Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 15 Bagian Pertama

Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 15 Bagian Pertama

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-2

[Baca juga: Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 15 Bagian Pertama] 

Yoo menyuruh Wang So membuat pilihan; apa Hae Soo atau raja yang telah mati, sementara sebilah pedang Won ada di leher Hae Soo. Hae Soo menutup matanya, seakan bersiap untuk mati. Namun Wang So membuang senjatanya, berlutut di depan Yo, dan memberi  hormatnya kepada raja yang baru demi menyelamatkan nyawa Soo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-3 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-4

“Umur panjang, Raja, “ ucap Wang So.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-6

Flashback, Moo duduk bersama Wang So kecil dan Ji Mong di luar istana sambil menatap bintang di langit.  Moo memberitahu Ji Mong bahwa ratu Yoo  berkata padanya bahwa dia pasti bahagia saudaranya Tae meninggal, namun sesungguhnya  dia sangat merindukan adik keduanya.

Moo berkata dia merasa Tae yang telah mati  lebih baik menjadi Putra Mahkota dibanding diirnya, yang kurang dalam undang-undang.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-7 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-8

Ji Mong memberitahu Moo untuk tidak berkata seperti itu, karna menurutnya Moo memiliki bintang raja dalam perbintangan Heonwon. Namun Ji Mong bertanya apa yang akan dilakukan Moo jika dia tidak umur panjang.

Moo berkata – siapa yang perduli jika umurnya panjang, yang lebih penting dengan siapa ia menghabiskan hari-harinya. Dan keduanya lantas tertawa, seperti teman baik.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-9

Di sela-sela perbincangan mereka, Wang Song memberitahu Moo bahwa dia juga ingin menjadi raja. Ji Mong berkata pasti, karna dia juga memiliki bintang seorang raja. Mendengarnya, Wang So kegirangan  sampai menyuruh Ji Mong memanggilnya, “Yang Mulia.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-10 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-11 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-12

Kembali ke msa sekarang, Ji Mong yang masih sangat terpukul  memandangi Moo dan berjata, “Dia adalah raja. Dia adalah raja negara kita, Goryeo.” Jung yang tengan mengenakan seragam militernya, Baek Ah, Wang So dan Hae Soo juga begitu sangat terpukul dengan kematian tragis Moo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-17

Hae Soo menyuruh Wang So bangkit berdiri dan berkata bahwa semua ini terjadi karna dirinya. Hae Soo minta maaf, tapi Wang So segera membawanya keluar dari Damiwon, namun mereka dihentikan oleh Won yang datang bersama para pasukan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-13

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-14

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-15

Dia bertanya kemana mereka akan pergi, dan menyampaikan pesan raja yang baru bahwa jika Hae Soo meninggalkan Damiwon atau menghilang, maka sebuah pengumuman akan dibuat di seluruh Goryeo bahwa Hae Soo meracuni raja yang telah wafat.

Won berkata Hae Soo tidak akan bisa pergi jauh, dan mendengarnya Hae Soo tampak ketakutan sampai memegang tangan Wang So dengan erat.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-18 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-19

Malamnya, Yo bersama para prajuritnya datang ke kediaman Pangeran Eun, menangkap semua keluarga Eun termasuk kakeknya, bernama Wang Gyu. Untungnya Eun bersama Soon Duk berhasil lolos, namun Yo memerintahkan para parjuritnya untuk segera menemukan dan menangkapnya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-20 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-21

Sementara itu, di istana Yo kembali menyingkirkan seorang pejabat, bernama Park Sool Hee. Wook memberitahu Yo bahwa mereka akan mengasingkan Park Sool Hee, dan akan mengumumkan bahwa Wang Gyu telah melakukan sebuah pengkhianatan dan bahkan membunuh Park Sool Hee.

Yo puas dengan pekerjaannya, kemudian atas apa yang telah dilakukan Wook pada Moo, dan juga nasihatnya untuk memanfaatkan Hae Soo guna mendapatkan Wang So. Yo menepuk pundak Moo, dan berkata, “Saya lega kau ada di pihakku.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-22 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-23

Yo berterima kasih  pada Wang Sik Ryum  yang telah mendukungnya, sehingga membuat Wook juga ikut bekerja sama. Tapi Wang Sik Ryum menyuruh Wook berlutuk di depan raja. Wook terpaksa berlutut di depannya, memberinya hormat, dan berkata, “Umur panjang raja.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-24 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-25 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-26

Yo menatap tahta dengan penuh kebanggaan dan kemudian duduk di atasnya, meninggalkan Wook yang masih berlutut dengan tatapan dinginnya. Dia kemudian memerintahkan Wook untuk menangkap Eun dan istrinya secepatnya untuk membuat pemberontakan Wang Gyu tampak nyata. “Kita harus membunuhnya,” ucap Yo.

“Jangan khawatir,” ucap Wook, dan kemudian berkata bahwa Yo memiliki seekor anjing berbakat untuk menangkap anggota keluarga istana, dan sepertinya Yo terpikir sebuah nama, Wang So.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-28

Keesokan harinya, semua keluarga Eun dieksekusi mati termasuk kakeknya, Wang Gyu. Dari kejauhan Yo dan ibunya menyaksikan semuanya tanpa merasa iba sedikitpun.

Melihat mayat-mayat di depannya, Ratu Yoo berkata, “Saya yakin  hari seperti ini akan datang.” Ratu Yoo menatap Yoo dengan penuh kebanggaan, dan memberitahunya bahwa dia meramalkan Yo akan memberikannya keagungan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-30

Yo (raja ke3 — Jeongjong) lantas memberikan selamat karna dia telah menjadi Ibu Raja. Ratu Yoo kemudian  mengingatkan agar Yo mengurus semua pangeran lainnya, karna menurutnya hanya itu satu-satunya cara untuk membuat istana stabil.

Yo memberitahu Ratu Yoo bahwa dia juga akan mengurus politik. “Goryeo milik kita sekarang,” ucap Yo. Sehingga ia berharap dapat memberikan kehidupan yang indah dan meyenangkan bagi ibunya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-31 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-32

Wang So datang menghadap Yo. Meskipun ibunya menegur sikap cuek Wang So di depan raja, Yo memberitahu ibunya bahwa berkat Wang So dia masih hidup. Yo berkata, “Kau menahannya ketika kau menusukku. Di saat-saat terakhir, kau membiarkan pertimbangan dengan cara itu.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-33 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-34

Yo kemudian memberitahu Wang So bahwa Wang Gyu telah dihukum mati karna telah mencoba untuk membuat Eun naik tahta. Dia memerintahkan Wang So untuk menangkap Eun, dan jika menemukannya Wang So bisa membunuhnya di tempat.

Wang So bertanya apa Moo tidak cukup untuknya, dan menolak perintahnya.Yo memperingatkan bahwa jika Wang So melakukan perintahnya, maka orang-orangnya – termasuk Ji Mong, Baek Ah dan Hae Soo akan tetap selamat.

“Kau telah menjadi seekor anjing yang telah mengejar saudara-saudaramu,” ucap Yo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-35 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-36

Setelah bertemu dengan Yo, Wang So datang ke tempat Ji Mong, dan kebetulan ayah Soon Duk ada disana. Wang So kemudian memberitahu mereka bahwa Wang Gyu dan keluarganya telah dihukum mati. Setelah mendengar dari Wang So bahwa Yo memerintahkannya untuk menangkap Eun dan istrinya sekaligus membunuh mereka, ayah Soon Deok memberitahunya bahwa dia dan mendiang Raja Taejo memiliki ikatan saat-saat mereka berada di medan perang ketika mendirikan Goryeo; sehingga ia bisa setia sampai sekarang.

Jenderal Park berkata ini sudah tidak benar, dan memperingatkan Wang So untuk tidak melukai putrinya. Dia mengancam tidak akan tinggal diam, apabila putrinya ditangkap.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-37 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-38

Wang So kemudian datang menemui Hae Soo dan memberitahunya bahwa Moo benar-benar meninggal karna keracunan merkuri.  Dia memperingatkan Hae Soo untuk  tidak mempercayai siapapun, apalagi mereka belum mengetahui siapa dibalik semua ini.

Wang So memegang pundak Hae Soo untuk menenangkannya, dan memberitahukan bahwa dia akan jauh dari istana untuk sementara, sehingga ia meminta Hae Soo untuk menjauh dari raja Yo dan ibu raja sebanyak yang ia bisa. Dan jika ada sesuatu yang terjadi, Wang So menyuruh Hae Soo untuk segera pergi ke Ji Mong.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-39 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-40

Hae Soo bertanya kemana Wang So akan pergi. Wang So memberitahu Hae Soo bahwa raja telah memerintahkannya untuk menangkap beberapa pengkhianat. “Apa dia mengancammu dengan hidupku lagi?,” tanya Hae Soo.

Wang So tersenyum, mengelus rambutnya dan berkata, “Biar saya yang mengurusnya,” dan kemudian memeluk erat Hae Soo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-41 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-42

Di Damiwon, setelah Hae Soo mengungkit bahwa hanya dia dan Chae Ryung yang mempersiapkan air mandi ataupun mempersiapkan obat herbal untuk raja, dan tidak ada seorang pun yang menyentuhnya — dengan  agak gemetaran Chae Ryung memberitahu Hae Soo bahwa bukan dia pelakunya.

Namun Hae Soo meyakinkan Chae Ryung bahwa dia tidak mencurigainya, dan malah memperingatkannya untuk berhati-hati pada pangeran ke-3.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-43 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-44

Chae Ryung kemudian memberitahu Hae Soo bahwa semua keluarga Eun telah dihukum mati. Hae Soo terkejut mendengarnya, sehingga ia bertanya bagaimana dengan pangeran Eun. Mengumpulkan informasi ini, maka Hae Soo menarik kesimpulan bahwa orang yang akan ditangkap Wang So ternyata adalah Eun. Dan tiba-tiba saja Hae Soo merasa sesak, sampai dia memegang dadanya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-46

Tak berselang lama, Eun dan Soon Duk yang tengah menyamar mengenakan pakaian dayang istana diam-diam datang ke Damiwon, dan Hae Soo segera membawa mereka masuk ke kamarnya agar tidak ketahuan. Soon Duk berkata pada Hae Soo bahwa  mereka datang menemuinya karna Eun percaya padanya, namun memperingatkan agar Hae Soo tidak salah paham.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-47

Eun menyuruh Soon Duk berhenti bicara, dan kemudian  meyakinkan Hae Soo untuk tidak mengkhawatirkannya. Eun memberitahu Hae Soo mereka akan naik kapal, namun Soon Duk segera melarang Eun saat akan membocorkan kemana mereka akan pergi.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-48 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-49

Eun kemudian berpikir akan lebih baik untuk meminta bantuan saudara-saudaranya, entah itu Wook, Jung, Baek Ah atau Wang So. Namun Hae Soo melarangnya, dan memberitahunya bahwa saat ini Wang So tengah mencari mereka berdua.

Sook Duk menasihati Eun bahwa akan lebih baik jika mereka tidak memberitahu siapapun, tapi Eun kemudian bertanya apa yang telah terjadi pada ibu dan tantenya. Hae Soo tak berani memberitahu yang sesungguhnya, dan hanya berkata bahwa ia tak tahu apa yang terjadi diluar Damiwon.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-50 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-51

Woo Hee datang bertemu dengan Yo di istana, namun Yo tak menyangka Woo Hee ternyata adalah anggota keluarga Baekje, bukannya seorang gisaeng yang ingin membalas dendam untuk orang tuanya.

Dia kemudian meminta Yo untuk mengijinkan rakyat Baekje mengakses wilayah selatan, dan bertani selama tiga tahun tanpa membayar pajak, begitu pula membebaskan orang-orang yang dipaksa menjadi budak.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-52 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-53

Yo tahu Woo Hee adalah orang yang mencoba untuk membunuh raja, dan  berkata, “Mengapa saya harus mempercayaimu dan membuat sebuah perjanjian?” Woo Hee berkata bahwa orang-orangnya sudah mati karna kelaparan, sehingga membalas dendam tidak ada artinya untuknya.

Woo Hee mengumumkan jika Yo menjamin hidup mereka, rakyat Baekje akan menerimanya sebagai raja mereka, dan akan setia padanya. Namun Yo berkata padanya bahwa dia memiliki sebuah penawaran yang lebih baik.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-54 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-55

Duduk di sebuah warung untuk minum bersama Baek Ah, Wang So mendengar dua orang warga yang duduk di belakangnya bergunjing tentang dirinya, menyebut  Wang So ‘seekor anjing’ yang akan keluar untuk membunuh  adiknya. Mereka tidak percaya jika sosok Eun yang ceria akan melakukan sebuah pengkhianatan, dan menganggap pangeran ke 4 bersikap seperti anjing raja.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-56 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-57

Bek Ah memberitahu Wang So bahwa dia telah menemukan sebuah kapal yang akan pergi dalam lima hari lagi, tapi tak tahu kapal mana yang akan dinaiki oleh Eun. Baek Ah bertanya apa Wang So benar-benar akan menangkap Eun.

Wang So bertanya, “Apa kau juga tidak percaya padaku?.” Baek Ah berkata bahwa dia tidak percaya dengan Yo, seseorang yang memanipulasi orang-orang dan yang memanfaatkan kelemahan mereka menjadi raja. “Masa depan terlihat suram,” ucap Baek Ah.  Baek Ah berkata siapa yang menyangka Yo akan kembali hidup-hidup.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-58 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-59

Tak lama, Woo Hee datang bergabung dan memberitahu mereka bahwa dia telah kembali ke Gyobang. Baek Ah terkejut, namun Woo Hee  berkata bahwa sampai berapa lama dia akan bertahan dengan sokongannya. Woo Hee meyakinkan Baek Ah bahwa dia tidak akan menjadi seorang gisaeng dan hanya mengajari mereka menari. Dan dari kejauhan, Wang Sik Ryum mengamati kebersamaan mereka.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-60

Wook terkejut Wang So datang menemuinya larut malam seperti ini untuk mengkonfirmasi apa benar Wook adalah dalang dibalik keracunan merkuri yang dialami Moo. Wang So mengetahui bahwa Moo telah kecanduan merkuri selama dua tahun terakhir. Meskipun awalnya, dia mencurigai jika Pangeran Won adalah tersangka utama; namun semuanya terlalu direncanakan dengan sangat terperinci, yang bukan sifat Won – kecuali Wook.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-61 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-62

Dia juga  mengakui merasa aneh melihat Yo membiarkan Wook, padahal orang seperti Yo pasti akan menyingkirkannya terlebih dahulu, dan mencurigai apa memang Wook menyingkirkan keluarga Pangeran ke-10 yang merupakan salah satu dari keluarga paling berkuasa di Songak.

“Selain kau cukup pintar, saya penasaran apa lagi yang bisa kau lakukan?,” ucap Wang So. Wang So bertanya apa benar Wook  yang telah menyebabkan kematian Moo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-63

Wook balik bertanya, “Bagaimana denganmu? Apa kau akan menjadi anjing raja dan membunuh Eun? Kita berdua berjuang untuk bertahan. Itulah nasih seorang pangeran yang tidak menjadi seorang raja. Untuk melindungi, kau harus tunduk.”

“Saya tak tahu apa yang telah merubahmu,” ucap Wang So. Namun Wook  kembali berkata bahwa dia tidak meracuni Moo. “Apa itu menjawab pertanyaanmu,” ucap Wook.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-64 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-65

Hae Soo menyuguhkan teh pada Yo, namun Yo kemudian bertanya mengapa Hae Soo bisa menaruh merkuri di tempat mandi raja. Hae Soo membantahnya, dan Yo mengancam Hae Soo apa dia akan mengatakan  hal yang sama setelah disiksa. Namun hae Soo balik menggertaknya bahwa dia akan mengatakan Yo yang telah memerintahkannya untuk mendapatkan tahta.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-66

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-67

Yo tertawa mendengarnya, dan memberitahu Hae Soo bahwa dia tidak akan menyingkirkannya, karna menurutnya Hae Soo adalah umpan terbaik yang bisa ia gunakan untuk mengendalikan Wang So. Namun Hae Soo meminta Yo untuk memberitahunya siapa yang telah meletakkan merkuri di dalam air.

“Siapa dia?,”  tanya Hae Soo. Tak lama, Yo diberitahu bahwa Wook datang dan dia kemudian memberitahu Hae Soo, “Bagaimana bisa dia datang tepat waktu.” Sontak Hae Soo terkejut melihat kedatangannya di tengah malam seperti ini, menduga Wook telah bekerja sama dengan Yoo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-68 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-69

Di depan Wook, Yo kemudian menyinggung bahwa Hae Soo sangat penasaran siapa yang meletakkan merkuri di tempat mandi Moo. Hae Soo menatapnya dengan penuh tanda tanya, tapi dengan tenangnya Wook berkata bahwa Moo meninggal karna penyakit. Yo tertawa mendengarnya, dan kemudian berkata bahwa Moo memang meninggal karna penyakit.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-70 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-71 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-72

Setelah keduanya keluar dari ruangan Yo, Wook mengungkit tentang kejadian saat Hae Soo menyaksikan kematian  Moo di depan matanya. “Itu pasti sangat mengejutkan,” ucap Wook. Hae Soo tak menatap Wook, dan hanya berkata bahwa Moo sudah seperti kakak untuknya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-73

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-74

“Orang yang membuatnya meninggal dengan sangat tragis, siapa dia?” ucap hae Soo.  Kali ini Hae Soo menatap Wook, dan bertanya, “Yang Mulia, kau tidak ada hubungannya dengan hal itu, kan?”

Woook hanya diam, dan kita kemudian flashback saat Ratu Hwangbo kecewa dengan Wook yang  telah membantu Yo, karna menurutnya dia tidak pernah membesarkan seorang putra untuk menjadi seorang pengkhianat.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-75 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-76

Wook memberitahu ibunya bahwa dia harus melakukan pengkhianatan untuk melindunginya dan keluarga mereka. Ibunya tak percaya, sehingga kembali bertanya, “Apa itu karna Hae Soo?” Ratu Hwang Bo bertanya apa Hae Soo ada sangkut pautnya dengan keputusan yang telah ia buat.

Dengan mata berkaca-kaca Wook berkata, “Ya. Saya mempertimbangkannya. Itu semua karna dirinya. Soo berkata saya  berusaha memiliki semuanya dan itu salah, tapi kenapa? Saya berusaha melindungi keluarga dan hatiku? Apanya yang salah dengan itu? Ibu kau memberitahuku untuk hidup dengan benar dan menjalani hidupku dengan cara itu. Namun mengapa saya masih merasa kesepian”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-77

Wook berkata bahwa dia telah memulai jalan ini: “Saya akan hidup dengan cara ini dan meraih apa yang kuinginkan. Saya tidak akan bodoh dan tidak akan kehilangan apa yang kuinginkan.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-78

Wook memandangi Hae Soo dan berkata, “Saya tidak melakukan kesalahan apapun.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-79 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-80

Wang So gelisah menunggui Hae Soo  setelah mengetahui dia dipanggil oleh raja karna mengkhawatirkan keadaannya, namun Hae Soo meyakinkan Wang So bahwa Yo tidak akan membunuh atau mengeluarkannya dari istana.

Wang So tahu dia berencana untuk memanfaatkan Hae Soo sebagai umpan untuk memanipulasinya. Namun Wang Soo berkata tidak apa-apa, karna dia menginginkan Hae Soo aman.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-81 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-82 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-83

Namun Hae Soo bertanya apa yang terjadi dengan orang yang sedang ia cari, sehingga Wang So memberitahu yang sesungguhnya bahwa  dia mencari Eun.

Wang So memberitahunya bahwa raja ingin menemukannya dan membunuhnya. Tapi Wang So meyakinkan Hae Soo bahwa dia akan menemukan Eun dan akan membantunya meloloskan diri, namun tiba-tiba saja Hae Soo kembali melihat Wang So menebas Eun dengan pedangnya, namun ada sebuah panas yang menembus dada Eun, dan Eun mati.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-85

Wang So datang ke tempat Ji Mong untuk mencarinya setelah gagal menemukan Eun dimana-mana. Ji Mong meyakinkan Wang So bahwa bintang biner Pangeran ke 10 Eun telah meningkat di dekat istana, sehingga menyuruhnya untuk mencarinya lagi.

Tapi Wang So bertanya seberapa banyak dia bisa mempercayai Ji Mong pada saat-saat seperti ini. Dia bertanya apa Ji Mong tahu Moo akan mati dengan cara seperti itu, dan apakah dia tahu bahwa Yo akan menjadi raja.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episoe-15-bagian-pertama-84

Ji Mong bertanya apa Wang So bisa membayangkan apa yang dirasakannya karna mengetahui dan tidak bisa terlibat. Ji Mong berkata itu adalah hukuman ilahi bagi mereka yang membaca langit. Namun Ji Mong mengakui ia begitu terkejut Yo bisa menjadi raja, karna menurut ramalannya Yo hanya terlahir dengan bintang dari seseorang yang akan melakukan pengkhianatan.

“Sesuatu benar-benar telah berubah. Sesuatu telah menyimpang.” ucap Ji Mong. Ji Mong penasaran apa yang telah berubah sehingga membuat Pangeran ke tiga Yo menjadi raja.

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

One comment

  1. Rumit. Mulai klimaks ini perangnya memperalat So buat bantai saudara2nya,yang menyebalkan kenapa Haesoo harus jd tameng Yo buat ngejebak So?? Nyebelin dh,So-kan kelemahannya Wangso. Chaeryung takut ditanya Soo tentang kematian raja,kayaknya 2 taun ini dia rada ‘bekerja’ buat Wook-Won mungkin. Wook ttep cinta Haesoo sepertinya,tapi sayang So udah ngasih hatinya sama Wangso meskipun kadang percaya kdang enggak. Resiko cenayang suka sakit gitu ya,tiap kali dapet penglihatan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*