertama c

 

One comment

  1. Wiiihhhhh ini drama super seru,,, !! Sbnrnya dri awal ktauan siapa joon ho n jeong itu sbenernya,, tapi plot twist eunbok nya itu lho,,,, wan jang daebak!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*