Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 16 Bagian Kedua

Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 16 Bagian Kedua

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi sinop.web.id

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-1 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-2 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-3

Catatan Chingu: Berhubung di Korea Selatan  ep 16 drama ini belum tayang kemarin, maka sinopsis  episode 16 yang mimin tulis mengacu pada drama Scarlet Heart Ryeo Episode 16 Moon Lover, yang tayang resmi di negara China. 

[Baca juga: Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 16 Bagian Pertama]

Keesokan harinya, Wang So menghadap Yo dan dihadapan para menterinya Yo menghadiahinya sebidang tanah untuk digarap dan tanah untuk dijadikan sebuah rumah di dekat Songak karna telah mengeksekusi mati Eun dan istrinya Park Soon Deok. Sementara ayah Soon Deok menatap Wang So dengan sinis.

Selain itu, dia juga memerintahkan Wang So untuk pergi ke ibukota yang baru, Seokyeong untuk bertanggung jawab  terhadap pembangunan istana yang baru disana.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-4 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-5 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-6

Meskipun terpaksa, di depan Yo dan para menterinya, Wang So menerima pemberian Yo. Tapi setelah mereka keluar, ayah Soon Deok menyinggung Wang So yang sekarang menjadi semakin kaya sebagai imbalan karna telah menangkap dan membunuh putri dan menantunya.

Menteri lainnya pun menghina Wang So, menyebut apa dia seorang manusia yang tega melakukan itu pada adiknya sendiri. Wang So hanya diam, tak bisa membela diri atas semua sindiran itu.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-7 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-8

Jung datang menghadap Yo, dan bertanya apa dia tak takut setelah menumpahkan semua darah itu. Yo menjawab dengan entengnya bahwa sulit untuk duduk di tahta tanpa menumpahkan darah beberapa orang.

Jung memberitahu Yo bahwa dia akan melakukan perjalanan di perbatasan dan tidak akan datang ke istana. Yo mengingatkan agar Jung memikirkan ibu mereka dan menghindari berada di garis depan, dan tetap menjaga keselamatan di antara para prajutitnya. Namun Jung berkata, “Saya telah berulang kali hidup sebagai seorang pengecut, dan saya tidak bisa melakukan itu. Saya akan melihat berapa lama hidupku.”

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-9 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-10 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-11

Jung memberitahu Yo bahwa dia harus membayar beberapa dari kejahatannya. Sambil memegang anak panah yang patah yang menembus dada Eun,  Jung berkata: “Ini demi Eun,” dan kemudian meletakan panahnya ke lantai.

Yo melihat anak panah itu, dan dia seolah mendengar suara Eun berkali-kali memanggilnya, yang memohon agar dia membiarkan mereka pergi. Takut dihantui, Yo memerintahkan kasimnya untuk memberikan makanan kurban untuk orang yang telah meninggal di Gaekguksa, agar arwahnya tenang.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-12 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-13 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-14

Hae Soo begitu terkejut saat Baek Ah memberitahunya bahwa Wang So telah berangkat ke Seokyeong, tanpa pamit padanya dan tidak akan kembali dalam waktu yang lama. Dia bergegas pergi menyusul Wang So sampai ke sebuah pinggir danau, namun dia telah pergi.

Hae Soo bergumam, “Aku akan menunggumu.” Waktu seakan dipercepat, Hae Soo berdiri di depan tepi danau menanti Wang So, dan musim silih berganti sampai akhnya memasuki (tahun ketiga pemerintahan Jeongjong (tahun 948)

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-15 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-16

Chae Ryung berlari dengan tergesa-gesa menemui Hae Soo yang tengah berada di pinggir danau, namun Hae See malah menasihatinya untuk tidak berlari seperti itu, apalagi dengan posisinya sekarang sebagai seorang dayang istana yang statusnya lebih tinggi.

Chae Ryung dengan nagas tergopoh-gopoh menyuruh Hae Soo untuk segera pergi menemuinya, karna seseorang yang akan membuatnya bahagia ada disini. “Telah dua tahun sejak dia ada disini, jadi anda pasti akan bahagia,” ucap Chae Ryung.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-17 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-18 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-19

Hae Soo mengira dia adalah orang yang telah lama ia nanti-nantikan, sehingga ia berlari dengan kencang ke Damiwon  tapi ternyata orang itu adalah Jung, yang tampak lebih gagah dengan  segaram militernya, yang membuatnya sedikit kecewa.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-20 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-21

Dihidangkan segelas teh oleh Hae Soo, Jung mengakui bahwa ia datang dua hari lebih awal untuk bisa meminum tehnya. Tapi kemudian dia melihat kuburan Eun, sehingga ia singgah. Jung memberitahu Hae Soo bahwa dia juga memamerkannya di depan kakak iparnya, karna telah melakukan banyak hal dibanding yang pernah dilakukan oleh Soon Deok.

Hae Soo tertawa mendengarnya, apalagi sekarang Jung sudah menjadi seorang jenderal besar.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-22 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-23

Jung berkata bahwa dia khawatir Hae Soo akan meninggalkan istana saat dia pergi. Hae Soo berkata, “Kemana saya akan pergi?” Jung lantas bertanya, “Bagaimana dengan pernikahan? Kau tidak akan menikah?,” karna sepengetahuannya seorang gadis dari keluarga baik-baik bisa meninggalkan istana kalau dia menikah.

Hae Soo menjawab bahwa dia akan pensiun ketika tua nanti dan pergi berlibur di suatu tempat yang jauh. Hae Soo berencana akan pergi ke padang pasir dan naik unta dan akan pergi ke pantai yang jauh, sehingga dia telah menyimpan banyak uang yang ia hasilkan dari pekerjaannya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-24

Hae Soo mengantar Jung keluar dari Damiown, dan kebetulan mereka berdua bertemu dengan baek Ah dan Woo Hee. Sudah sangat lama mereka tak bertemu, dan Baek Ah lantas memuji Jung yang telah mengalahkan Khitan di Hwayi.

Woo Hee memperkenalkan dirinya, dan Hae Soo  menjelaskan bahwa dia adalah dayang tertinggi di Gyobang, yang mampir kesini untuk teh dan penyegaran untuk Buddha.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-25 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-26

Jung akhirnya mengingat bahwa wanita di depannya adalah mantan seorang gisaeng, dan kemudian menyindir baek Ah karna selalu berteman dengan orang yang salah. “Seorang pembunuh dan sekarang seorang gisaeng,” ucap Jung.

Baek Ah tersinggung dan meminta Jung untuk menjaga mulutnya, namun Jung malah memperingatkannya untuk berhati-hati dengan orang itu. “Dia mungkin akan menusukmu suatu hari nanti,” ucap Jung. Selain itu, dia meminta Baek Ah untuk berhenti mengirim seseorang ke pasukan untuk memata-matainya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-27 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-28

Setelah Jung pergi, Baek Ah bertanya pada Woo Hee bagaimana Jung bisa tahu.  Hae Soo bertanya untuk mengkonfirmasi apa mereka berdua benar-benar mengirim seorang mata-mata, dan Baek Ah mengakui bahwa dia hanya penasaran apa Jung baik-baik saja.

Baek Ah kemudian bertanya Wang So ada di kamar mana, dan hal ini merupakan sebuah berita untuk Hae Soo.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-29

Sementara itu, Yo berdoa di depan patung Buddha, dan sepertinya Yo telah lama tidak tidur dengan melihat garis hitam di bawah matanya. Dia seakan terobsesi berdoa pada Buddha, sampai ibunya datang dan melihat ada yang tidak beres pada Yo.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-30 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-31

Ratu Yoo menyarankan agar Yo membuat Jung menjadi Putra Mahkota, karna menurutnya harus ada seseorang yang membantunya.  Namun tatapan Yo seakan kosong, dan kemudian bertanya, “Kau melihatku sebagai apa, Ibu? Apa saya manusia atau seekor babi? Kau pasti tidak melihatku sebagai putramu tapi seekor babi hutan yang kau korbankan untuk mendapatkan tahta.”

Yo tertawa dan berkata, “Memangnya saya akan segera mati. Kau telah mengomeliku selama bertahun-tahun.”  Yo kemudian bertanya apa Jung juga menginginkan tahta.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-32 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-33

Tak berselang lama, Wang So datang menghadap Yo di tempat doanya, dan Yo malah menyarankan pada ibunya agar mereka menjadikan Wang So sebagai Putra Mahkota, jika ibunya takut. Dia menganggap baik Jung maupun Wang So adalah putranya, namun Rato Yoo malah menyebutnya ‘gila’ dan keluar.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-34 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-35

Saat akan membawakan teh untuk Yo, Hae Soo berpapasan dengan Wook dan  Jung yang juga hendak datang untuk menemuinya, namun Hae Soo hanya menatap Wook dengan dingin dan memberinya hormat.

Sementara itu, Yo mengomeli habis-habisan Wang So karna telah membatalkan pembangunan istana baru seperti perintahnya hanya karna beberapa budak yang meninggal. Yo memberitahunya bahwa tanah di Songak semakin lemah, dan baik imam maupun dukun tekah mengkonfirmasi bahwa garis keturunan kerajaan berada dalam bahaya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-36 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-37

Wang So menjelaskan bahwa mereka kekurangan tenaga manusia, dan kekurangan pasokan sehingga membuat  orang-orang bekerja seharian penuh. Tapi Yo tak terima dengan  alasannya, dan melemparinya dengan gelas teh yang disajikan oleh Hae Soo.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-38 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-39 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-40 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-41

Yo tiba-tiba saja memegang pergelangan tangan Hae Soo  dan mencengkeramnya dengan erat sebagai ancaman bagi Wang So agar ia membangun istana baru sesuai jadwal yang telah ia rencanakan.

Wook terpaksa menahan  Jung yang tak tega melihat perlakuan kasar Yo, sampai membuat Hae Soo merintih kesakitan. Wang So tak tega sehingga dia berlutut di depannya, dan minta ampun atas kesalahannya. Wook pun menyarankan agar hanya mereka yang ada untuk lebih berdiskusi, sebagai cara untuk segera mengusir Hae Soo keluar dari ruangan dan dia tidak terlibat masalah.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-43 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-44

Malamnya, Hae Soo kembali menyalin puisi dari Wang So. Chae Ryung masuk ke kamar Hae Soo dan mendapatinya masih belum tidur, dan dia merasa tak pernah melihat Hae Soo tidur yang tepat selama tinggal di Damiwon. Chae Ryung penasaran apa yang sedang ia salin, dan Hae Soo memberitahunya bahwa dia suka arti dari puisi ini.

“Aku datang duduk di dekat air, namun awan-awan datang,” ucap Hae Soo.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-42

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-45 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-46 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-47

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-48

Keesokan hairnya, Wang So datang di dekat sebuah danau dan kembali teringat serentetan momen akan kebersamaannya bersama Hae Soo. Matanya  pun berkaca-kaca mengingat serentetan kenangan itu, dan secara kebetulan di danau itu Hae Soo datang sehingga mereka bertemu.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-49 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-50

Namun di atas paviliun, Yo dan Won melihat kebersamaan Hae Soo dan Wang So. Wook memperingatkan bahwa Yo tak bisa mempercayai bahwa Wang So akan hidup sebagai anjingnya. Yo berkata bahwa dia akan berguna bila menarik kerahnya, tapi Wook bertanya apa Yo yakin mereka berdua sudah tak ada lagi perasaan satu sama  lain.

Yo mengetahui bahwa mereka tidak saling berkirim surat satu sama lain, meskipun demikian Won menyarankan agar Yo mengkonfirmasinya. Won berkata budak hanya akan bekerja dengan keras apabila dia memberikan mereka sebuah cambukan yang bagus sekarang dan nanti.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-51 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-52 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-53

Yo mengambil panahnya dan kemudiaan mengarahkannya pada Hae Soo. Disaat Wang So tanpa sengaja melihatnya, Yo menembakkannya, sehingga Wang So dengan sigap menarik tubuh Hae Soo ke tanah, namun panah itu sedikit menyerempet lengan Wang So.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-54

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-55

Hae Soo khawatir setelah melihat luka di lengannya, namun Wang So melarang untuk melihat lukanya. Yo turun dan menemui mereka dan beralasan bahwa ia merasa lengannya lemah sehingga hanya mengetesnya. Namun Wang So sepertinya menyadari bahwa Yo hanya sengaja, dan Wang So terpaksa pergi dari Hae Soo dengan acuh tak acuhnya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-56 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-57

Woo Hee datang menemui Hae Soo di Damiwon di tengah malam, karna diminta oleh Hae Soo. Hae Soo pun meminta Woo Hee untuk menyampaikan pesannya pada Baek Ah bahwa dia ingin bertemu dengan Wang So. Woo Hee memperingatkannya bahwa itu akan bahaya, namun Hae Soo  berkata bahwa dia telah bersiap diri.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-58 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-59

Yo memanggil Jung ke istana untuk berterima kasih karna berkat bantuannya daerah perbatasan menjadi tenang. Sehingga Yo berjanji akan memberinya hadiah apapun yang ia inginkan, selama itu bukan tahta.

Jung tersenyum tipis dan berkata padanya bahwa ada sesuatu yang sudah sangat lama ia inginkan.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-60 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-61

Jung datang ke Damiwon untuk menemui Hae Soo, namun telah ada Chae Ryung menjaga di depan kamarnya dan melarangnya masuk. Dia memberitahu Jung bahwa Hae Soo sedang sakit dan tidak bisa menemui siapapun. Namun disaat Jung memaksa masuk, Chae Ryung beralasan bagaimana jika dia tertular sakit dan menyebarkannya ke semua tentara Goryeo. Usaha Chae Ryung berhasil, tapi Jung berpesan pada Chae Ryung untuk menyampaikan pesan ini pada Hae Soo. Sayang kita tidak mendengar apa yang disampaikan oleh Jung.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-62

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-63

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-64

Kemudian kita beralih pada Hae Soo yang ternyata pergi menyusul Wang So yang  sedang dalam perjalanan menuju Seokyeong,  namun dia terpaksa harus mendapat perawatan setelah lengannya terluka karna panah Yo.

Seperti petunjuk Baek Ah, Hae Soo datang ke sebuah rumah dimana dia mendapati Wang So tengah terbaling terkelungkup dan berkeringat karna luka di  lengannya. Hae Soo meraba luka di lengannya itu, dan matanya berkaca-kaca  setelah melihat bekas luka lain yang ada di belakangnya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-65

Dia kemudian mengolesi luka di lengannya dan Wang So sejenak membuka matanya, karna menyadari kehadiran seseorang dan kemudian jatuh pingsan.

Malamnya, Wang So akhirnya membuka matanya, dan dia mendapati dirinya telah berpakaian. Dia melihat Hae Soo duduk di samping ranjang yang telah tertidur karna menunggguinya, sehingg ia datang menghampirinya dan ingin menyentuh wajahnya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-66 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-67

Tapi saat Hae Soo tiba-tiba membuka matanya, Wang So segera menarik tangannya dari wajahnya. Hae Soo kemudian memberitahu Wang So bahwa dia datang kesini untuk menanyakan sesuatu.

Wang So dengan dinginnya menyuruh Hae Soo cepat, namun dengan agak ragu Hae Soo bertanya apa Wang Soo masih belum melupakannya. “ Kau bilang kau tidak lagi menyukaiku. Kau bohong, kan?”

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-68

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-69

Wang So tak menanggapi pertanyaannya dan menyuruh Hae Soo pulang, tapi Hae Soo berkata bahwa ini bukan lagi istana dan raja tidak sedang mengawasi mereka.

“Saya ingin bertanya padamu hal ini. Saya  membahayakan diriku dan meninggalkan istana. Tidak ada satu haripun dimana saya tidak menunggu selama dua tahun. Saya ingin kembali ke saat itu. Saya mengharapkannya lagi dan lagi. Jadi saya iangin memberitahumu saya mempercayaimu.”

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-70

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-73 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-74

Hae Soo bertanya sekali lagi dan memintanya untuk tak berbohong. “Jawab aku. Apa kau masih merasa bahwa kau mencintaiku?,” pinta Hae Soo dengan mata berkaca-kaca.

Wang So sejenak terdiam, tapi tiba-tiba saja dia berbalik dan mengecup bibir Hae Soo, sepertinya ciuman itu adalah jawaban atas pertanyaannya. Mereka berciuman dengan  mesra, meluapkan hasrat yang tertahan dan keduanya berpelukan dengan erat.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-71 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-72

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-75

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-76

Nyala lilin di kamarnya redup, dan kemudian kita mendapati keduanya telah terbaring di ranjang yang sama dan rambut Hae Soo telah tampak terurai. Wang So  menatap Hae Soo dengan tajam yang tengah tertidur dan kemudian menyentuh wajahnya, dan sentuhan itu membuat Hae Soo terbangun. Kemudian mereka berdua bermain membentuk bayangan di tembok dengan imutnya.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-77 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-78 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-79

Layaknya pengantin  baru, keesokan harinya ada banyak menu terhidangkan  di depan Wang So, dan Hae Soo dengan penuh perhatiannya menyuapi Wang So. Dan malamnya, keduanya duduk di luar sambil memandangi bintang di langit. Hae Soo bersandar di pundak Wang So dan kemudian menunjuk ke langit dan berkata bahwa benda berbentuk segiempat itu disebut ‘Pegasus.’

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-82

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-80

Wang So kesulitan menyebutkan kata ‘Pegasus’ sampai Hae Soo harus mengajarinya, dan keduanya pun tertawa. Namun Wang So segera menyingkirkan tangannya dari Hae Soo saat Ji Mong tiba-tiba datang.

Kedatangannya untuk memberitahu bahwa Yo jatuh sakit. Ji Mong menjelaskan bahwa biksu akan melakukan ritual kurban, tapi mereka tak menyangka  pada hari ritual, biksu itu akan disambar petir dan mati di depannya, sehingga membuat Yo pingsan di tempat dan jatuh sakit. Mendengarnya, Hae Soo menduga Yo terkena serangan jantung.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-81

Wang So berpikir  itu sangat parah, sehingga ia menduga Yo mengalami masa yang lebih sulit atas kematian Moo dan Eun dari yang mereka pikirkan.  Ji Mong menyadari hal yang sama, apalagi setelah melihat Yo mulai berdoa pada Buddha dan sering mengunjungi dukun.

Ji Mong kemudian memberitahu Wang So, “Saya pikir waktunya telah tiba.”

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-84 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-85

Hae Soo menyusul Wang So yang sedang berada di luar rumah, dan  bertanya apa dia menginginkan tahta.  Wang So menjawab bahwa dia menginginkannya.

Hae Soo kembali bertanya untuk mengkonfirmasi apa alasan Wang So meninggalkannya karna tahta. Wang So pun menjelaskan, “Raja memanfaatkanmu untuk mendapatkanku. Dia akan menggunakanku untuk terus menyusahkanmu.”

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-83

Hae Soo kembali bertanya bagaimana jika dia meminta Wang So untuk menyerah akan keinginannya itu, namun Wang So berkata bahwa dia akan membujuk Hae Soo sampai Hae Soo berkata tidak apa-apa untuk melakukannya.

 “Kau bilang kau tidak perlu menjadi seorang raja selama kau bersamaku. Kau tidak lagi mengatakannya,” ucap Hae Soo.

gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-86 gambar-scarlet-heart-ryeo-episode-16-bagian-kedua-87

“Kita sudah setuju untuk tidak berbohong satu sama lain,” ucap  Wang So. Sehingga Wang So mengakui bahwa dia  akan memulainya sehingga ia bisa menghentikan mereka para bersaudara saling membunuh satu sama lain: “Tapi ketika saya membangun kastil, saya menyadari bahwa dunia bisa berubah jika raja berubah. Saya tidak akan dikendalikan oleh siapapun. Dan saya bisa menyingkirkan semua kemustahilan ini. Menjadi raja adalah yang kuinginkan.”

Catatan Chingu: Berhubung di Korea Selatan  ep 16 drama ini belum tayang kemarin, maka sinopsis  episode 16 yang mimin tulis mengacu pada drama Scarlet Heart Ryeo Episode 16 Moon Lover, yang tayang resmi di negara China. 

13 comments

  1. Maksi min sinopsisnya…

  2. Kalau boleh tau link drama ini yg tayang di china nya dimn? Makasih 🙂

    • @Vicky. halo chingu. maaaf chingu mimin bukan situs unduhan, atau download, jadi tidak menyediakan fasilitas seperti itu. Terima kasih kunjungannya 🙂

  3. Di episode kali ini, aku lihat Hae Soo yang mengejar cintanya pada Wang So, gimana dia memohon agar Wang So menjawab pertanyaannya – apa Wang So masih belum melupakan dirinya. So sweet aja kebersamaan mereka berdua.

  4. Cuman aku harap, ketika Wang So akan mengejar tahta, semoga kebahagiaannya dengan Hae So tidak terusik, karna niat suci Wang So untuk mengakhiri darah yang tertumpah diantara saudara-saudaranya.

  5. Seneng deh, keduanya bisa menghabiskan waktu bersama. Serasi bangets Iu sama Lee Jun ki

  6. Jika si raja sengaja akan memanfaatkan Wang So dan Hae Soo, kenapa nggak lebih lama aja pura-pura putus.

  7. Rasanya kalau liat drama ini pengennya liat sepotong2 aja..pas adegan yang disuka aja…

    Pasti aja ada yang sedih kalau abis seneng…

    Heyehhhhhh…

  8. G tau kenapa tp rasanya IU tidak bs membangun chemistry,baik itu sm wook atau so,pdhl wook dan so udah keren aja
    Tp makasih ya sinopsisx cepet banget dibanding tempt lain..

    • Iya,dari pertama kecewa jg knp IU yg jd peran utama ceweknya,sayang aja ceritanya bagus dan LJK total bgt aktingnya…jd yah nikmati sajalah…

  9. drama ni slalu berurai air mata stlah tsenyum 🙁

  10. suka bnget moon lovers,,mkc min sinop nya,,,jd lbh ngeh jalan critanya,,,sayang bnget ya ratingnya kurang memuaskan,tp g palah,,slalu dukung moon lovers,,,,,!!

  11. Yg tayang di youku ada scene Jung minta sesuatu ke Yo, kalo yg di sbs ngga ada scene ini. Jangan jangan Jung minta dinikahin sama Hae Soo kyaaaa!! Di sbs ada scene Hae Soo meluk So dari belakang, di youku ngga ada :’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*