Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 10 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 10 Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar KBS 2TV

Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-9-bagian-kedua-68

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-9-bagian-kedua-69

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-9-bagian-kedua-72

[Baca juga: Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 9 Bagian Pertama Drama Korea]

Ra On datang ke taman menemui Young, mengenakan hanbok dan make up di wajahnya. Young terperangah dan terpesona melihat penampilannya sebagai seorang wanita yang sangat cantik di depannya.

“Saya harus memanggilmu apa sebagai seorang wanita?,” tanya  Young.  “Saya Hong Ra On, Yang Mulia.”

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-2

Young memanggilnya, “Ra On,” dan bertanya untuk mengkonfirmasi arti Ra On adalah kegembiraan.  Ra On menjawab ya, dan menjelaskan bahwa ayahnya memberi nama itu karna berharap dia menikmati kehidupannya. Young pun menganggap bahwa namanya sangat cocok  dengannya.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-3

Young mengintip dari balik kamarnya, berjalan mondar-mandir sambil tersenyum sendiri karna menanti kedatangan Ra On.  Young Pun segera memerintahkannya  masuk ke kamarnya setelah Ra On datang bersama Kasim Jang membawa jubahnya.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-4 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-5

Sambil Ra on membantunya berpakaian, Young bertanya bagaimana cuaca diluar dan dengan lembut memanggilnya ‘Ra On.’ Dengan agak tersipu malu, Ra On menjawab bahwa sinar matahari diluar sangat kuat. Young kembali bertanya apa  dia telah menyiapkan buku untuk dibawa dan sekali lagi memanggilnya ‘Ra on.’

Ra On merasa tak nyaman saat Young terus memanggil namanya, karna ia khawatir ada seseorang yang akan mendengarnya. Dan Young berjanji dia akan memanggilnya nama itu ketika mereka hanya sendiri.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-6 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-7

Young menikmati waktunya  saat Ra On membantunya berpakaian. Yang lebih romantis lagi saat Young menundukkan kepalanya ketika Ra On harus berjinjit, sampai membuat wajah mereka berdua begitu dekat.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-8

Sebelum ia melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya setelah berpakaian, Young berbalik pada Ra On dan bertanya: “Katakan padaku sebagai seseorang yang ahli dalam hubungan. Apa impian setiap wanita jatuh cinta pada Putra Mahkota?”

Ra On tak menjawab, tapi Young tiba-tiba menariknya ke dalam dekapannya.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-9 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-10

Byung Yeon bertemu dengan pimpinannya, dan  melaporkan bahwa dia tak menemukan petunjuk keberadaan anak  Hong Gyeong Nae entah itu nama, ciri fisik atau apapun dari tetangganya, dan beralasan bahwa wanita tua itu tak mengingat apapun.

Tapi Byung Yeon bertanya apa yang akan dilakukan pemimpinnya jika dia menemukan anak Hong Gyeong Nae. Pemimpinnya menjawab mereka harus melindunginya sebagai anggota mereka.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-11

Bandit bertopeng kembali muncul di kota dan melemparkan selebaran-selebaran kepada masyarakat. Selebaran itu sampai juga di tangan raja dan Young,  yang isinya: Negara ini bukan milik raja yang tidak kompeten, tapi kepada orang-orang yang hidup dalam sejarah. Mereka mengklaim bahwa anak Hong Gyeong Nae yang akan memimpin, dan mereka tidak akan mengulangi kegagalan 10 tahun yang lalu.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-12

Sontak raja geram dengan tulisan dalam selebaran itu, dan Young  meyakinkan ayahnya bahwa ia yang akan mengurus masalah ini. Tapi raja tak habis pikir dengan rencana para pemberontak itu yang berniat untuk melengserkannya dan meletakkan hantu Hong Gyeong Nae di tahta.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-13 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-14

Raja semakin panik sehingga ia menegur para  pengawal kerajaan yang tidak bisa membatalkan pemberontakan itu. Ayah Young pun sampai berpikir yang tidak-tidak, menganggap  bahkan istana pun tak aman dan khawatir para pemberontak itu akan segera menyerangnya saat di tempat tidur.

Young hanya menatap ayahnya dengan penuh rasa iba, dan raja  memerintahkan pengawalnya untuk memeriksa semua orang dan jika ada yang mencurigakan dia memerintahkannya untuk menghukum orang itu dengan keras.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-15 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-16

Young menyadari bahwa keadaan ayahnya sekarang lebih mengerikan karna ulah selebaran itu, sehingga ia bertanya apa Byung Yeon telah mendengar sesuatu tentang anak Hong Gyeong Nae. Sekali lagi, Byung Yeon terpaksa berbohong, mengatakan tidak.

Young bertekad akan mengakhiri bubungan malang antara Perdana Menteri Kim, Hong Gyeong Nae, dan ayahnya dan ia meminta Byung Yeon untuk membantunya.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-17 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-18

Young berpapasan dengan Perdana Menteri Kim, yang juga datang untuk bertemu raja. Keduanya saling menyapa, tapi Perdana Menteri Kim tiba-tiba bertanya: “Apa menurutmu ini sebuah perubahan yang tiba-tiba?”

Young berbalik dan bertanya apa sebenarnya yang ingin dikatakan olehnya. Perdana Menteri Kim berkata keraguan merembes melalui saat terlemah. Ia melihat keinginannya untuk membawa perubahan sangat terpuji, tapi pada kenyataannya hanya membawa kekacauan. Dia menasihati di masa sulit seperti ini, Young akan membutuhkan asisten yang berpengalaman dalam bidang mereka.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-19 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-20

Dia menyarankan agar Young lebih baik berpura-pura menyerah dan terbang ke tempat yang aman dibawah pohonnya. Young menjawab ia tak yakin, dia tak bisa menjadi buta melangkahkan kakinya menuju lumpur hina untuk tetap berada di tempat berteduh.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-21

Sesuai perintah raja inspeksi dadakan segera dilaksanakan, barang-barang para kasim satu persatu diperiksa oleh prajurit istana. Ra On dan Do Gi tampak bingung, sehingga Kasim Jang memberitahu mereka bahwa tidak hanya para kasim yang diperiksa, tapi semua orang di istana termasuk para pengawal dan dayang istana.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-22 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-23

Do Gi penasaran dengan isi surat selebaran itu sampai meresahkan raja. Kasim Jang berbisik pada mereka bahwa bunyinya untuk melengserkan raja dan menciptakan sebuah dunia dimana  rakyat yang akan memerintah. Kasim Jang memberitahu mereka bahwa ketika terjadi kerusuhan 10 tahun yang lalu, ada sebuah pemberontakan di dalam istana, tapi tak seorang pun yang tahu.

Kasim Jang kemudian memperingatkan agar Ra On dan Do Gi berhati-hati di saat-saat seperti ini — entah mereka sebenarnya bersalah atau tidak, mereka bisa saja mati.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-24 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-25 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-26

Malamnya, Ra On merapikan tempat tidur Young, dan saat dia kembali ke kamarnya Young hanya menatapnya. Ra On menyadari kesedihan yang dialami Young karna istana sedang kacau, ia pun menyuruhnya berbaring untuk istirahat.

Tapi ternyata Young malah barbaring di atas pangkuannya. Ra On menduga Young belum bisa tidur dengan nyenyak karna urusan istana, dan ia menawarkan akan menceritakan sebuah kisah yang bagus untuknya sampai ia tertidur.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-28 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-30

Ra On membaca sebuah buku yang berasal dari barat ketika ia tinggal di dekat pasar, dan memilih untuk bercerita tentang kisah seekor putri duyung yang tinggal di laut, dan jatuh cinta dengan seorang pangeran.

Young pun menutup matanya, dan sejenak Ra On menatap wajahnya yang seksi. Menduga, Young telah tertidur Ra On perlahan menyentuh wajah Young dengan jarinya, tapi tiba-tiba saja Young membuka matanya dan memegang tangannya. “Apa dia setampan saya? Pangeran yang ada di cerita itu,” tanya Young.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-29

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-31 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-32

Ra On tersenyum, dan menjawab mungkin karna si putri duyung jatuh cinta pada pandangan pertama.  Young bertanya: “Seperti dirimu?”  Ra On melanjutkan ceritanya: Si putri duyung yang jatuh cinta, mengorbankan suaranya untuk sepasang kaki dan pergi untuk bisa bersama pangeran, tapi putri duyung ini tak bisa memberitahu siapa dia atau apapun juga. Dan dari balok pintu kamar Young, Byung Yeon diam-diam menguping kebersamaan mereka.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-33 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-34

Raja tak habis pikir melihat Young yang baru saja menjadi raja sementara tapi orang-orang mulai menyerangnya. Raja menduga mereka akan bergabung untuk menggabungkan kekuatan dan mencoba mengikat Young sama seperti mereka membuatnya tak bisa melakukan apa-apa.

Tapi Kasim Han malah menyarankan untuk menunda rencana pernikahan Putra Mahkota, raja berkata tidak dan memerintahkannya untuk mempercepat prosesnya. Dia menganggap pernikahan Young adalah sebuah perayaan negara, dan mereka harus memastikan semua orang tahu bahwa keluarga kerajaan tetap kuat. Raja kemudian memerintahkan Kasim Han untuk memanggil Menteri Jo Man Hyung diam-diam.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-35 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-36

Sarjana Jung menghadap Young sebagai peserta yang menduduki peringkat pertama dalam ujian seleksi pejabat istana. Di depan Putra Mahkota, dia berlutut dan dengan menggebu-gebu mengatakan tekadnya yang besar untuk memberikan sumbangsihnya dalam kemajuan negara.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-37 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-38

Tak lama Ra On datang  ke ruangan Young, dan tidak sengaja bertemu dengan Tuan Muda Jung. Sontak keduanya kaget bisa bertemu di tempat ini. Melihat ekspresi mereka, Young bertanya apa mereka saling mengenal.

Tuan Muda Jung yang kaget hampir keceplosan menjawab ya, sampai akhirnya Ra On segera mengklarifikasi tidak, dan mejelaskan bahwa mereka hanya bertemu beberapa kali di pasar.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-39 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-40

Ra On menyusul Tuan Muda Jung setelah keluar dari ruangan Young. Tuan Muda Jung berbicara dengan gagap pada Ra On saat meminta bantuannya, dan  Ra On berjanji tidak akan mengatakan apa-apa. Perbincangan mereka berdua kemudian beralih pada pencapaian Tuan Muda Jung yang berhasil menduduki tempat pertama dalam ujian. Tuan Muda Jung pun mengaku ia tak percaya.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-41 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-42

Tapi Tuan Muda Jung segera menghilang hanya dalam hitungan detik setelah Ra On menyapa ‘Putri Myungeun’, wanita yang ia cintai — mungkin dia bersembunyi di balik pohon.

Setelah putri Myungeun pergi, Tuan Muda Jung keluar dari persembunyiannya, dan kaget melihat perubahan drastis Putri Myungeun yang kini tampak kurus. sepertinya ia lebih menyukai penampilan Putri Myungeun yang dulu.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-43

Ra On bertanya apa yang akan ia lakukan karna mulai sekarang dia akan berada di istana. Tuan Muda Jung berkata ini akan menjadi sebuah bencana jika Putri sampai mengenalinya, sehingga ia bertekad akan menghindarinya.

“Pilihan apa yang kupunya?,” ucap Tuan Muda Jung.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-46

Young sedang berjalan di istana tanpa mengenakan jubah kebesarannya, dan tanpa sengaja melihat gadis kecil yang sedang sibuk  mengatur sayuran di ruang belakang istana. Ia teringat gadis itu adalah gadis kecil si penjual lentera, yang memiliki harapan untuk bertemu dengan raja sekali saja.

Young menyapa gadis kecil itu, dan segera menghentikan para dayang istana untuk menyembunyikan identitasnya. Young kemudian berbisik pada dayangnya untuk memberikan makanan  ringan putra mahkota untuk gadis kecil ini.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-48

Menteri Jo menghadap raja dan bertanya alasan mengapa ia memanggilnya diam-diam. Raja memberitahunya bahwa ia berencana akan menikahkan putrinya dengan Putra Mahkota, dan memohon padanya untuk menjadi salah satu pengikut Putra Mahkota untuk membantunya dan Young.

Meskipun  Raja berusaha merahasiakannya, tapi kroni Perdana Menteri Kim telah mengetahui bahwa Raja telah diam-diam memanggil menteri Jo  untuk mengatur pernikahan dengan putrinya dan menjadikannya ratu berikutnya. Mereka menduga raja berencana untuk menenangkan negara yang sedang kacau dengan pernikahan Putra Mahkota. Yoon Sung jug ikut dalam pertemjuan itu, sehingga ia mengetahui rencana raja.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-49 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-50 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-51

Kroni Perdana Menteri Kim khawatir jika Putra Mahkota dan Menteri Jo menggabungkan kekuatan mereka dan akhirnya melahirkan ahli waris. Perdana Menteri Kim meminta mereka untuk tidak khawatir, karna menurutnya raja tidak bisa memutuskan semaunya. Menteri Kim Geun Gyo bertanya apa Perdana Menteri Kim memiliki sebuah ide yang bagus untuk menghentikan pernikahan mereka.  Perdana  Menteri Kim balik bertanya berapa usia putri termudanya.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-52 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-53 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-54

Young membaca bukunya dan  tanpa sengaja melihat bagaimana dekatnya Ra On ketika meletakkan kedua lengannya di pundak Do Gi dan Sung Yeol ketika datang ke istananya.

Muka Young segera cemberut, dan bertanya dengan ketus: “Apanya yang sangat menyenangkan?”  Do Gi menjelaskan bahwa kaki Ra On keseleo, dan mereka hanya membantunya. Tapi Young masih memasang muka cemberutnya, memberi kode agar Do Gi dan Sung Yeol segera pergi.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-55 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-56

Setelah mereka hanya berdua, Young berkata sambil memasang wajah cemberutnya: “Hebat.” Ra On berusaha menjelaskan bahwa dia memanjat pohon kesemek dan terjatuh. Penjelasannya tak membuat rasa cemburunya mereda, Young bahkan meluapkan kekesalannya: “Hebat. Kau meletakkan lenganmu pada semua orang, tertawa di depan semua orang dan terluka.”

Tapi Young kemudian berbicara dengan lembut: “Jangan lagi terluka. Ini sebuah perintah.”

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-57 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-58 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-59

Dia juga memperingatkan agar Ra On tidak tertawa di depan semua orang. Ra On menolaknya, dan  memegang kepalanya karna mengira Young akan memukulnya dengan jarinya karna kesal dengan jawabannya.

Ternyata, Young meletakkan bukunya di samping wajah Ra On untuk menghalangi pandangan orang lain, dan segera mengecup dengan lembut pipinya. “Ini hukumanmu karna menentang perintah Putra Mahkota,” ucap Young.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-60 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-61

Menteri  Jo memberitahu Ha Yeon tentang niat raja untuk melamarnya. Disaat ayahnya bingung untuk memutuskan karna sebelumnya telah membicarakan tentang rencana pernikahannya dengan Perdana Menteri Kim, Ha Yeon malah memberitahu ayahnya untuk menuruti perintah raja.

Ha Yeon telah mendengar tentang dilema yang dialami oleh Putra Mahkota karna ketidak setiaan para pelayannya. Dia berharap bisa membantunya, tapi Menteri Yo bertanya apa Ha Yeon akan siap hidup sendiri seumur hidupnya jika gagal terpilih menjadi istri Putra Mahkota karna taktik Perdana Menteri Kim. Ha Yeon mengangguk, dan berkata ia tak akan menyesalinya terlepas apapun hasilnya.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-62 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-63 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-64

Young membuka sepatu Ra On untuk melihat kondisi kakinya yang terkilir, dan  ia kemudian menyuruh Ra On untuk tak berpindah tempat sampai ia kembali karna takut kaki Ra On akan semakin parah.

Ra On menolak perintahnya, dan dengan refleksnya Ra On segera mundur saat Young mendekatkan wajahnya karna takut kembali di kecup.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-65 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-66

Young kembali mengerjainya, dan Ra on kembali mundur saat Young mendekatkan wajahnya — tapi Young kemudian menunjukkan buku yang ingin ia ambil yang ada di belakang Ra On.

Young menemui ayahnya dan begitu terkejut setelah diberitahu oleh raja tentang rencananya untuk menikahkannya dengan putri Menteri Jo. Young meminta ayahnya untuk membatalkan perintahnya, tapi Raja berkata bahwa dia telah mempertimbangkannya dengan matang. Dia menjelaskan bahwa Menteri Jo adalah satu-satunya keluarga di Joseon yang bisa membantunya tanpa digoncangkan oleh Perdana Menteri Kim.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-67 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-68

Young berpendapat mereka hanya perlu membentuk kelompok mereka sendiri, namun raja berpesan bahwa pernikahannya akan membawa stabilitas kerajaan. Meskipun didesak oleh raja, Young menegaskan ia tak akan menikahi seseorang hanya untuk mendapatkan kekuasaan politik. Young berkata dia akan mengumpulkan orang-orangnya dengan caranya sendiri, dan kembali memohon agar raja membatalkan perintah  untuk menikahkannya.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-69 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-70

Ratu khawatir dengan rencana pernikahan Putra mahkota, tapi perdana menteri Kim malah tampak tenang-tenang saja. Dengan penuh emosional, ratu bertanya apa ayahnya tidak mempertimbangkan pangeran yang sedang berada dalam rahimnya.

Dia tak ingin melihat putri dari keluarga Jo menjadi seorang ratu, tapi perdana menteri Kim mengingatkan: “Dulu kau hanya seorang kisaeng dan saya yang telah membuatmu menjadi seorang ratu.” Perdana Menteri berkata ia sengaja mengatakan itu agar ratu tak khawatir dan fokus untuk melahirkan dengan selamat.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-71

Young mengajak Byung Yeon berlatih pedang, untuk menghilangkan suasana hatinya yang buruk setelah mendengar rencana ayahnya untuk menikahkannya dengan putri menteri Jo, hanya demi menggalang kekuasan politik di istana. Sampai akhirnya ia teringat akan perintahnya pada Ra On untuk menungguinya sampai ia kembali.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-74

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-72 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-73

Ia bergegas pergi untuk menjemput Ra On, meskipun Ra On sedikit kesal karna ia datang terlambat. Young duduk berjongkok dan menyuruh Ra On naik kebelakangnya.

Ra On menolak, karna merasa seorang kasim tak pantas naik di belakang Putra Mahkota. Young berkata: “Jangan bingung. Saya akan melakukan ini untuk Hoon Nam jika kakinya terluka.”

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-75 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-76

Ra On tetap saja menolak, Young berbalik menatapnya dan berkata ini sebuah perintah. Pada akhirnya Ra On akhirnya memutuskan naik di belakang Young, meskipun ia sejenak melihat ke sekelilingnya untuk memastikan apa ada orang yang melihat mereka.

gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-77 gambar-sinopsis-monlght-drawn-by-clouds-episode-10-bagian-pertama-78

Menggendong Ra On dibelakangnya, Young  berkata: “Mengapa kau begitu ringan seperti sebuah bulu.” Ra On tak mau kalah menggodainya, berkata: “Lenganmu sepertinya sedikit begetar.”

Ra On masih khawatir jika ada orang yang melihat mereka, tapi Young meyakinkannya bahwa ia mengetahui jalan yang tak terhitung jumlahnya di istana ini yang tidak dijalani oleh orang lain.

Sumber Dok Gambar KBS 2TV

Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*