Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 19 Bagian Pertama

Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 19 Bagian Pertama

Sumber Dok Gambar: SBS Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-2 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-3

[Baca juga: Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 19 Bagian Kedua]

Wang So datang menemui Hae Soo di Damiwon, dan dia khawatir melihat Hae Soo malah duduk di luar ditengah kondisinya yang sedang tidak enak badan. Wang So mengulurkan tangannya untuk membawa Hae Soo masuk ke kamarnya, dan berkata bahwa ia telah menunggu untuk bisa berbicara dengannya hari ini.

Tapi Hae Soo berkata dia tak bisa kembali ke kamar itu, dan mengabaikan uluran tangan Wag So. Wang So  meminta Hae Soo untuk tidak mengacuhkannya hanya karna Chae Ryung, dan menjelaskan bahwa Chae Ryung telah membodohinya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-4 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-5

Wang So memberitahu Hae Soo bahwa Chae Ryung tidak pernah sekalipun tulus padanya, tapi Hae Soo teringat saat Chae Ryung memegang tangannya  dan berkata, “Aku tak perduli apa yang kau katakan padaku. Dia tulus,” ucap Hae Soo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-6 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-7

Wang So  bertanya sekarang apa, apa Hae Soo lebih akan mempercayai Chae Ryung ketimbang dirinya. Hae Soo meresponi pertanyaan Wang So dengan memberitahunya bahwa dia ingin meninggalkan istana, dan tidak bisa lagi menahannya lebih lama.

Wang So bertanya, “Bagaimana denganku? Apa kau pikir saya akan melepaskanmu pergi? Kau tidak pernah bisa meninggalkanku. ”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-8

Sementara itu, Yeon Hwa mandi kembang  untuk mempersiapkan dirinya melayani raja. Dia memikirkan tawaran Wang So yang memintanya untuk menyerang kakak dan keluarganya apabila dia menjadi satu-satunya ratunya, dan sebagai imbalannya Wang So berjanji akan membuat anak mereka menjadi putra mahkota.

Yeon Hwa bergumam, “Goryeo akan menjadi milik putraku suatu hari nanti.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-9

Keesokan harinya, Hae Soo memberikan sebuah bungkusan pada Ji  Mong dan berkata bahwa semua ini adalah yang ia miliki. Dia meminta Ji Mong untuk memberikan itu pada keluarga Chae Ryung dan berpesan jika mereka membutuhkan sesuatu, Hae Soo berjanji akan melakukan apa yang ia bisa untuk  mendapatkannya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-10 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-11

Ji Mong khawatir raja akan marah, dan Hae Soo menjelaskan bahwa Chae Ryung mengkhawatirkan keluarganya  bahkan ketika dia akan  meninggal dan meminta bantuannya.  Sehingga Dia meyakinkan Ji Mong bahwa raja pun tidak akan menentangannya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-12 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-13

Saat bertemu dengan Ji Mong, Hae  Soo tidak sengaja berpapasan dengan Won. Hae Soo menatapnya dengan tajam  dan memberitahunya bahwa Chae Ryung telah meninggal dan seharusnya Won tidak merasa tenang. Won seolah tak perduli, dan Hae Soo berkata itu adalah salahnya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-14 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-15

Dia memperingatkan Won bahwa suatu hari nanti dia akan menyesalinya, karna telah berani memperlakukan Chae Ryung seperti itu. Hae Soo yakin bahwa hari itu akan datang dimana Won akan menyesali perbuatannya. Won menyebut Hae Soo ‘gundik’ dan memperingatkan bahwa meskipun dia telah menjadi wanita raja, Hae Soo tidak bisa melakukan apapun yang ia mau.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-17

Wang Soo  datang menemui Hae Soo dan berkata bahwa dia telah mendengar semuanya dari Ji Mong. Dia  ingin mengangkat Hae Soo menjadi selir kerajaan, tapi Hae Soo menolak. Meskipun demikian, Wang So berkata dia tak suka mendengarnya.  Wang So meyakinkan Hae Soo bahwa dia akan diperlakukan sebagai istri kedua di depan ratu, dan ketika Hae Soo memiliki anak, dia akan diangkat sebagai ratu kedua.

Tapi Hae Soo memberitahu Wang So bahwa alasan mengapa dia ingin meninggalkan istana ini adalah bukan karna sebutan itu. Wang So mendesak Hae Soo untuk membicarakannya dengan Ji Mong dan memilih gelar yang dia inginkan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-18 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-19

Dia meminta Hae Soo untuk tidak keras kepala. Wang So memegang tangan Hae Soo, dan meminta agar mereka tidak bertengkar. Dia mengingatkan Hae Soo bahwa mereka  pernah lama berpisah satu sama lain, dan berharap mereka seharusnya tidak menyia-nyiakan hubungan mereka  hanya karna sebuah pertengkaran kecil.

Tapi Hae Soo hanya diam, dan melepaskan tangannya dari Wang So.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-20

Wook bertanya-tanya apa Wang So akan membaca semua ‘Dasar-dasar Pemerintahan di Daerah Zhenguan.” Ia tak yakin apa yang sedang akan direncanakan oleh Wang So, tapi dia berpikir akan memberikan Wang So seekor elang, dan memerintahkan Won untuk mendapatkan satu ekor elang yang jago dalam berburu dan sangat tangkas.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-21 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-22

Wook berkata dia tak tahu apa yang direncakan oleh Wang So, tapi karna Wang So ingin keluar dan berburu dan dia merasa harus mengikutinya. Won kagum Wook mengenal Wang So dengan baik, tapi memperingatkan agar Wook tidak boleh mempercayai atau lengah terhadap Wang So, dan menyarankan agar dia memotong lengan dan kakinya.

Wook sadar ucapannya merujuk pada Baek Aah, dan Won memberitahu Wook bahwa Baek Ah terus bertemu dengan seorang gisaeng dari Gyobang, sehingga menurutnya akan  lebih mudah bagi mereka untuk menjauhkannya dari raja.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-23

Baek Ah dan Woo Hee berjalan-jalan bersama di tengah kota, tapi Baek Ah bertanya pada Woo Hee sekarang apa yang menahannya. Baek Ah merasa mereka telah mendaftarkannya pada sebuah keluarga yang berbeda, dan bahkan  ibunya pun sudah menunggu untuk bertemu dengannya.  Woo Hee hanya diam, sehingga Baek Ah bertanya apa itu karna apa yang terjadi terakhir kali. BaeK Ah memberitahu Woo Hee bahwa ia telah menyampaikan bahwa mereka seharusnya melepaskan semua budak dari Hubaekje, dan meyakinkan Woo Hee  bahwa hal itu tidak akan terjadi lagi.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-24 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-25

Tapi perhatian Woo Hee tertuju pada beberapa rakyat Goryeo yang berkumpul. Dia datang menghampiri kerumunan itu dan dan melihat beberapa rakyat Baekje diikat dan menjadi bahan tontonan orang-orang dengan luka di sekujur tubuh mereka, sebagai hukuman karna tidak membayar pajak.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-26 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-27

Ji Mong melaporkan pada Wang So bahwa budak-budak dari Baekje telah membakar 10 rumah, dan ada banyak anggota dari keluarga berpengaruh telah meninggal sehingga mereka tak bisa hanya duduk diam saja. Wook menyarankan agar mereka mengirimkan prajurit untuk melindungi keluar tersebut terlebih lagi nyawa mereka berada dalam bahaya, dan seorang pejabat mendukung sarannya.

Wang So setuju, tapi dia memerintahkan agar para prajurit harus menggunakan tombak tanpa pisau dan pedang kayu, karna dia merasa belum lama duduk di tahta ini dan ingin menghindari pertumpahan darah semampunya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-28 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-29

Wook menyarankan agar Baek Ah yang memimpin prajurit, meskipun Baek Ah tak tahu apa-apa tentang militer dan pertarungan. Dia memberitahu Wang So bahwa ada rumor yang beredar bahwa raja lebih perduli pada Baek Ah dari Silla dan rakyat Baekje, dan Baek Ah memiliki  seorang wanita dari Baekje yang diadopsi ke dalam keluarga Goryeo dan akan menikahnya.

Wang So berkata bahwa dia telah menyetujuinya, tapi Wook menyinggung bahwa seseorang yang dekat pada raja telah dimanipulasi oleh seseorang dari Baekje. Wang So tersinggung dan menuduh Wook telah membuat tuduhan salah, namun Wook bersikeras bahwa hanya membutuhkan sedikit waktu sebelum tuduhan itu menjadi kebenaran.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-30 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-31

Baek Ah  datang menghadap raja, dan mendengar tuduhan Wook sehingga Baek Ah setuju untuk memimpin prajurit istana. Wang So menolak karna yang ia tahu hanya  tahu memegang kecapi dan bukannya senjata, namun Baek Ah berkata bahwa bahwa dia tidak ingin Woo Hee dicurigai, apalagi karna mereka berdua Wang So menjadi susah.

Ji Mong memperingatkan jika Wang So tidak membela entah itu keluarga berkuasa ataupun para budak, maka akan menimbulkan masalah.  Baek Ah meyakinkan Wang So bahwa dia tidak akan mati, dan ia khawatir apabila mereka membiarkan masalah ini mereka akan dikendalikan oleh keluarga-kelurga berpengaruh  itu dan tahta akan ada dalam bahaya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-33 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-34

Baek Ah bertemu dengan Woo Hee dan telah menceritakan semuanya. Dia memakaikan sebuah aksesoris di rambut Woo Hee sebagai hadiah dan berkata bahwa dia berpura-pura kuat. Woo Hee memberitahunya bahwa dia akan memiliki seorang istri, sehingga memintanya untuk bertahan hidup karna dia tidak ingin menjaid janda. Baek Ah memegang tangan Woo Hee dan  berjanji setelah dia kembali mereka akan menikah.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-35

Woo Hee mengangguk. Baek Ah berkata, “Kau adalah pasangan kekalku,” dan mereka kemudian berciuman. Kemudian kita mendengar Woo Hee bernarasi: “Saat ini saya berharap saya bukan  putri dari Baekje. Dengan  segenap hatiku, saya adalah pasanganmu.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-36 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-37

Keesokan harinya, para rakyat Baekje berkumpul dan membaca sebuah pengumuman raja — dimana raja telah berjanji tidak akan menyerang mereka dan untuk mengatasi masalah ini raja akan melakukan hal yang tepat.

Wang So telah mengeluarkan keputusan dimana semua rakyat Baekje yang dipaksa menjadi budak karna perang akan dilepaskan. Dan rakyat asing yang dipaksa menjadi budak, status mereka akan dipulihkan, dan para budak yang dibawa akan dikembalikan ke kampung halaman mereka. Mereka akan dibebaskan dari pajak, dan Wang So memtuskan akan membuat rakyat Baekje menjadi rakyat Goryeo. Tapi mereka menganggap titah raja hanya sebuah kebohongan semata, sehingga kumpulan massa Baekje bergerak ke istana dengan senjata di tangan mereka untuk menuntut keadilan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-39

Baek Ah tengah bersiap untuk berangkat bersama para pasukan, tapi sayang dia tidak bisa memegang senjata dengan tepat. Jung datang menemuinya meskipun dia dilarang ke istana setelah mendengar Wang So mengirimnya. Jung membantu Baek Ah mengenakan baju perang, tapi dia malah menyayangkan keputusan Wang So mengirim Baek Ah dan bukannya dirinya, karna ia khawatir Baek Ah akan terluka.

Jung berpesan agar Baek Ah tidak mati, karena dia  tak ingin melihat pemandangan seperti itu lagi. Baek Ah berusaha tenang, dan kemudian bertanya apa  Jung telah menerima jepit rambut Hae Soo. Jung sudah menerimanya, tapi ia bingung apa maksudnya karna tak ada surat.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-40

Baek Ah menyampaikan bahwa pesan Hae Soo adalah dia begitu menginginkannya.  Baek Ah mengakui dia tak tahu apa yang diinginkan oleh Hae Soo, tapi ia berharap Jung membantunya. Baek Ah pun tak tahu apa yang akan terjadi padanya, sehingga ia berharap Jung bisa tetap menjadi teman yang baik untuk Hae Soo dan  juga pada raja. Mendengar Baek Ah mengkhawatirkan raja, Jung malah menasihatinya untuk mengkhawatirkan dirinya sendiri.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-41 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-42

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-43

Woo Hee  tak datang untuk mengantarnya karna dia memintanya untuk tak datang, tapi  tiba-titba saja perhatian para prajurit tertuju pada seorang wanita yang mengenakan pakaian putih berdiri di atas dinding istana, dan  terbentang sebuah pesan ‘Penyatuan kembali tiga kerajaan: Goryeo, Baekje dan Silla.’

Setelah mengenali wanita yang berdiri itu adalah Woo Hee, Baek Je bergegas naik ke atas sementara para rakyat Baek Je yang datang ke istana untuk protes  berteriak meminta ‘Putri Woo Hee’ turun dari atas sana.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-45

Baek Ah menduga dia akan bunuh diri, sehingga ia memohon agar Woo Hee tidak melakukannya. Dia melangkahkan kakinya untuk mendekat, tapi Woo Hee  mendesaknya untuk berbalik. Sebelum menjatuhkan dirinya ke bawah, Woo Hee berkata, “Jika kau melihatnya, kau tidak akan pernah lupa.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-46 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-47

Saat Woo Hee menjatuhkan dirinya, kita mendengar Woo Hee bernarasi: “Saya pikir saya bisa mengabaikannya dan menjalani hidupku. Saya akan menyangkal orang tuaku. Tapi saya tidak bisa membalikkan belakangku pada rakyatku yang melihatku sebagai seorang ibu. Saya tidak bisa menjalani hidup seperti itu. Goryeo dan Baekje. Gyeo Hwon dan Taejo Wang Geon. Dosa-dosa mereka, saya akan membayarnya dengan kebohonganku. Mungkin ini alasan saya lahir. Aku mencintaimu, hanya kau satu-satunya pasanganku.”

Sontak mendengar kabar Woo Hee telah menjatuhkn dirinya, baik Hae Soo maupun Wang So begitu terkejut. Sementara Baek Ah  hanya bisa menangis dengan meraung-raung disamping tubuh Woo Hee, yang bernyawa lagi.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-48

Baek Ah duduk ditemani minuman alkohol sambil meratapi lukisan Woo Hee dan mengenang satu persatu kebersamaan mereka yang kini tinggal sebuah kenangan. Hae Soo datang disamping Baek Ah untuk menghiburnya, dan berkata, “Jangan hancurkan dirimu sendiri sehingga kau tidak akan melupakannya.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-49

Baek Ah bertanya, “Mengapa dia tidak memberitahuku?” Baek Ah berpikir dia yang telah membuat Woo Hee seperti itu, dan merasa ia terlalu serakah. Baek Ah mengetahui masa lalu Woo Hee yang menyakitkan; seorang rakyat dari sebuah bangsa yang telah jatuh dan seorang mantan gisaeng, dan yatim piatu. Dia bangga telah mencintainya, tapi dia merasa tidak berbalik untuk melihat bagaimana perasaan Woo Hee — mengapa dia bersedih dan apa yang membuatnya sangat tidak bahagia.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-49

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-50

“’Mengapa kau tersenyum begitu singkat?’ Saya tidak pernah menanyakannya. Itu sebuah cinta yang dangkal,” ucap Baek Ah dengan mata yang berkaca-kaca.

Hae Soo berkata bahwa Woo Hee adalah orang yang menyedihkan disini, mereka menyerahkan segenap hati mereka untuknya, tapi pada akhirnya dia tidak egois. Baek Ah kemudian bertanya-tanya apa Wang So telah mengetahui semua ini.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-52 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-53

Baek Ah datang menemui Wang So, dan bertanya untuk mengkonfirmasi apa Wang So telah membuat sebuah perjanjian dengan Woo Hee setelah mengeluarkan keputusan itu. Wang So mengakuinya, tapi ia berkata tak pernah tahu Woo Hee akan memilih untuk mati. Wang So memberitahu Baek Ah bahwa Woo Hee berkata dia bisa bisa menyelamatkan Baek Ah jika menulis keputusan itu.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-54 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-55

Wang So mengakui bahwa itulah saat dimana dia mengetahui bahwa Woo Hee adalah putri dari Baekje. Dia ingin menyelamatkan Baek Ah, dan memberitahu Baek Ah bahwa rasanya seperti memegang tali busuk, meskipun demikian dia menulis semuanya.

Wang So berkata dia tak tahu apa yang akan terjadi, tapi meskipun jika dia tahu hal itu akan tetap sama. “Bagiku, kau lebih penting,” ucap Wang So. Baek Ah  berkata, “Saya tahu hal itu. Tapi sulit bagiku untuk menerimanya. Sulit  untuk berada disisimu, Yang Mulia.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-56 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-57

Meskipun Wang So mengakui dia telah salah, Baek Ah berlutut di depan Wang So, dan berkata, “Maaf saya tidak bisa melindungimu Yang Mulia. Panjang umur dan sehat, Kakak,” ucap baek Ah dan kemudian berjalan pergi. Dia tak berbalik sedikitpun saat Wang So berteriak memanggil namanya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-58 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-59 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-60

Wang So datang ke  kamarnya dimana ada Yeon Hwa telah menungguinya. Wang So bertanya apa Yeon Hwa yakin dengan keputusannya, dan Yeon Hwa berkata ya. Meskipun tidak diperlihatkan, malam itu pastinya menjadi malam pertama untuk mereka sebagai pasangan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-61 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-62

Keesokan harinya, Wook datang membawakan seekor elang untuk  Wang So sebagai hadiah. Tapi Wook begitu terkejut saat mereka membuka kain penutup sangkarnya dan mendapati ternyata elang itu telah mati.

Seorang pejabat memohon bahwa mereka tak bisa membiarkan hal ini karna memberikan seekor elang mati pada raja berarti sebuah kutukan, tapi Wook  berusaha meyakinkan raja bahwa telah terjadi sebuah kesalah pahaman. Wook mencoba menjelaskan bahwa terjadi kesalah pahaman saat membawa elangnya, tapi Won tiba-tiba memotong ucapannya dan berkata bahwa Wook sendiri yang membawa elang sehingga ia merasa Wook tak perlu menyalahkan siapapun.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-63 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-64

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-74

Wook berbalik memandangi Won seakan tak percaya dengan ucapannya. Wang So menuduh Wook telah melakukan sebuah pengkhianatan terhadap raja, dan seorang pejabat setuju, diikuti semua pejabat, membuat Wook tersudut. Tapi senyuman tipis pejabat itu ke arah Wook tampak mencurigakan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-66 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-67

Wook segera berlutut dan mengklaim dirinya tak bersalah dan telah dijebak. Tapi Wang So tersenyum tipis memandangi Wook yang berlutut di hadapannya dan mengumumkan akan memberinya hukuman mati karna telah melakukan pengkhianatan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-68

Ratu Hwang Bo segera datang menemui Yeon Hwa untuk meminta bantuannya menolong Wook yang  sedang diambang kematian. Tapi Yeon Hwa malah acuh tak acuh, dan menjelaskan pada ibunya bahwa Wook telah melakukan kesalahan besar yang tak bisa ditolerir.

Meskipun demikian ratu Hwang Bo yakin Wook telah dijebak, dan ia meminta Yeon Hwa untuk menolongnya. Tapi Yeon Hwa menolak. Sontak ibunya terkejut, dan Yeon Hwa kemudian memberitahu ibunya bahwa dia tak bisa terlibat dalam politik hanya karna untuk menutupi kejahatan Wook yang terlalu besar

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-69 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-70

Dia juga memberitahu ibunya bahwa para tetua Hwangju juga telah setuju  dengan keputusannya, tapi ibunya tak habis pikir melihat Yeon Hwa bermain-main dengan nyawa kakaknya. Yeon Hwa berkata bahwa sekarang dia adalah ratu; dia menghargai keluarganya, dan tidak  ingin kehilangan Wook. Tapi baginya  mereka harus melihat pada hal yang jauh lebih besar.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-71 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-72

Sementara Wook terus berlutut di depan tahta Wang So, meskipun tidak ada lagi orang disana untuk memohon pengampunan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-19-bagian-pertama-73

Hae Soo datang menemui Wang So, dan meyakinkannya bahwa Wook telah dijebak. Hae Soo terpaksa berlutut untuk memohon agar Wang So membiarkan Wook hidup. Dan Wang So segera menyuruhnya berdiri karna khawatir Hae Soo tidak bisa berjalan kalau sering berlutut.

Sumber Dok Gambar: SBS Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*