Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 11 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 11 Bagian Pertama Drama Korea

gambar-sinopsis-moon-lovers-episode-10-bagian-kedua-54

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-1

[Baca juga: Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 11 Bagian Kedua Drama Korea]

Wang So minta permisi sebentar kepada raja, dan saat ia mulai berjalan pergi pandangannya mulai kabur. Wang So melakukan sebaik mungkin mengendalikan dirinya untuk tetap kuat dan melawan pengaruh racun itu, meskipun telah ada darah di ujung bibirnya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-2

Yeon Hwa langsung berdiri dari tempat duduknya dan berkata ada sesuatu yang ingin ia katakan, setelah melihat Wang So bersikap seolah-olah baik-baik saja di depan mereka semua dan berjalan tegak meninggalkan tempat pesta itu.

Raja kemudian bertanya pada Yeon Hwa apa yang sebenarnya ingin ia katakan, Yeon Hwa berkata pada raja bahwa ia memiliki sebuah permintaan penting perihal kakaknya, Wook.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-3 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-4

Mengumpulkan seluruh kekuatannya, Wang So terus berjalan sampai dia melihat Hae Soo di depannya. Pandangannya mulai kabur, darah ada di ujung bibirnya, dan ia terus berjalan untuk menghampirinya. Kekuatannya melemah, racunnya telah menjalar sampai akhirnya ia memuntahkan darah dan terjatuh.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-5 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-6

Langkah Hae Soo terhenti setelah mendengar suara, dia berbalik dan melihat ada banyak darah keluar dari mulut Wang So. Ia berlari menghampirinya dan berteriak sekencang-kencangnya untuk meminta bantuan.

Wang So mengumpulkan kekuatannya berusaha berbicara pada hae Soo meskipun kondisinya melemah, menyuruh Hae Soo tetap diam dan pergi, dan kemudian pingsan.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-7 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-8

Sayang usaha Wang So untuk melindungi Hae Soo gagal total. Yeon Hwa juga menawarkan diri untuk meminum teh dan memberitahu Raja bahwa setelah ia meminum tiga gelas, dia akan mengajukan sebuah permintaan.

Setelah menuangkan teh di cangkirnya, Yeon Hwa kemudian meminta pada raja agar dia mengijinkan  Wook untuk menikah kembali setelah lama menduda.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-15

Wook tak nyaman setelah Yeon Hwa mengajukan permintaannya, tapi Raja kemudian bertanya pendapat Wook. Wook memberitahu ada seseorang di Goryeo, jika raja mengijinkannya. Raja pun memberikan izinnya, meskipun ia belum tahu siapa sebenarnya wanita yang dimaksudkan oleh Wook.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-12 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-13

Yeon Hwa ternyata licik juga, tampak seperti ia meneguk semua teh dalam cangkir itu, tapi ia membuangnya, menutupi tetes air teh itu dengan lengan bajunya. Dan saat Yeon Hwa akan mengajukan permintaannya yang kedua, tiba-tiba saja ia pusing dan terjatuh.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-9

Sontak semuanya terkejut, dan Ratu Yoo segera berkata kepada mereka semua ‘itu racun.’ Darah ada di ujung bibirnya, dan Yeon Hwa kemudian bertanya tentang keadaan Wang So, dan pingsan. Baek Ah pun bergegas pergi menyusul Wang So.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-11

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-10

Sambil mendekap Wang So, Hae Soo berteriak minta tolong, prustasi karna tak seorang pun ada disana. Tak lama Baek Ah datang dan memberitahu Hae Soo itu racun. Darah terus keluar dari mulut Wang Soo, dan Ji Mong langsung memeriksa denyut nadinya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-14

Untungnya masih ada denyut nadi, dan Wang So segera dibawa menuju tabib istana. Ji Mong menghentikan Hae Soo saat ia akan menyusulnya, dan Won tiba-tiba berkata bahwa Hae Soo-lah yang telah menyajikan teh itu dan memerintahkan para pengawal untuk menangkapnya. Jung tak percaya, mencoba meyakinkan Ji Mong bahwa Hae Soo bukan pelakunya, tapi Ji Mong memberikan  perintah pada pengawal untuk menangkap Hae Soo karna telah mencoba membunuh seorang pangeran.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-16

Pasukan istana segera menggeledah barang-barang pribadi Hae Soo bersama menteri Park Young Gyu, sementara Selir Oh memerintahkan seorang dayang untuk mencari Nan Hee dan mencari tahu mengapa Hae Soo yang harus menyajikan tehnya dan bukannya dia.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-17

Tapi dia diberitahu bahwa mereka tak bisa menemukannya  di seluruh istana Damiwon. Segera setelah mereka menemukan racun dan sebuah kalung mahal diantara baraang-barang pribadi Hae Soo, Selir Oh menyadari ada sesuatu yang tak beres.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-18

Tabib segera memeriksa Yeon Hwa dan menginformasikan bahwa Yeon Hwa hanya meminum racunnya dalam jumlah sedikit dan akan segera siuman setelah penawarnya bereaksi. Setelah Wook pergi membawa ibunya, tabib begitu terkejut ketika melihat Yeon Hwa tiba-tiba saja bangun.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-19 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-20

Yeon Hwa bertanya mengapa ia tampak terkejut. Tabib ini dengan gagap menjelaskan bahwa dia hanya sangat senang, tapi Yeon Hwa tak percaya setelah melihat ekspresi wajahnya. Yeon Hwa berkata bahwa dia hanya berpura-pura meminum racunnya dan kemudian menggigit pipi bagian dalamnya untuk mengeluarkan darah.

Yeon Hwa sepertinya mengancam si tabib untuk tak buka mulut, saat mengatakan ini adalah sebuah istana dimana sebuah kata yang salah akan menentukan dia hidup atau mati.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-21

Baek Ah, Putra Mahkota , dan Ji Mong menemani Wang So saat tabib meminumkan obat untuk menawarkan racun yang telah ia teguk. Ji Mong memberitahu mereka bahwa racun itu bahkan tidak akan diketahui oleh  dayang istana yang mengujinya, tapi ia lega karna Wang So telah melatih tubuhnya untuk kebal dari racun, karna bahkan satu tegukan saja bisa membawa ke ambang kematian.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-22 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-23

Baek Ah menyayangkan kejadian seperti ini bisa menimpa Wang So, dan ia bahkan sempat berpikir kali ini Wang So akan mati. Putra Mahkota Moo mencurigai mereka mengincarnya, tapi merasa sebagai seorang kakak dia selalu mendorong Wang So untuk mati di tempatnya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-24

Ji Mong menduga Wang So mengetahui minuman itu diracuni ketika dia meneguk minuman pertama, tapi ia tak habis pikir mengapa Wang So harus meneguk tiga cangkir. Ji Mong kembali berasumsi bahwa Wang So mengetahui siapa pelakunya, dan pangeran Moo penasaran siapa sebenarnya pelakunya sampai Wang So berani mempertaruhkan hidupnya untuk melindungi mereka.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-25 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-26

Hae Soo dimasukkan ke dalam sel, dan tampak sangat ketakutan. Woo datang mengunjunginya ke sel, dan sedih setelah melihat keadaannya. Melihat kehadiran Wook, Hae Soo segera berdiri dan menghampirinya meskipun mereka terpisah oleh kayu sel penjara.

Wook menyentuh tangan Hae Soo, tapi Hae Soo malah bertanya keadaan Wang So. Seketika itu, Wook melepaskan genggaman tangannya karna cemburu. Hae Soo khawatir jangan-jangan Wang So telah meninggal, tapi Wook memberitahunya bahwa Wang So baik-baik saja. Wook menjelaskan Wang So telah berlatih menahan racun, dan telah diberikan penawarnya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-27 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-28

Hae Soo lega, tapi Wook berpesan agar Hae Soo harus memikirkan dirinya sendiri, dan memberitahunya bahwa dia telah dituduh meracuni tehnya. Hae Soo bersikeras meyakinkan Wook bahwa dia bukan pelakunya. Wook tahu itu, tapi tak ada cara untuk membuktikannya.

Wook memberitahu Hae Soo bahwa dia akan dipaksa untuk mengatakan siapa yang telah memerintahkannya, dan bahkan akan disiksa tapi dia memohon agar Hae Soo bertahan. Wook pun berjanji akan mengeluarkannya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-32

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-29

Sementara itu, para menteri berkumpul dan menuduh Putra Mahkota mencoba meracuni pangeran ke empat setelah mereka meminta Wang So menggantikan posisinya. Menteri Park memaparkan sejumlah bukti mulai dari: racun dan kalung berharga di kamar Hae Soo, dan bahkan seorang saksi yang melihat Hae Soo berada di kediaman Putra Mahkota dan berbicara secara pribadi berkali-kali.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-30 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-31

Putra Mahkota tak terima dengan tuduhan mereka bahwa ia mencoba membunuh saudaranya sendiri, dan ia bahkan balik menuding para menteri telah berkomplot mengarang cerita licik. Amarahnya makin memuncak apalagi saat  Menteri Park bertanya mengapa ia memberikan kalung itu pada Hae Soo.

Ji Mong segera menyuruhnya tenang, dan berbisik padanya bahwa kemarahannya hanya akan memperparah penyakitnya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-33 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-34

Berada di pertemuan tersebut, Wook mempertanyakan pendapat Menteri Park yang mengklaim bahwa Pangeran Moo telah memberikan racun kepada dayang yang ia kenal baik di Damiwon, dan mencurigai ini hanya sebuah rencana untuk membantu si pelaku lolos dari hukuman. Wook pun berasumsi bahwa racun itu sebenarnya ditujukan kepada Putra Mahkota.

Mendengarnya, Menteri Pak lantas mencurigai Hae Soo berusaha membunuh Putra Mahkota. Wook membantah tuduhannya dan memperingatkan agar Menteri Park jangan asal membuat kesimpulan.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-35 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-36

Setelah mendengar semua pendapat menteri dan pangeran, raja Taejo berbicara empat mata dengan Pangeran Moo yang ditemani oleh Ji Mong. Raja mengumumkan bahwa Hae Soo harus digantung atas percobaan pembunuhan pangeran.

Pangeran Moo terkejut dengan keputusan raja, dan berkata bahwa gadis itu tak bersalah. Ji Mong memberitahu Pangeran Moo bahwa tak ada yang bisa membela Hae Soo dari rumor itu, dan memperingatkan dia hanya akan mengancam posisinya jika terus menentangnya. Meskipun demikian, Pangeran Moo berkata dia tak bisa membiarkan orang lain meninggal karna dirinya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-37 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-38

Dia lebih memilih raja melepaskan posisinya, dan menyarankan raja memilih Putra Mahkota lain sehingga akan membawa kedamaian  kepada keluarga begitu pula negara ini. Putra Mahkota merasa perbuatan baiknya mulai berkurang, dan bertanya apa alasan raja memaksanya menjadi Putra Mahkota.

Raja Taejo menjawab bahwa dia adalah putra sulungnya, dan pangeran lainnya hanya putra dari seorang raja. “Hanya kau seorang adalah putra Wang Geon,” ucap Raja. Mereka berperang bersama, dan saling menyelamatkan nyawa, dan baginya Moo tidak hanya putranya tapi juga rekannya. Raja ingin memberinya segalanya yang ia miliki, dan berharap Moo bisa menyadarinya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-41

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-39 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-40

Wang So yang masih dalam keadaan lemah, memaksakan diri untuk pergi menemui Hae Soo di penjara karna mengkhawatirkan keadaannya. Tapi Wook tiba-tiba muncul di depannya, dan memberitahu tentang pernyataan Menteri Park bahwa Moo yang telah menyuruh Hae Soo untuk meracuninya.

Mereka berdua tahu itu tak benar, tapi Wook berkata tak ada jalan keluar. Wook memberitahunya bahwa dia seharusnya menjauhkan Hae Soo darinya, sehingga hal ini tak akan terjadi.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-42 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-43

Wook memerintahkan Baek Ah pergi agar ia dan Wook berbicara empat mata, dan kemudian memberitahu Wook bahwa pelakunya adalah Ratu Yoo, ibunya untuk meracuni Putra Mahkota. Wook bertanya dengan datar, apa dia meminum racunnya untuk menyelamatkna ibunya, tapi Wang So menjawab bahwa dia melakukannya untuk menyelamatkan Hae Soo, dan Putra Mahkota.

Wang Soo berharap tidak ada yang akan tahu, tapi Yeon Hwa memperrumit keadaan. Wang So berkata dia tak bisa memberitahu siapapun tentang racun itu sebelumnya karna ibunya terlalu rapi mempersiapkannya, sehingga dia meminta Wook untuk membongkar apa yang telah dilakukan oleh ratu Yoo. Dia percaya Wook akan membantu Hae Soo, dan Wook pun bertekad akan menemukan buktinya, dan tidak akan membiarkannya menderita.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-44 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-45 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-46

Wang So datang ke penjara, dan hatinya tersayat setelah melihat keadan mengenaskan Hae Soo yang baru saja menjalani penyiksaan.

Hae Soo bangun dan berkata: Sudah kuduga kau takkan mati’

“Mana mungkin. Itu bukan apa,” ucap Wang So.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-47 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-48

Hae Soo bertanya: “Apa kau meminum teh itu meski tahu itu diracuni agar tak ada yang mencurigaiku?” Meskipun memang seperti itu, Wang Soo membantah di depannya, berkata bahwaa dia bukan orang bodoh yang akan minum racun hanya untuk menyelamatkan seorang gadis.

Hae Soo tak percaya, dan bertanya: :”Mengapa kau melakukannya. Jika kau bersikap seperti itu, apa kau pikir perasaanku akan berubah.”

Dia bertanya dalam hatinya: “Apa artinya aku bagimu sampai kau mempertaruhkan hidupmu untukku. Jika kau melakukan ini, akan menjadi sulit bagiku untuk  berpaling darimu, Yang Mulia.”

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-49 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-50 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-51

Wang So berusaha menahan air matanya, kemudian tersenyum pada Hae Soo meskipun dipaksa, dan berkata: “Cukup jangan lari. Kau benar-benar tahu bagaimana membuatku dalam masalah. Kita berdua harus bertahan dan tidak mati. Saya tahu kita akan bertemu lagi diluar sana.”

Meskipun dia sangat kesakitan dan berusaha menahannya, tapi Hae Soo masih saja memikirkan kondisi kesehatan Wang So, dan Wang So hanya berkata padanya: “Selalu berceramah.”

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-52 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-53

Wook membuntuti seorang dayang istana yang tampak mencurigakan, dan mendapatinya berbicara dengan seorang wanita yang menutupi wajahnya. Wook mengambil semacam tusuk konde dari kepalanya, dan meletakkan semacam tusuk kondenya di leher dayang istana, sementara wanita misterius itu segera bersembunyi setelah menyadari kehadiran seseorang.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-54 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-55

Dia mengancam akan memanggil penjaga istana jika  wanita misterius itu tak keluar dari persembunyiannya. Tapi ia begitu terkejut saat wanita itu membuka penutup wajahnya, dan dia adalah Yeon Hwa.

Wook begitu terpukul, dan Yeon Hwa menantang Wook untuk memberitahu raja bahwa dialah pelakunya untuk menyelamatkan Hae Soo. Tapi Yeon Hwa mengingatkan jika kejahatannya terbongkar, dia akan digantung dan ibu mereka akan diasingkan.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-56 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-57

Woo bertanya dengan nada yang meluap-luap: “Mengapa kau melakukannya?” Yeon Hwa menjawab dia melakukannya untuk membangunkan Wook. Wook seharusnya menjadi raja, tapi dia membuangnya hanya demi Hae Soo. Wook berkata dia tak ingin menjadi raja, tapi Yeon Hwa berkata tidak. Dia tahu persis Wook menginginkannya, dan mengetahui apa yang dipikirkan Wook saat menyaksikan Wang So memimpin ritual hujan: “Itu tempat dudukku. Tepukan itu seharusnya untukku. Itu yang kulihat dimataku.”

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-58 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-59

Yeon Hwa menatap tajam Wook dan menantangnya: “Kau ingin menjadi raja. Kalau kau masih mengatakan itu tidak benar, kau bisa membuangku dan Ibu.” Tapi tiba-tiba saja Wook melemparkan semacam tusuk kondenya kepada dayang istana itu, dan membunuhnya.

“Kau tahu saya tidak sanggup menelantarkanmu dan ibu kita,” ucap Wook.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-60 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-61

Wook berkata bahwa mulai sekarang  Yeon Hwa bukan lagi adiknya yang manis: “Kau berhutang. Kau berhutang padaku dan aku berhutang padamu.”

Yeon Hwa berkata hutang itu adalah sebuah hutang yang tak bisa ia bayar seumur hidupnya, dan berjanji akan membayarnya dengan tahta. Meskipun ia masih tampak syok, Wook memberitahu Yeon Hwa: “Tentu saja. Lakukan itu bersamaku seperti yang kau inginkan,” dan Yeon Hwa tersenyum tipis mendengarnya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-62 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-63 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-64

Wook mencabut tusuk konde yang tertancap di kepala dayang istana itu, dan pergi menuju penjara. Dia hanya menatap bangunan penjara itu dari luar dengan mata yang berkaca-kaca, seolah merasa bersalah pada Hae Soo, tapi ia menghentikan langkah kakinya untuk masuk ke dalam. Tangannya pun bergetar saat melihat darah di tusuk konde itu yang menempel di tangannya, dan menjatuhkannya ke tanah.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-65 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-66

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-67

Datang mengunjungi Wook, Jung tampak kecewa setelah melihatnya tenang-tenang saja dan tidak membantu Hae Soo. Dia menyarankan agar mereka menghadap raja dan mempertaruhkan nyawa mereka untuk membiarkan Hae Soo hidup, namun Wook sama sekali tak merespon.

Bukan hanya Jung, tapi Chae Ryung pun berlutut di depan Wook, dan memohon agar dia menyelamatkan Hae Soo, tapi Wook tetap saja diam.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-68 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-69

Raja mengabaikan kehadiran Wook di ruangannya karna menduga dia datang untuk memohon keselamatan Hae Soo. Raja memberitahunya bahwa tak perduli apapun yang ingin ia lakukan, hukuman itu tak bisa dihentikan.

Wook percaya raja selalu bersikap adil, tapi kali ini ia tak habis pikir bagaimana raja tidak melakukan penyelidikan mendetail terhadap kasus Hae Soo. Raja hanya diam, sehingga Wook bertanya untuk mengkonfirmasi apa dia sedang mencoba memanfaatkan Hae Soo untuk menyelamatkan Putra Mahkota.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-70 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-71

Raja memberitahunya bahwa dia berusaha melindungi negara ini, sehingga  menggunakan satu nyawa kecil untuk menyelamatkan yang lebih besar.  Mendengar pernyataannya, Wang So seolah menyindir sikap ayahnya sebagai raja yang rela mengorbankan  kehidupan orang lain  demi kehidupannya sendiri.

Raja geram, sampai membanting kertas gulungan yang sedang ia baca di meja dan memperingatkan jika Wang So datang lagi padanya untuk memohon Hae Soo, dia akan mati. Meskipun Wang So memohon, raja pun tak bergeming.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-72 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-73

Diam-diam Selir Oh datang ke penjara dan hatinya tersayat setelah melihat kondisi Hae Soo yang tubuhnya dipenuhi luka pukulan.

Sekembalinya ia ke Damiwon, Selir Oh mendapati Wook telah menungguinya. Dia menduga kedatangan Wook ke tempatnya bukan sekedar untuk minum teh. Wook memberitahunya bahwa hanya dia seorang yang bisa ia mintai tolong. Wook meminta Selir Oh membela Hae Soo untuk merubah keputusan raja.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-74 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-75

Selir Oh berkata bahwa dia tak bisa meminta sesuatu seperti ini, dengan memanfaatkan kedekatannya pada raja. Wook bertanya apa dia akan mengabaikannya sampai akhir: “Apa kau akan meninggalkan Hae Soo sampai mati?”

Tapi Selir Oh balik bertanya: “Mengapa  bukan kau sendiri saja yang membelanya? Kau bilang kau mencintainya. Bahkan jika kau harus mati, setidaknya kau harus berusaha menyelamatkan Hae Soo. Akan lebih baik dibanding saya yang berdiri untuk membelanya.”

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-76 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-11-bagian-kedua-77

Selir Oh kembali bertanya apa ibu dan keluarganya yang menahannya. Wook hanya diam, sehingga dia menduga Wook melakukannya untuk melindungi niatnya mendapatkan tahta. Selir Oh tertawa, seolah meledeknya, dan berkata alasan para pria dalam keluarga kerajaan menjadi pengecut selalu sama.

Dia memperingatkan: “Suatu hari nanti kau akan menyesali betapa pengecutmu hari ini. Saat kau berpaling darinya akan menghantuimu selamanya.” Selir Oh berkata dia akan menemui raja karna dia sangat perduli pada Hae Soo, dan kemudian mengkritik Wook: “Kau tak bisa menyelamatkan siapapun, Yang Mulia.”

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*