Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 15 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 15 Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar: KBS TV

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-2

[Baca juga: Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 15 Bagian Kedua Drama Korea]

Young masuk ke kamarnya dan menemukan sebuah surat di atas meja. Raut wajahnya berubah sendu saat ia mulai membacanya, sementara Ra On juga membaca sebuah surat saat masih berada di tempat persembunyian. Ra On menerima sebuah surat dari Kasim Han, yang mengatakan bahwa masih ada banyak hal yang ingin ia beritahukan tentang ayahnya dan meminta untuk bertemu, meminta Ra On untuk memberitahu tempat dan waktunya.

Young mempertimbangkan suratnya dan kemudian memutuskan keluar malam itu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-3 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-4

Kemudian pada akhirnya Young berakhir bertemu dengan Ra On di sebuah bangunan sunyi, dimana dia mendapati Ra On dengan wajah terkejutnya. Young menatapnya dengan sedikit kemarahan di wajahnya dan bersumpah ia tidak akan pernah memaafkannya. Kemudian Young menariknya lebih dekat padanya dan memeluknya dengan erat.

Dan di waktu yang sama, ada sekelompok pengawal istana berkumpul di luar di sebuah rumah tempat dimana Young dan Ra On berada. Menteri Kim Geun Gyo memimpin di depan pasukan saat mereka mulai bergerak menuju rumah tua itu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-6

Young menarik dirinya dari Ra On dan memberitahunya, “Saya hanya akan mendengar kata-katamu. Tidak perduli kalau kau mengatakan kebohongan, aku akan percaya. Apa semua yang kau tunjukkan kepadaku tulus?”

Ra On menundukkan kepalanya, kemudian menangis dan meminta maaf. Young menatapnya tajam, dan memegang erat lengannya sampai sebuah suara menarik perhatian mereka.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-8 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-9

Ternyata yang datang adalah Byung Yeon, yang menerobos masuk ke dalam dan memperingatkan bahwa tebakan Young benar sehingga mereka harus secepatnya melarikan diri.

Ketika para prajurit istana akhirnya masuk ke rumah tua itu, para prajurit mengeluarkan pedang mereka, dan ternyata hanya ada Young yang membelakangi pintu masuk. Beberapa saat kemudian beberapa prajurit muncul, tapi kali ini mereka datang untuk melindungi Young.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-7

Menteri Kim Geun Gyo terkejut ketika Young membalikkan wajahnya kepada mereka; sama sekali bukan seperti ini yang ia harapkan. Sementara itu, di luar rumah, Byung Yeon menghajar beberapa prajurit dan membawa Ra On pergi.

Menteri Kim mulai gugup saat Young bertanya apa yang dia lakukan disini. Young memberitahunya bahwa ia penasaran siapa yang telah mengirim surat palsu untuk membuatnya masuk ke dalam perangkap, sehingga ia keluar karna ingin tahu, dan menarik kesimpulan, “Ternyata kau?”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-10 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-11

Menteri Kim Geun Gyo dengan gugup mengatakan bahwa ia hanya datang karna mendapat laporan bahwa seseorang mencoba  untuk secara diam-diam bertemu dengan para pemberontak. Young tak habis pikir ada seseorang yang berani membuat tuduhan pengkhianatan palsu kepada putra mahkota dan kemudian segera memerintahkan Menteri Kim Geun Gyo untuk segera menangkap orang itu. “Itulah satu-satunya cara bagimu  untuk hidup,” ucap Young.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-12 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-13

Keesokan harinya, Byung Yeon memberitahu Young bahwa Ra On baik-baik saja dan akan segera memindahkannya ke tempat yang aman. Young menduga bahwa ia tak seharusnya bertanya dimana itu, dan Byung Yeon menjawab bahwa hal itu hanya akan membuat semuanya menjadi berat.

Young berkata, “Bagaimana bisa orang yang membuat semuanya menjadi sulit untuk Ra On adalah aku.” Sehingga ia meyakinkan Byung Yeon tidak akan menanyakan apapun.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-14 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-15

Kembali flashback di malam sebelumnya, di malam saat Byung Yeon membawa Ra On pergi untuk menyelamatkan diri. Setelah Byung Yeon memberikan mereka peringatan untuk meloloskan diri, Young mendesak Ra On untuk secepatnya pergi dengan Byung Yeon. Sebelum pergi, Ra On memberitahu Young untuk tidak penasaran dimana dia berada. Ra On berkata, “Tidak perduli berita apa yang kau dengar tentang aku, jangan goyah. Aku juga akan melakukannya sekarang.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-17 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-18

Ra On menunduk dan kemudian berjalan pergi. Young memegang tangan Ra On, dimana di tangan Young masih tampak ia mengenakan gelangnya, dan keduanya cukup lama saling memandangi. Young memegang tangan Ra On dengan erat, tak rela melepaskannya pergi, tapi Ra On melepaskan tangannya dan berjalan pergi dengan penuh kesedihan.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-19 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-20

Ratu  bertemu dengan Ha Yeon, yang sekarang tinggal di istana dan sedang  dilatih untuk menjadi putri mahkota. Ratu kemudian memberitahu Ha Yeon bahwa pangeran terus membuat segala macam alasan untuk tidak menetapkan tanggal pernikahan mereka dan bertanya apa Ha Yeon tidak ingin tahu tentang apa alasannya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-21 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-22

Ha Yeon tidak ingin terpancing, dan menjawab bahwa pangeran pasti memiliki alasan yang baik untuk bersikap seperti itu. Ratu kemudian menjelaskan bahwa sejak kasim yang sangat dia perhatikan sebagai seorang gadis menghilang, hati putra mahkota sangat hancur, dan kemudian meminta Ha Yeon untuk menghiburnya dengan baik.  Mendengarnya, Ha Yeon tampak bertanya-tanya di dalam hatinya maksud ucapan ratu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-23

Byung Yeon memberitahu kelompok pemberontaknya tentang kejadian di malam sebelumnya, tapi memberitahu mereka bahwa dia tak tahu Ra On ada dimana, karna pada saat dia datang untuk memperingatkan Young, Ra On telah pergi. Kasim Han sangat menaruh perhatian pada fakta bahwa seseorang menggunakan namanya untuk memanggil Ra On, dia yakin ada seseorang diantara mereka yang melakukannya. Kasim Han bersumpah kalau ia sudah mengetahui siapa yang mengkhianati organisasi, dia tidak akan mengampuninya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-24 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-25

Malamnya, Ibu Ra On bertanya apa dia membenci ayahnya karna membuat mereka menderita. Ra On mengingatkan ibunya bahwa ibunya yang mengatakan itu adalah hal yang benar untuk dilakukan, dan bahwa seseorang harus melakukannya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-26

Ibu berkata itu benar, tapi dia tidak menyukai suaminya yang melakukannya. Ibu Ra On berkata, “Aku membutuhkan keluarga yang makan, tidur, tertawa dan menangis bersama-sama bukan seseorang yang akan melakukan sesuatu yang besar.”

Ra On berkata bahwa kata-kata itu terdengar seperti ‘aku sangat merindukanmu’ dan membuat ibunya sampai tertawa. Dan ketika Ra On keluar, dia melihat sebuah bungkusan di depan pintu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-28

Seorang datang istana ketakutan di depan Young, yang mengkonfirmasi bahwa dia yang telah meletakkan surat palsu itu di atas mejanya. Young mendesaknya untuk menjelaskan siapa yang telah memerintahnya, dan dayang istana ini berkata bahwa dia belum pernah melihatnya di istana sebelumnya, namun ia bisa mengingat mereka dengan jelas.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-30

Seorang pria mengenakan topi bambu datang ke tempat Perdana Menteri Kim, dan ternyata dia adalah pemimpin Byung Yeon dalam kelompok pemberontak. Perdana Menteri Kim melihat bahwa tidak ada jaminan seseorang yang telah mengkhianati ‘Awan Putih’ juga tidak akan mengkhianatinya. Si topi hitam menjawab bahwa dia percaya kekuasaan uang, bukan Perdana Menteri Kim: “Kau hanya harus membeli apa yang kau butuhkan dan aku akan menjual apa yang bisa aku jual. Itu saja.”

Ucapannya membuat keluarga Kim puas, dan kemudian menyerahkan sebuah amplop yang berisi surat tanah yang ia inginkan. Pemimpin Byung Yeon diperintahkan untuk menyerahkan Ra On sesegera mungkin.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-31

Yoon Sung menggendong seorang bayi, dan sebuah flashback  menunjukkan ternyata bayi itu adalah putri yang dibuang, anak ratu tapi digantikan posisinya oleh anak seorang dayang istana. Segera setelah kasim Sung diam-diam mengeluarkan putri kecil itu pergi dari istana, Yoon Sung langsung memukul pria yang akan membawanya pergi.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-33

Yoon Sung mempercayakan bayi kecil itu ke gibang, dimana wanita itu meyakinkan Yoon Sung bahwa bayi itu sangat dicintai oleh gisaeng. Wanita  itu penasaran latar belakang keluarga si bayi, dan Yoon Sung menjelaskan bahwa bayi itu tiba-tiba menjadi yatim piatu dan tidak memiliki tempat untuk pergi. Dia tersentuh dengan kemalangan yang menimpa bayi itu, dan berjanji akan mencoba yang terbaik untuk membesarkannya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-34 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-35

Malam itu, Ra On menghirup udara malam di luar rumahnya, dan meyakinkan ibunya bahwa dia akan segera masuk. Tapi seseorang tiba-tiba saja membekapnya, dan seorang lagi memukul ibunya dari belakang hingga pingsan. Ra On berusaha melepaskan dirinya dari cengkeraman mereka, tapi ia tak sekuat itu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-36 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-37

Tapi beberapa saat kemudian, Byung Yeon muncul, menjatuhkan  seorang dari mereka dengan pedangnya, begitu pula seorang penyerang bertopeng lainnya, dan kemudian menghadapi satu penyerang lainnya yang tersisa. Mereka berdua bertarung menggunakan pedang, namun  Byung Yeon berhasil menjatuhkannya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-39

Mereka sejenak saling menatap satu sama lain, dan sepertinya Byung Yeon mengenali bahwa pria tersebut adalah bosnya di ‘Awan Putih.’ Bos Byung Yeon secepatnya berlari pergi, meninggalkan Byung Yeon, sementara Ra On bergegas menghampiri ibunya yang tengah pingsan.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-40

Perdana menteri Kim datang mengunjungi ratu untuk menjenguk bayi pangeran yang baru  saja lahir. Ratu bahkan berkata bahwa dia sangat senang melahirkan seorang pangeran, yang membuat raut wajah Yoon Sung berubah masam.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-41 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-42

Yoon Sung bertanya apa dia bahagia, dan ratu mengakui dia sangat bahagia, namun Yoon Sung kembali menekankan apakah ratu benar-benar bahagia, membuat ratu dan perdana menteri Kim memandanginya karna bertanya-tanya apa maksud dari ucapannya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-43 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-44

Bos Byung Yoen pulang setelah mengunjungi kediaman  keluarga Kim, dan diam-diam Byung Yeon kemudian membuntutinya. Dia menyerang bosnya dari belakang, dan mencengkeram erat lehernya karna telah mengikuti perintah perdana menteri Kim seperti anjing.

Bosnya berkata, “Lalu?,” yang mengagetkan Byung Yeon. Kalau dia ketahuan, maka Byung Yeon dan Kasim Han akan terungkap bahwa selama ini identitas mereka tidak diketahui di istana.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-46

Tak bisa berbuat apa-apa, Byung Yeon menjatuhkan pedangnya dan  kemudian memukul wajahnya bertubi-tubi. Tapi kemudian mereka dikelilingi oleh pengawal istana yang mengenali Byung Yeon. Sambil memegang sebuah gambar di tangannya yang sangat mirip dengan bos Byung Yeon (sebuah gambar yang pasti berdasarkan keterangan yang diberikan oleh dayang istana), pemimpin pengawal istana kemudian memberitahu Byung Yeon bahwa mereka datang untuk menangkap pria itu. Dan Byung Yeon tak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkannya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-48

Young kemudian mengumumkan kepada para pejabatnya bahwa  seseorang yang mengiriminya surat  palsu untuk memancingnya keluar telah tertangkap. Menteri Ui Gyo dan Geun Gyo gugup, dan Yook menoleh ke arah perdana menteri Kim saat mengatakan bahwa pria itu juga mengikuti perintah seseorang.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-49 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-50

Menteri Geun Gyo menyarankan agar Young mengirimnya ke departemen kehakiman sehingga ia akan menyelidiki pria yang mencoba menyakitinya, tapi Young menambahkan bahwa pria itu akan mengungkapkan  semuanya di depan semua orang.

Menteri Ui Gyo dan Geun Gyo sangat gugup dengan berita ini, sehingga mereka berbicara empat mata untuk mencari cara apa yang harus dilakukan karna sangat khawatir jangan sampai bos Byung Yeon akan buka mulut tentang keterlibatan  mereka.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-51 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-52

Ra On terkejut melihat kedatangan Kasim Han, dimana Ra On menduga dia adalah teman ayahnya dan telah mengupayakan hal yang sama. Kasim Han mengkonfirmasinya, dan mengatakan bahwa bahkan saat dia sedang mencarinya, dia berharap Ra On mengikuti keinginan ayahnya, tapi Ra On menolak dengan tegas.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-53 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-54

Kasim Han menebak alasan Ra On menolaknya pasti karna Young dan menjelaskan bahwa pangeran sedang mencoba untuk menunda hari pernikahan kerajaan setiap harinya, dan menambahkan bahwa Young tidak tidur atau makan dengan baik. Kasim Han memberitahunya bahwa Ra On telah terikat terlalu erat saat mencoba untuk mengurai benang kusut. “Saat kau menghadapi simpul lain yang tidak bisa terurai, ketika hal itu terjadi kau harus memotongnya tanpa keraguan.” Kasim Han berkata itulah cara terbaik untuk putra mahkota.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-15-bagian-pertama-55

Kasim Han mengatakan bahwa dia minta maaf dann menyuruh Ra On untuk menjaga dirinya dengan baik saat dia pergi. Ra On terguncang dengan ucapannya sehingga ia menangis.

Sumber Dok Gambar: KBS TV

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*