Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 13 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 13 Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-12-bagian-kedua-65

[Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 13 Bagian Kedua]

Kembali ke pertengkaran Wang So dan Wook, Wang So menyuruh Wook berhenti berpura-pura perduli pada Hae Soo, dan lebih baik berpaling darinya seperti yang biasa ia lakukan. Wang So berkata bahwa dia bukan lagi kakak iparnya, dan Hae Soo bukan lagi urusannya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-12-bagian-kedua-63

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-12-bagian-kedua-64

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-12-bagian-kedua-67

Saat Woo Hee bergerak menuju raja dengan pedang yang mengarah padanya, tiba-tiba saja Baek Ah muncul di depannya dan menerima tusukan pedang yang seharusnya dialamatkan pada ayahnya. Dan tepat di saat yang sama raja Taejo tiba-tiba pingsan, sehingga  membuat mereka yang berada di pesta sangat panik.

Rencana mereka gagal, sehingga Won bertanya apa yang harus mereka lakukan sekarang. Yo kemudian memerintahkan Won untuk segera mencari Wook.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-2

Woo Hee menjatuhkan pedangnya setelah tanpa terduga menusuk Baek Ah, tapi Baek Ah segera menendang jauh pedang itu. Baek Ah menahan rasa sakitnya dan berkata, “Lari. Cepat.” Menghampiri tubuh raja yang tengah pingsan, Ji Mong segera memandang ke langit untuk melihat petunjuk dari bintang.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-3 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-4

Raja telah sadar dan ada Ji Mong beserta Jenderal park yang menemaninya di sisinya. Raja bertanya apa seperti ini dia akan pergi. Jenderal Park menyarankan agar raja tidak mengucapkan kata-kata seperti itu, tapi raja berkata, “Betapa pendek dan singkatnya hidup itu.”

Ji Mong berkata bahwa raja telah membangun sebuah kerajaan, dan raja Taejo kemudian bertanya pada dirinya apa Goryeo akan bisa bertahan selamanya, apa dia telah membuat keputusan yang tepat dengan memilih Putra Mahkota Moo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-6

Jenderal Park meyakinkan raja bahwa dia telah membuat keputusan yang tepat, dan putra mahkota akan naik tahta. Raja kemudian berkata, “Peperangannya telah berakhir sekarang. Sekarang pertarungan kalian akan dimulai.” Dia berpesan pada Ji Mong dan Jenderal Park agar mereka menjaga putra mahkota Moo dan Wang So. Jenderal Park pun tak kuasa menahan tangisnya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-7 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-8

Di saat sedang  meracik teh, Hae Soo kembali merenungkan tawaran Wang So yang mengajaknya untuk menikah. Saat itu Wang Soo berkata meskipun ia merasa sulit bepergian sebagai seorang utusan, tapi dia sering merasa bebas dan memikirkannya tiap saat dan menginginkan Hae Soo merasakan kebebasan seperti itu.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-9

Saat berada di depan istana raja; Won, Yo dan Wook telah memastikan bahwa putra mahkota akan bisa mengetahui apa yang terjadi pada raja setelah semua jalan menuju Songak telah mereka blokir. Yo memberitahu keduanya bahwa mereka harus mengamankan titah terakhir raja sehingga kemenangan berada di tangan mereka.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-15

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-10

Jung datang dan bertanya tentang keadaan raja, tapi tak lama sekumpulan prajurit tiba-tiba datang dan berkumpul di depan istana raja atas perintaah perintah Jenderal park.  Jenderal Pak menyuruh mereka pergi, dan memberitahu bahwa Raja akan segera memberikan perintahnya.

Yo menolak untuk pergi. Yo berkata jika raja sakit, mereka harus melindungi istana raja agar titah terakhirnya tidak diubah.  Tapi Jenderal Park balik mengancam  jika mereka tidak ingin dicurigai sebagai orang yang ingin mengubah titah terakhir raja, mereka  berempat seharusnya meninggalkan istana ini.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-11 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-12

Won berbisik pada Yo bahwa dia tidak melihat Wang So, sementara Jenderal Park kembali memperingatkan siapa saja yang melangkahkan kaki mereka menuju istana raja tanpa izin raja akan dianggap sebagai pengkhianat, dan memerintahkan mereka untuk segera pergi.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-13 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-14

Begitu pula di dalam istana raja, Ji Mong melarang saat Ratu Yoo dan Ratu Hwangbo ingin melihat kondisi raja. Mereka mencurigai Ji Mong sedang menyembunyikan kondisi raja yang sesungguhnya, dan sedang mengulur-ulur waktu hingga putra mahkota kembali.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-17

Hae Soo berada di kamar raja dan tengah sibuk mempersiapkan teh untuknya, raja pun terbangun dari tidurnya setelah mencium aromanya tehnya yang sama seperti Dayang Oh. Hae Soo bertanya apa raja baik-baik saja, tapi raja berkata bahwa dia akan segera meninggal sehingga memintanya untuk segera membawa Putra Mahkota. Raja berharap pangeran Moo bisa segera datang sebelum ia meninggal.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-18 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-19

Hae Soo berjanji akan mencarikan seseorang untuk membantunya, tapi Raja  memberitahunya bahwa tak ada seorang pun di istana yang boleh mengetahui kematiannya sebelum kedatangan putra mahkota sehingga ia hanya meminta bantuan Hae Soo. Raja berpesan ketika Hae Soo keluar dari ruangannya, seseorang akan mendekatinya untuk bertanya tentang keadaannya, Hae Soo  hanya perlu memberitahu orang itu bahwa raja hanya meminta lagi teh.

Raja kembali berpesan bahwa Hae Soo harus lebih berhati-hati kepada orang yang bertanya apa raja telah meninggal. Raja menatap Hae Soo dan berkata, “Orang itu mengincar tahta.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-20 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-21

Hae Soo segera keluar dari ruangan kamar raja tapi saat ia melangkahkan kakinya keluar tatapan hae Soo penuh was-was memandangi orang-orang yang berada di sekitarnya setelah mengingat pesan Raja yang memintanya untuk berhati-hati karna nasib kerajaan Goryeo ada di pundaknya, dan itulah alasan mengapa dia ada disini.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-22 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-23

Saat Wang So akan pergi meninggalkan  Songak untuk segera membawa Pangeran Moo; dia dihadang oleh beberapa pengawal. Putri Yeon Hwa memberitahunya bahwa tidak seorang pun boleh meninggalkan Songak, dan Wang So menduga ini adalah perintah Wook.

Wang So berkata kecurigaannya benar adanya, tadi malam dia melihat Wook mengenakan baju besinya dibalik lengannya bajunya. Wang So penasaran mengapa Wook diam-diam mengenakan baju besi itu di istana.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-24

Wook sepertinya sedang menunggu Hae Soo, dan saat melihatnya keluar dari kamar raja, Wook bertanya mengapa dia begitu tergesa-gesa. Hae Soo menjawab dia akan pergi ke Damiwon karna raja meminta lagi teh. Wook kemudian mengungkit tentang lamaran pernikahan Wang So semalam, dan Hae Soo mencoba mengklarifikasi semuanya tapi ia memilih untuk segera pergi karna urusan raja dan berjanji akan berbicara padanya ketika ia kembali.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-25 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-26

Sebelum pergi Hae Soo akan mengatakan sesuatu, tapi keduluan oleh Wook yang tiba-tiba bertanya, “Apa raja telah meninggal?  Saya mengkhawatirkannya? Apa raja telah meninggal?”

Mendengarnya, Hae Soo pun  teringat pesan raja bahwa orang  yang bertanya apa dia telah meninggal mengincar tahta. Hae Soo sejenak terdiam, daan kemudian bertanya, “Apa kamu ingin menjadi raja?”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-28

Kembali ke Wang So dan Yeon Hwa, Yeon Hwa memberitahu Wang So bahwa kejadian semalam tidak penting. Raja sekarang telah pingsan, pertanyaannya adalah, “Siapa yang akan duduk di tahta?” Wang So berkata bahwa penerus raja adalah putra mahkota Moo, tapi Yeon Hwa bertanya apa yang diinginkan oleh Wang So. “Apa kau ingin menjadi raja?,” tanya Yeon Hwa.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-30

Wang So tersenyum, dan bertanya apa menjadi raja adalah sesuatu yang begitu mudah sehingga kau akan menggapainya jika kau  mau. Tapi Yeon Hwa  menberitahunya bahwa  Wang So bisa menjadi raja jika dia membantunya. Dia yakin dengan dukungan Yeon Hwa dan Hwangbo, Wang So bisa menjadi raja.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-31 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-32

Hae Soo kembali bertanya, “Apa kau akan menjadi raja.” Wook menjawab, “Ketika saya kehilanganmu, saya tidak bisa melakukan apapun dengan kekuasaan terbatas yang kumiliki. Demi melindungi orang yang kucintai di dalam istana ini, saya menyadari bahwa saya harus menjadi yang paling berkuasa.”

Sementara itu, Wang So bertanya pada Yeon Hwa, “Apa yang bisa dilakukan seseorang jika mereka menjadi raja.” Yeon Hwa menjawab, “Dunia akan menjadi milikmu. Kau bisa memiliki segalanya.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-33 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-34

Wang So bertanya apa dia juga bisa memiliki hati seseorang, dan menambahkan, “Jika saya menjadi raja, apa hati yang sangat kuinginkan akan menjadi milikku?”

“Jika seperti itu, saya akan melakukannya. Saya akan menjadi raja,” ucap Wang So.

Kembali ke Wook dan Hae Soo, Wook berkata, “Kau bertanya apa saya akan menjadi raja. Saya akan menjadi raja.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-35

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-37

Ji Mong akhirnya mengijinkan Ratu Yoo dan Hwangbo masuk menjenguk raja. Ratu Yoo duduk di sampingnya dan bertanya tentang keadaannya. Tapi di nafas-nafas terakhirnya, raja malah membayangkan Selir Oh dan memanggil namanya, “Seo Yeon,” sebelum akhirnya meninggal.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-36

Ratu Yoo tampak paling terpukul saat raja telah menghembuskan nafas terakhirnya. Dia menangis meraung-meraung di samping tubuh suaminya yang telah terbujur kaku.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-39

Kembali ke Soo dan Wook, Wook berkata, “Untukmu, saya akan menjadi raja.” Wook memberitahunya bahwa ini telah dimulai dan besok dia akan menyerang istana raja bersama Yo. Meskipun Hae Soo khawatir tindakannya itu adalah sebuah pengkhianatan tapi Wook meyakinkan Hae Soo bahwa putra mahkota tidak akan segera kembali dan memperbutkan sebuah kursi yang kosong hanyalah sebuah pertarungan untuk tahta. Dia meminta Hae Soo untuk tak menceritakan rencana ini kepada siapapun juga, dan berpesan bahwa Hae Soo hanya perlu bersembunyi dan menunggunya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-40 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-41

Wook kembali bertanya apa raja telah meninggal, tapi kali ini Hae Soo tetap memberikan jawaban yang sama memberitahunya bahwa raja hanya meminta teh. Tapi Wook kemudian memberitahu Hae Soo bahwa putra mahkota berada di Chahyeon sehingga dia tidak akan bisa membawanya ke istana sendiri, karna mungkin menebak itulah alasan mengapa dia tampak terburu-buru. Dan Hae Soo berlari semaksimal mungkin, dalam kondisi kakinya yang pincang.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-42 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-43

Yeon Hwa menertawai keinginan Wang So menjadi raja hanya untuk memenangkan hati seseorang, dan memperingatkan bahwa tahta itu bukan diperebutkan untuk hal seperti itu. Tapi Wang So berkata, “Bagiku memang seperti itu,” ucap Wang So. Dia memerintahkan Yeon Hwa untuk membuka jalan baginya, namun Yeon Hwa menolak. Yeon Hwa menegaskan bahwa dia tak bisa membuka jalan untuk seseorang ketika dia tak tahu siapa yang akan ia bawa.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-45

Baek Ah telah pulih dari lukanya. Dan saat bertemu dengan Woo Hee, tampak Baek Ah menatapnya dengan penuh kekecewaan. Sementara Woo Hee menyesalkan sikap Baek Ah yang telah menghalanginya sehingga ia gagal membunuh raja.

Baek Ah bertanya apa selama ini Woo Hee berpura-pura menjadi gisaeng hanya untuk membunuh raja. Dengan nada yang meluap-lupa, Baek Ah bertanya dendam mendalam apa yang dimiliki Woo Hee sehingga  ia sampai rela melakukannya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-46 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-48

Sampai akhirnya Woo Hee menjawab bahwa ayahnya telah membunuh semua keluarganya, dan hanya dia yang tersisa. Baek Ah minta maaf, dan kemudian memeluk erat Woo Hee meskipun awalnya dia  berusaha menarik dirinya dari pelukan Baek Ah. “Saya minta maaf karna telah menjadi putranya,” ucap Baek Ah, dan Woo Hee pun akhirnya menangis dalam pelukannya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-49 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-50

Sementara itu di kediamannya, Yo masih belum bisa memastikan apa raja benar-benar telah meninggal, sementara Won bertanya apa Putra Mahkota akan menggantikannya sebagai raja. Jung yang tak tahu apa-apa datang setelah baru saja berkunjung ke istana raja, sehingga Won segera bertanya apa raja telah meninggal. Jung menegurnya, dan memberitahu mereka bahwa raja pasti memiliki lebih banyak energi setelah minum teh dari Damiwon.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-51 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-52

Tapi Yo penasaran tentang orang yang menyajikan teh dari Damiwon. Sehingga Jung memberitahu mereka bahwa yang ia dengar Hae Soo telah menghidangkan teh untuk raja tadi malam dan hari ini.

Menyadari Hae Soo adalah satu-satunya orang yang mengetahui kondisi raja yang sesungguhnya, Yo memerintahkan Won untuk segera menemukan Hae Soo. Mereka harus menghentikannya memberitahu Putra Mahkota tentang kondisi raja.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-53 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-54

Hae Soo bergegas datang ke tempat Ji Mong tapi dia tak ada disana. Ia segera bersembunyi setelah melihat Won tengah mencarinya. Untungnya dia bertemu dengan Wang So, dan karna ia mempercayainya tanpa ragu Hae Soo memberitahu bahwa raja telah meninggal. Wang So tampak terkejut, sehingga Hae Soo menjelaskan ketika terakhir kali melihatnya, raja seperti akan meninggal, dan dia yakin sekarang raja pasti telah wafat.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-55 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-56

Hae Soo memberitahu Wang So tentang pesan raja untuk segera membawa putra mahkota tanpa seorang pun yang tahu, dan bahkan tentang serangan yang akan dilakukan oleh Yo dan Wook di istana raja esok hari sehingga ia berharap Wang So bisa segera membawa putra mahkota untuk menghentikannya.

Putra Mahkota berada di Hubaekje sementara semua jalan untuk keluar dari Songak terblokir.Tapi Hae Soo mengetahui ada seseorang yang bisa membantu mereka, dan ia teringat akan Woo Hee.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-57 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-58

Baek Ah menghentikan Woo Hee saat dia akan pergi. Baek Ah yakin tidak ada seorang pun yang akan mengenalinya, dan memohon agar Woo Hee melupakan segalanya dan tetap bersamanya. Sebelum memberikan jawabannya, kebersamaan mereka terganggu saat Hae Soo datang bersama Wang So. Hae Soo mengetahui bahwa kampung halaman Woo Hee adalah Hubaekje sehingga ia meminta bantuannya.

Wang So tak ingin mempercayai sembarangan orang, tapi Hae Soo berkata, “Dia adalah temanku. Kau bisa mempercayainya.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-59 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-60

Wang So kemudian memberitahu Baek Ah bahwa raja telah meninggal, dan mendengarnya Woo Hee  sangat terkejut sampai ia hampir terjatuh. Wang So memutuskan akan menghentikan rencana Yo dan Wook untuk menyerang istana raja esok hari, sementara dia berharap Baek Ah bisa pergi mencari putra mahkota untuk membawanya kembali meskipun membutuhkan waktu dua hari. Untungnya Woo Hee mengetahui ada sebuah jalan untuk keluar dan masuk Songak dan hanya dia satu-satunya yang mengetahuinya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-61

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-62

Setelah mendengar dari Yeon Hwa, Wook menebak Wang So berusaha meninggalkan Songak untuk membawa putra mahkota. Wook belum bisa memastikan apa raja telah meninggal, apalagi dia belum mendapat kabar dari ibunya yang masih berada di istana raja.

Belum ada yang mengetahui kondisi raja, sehingga Yeon Hwa melihat ini adalah sebuah kesempatan bagi Wook. Dia menyarankan agar Wook  menyerang istana raja sekarang dan mengumumkan bahwa raja telah memilihnya sebagai pewarisnya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-63 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-64

Tapi Wook tak setuju dengan rencana Yeon Hwa untuk mengubah titah raja, dan menegaskan bahwa dia tidak akan menjadi raja yang akan dikenang sebagai pengkhianat. Yeon Hwa mengakui tak tahu apa yang sebenarnya sedang direncanakan oleh Wook, apalagi setelah kemarin dia memakai baju baja saat memasuki istana. Awalnya Yeon Hwa berasumsi bahwa Wook telah berpihak dengan Yo, tapi dia heran melihat Wook yang tak ingin membunuh Putra Mahkota.

Wook menjawab bahwa dia sedang mempioritaskan keputusannya; siapa yang akan ia serang duluan? Putra Mahkota? Atau saudara ketiganya. Wook tidak ingin membuat satu kesalahan pun saat dia memutuskan untuk merebut tahta.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-65 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-66

Yeon Hwa melihat kakaknya sudah banyak berubah, melakukan semua rencana ini tanpa sebuah paksaan sehingga menurutnya Wook memang menginginkan tahta itu sekarang. Wook kemudian berkata, “Jika keadaannya tak berubah, maka aku yang harus berubah,” tapi satu hal yang paling ia khawatirkan adalah pengkhianatan seseorang.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-67 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-68

Hae Soo memandangi kursi tahta di ruangan raja, dan tak lama Wang So datang. Wang So  bertanya apa Hae Soo ingin duduk disana. Hae Soo berkata tidak, “Aku tak suka itu.” Wang So penasaran mengapa Hae Soo tak menyukai kursi itu, padahal semua orang rela mempertaruhkan hidupnya demi duduk di kursi itu.

Hae Soo berkata untuk mempertaruhkan kursi itu, raja telah mengeksekusi Dayang Oh dan Wang So harus melawan saudara-saudaranya. “Itu memang kursi yang mengerikan,” ucap Hae Soo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-69 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-70

Hae Soo bertanya besok ketika Wang So akan bertarung melawan mereka, apa dia tidak akan menyakiti mereka. Wang So bertanya, “Apa kau mengkhawatirkan Wook. Atau karna dia masih kerabatmu? Lalu kenapa kau memohon padaku.”

Hae Soo memberitahu Wang So bahwa Wook mengatakan itu karna dirinya. Wook marah karna dia tak bisa berbuat apa-apa saat ia diusir dari istana sehingga Wook membutuhkan kekuasaan. Wang So pun akhirnya mengakui bahwa dia juga merasakan hal yang sama.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-71 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-72

Hae Soo kemudian mengungkit tentang pesan raja yang menyuruhnya untuk menjalani hidupnya secara rasional dan dengan tujuan, karna itu dia mendukung putra mahkota. Tapi jika Wook terluka, dia juga akan terluka seumur hidupnya.

Mendengar permintaannya, Wang So berjanji akan berusaha sebaik mungkin untuk tidak melukai Wook. Wang So  bertanya, “Saya juga bisa terluka. Apa kau tidak khawatir padaku juga?” Hae Soo berkata dalam hatinya, “Kau adalah Gwangjong. Hidupmu akan panjang,” dan kemudian meyakinkan Wang So bahwa dia akan baik-baik saja.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-73 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-74 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-13-bagian-pertama-75

Setelah raja meninggal Ratu Yoo menjadi sangat posesif terhadap tubuh raja, sampai dia tidak membiarkan saat ratu Hwangbo mendekatinya. Pertengkaran keduanya terganggu saat So datang; tapi ratu Yoo kecewa setelah So hanya datang sendirian; bukannya Yo atau Jung untuk menjadi orang yang pertama melihat kematian raja.

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

One comment

  1. DI EPISODE 14 HAESOO AND WANG SO RESMI JADIAN HAHAHA YEAAY AKHIRNYA OTP DRAMA INI BENER-BENER JALAN..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*