Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 9 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 9 Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-9-bagian-pertama-1

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-2 gambar-sinopsis-scarlet-heart-ryeo-episode-9-bagian-pertama-3

[Baca juga: Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Hert Ryeo Episode 9 Bagian  Kedua Drama Korea]

Hujan pun turun dengan lebatnya. Hae Soo melihat pemandangan yang berbeda di depannya – Hae Soo tampak mengenakan pakaian raja, dia pun bergumam: “Raja Gwangjong.” Astronomer Jung berbalik ke arahnya, seolah mendengarnya. Ratu Yoo pergi meninggalkan tempat upacara ritual hujan itu dengan penuh kemarahan, sementara para penduduk sangat kegirangan dan merayakan hujan yang turun itu di jalan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-4

Won berkata: “Seorang pangeran telah lahir,” merujuk pada Wang So yang berhasil mendatangkan hujan di tengah kekeringan. Won bertanya-tanya bagaimana Wang So menyembunyikan bekas luka di wajahnya, dan Jung berpikir dia menggunakan kosmetik, yang dibantu oleh seseorang yang sangat ahli. Wook mendengarnya, dan dia berbalik menatap Hae Soo – seolah mengetahui  Hae Soo adalah orang yang telah mambantu So.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-6

Saat Wang So membungkukkan badannya untuk menyelesaikan ritualnya, Hae Soo akhirnya menyadari bahwa Wang So adalah Gwangjong, yang membunuh saudara-saudaranya dan anggota keluarga lainnya untuk tahta. Dia lantas menatap dengan penuh kekhawatiran ke arah belakang Wook.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-7 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-8

Rakyat bersorak dengan kegirangan saat menyambut Wang So yang dibawa ke kota dengan sebuah tandu. Hae Soo menatap Wang So dengan penuh ketakutan. Dia khawatir bahwa dia telah membuat Wang So menjadi raja setelah menutupi bekas lukanya, sebelum akhirnya dia membantah pada dirinya sendiri bahwa namanya telah tertulis dalam sejarah. Meskipun dia tidak membantunya, Wang So akan tetap menjadi seorang raja.

Tapi Hae Soo kembali khawatir Wang So akan membunuh saudara-saudaranya. Ia tak bergeming saat Wook menariknya untuk merayakan hujan yang turun. Dia malah bergumam: “Akankah mereka semua mati karna diriku. Apa dia akan menjadi seperti itu karna saya?”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-9 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-10

Hae Soo kemudian menatap Wook dan memintanya untuk tetap selamat disaat pandangan Hae Soo mengarah kepada Wang So yang sedang digiring dengan tandu di tengah kota. Dan Wook juga mengikuti tatapannya, meskipun ia tak mengerti maksud ucapannya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-11 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-12

Sementara itu Pangeran Yo tak terima dan tak percaya jika Wang So dipilih oleh langit untuk melaksanakan ritual ini, setelah melihat bagaimana Wang So dielu-elukan. Ratu Yo datang dan segera menampar wajahnya karna telah kehilangan sebuah kesempatan dan malah memberikan kesempatan itu pada Wang So.

Ratu berkataa: “Jika seseorang mencoba untuk mengambil apa yang menjadi milikmu, kau harus merobek tenggorokannya untuk melindunginya jika menang harus!” Yo minta maaf dan berkata itu sebuah kesalahan, tapi ratu Yoo berkata dengan tanpa belas kasihan bahwa tidak ada ruang untuk kesalahan.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-13

Dengan nada yang meluap-luap, ratu Yoo berkata jika dia akan menjadi ibu seorang raja, Yo harus gigih dan kejam.

Ratu Yoo menduga Hae Soo yang telah menutup bekas luka Wang So dengan make up, sehingga ia bersumpah akan membakar Damiwon, dan Yo hanya menatap diam ibunya, yang tampak sangat ambisius.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-14

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-15

Wang So datang menemui ayahnya  dan Putra Mahkota, yang datang terlambat untuk ritual karna dihalangi oleh pencuri. Ayahnya bangga karna Wang So menyelesaikan tugasnya dengan baik hari ini, apalagi setelah bisa melihat semua wajahnya yang selama ini tertutupi topeng, setelah bertahun-tahun hidup dengan bekas luka itu.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-14

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-15

Raja berkata: “Perlihatkanlah wajahmu pada seluruh dunia sekarang dan percaya dirilah.” Dia juga memberitahu Wang So untuk membantu Putra Mahkota dan membuat bangsa ini lebih baik, dan menjadi sumber kekuatan. Wang So tampaknya senang setelah melihat ayahnya mulai menerimanya, begitu pula Putra Mahkota yang tampak senang setelah mendengar ayah mereka percaya pada Wang So.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-18

Hae Soo tampaknya masih syok saat Wook membawanya berteduh di sebuah rumah, dan dia hanya mengangguk setelah Wook bertanya apa dia yang menyamarkan luka Hae Soo. Wook berpikir Hae Soo khawatir karna telah menyentuh wajah pangeran, sehingga memberitahunya untuk tak perlu khawatir karna dia sudah melakukan yang terbaik.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-17

Wook berusaha menenangkan Hae Soo saat mengatakan bahwa tidak ada yang akan berubah meskipun ang So telah menggantikan Putra Mahkota saat ritual hujan, tapi hal tiu tak berhasil. Wook kemudian berkata karna hujan telah turun raja akan merayakan semua ini dan dia yakin raja akan mengabulkan permintaan untuk  membebaskannya, tapi Hae Soo berkata ia tak bisa hanya diam saja, dan segera berlari pergi menemui Astronomer Ji Mong.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-19 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-20

Hae Soo bertanya: “Apa kau tahu siapa yang akan jadi raja berikutnya?.” Astronomer Ji Mong menjawab kalau semuanya berjalaan lancar, raja berikutnya adalah Putra Mahkota. Hae Soo bertanya siapa setelah Putra mahkota, dan Ji Mong berkata Gwangjong. “Itulah yang kau katakan. Kau menyebut Pangeran Wang So ‘Gwangjong’,” ucap Ji Mong.

Hae Soo berkata dia berucap seperti itu tanpa sadar, dan Ji Mong kemudian memberitahunya bahwa ketika ia berumur 4 atau 5 tahun dia hampir mati tenggelam tapi kembali hidup lagi. Ji Mong menjelaskan setelah ia hidup lagi kelakuannya sangat berbeda, jauh lebih bijaksana. Dia tidak menceritakan pada siapapun tentang hal ini, tapi mengakui bahwa seringkali dia melihat penglihatan di depan matanya – meskipun ia bingung apa itu sungguhan atau mimpi.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-21

Saat Ji Mong memberitahu Hae Soo bahwa dia melihat bangunan setinggi langit yang dipenuhi banyak orang, tangga dan ruangan yang bergerak sendiri, seketika itu Hae Soo berpikir Ji Mong berasal dari masa depan sepertinya, tapi mungkin dia tidak mengingatnya karna saat itu dia masih kecil.

Ji Mong kemudian berkata: “Kudengar kau juga sudah mati dan hidup lagi. Jadi saya ingin tahu apa kau punya penglihatan sama sepertiku.” Ji Mong kemudian memberitahunya untuk menanyakan apapun yang ingin ia tanyakan, tapi ada terlalu banyak pertanyaan yang terlintas dalam pikirannya: Apa pangeran So adalah Gwangjong? Apa dia akan membunuh semua orang? Pangeran Wang Wook, seperti apa masa depannya?

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-22

Sebaliknya, Hae Soo hanya bertanya: “Apa yang harus saya lakukan?.” Ji Mong menjawab dengan tegas: “Tidak ada. Apapun penglihatanmu, biarkan saja semuanya terjadi. Kau tidak bisa terlibat.” Meskipun demikian Hae Soo yakin dia bisa mencegah semua masalah yang akan terjadi, dan bisa membuat sesuatu yang jahat menjadi sesuatu yang baik. Tapi Ji Mong mengingatkan bahwa mereka hanya manusia yang tidak bisa lepas dari kehendak Langit. Ji Mong menasihatinya untuk membiarkan semuanya terjadi dengan semestinya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-23 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-24

Putri Yeonhwa  menemui Wook dan mengungkit tentang So yang telah mendatangkan hujan dan dia yakin sekarang raja akan mempercayainya. Dia mencoba menasihati seandainya Wook yang memimpin ritual hujan itu, akan menjadi sebuah kesempatan yang bagus untuknya. Tapi Wook menganggap posisi itu memang diberikan untuk Wang So, sehingga ia merasa tak perlu serakah karna hal itu.

Wook tak bergeming sampai Yeoan Hwa menyebutkan bahwa orang yang dipercayai oleh raja biasanya mudah berubah sehingga menurutnya bertambah satu lagi yang harus mereka waspadai di istana. Wook kemudian teringat bahwa Hae Soo juga mengatakan hal yang sama bahwa Wang So akan berubah.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-25

Wook berpikir hal yang baik jika Wang So menerima kepercayaan raja setelah bertahun-tahun menderita. Tapi perhatian Yeon Hwa malah tertuju pada informasi tentang Hae Soo, dimana Wook mengatakan bahwa Hae Soo adalah orang yang membantu Wang So melepaskan topengnya, dan sekarang merasa takut akan ada masalah yang terjadi karna hal itu.

Meskipun Wook tampak tak ambisius dari yang dipikirkan. Tapi dia bergumam pada dirinya bahwa ada posisi yang menunggu untuk diisi olehnya. “Posisi apakah itu. Aku sangat ingin tahu,” ucap Hae Soo.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-26

Saat berjalan di istana, Wang So tiba-tiba menarik Hae Soo ke dalam dekapannya. Hae Soo terkejut, dia berteriak dan menarik dirinya dari dekapannya. Hae Soo segera memberitahunya bahwa dia hanya terkejut karna Wang So tiba-tiba memeluknya, padahal sebenarnya dia memang takut padanya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-28

Wang So sangat bahagia ketika memberitahu Hae Soo bahwa untuk pertama kalinya dalam hidupnya dia bisa memanggil raja ‘ayah.’ Sudah 15 tahun sejak raja memandang wajah dan matanya tanpa rasa kasihan, dan bahkan raja memberitahunya untuk lebih percaya diri. Dengan sebuah senyuman di wajahnya, Wang So menambahkan bahwa setelah mendengar kata-kata itu, semua rasa sakitnya menghilang.

Wang So berkata: “Semua orang terus berterima kasih padaku. Tidak ada orang yang bilang aku menakutkan atau memanggilku binatang. Aneh memang. Tapi aku mulai menyukai diriku yang seperti ini. Juga orang yang membuatku seperti ini, Hae Soo kau orangnya.” Sekarang Hae Soo hampir tak percaya bahwa Wang So yang ia lihat sekarang akan berubah menjadi orang yang kejam.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-30

Meskipun dia mengingat  apa yang dikatakan oleh Ji Mong untuk jangan pernah terlibat, Hae Soo berpikir dia bisa membantu Wang So  untuk mengubah masa depannya. Hae Soo kemudian memberinya nasihat untuk menahan marahnya semarah apapun ia nanti, dan jangan pernah membunuh siapapun.

Dan saat itu, Hae Soo berpikir bahwa dia bisa melakukannya, dia tidak akan mengabaikannya dan tidak akan membiarkan siapapun terluka.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-31 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-33

Raja berpikir sudah saatnya mencarikan suami untuk putri panglima Park. Raja kemudian memandangi dari kejauhan satu persatu para pangeran untuk dipilihkan sebagai suami untuk putrinya. Tapi Jenderal Park malah menyebutkan satu-persatu alasan mengapa setiap pangeran yang disarankan oleh raja dan Ji Mong tidak serasi sebagai suami untuk putrinya – meskipun dengan alasan yang cukup aneh,  karna  dia tahu kalau putrinya sangat mencintai Eun.

Disaat raja dan Ji Mong bingung siapa pangeran yang akan ia pilih, mereka tampak terkejut dengan seleranya untuk dijadikan sebagai menantu—setelah mengarahkan pilihannya pada Eun.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-34 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-35

Raja kemudian mengunjungi para pangeran, dan memuji mereka karna telah bekerja keras, terutama pada Wang So karna telah mengurangi kekeringan. Sebagai imbalannya, raja berkata dia bisa meminta apa  saja darinya, dan Wang So memandangi Hae Soo dan kemudian meminta raja untuk menjadikan Hae Soo dayangnya.

Raja mengabulkan permintaannya, dan mempromosikan Hae Soo dari pelayan Damiwon menjadi dayang junior agar bisa aktif membantu Wang So. Dan Wook tampak tak senang setelah mendengar permintaan Wang So. Raja kemudian mengumumkan akan ada pernikahan pangeran, Eun akan menikah dengan putri Panglima, Soon Deok.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-36 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-37

Eun sama sekali tak menyadari posisinya sebagai pangeran yang seharusnya taat pada semua perintah raja. Disaat Jung mengucapkan selamat atas pernikahannya, tapi Eun malah berkata bahwa dia tidak mau menikah. Eun merasa ia masih sangat muda, dan bahkan berlutut di hadapan raja  untuk menarik perkataannya: “Jika anda memaksaku menikah, saya lebih baik mati.”

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-39

Raja tak habis pikir melihat Eun lebih memilih mati dibandingkan menuruti perkataannya. Hae Soo melihat tatapan kemarahan raja dan  berpikir jika Eun tetap menolaknya raja akan membunuhnya — meskipun mereka terlahir sebagai pangeran, satu kata saja dari raja akan mengubah seluruh hidup mereka.

Sampai akhirnya Putra Mahkota Mu mendesak Eun untuk berterima kasih pada raja. Eun tak menolak dan dia melakukan seperti perintah kakaknya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-40

Tapi saat Eun berdiri, kelereng besar malah terjatuh dari lengan bajunya. Pangeran ke-9 Won memberikan nasihat pada adiknya, seperti bagaimana semua wanita itu berbeda pada malam pertama, setelah itu semua wanita sama saja. Sedangkan baginya, Pangeran Won bahkan bingung membedakan mana istri pertama dan istri keduanya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-41 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-42

Won mengajak Eun menonton sebuah pertarungan untuk menghibur suasana hatinya yang sedang buruk. Tapi setelah melihat Soon Deok ada disana, pangeran Won menyarakan agar dia tak perlu melihatnya. Hanya saja Eun tetap ngotot, dan dia terpaksa melihat bagaimana kuatnya Soon Deok saat berhasil menumbangkan Jung dan menang.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-45

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-43

Di hari Hae Soo bersiap akan meninggalkan Damiwon, Hae Soo memberinya sebuah hadiah, dan berkata ini sebagai rasa terima kasihnya atas gelang pemberiannya. Isi hadiahnya ternyata sebuah bantal, karna Nyonya Hae memintanya membuatkan sarung bantal ini agar ia bisa tertidur lelap.

Wook juga memberinya sebuah hadiah, dan setelah melihat itu sebuah buku Hae Soo tampak tak senang karna menganggap buku itu akan ia gunakan untuk belajar dengan rajin. Wook tertawa, dan kemudian menunjukkan dalam buku tersebut tampak ada banyak gambar.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-46 gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-47

Gambar-gambar tersebut adalah ketika Hae Soo dan Wook berjalan di atas salju. Wook yang menggambar semuanya sendiri, dan Hae Soo dengan bahagianya membuka satu persatu gambar itu. Tapi raut wajah Wook sedikit datar saat memberitahu Hae Soo bahwa Eun akan menikah, sehingga kali ini seorang pelayan tak bisa dibebas tugaskan.

Hae Soo sejenak diam dan kemudian memberitahunya bahwa ia yakin akan ada kesempatan lain lagi. Wook tak tahu kapan kesempatan lain itu akan datang, tapi Hae Soo kembali memberitahunya bahwa jika dia mau bersabar menunggu, dia juga bisa menunggunya. “Aku tidak ingin bilang aku juga khawatir, karna itulah aku memintamu untuk menunggu. Karna firasatku buruk kali ini,” ucap Hae Soo dalam hatinya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-48

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-50

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-49

Wook kemudian memberitahunya bahwa lain kali kalau salju turun lagi, mereka harus berjalan lagi di salju itu, hanya mereka berdua – seperti yang ada di dalam buku gambar itu. “Saya akan menunggu saat itu,” ucap Hae Soo dengan mata berkaca-kaca. Wook kemudian mendekapnya dan memberitahu Hae Soo: “Aku mencintaimu.” Hae Soo memeluknya dan tersenyum di pundaknya.

gambar-sinopsis-scarlet-heart-reyo-episode-9-bagian-pertama-51

Sambil membantu membuat teh untuk raja, dayang istana Oh tiba-tiba saja memperingatkan Hae Soo untuk berhati-hati terhadap Wang So. Dia melihat Hae Soo mencoba perduli dengannya dan sekarang Wang So mulai perduli padanya. Dayang istana Oh menasihatinya untuk bersikap tegas jika dia tidak akan memberikan seluruh hatinya.

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*