Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 11 Bagian Kedua Drama

Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 11 Bagian Kedua Drama

Sumber Dok Gambar: KBS 2TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi sinop.web.id

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-1 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-2 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-3

[Baca juga: Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 11 Bagian Pertama Drama]

Young bergegas pergi ke istana ratu meninggalkan Ha Yeon, yang hatinya pasti terluka setelah mendengar penolakan pria yang ia cintai.

Setibanya di istana ratu, Young bertanya mengapa dia sampai memanggil kasim dari istananya. Ratu duduk berjongkok dan memegang pipi Ra On, berkata: “Sayang wajah cantik ini milik seorang pria.” Mendengarnya, raut wajah Young dipenuhi was-was. Ia meminta pendapat Young, tapi Young memerintahkannya untuk menyingkirkan tangannya dari Ra On.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-4 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-5

Melihat wajahnya yang cantik, Ratu menebak hal yang wajar jika Young jatuh hati padanya, dia feminim dibanding gadis manapun. Ra On dan Young begitu terkejut setelah ratu tiba-tiba saja menunjukkan sebuah hanbok yang ditemukan di kamar Ra On. Ratu mengungkit tentang rumor yang menerpa Young, dan berkata dengan penuh maksud buruk bahwa dia akan menghapus semua keraguan di depan semua orang-orang.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-11 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-12

Ratu melemparkan hanbok itu pada Ra On dan bertanya mengapa dia memiliki pakaian wanita. Ra On berbicara dengan gagap di depan ratu, tak tahu apa yang harus ia katakan. Ratu berteriak di depannya, menyuruh Ra On melepaskan bajunya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-6

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-7

Tubuh Ra On bergetar ketakutan, Young menatap tajam ratu dengan penuh  kemarahan dan berkata dengan suara nyaring untuk menggertaknya: “Kasim Hong, Lakukan seperti apa yang diperintahkan oleh Ratu,” dan sontak baik ratu dan Kasim Sung terkejut dengan reaksinya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-8

Young kemudian berkata dengan datar bahwa ratu memanggil seorang kasim biasa, menganiaya dan bahkan menyuruhnya membuka pakaiannya. Dia bertanya sampai berapa lama ratu akan bermain-main dengan pekerja istana karna rumor bodoh itu. “Tolong tunjukkan siapa yang benar sekarang,” tanya Young.

Ratu berkata Young benar, tapi dia malah memaksa Ra On untuk melepaskan bajunya. Young tak bisa berbuat apa-apa saat Ratu mencoba dengan paksa melepaskan baju Ra On, untungnya di detik-detik terakhir Kasim Han datang.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-9 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-10

Young bisa bernafas lega, dan kasim Han memberitahu ratu bahwa melepaskan pakaian seorang peserta pelatihan bukan sebuah masalah besar, tapi dia meminta ratu untuk mengikuti martabat yang berlaku di Kantor Pembantu Kasim. Dia menjelaskan bahwa Kasim Hong telah lulus dalam ujian Pembantu Kasim, dan bertanya pada Kasim Sung untuk mengkonfirmasi bukankah dia sendiri yang telah memeriksanya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-13 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-14

Kasim Sung tak bisa berkata apa-apa selain menjawab ya. Kasim Han berkata dia bisa memahami ratu ingin memarahi seorang kasim karna kesalahannya, tapi ia bertanya bagaimana bisa seorang ibu bangsa melihat tubuh seorang pria yang telanjang saat mengandung seorang anak. Kasim Han menambahkan bagaimana jika Yang Mulia mengetahui hal ini.

Young menantang ratu untuk meneruskan membuka baju Ra On, tapi Ratu tampak ragu, dan pada akhirnya melepaskan Ra On. Untuk kali ini, Ra On berhasil selamat.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-15 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-16 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-17

Kemudian Young menemani Ra On sampai ia  tertidur di bangunan tua, dan bahkan merapikan selimutnya. Dengan mata yang berkaca-kaca Young sejenak menatap Ra On yang sedang tertidur usai berhasil selamat dalam bahaya.

Byung Yeon datang dan kaget melihat Young menemani Ra On yang sedang tertidur. Dia bertanya apa sesuatu telah terjadi.  Young menjawab dia hanya menginginkan  seseorang yang ia sayangi ada di dekatnya, tapi ia sendiri tak tahu mengapa berbagai hal terus terjadi sehingga ia merasa kasihan pada Ra On. Ia  berdiri menepuk pundak Byung Yeon dan berterima kasih padanya, dan pergi.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-18

Kemudian Byung Yeon duduk bersama Yoon Sung minum alkohol bersama, meskipun Yoon Sung sedikit kaget setelah Byung Yeon mengajaknya untuk bertemu. Byung Yeon memberitahu Yoon Sung bahwa ia bisa merasakan mereka memiliki niat yang sama dan kemudian mengungkit tentang kenangan masa kecil mereka.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-19

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-20

Yoon Sung mengerti dulu mereka menghabiskan banyak waktu bersama di Jahyeondang, tapi ia kemudian bertanya apa Ra On berhasil selamat. Byung Yeon mengangguk, dan berkata Young ada bersamanya. Mendengarnya, Yoon Sung menghela dalam nafasnya dan berkata ketika mereka masih kecil, dia ingin menjadi teman terbaik putra mahkota, tapi entah bagaimana dia menjadi seseorang yang dijauhi oleh Young.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-21 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-22

Yoong Sung memberitahu Byung Yeon bahwa untuk pertama kalinya dia menemukan seorang wanita  yang ia inginkan untuk berada disisinya. Tapi Byung Yeon segera menghentikannya, dan memintanya untuk menyimpannya di dalam hatinya. Yoon Sung berkata tidak, dan memutuskan tidak akan menyimpannya lebih lama lagi. “Untuk pertama kalinya, saya begitu sangat menginginkan sesuatu,” ucap Yoon Sung dan kemudian meneguk alkohol.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-23

Guru Jung datang ke istana, dan berpapasan dengan Ra On. Ia bermaksud ingin bertanya dimana istana putra mahkota, tapi setelah melihat wajahnya dia seperti mengenalinya, begitu pula Ra On.

Guru Jung seketika itu bertanya: “Ra On. Apa kau Ra On?” Ra On berkata tidak, dan menjelaskan bahwa di tempat ini dia di panggil Sam Nom. Guru Jung meminta Ra On untuk berhenti memanggilnya kakek, dan penasaran bagaimana ia bisa masuk ke istana sebagai kasim. Ra on berkata ceritanya panjang, dan  singkatnya keadaan berubah menjadi seperti ini.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-24 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-25

Guru Yak Yong memeluk Ra On untuk melepas kerinduannya setelah bertahun-tahun mereka akhirnya bertemu. Dia memandangi Ra On yang telah tumbuh dewasa, dan kemudian teringat kejadian beberapa tahun silam saat berhasil menyembunyikan Ra On dan ibunya ketika pasukan istana menggeledah rumahnya untuk mencari anak dan istri Hong Gyeong Nae.

Guru Jung bertanya untuk mengkonfirmasi apa Ra On telah berpisah dengan ibunya di pasar. Ra On menjawab ya, belum sempat ingin kembali bertanya sesuatu, kebersamaan mereka terganggu oleh kehadiran putra mahkota.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-27 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-28 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-29

Young bertanya bagaimana mereka berdua bisa saling mengenali. Ra On sama kagetnya mendapati fakta bahwa dia mengenali Young. Ra On bertanya apa dia datang untuk bertemu dengan putra mahkota, karna dia hanya diam Ra On seketika itu bertanya: “Kakek, apa itu berarti kau adalah Tuan Jeong?”

Mendengar Ra On memanggilnya kakek, mata Young pun melotot karna terkejut.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-32

Kemudian kita melihat, Guru Jung berada di ruangan Young dan mengambil sebuah mangkuk yang ada di atas meja yang berisi tanaman herbal dan mengatakan ini adalah pelakunya, Sam Chae.  Sam Chae dikenal karna memiliki  tiga rasa yang berbeda; manis, pedas dan pahit, itulah mengapa disebut “Sam (tiga) Chae.” Dia menjelaskan warna perak berubah dalam mangkuk ini karna campuran jumlah sulfur. Untuk meyakinkan Young bahwa tanaman herbal ini tak memiliki racun, di depannya Guru Jungg memakan tanaman itu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-30

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-31

Tak terjadi sesuatu pada Guru Jung, dan ia sendiri tak percaya jika para tabib benar-benar tak mengetahui apa-apa tentang tanaman ini meskipun tanaman ini berasal dari negara yang berbatasan dengan China barat. Ia   bertanya-tanya dengan suara keras mengapa para tabib menutup rapat mulut mereka dan bersikap seolah-olah sesuatu yang buruk telah terjadi.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-33

Sementara itu, Menteri Kim Ui Gyo menertawai putra mahkota karna para tabib istana tidak akan berbicara sehingga Young tak akan menemukan jalan keluar. Menteri Kim Geun Gyo setuju, karna menurutnya tida ada yang akan berani kecuali mereka ingin menyulut amarah Perdana Menteri Kim. Mereka sengaja melakukan ini dengan  harapan agar  putra mahkota menyadari bahwa tidak ada seorang pun  yang mendukungnya di istana.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-34

Tapi pada akhirnya si gadis penjual lentera dan ayahnya  di lepaskan dari penjara. Keduanya berlutut di depan putra mahkota, tapi saat gadis kecil ini mengangkat kepalanya dia mengenali bahwa  pria yang berdiri di depannya adalah orang yang pernah ia temui  di festival lentera.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-35 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-36

Young menghampiri gadis kecil itu, menyuruhnya menatapnya, dan meminta maaf karna dia harus mengalami kesulitan ini. Gadis kecil ini bertanya apa impiannya untuk bertemu Yang Mulai telah terkabul. Young menjawab ya, dan bertanya apa dia masih mengingat apa yang ingin ia beritahu pada Yang Mulia. Young masih mengingatnya, sehingga ia memintanya untuk mengawasinya apa Young berhasil membuat negara ini menjadi negara yang lebih baik.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-37

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-26

Young mengantar Guru Jung sampai ke depan pintu keluar istana, dan berterima kasih karna telah membantunya menyelamatkan anak yang tidak berdosa. Tapi sebelum pergi, Young bertanya kapan dia akan memberikan jawaban atas permintaannya. Guru Jung menjawab dia hanya pria tua, sehingga tidak akan  akan memberinya bantuan apapun.

Guru Jung akan pergi, tapi Ra On memanggilnya dan bertanya apa dia belum mendengar apapun tentang ibunya. Guru Jung menjawab dia berharap bisa memberitahunya kabar baik lain kali. Mendengarnya, Ra On tampak kecewa.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-38 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-39

Young bertemu dengan ayahnya, dan kali ini raja menginformasikan tentang rencananya untuk memajukan pernikahannya. Raja bertanya apa Young juga menganggapnya sebagai raja yang tak punya pikiran. Young menjawab tidak, hanya saja ia mengakui tak ingin menikahi seseorang yang tak ia cintai.

Raja memahami bagaimana perasaannya, tapi ia kemudian memberitahu Young bahwa dihari sejak ia menerima tahta ketika umurnya masih 10 tahun, tidak ada satu hari pun ketika ia tidak merasa bingung atau takut, rasanya seperti berjalan melewati air kasar.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-40 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-41

Raja berkata kau berpikir kau telah melangkahkan 10 langkah kedepan, tapi kemudian kau menyadari kau hanya menempelkan kakimu di tempat yang sama, dan kau setidaknya harus memegang sebuah ranting jika itu membantumu berpindah ke air yang tenang. Raja kemudian meminta agar Young bersedia menikah dengan putri Menteri Jo.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-42

Sambil mengatur buku di perpustakaan pribadi Young, Ra On mengingat ucapan Kasim Jang yang berharap agar putra mahkota menikahi seseorang dari keluarga yang berkuasa, sehingga akan membantu Young untuk menguatkan posisinya dan akan menggalang lebih banyak orang di pihaknya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-43

Young datang, dan sejenak memandangi Ra On dari belakang.  Ia menghampirinya, dan berbisik memanggilnya: “Ra On.” Ra On kaget, dan Young lantas bertanya apa yang sedang dipikirkan Ra On dengan mendalam.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-44

Ra On kemudian meminta untuk ditemani berjalan bersama menuju bangunan tua, membuat Young tampak bahagia. Sambil berjalan bersama, Young tersenyum tipis dan mendorong Ra On karna merasa mereka telah berkali-kali berjalan bolak-balik bersama-sama. “Apa kau sangat membenci berpisah dariku?,” tanya Young.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-45 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-46

Ra On bertanya apa Young tahu kapan saat dia paling bahagia belakangan ini. Ra on berkata: “Ketika kau memanggilku Ra On.” Young juga merasakan hal yang sama, itu adalah momen yang paling membahagiakan untuknya.

Young berkata: “Ketika saya memanggil namamu, kau muncul di depanku.” Ra On memberitahu Young ia tak butuh apa-apa lagi, dan tidak akan meminta  lebih. Tapi Young berkata dia akan meminta lebih dari itu: “Ketika kau jatuh cinta, kau secara alami menjadi rakus.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-47 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-48

Ra On kemudian berkata ia tak ingin Young berada dalam bahaya karna dirinya: “Meskipun saya tidak bisa tinggal bersamamu sebagai seorang wanita, tidak berarti saya akan berhenti mencintaimu.” Mendengarnya, raut wajah Young berubah masam dan memintanya untuk tak berkata apa-apa lagi.

Ra On melanjutkan ucapannya, meminta Young untuk berhenti menolak menikah. Young geram mendengarnya, dan berkata “sudah cukup,” dan segera pergi meninggalkan Ra On yang menangis dengan tersedu-sedu setelah memintanya menikahi wanita lain.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-49

Young duduk sendirian di kamarnya sambil merenungkan pembicaraannya dengan Guru Jung tadi ketika ia datang ke istana. Young memberitahunya bahwa Ra On adalah wanita yang ia ceritakan sebelumnya. Guru Jung terkejut, ia hampir tak percaya Young sampai ingin membangunkan sebuah rumah untuknya dan bahkan ingin menemukan orang tuanya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-50

Guru Jung bertanya mengapa Young begitu perduli kepada seorang kasim muda. Young menjawab bahwa Ra On adalah kekasihnya yang entah bagaimana mendekatinya sebagai seorang kasim.  Guru Jung melihat perbedaan status dan nasib yang berputar diantara mereka berdua, meskipun Young ingin meminta bantuannya untuk mengatasi semua hambatan. Guru Jung berkata padanya: “Dia membutuhkan orang lain, bukan anda, Yang Mulia.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-51

Keesokan harinya, Young datang pagi-pagi buta menemui Guru Jung sampai mengagetkannya. Young berkata dia ingin memberitahunya sesuatu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-56

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-52

Tapi beberapa saat kemudian kita melihat Young duduk di sebuah padang, dengan Ra On duduk disampingnya. Young mengungkit tentang gadis kecil si penjual lentera, dan Ra On masih mengingat bagaimana matanya dipenuhi kegembiraan ketika berhasil bertemu dengan ayahnya.

Young mengulangi harapan gadis kecil itu di depan Ra On bahwa seorang raja harus mengetahui dengan baik apa yang membuat sebuah negara hebat. Ra On kemudian bertanya Joseon yang seperti apa yang diimpikan oleh Young.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-53 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-54 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-55

Young memandangi Ra On dan berkata bahwa dia menginginkan seorang anak kecil bisa hidup sebagai anak kecil, seorang wanita bisa hidup sebagai wanita dan menambahkan: “Saya ingin semua orang hidup dengan bahagia.”

Young memegang tangan Ra On, dan tampak keduanya mengenakan gelang sepasang kekasih. Dia berkata: “Bisakah kau menunggu sampai saya membuat sebuah bangsa seperti itu untukmu. Kau rakyat pertama di Joseon baru yang akan kuciptakan.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-57 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-58

Young kembali teringat peringatan Guru Jung yang mengkhawatirkan keinginan Young untuk mempertemukan Ra On dengan ibunya akan menjadi masalah yang besar untuknya. Dia menasihati agar Young lebih baik  berpura-pura tak tahu apa-apa dan menutupinya, sehingga Young dan Ra On akan bisa hidup dengan bahagia bersama-sama.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-59 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-60

Young bertanya pada Ra On: “Jika kau menghadapi sebuah situasi yang sangat sulit dan harus melepaskan sesuatu, kau tidak boleh melepaskan saya. Bisakah kau berjanjii padaku?” Ra On tersenyum manis padanya dan berkata ya. Mendengarnya, Young sangat bahagia karna  berpikir harapannya telah menjadi kenyataan.

Ra On bertanya harapan seperti apa yang ia maksudkan. Young menjawab bahwa harapannya adalah membuat harapan Ra On menjadi kenyataan. Mata Ra On berkaca-kaca mendengarnya, dan Young kemudian memberitahu Ra On bahwa dia telah menemukan ibunya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-61 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-62

Ra On berbalik dan melihat ibunya berdiri disana. Ra On perlahan menghampiri ibunya dan memeluk erat ibunya disaat keduanya menangis dengan tersedu-sedu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-63 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-64 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-11-bagian-kedua-65

Sumber Dok Gambar: KBS 2TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi sinop.web.id

13 comments

  1. Meskipun Young tulus mencintai Ra On, tapi aku belum pernah lihat raja hanya memiliki satu istri. Mungkin pada akhirnya, Young akan menikah dengan Ha Yeon.

  2. Kalau aku jadi Young, karna raja terus-terusan memaksa untuk menikah dengan Ha Yeon, mending Young bilang sama raja: Ayahanda aku lebih baik mati dibanding harus menikah dengan wanita yang tak kucintai.

  3. Moga happy ending buat Lee Young dan Ra On

  4. Penasaran sama endingnya, soalnya ada banyak penghambat yang merintangi kisah cinta Young dan Ra On. Kalau Young harus hidup terpisah dari Ra On, aku yakin Young pasti akan sangat kesepian dan menderita. Tapi bagaimana kalau raja menghadapkan Young di antara dua pilihan antara memilih Ra On atau Joseon.

  5. Mending Yoon Sung yang ambil alih tahta, supaya Ra On sama Young bisa melarikan diri.

  6. Wah enggak nyangka ternyata yang peranin putri Myung Geun adalah pemain yang memerankan drama Oh My Venus. Gw enggak kenal soalnya disini dia tampil gemuk.

  7. Jadi makin penasaran dengan episode drama ini. Jadi enggak sabar untuk episode besok…

  8. Moga2 aja gelang keabadian berhasil mempertemukan keduanya, meskipun sepertinya harus terpisah…

  9. Rating drama ini pasti naik karena pesonanya oppa park boo gum, hehehe jadi makin kepincut sama oppa ini…

  10. Jadi penasaran, apakah ayah ra on juga masih hidup seperti ibunya

  11. aku pernah baca sedikit riwayat PM Hyeomyong, kalau di versi aslinya, artinya menurut sejarah. PM Hyeomyong itu meninggal di usia muda. . . setelah penobatan raja. . hemmmmm -_-

  12. Prediksiku Ra On adalah anak seorang pemberontak. Young ingin mengatasi pemberontakan yang sedang terjadi. Cara yang terbaik mengatasi Perdana Menteri Kim dan klannya adalah Ra On dan Putra Mahkota pada akhirnya menikah. Dan mereka berdua akan hidup bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*