Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 8 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 8 Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar: KBS TV Korea Selatan, Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-1

[Baca juga: Sinopsis Moonlight Drawn by Clouds Episode 8 Bagian Kedua Drama Korea ]

Kita melihat dimalam sebelum pengakuan cinta Young di taman, Young duduk di mejanya dan menulis sebuah surat untuk Ra On: “Ini adalah perasaan yang ingin aku kubur agar tidak seorang pun yang akan tahu. Agar kau tetap ada di sisiku, aku tahu aku tidak bisa membiarkan perasaan ini muncul.”

Tapi sepertinya Young tersentuh oleh ucapan Ra On yang membela untuk tetap mengakui perasaan kepada seseorang meskipun cinta itu tak bisa didapatkan, dan bagaimana kenangan akan dicintai bisa menjadi kekuatan untuk menjalani sisa hidupmu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-2 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-3

Sementara Ra On merenungkan pakaian wanita yang diberikan oleh Yoon Sung, begitu pula desakannya untuk hidup sebagai wanita.

Young berjalan menuju tempat Ra On dengan kebulatan tekadnya, tapi mendapati ruangannya kosong. Suratnya berlanjut: “Aku mendapat keberanian seperti yang kau katakan, untuk pengakuan ini yang mungkin akan menempatkan kau dalam bahaya atau bahkan menyebabkan aku kehilanganmu.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-4

Sambil memegang sebuah surat di tangannya, Young mengumpulkan keberaniannya saat mendengar langkah kaki. Dia berbalik karna berharap akan melihat Ra On, tapi kemudian dia terkejut sehingga kembali berbalik belakang.

Tapi Young kembali berbalik melihat ruangan itu, dan mendapati Ra On mengenakan pakaian wanita yang diberikan oleh Yoon Sung.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-6

Sontak melihatnya jelas sangat membuat Young terkejut, berbeda jauh dari yang selama ini yang ia pikirkan. Ia bahkan mencengkeram surat pengakuan cintanya yang ada di tangannya.

Kemudian Young  teringat penari bercadar yang membuatnya terpukau, dan kemudian ia tersenyum lega.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-7

Kita kembali ke taman. Dengan mata yang berkaca-kaca, Young mengungkapkan isi hatinya di depan Ra On dan kemudian menariknya lebih dekat. Dia tersenyum saat Ra On menutup matanya seperti yang ia harapkan dan kemudian menciumnya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-8

Malam itu, Ra On masih terbawa suasana atas kejadian tadi di taman bersama Young, dan Byung Yeon bertanya apa terjadi sesuatu. Saking dia masih kagetnya, Ra On sampai bersikap berlebihan, mengatakan pada Byung Yeon bahwa bertanya kepada seseorang apa terjadi sesuatu, sedikit tidak sopan. Byung Yeon hanya dibuat kebingungan, dan dia hanya minta maaf.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-9

Kemudian Ra On mengalihkan topik pembicaraan tentang orang-orang yang dekat dengan Young: Dia mengerti Byung Yeon adalah orang yang paling dihargai oleh Putra Mahkota, dan juga Kasim Jang. Ra On bertanya apa Young pernah menyukai wanita. Byung Yeon menjawab tidak, dan sepertinya Ra On menganggap jawaban itu bahwa Young tidak menyukai wanita.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-10 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-11

Young memasukkan nama Kasim Ma dan dayang istana Wol Hee di dalam daftar yang akan meninggalkan istana, dan telah menghapus semua catatan mereka sebagai pekerja istana dan juga memberikan mereka tempat tinggal dan pekerjaan. Mereka berdua sangat bersyukur atas bantuannya, sementara Young berterima kasih  karna telah memberitahu bahwa perasaan tulus seseorang dapat membuat keajaiban. Dia memberitahu mereka untuk hidup dengan baik untuk waktu yang lama.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-12 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-13

Ra On mengucapkan selamat pada Kasim Ma dan membanggakan bahwa mereka berdua adalah pasangan ketiga yang ia jodohkan. Kasim Ma memberitahunya untuk tidak hanya memikirkan tentang hubungan orang lain dan melihat disekitarnya dengan baik. “Bukan hanya satu, tapi dua orang. Apa kau tidak tahu?”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-14 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-15

Yoon Sung menemui Young dan menyodorkan daftar dari semua orang yang lulus ujian kerajaan dan daftar pelamar dalam 10 tahun terakhir. Young melihat daftar tersebut dan mendapati bahwa orang yang membuat pertanyaan adalah Kim, dan orang-orang yang lulus ujian semuanya adalah Kim. Yoon Sung kembali menyodorkan kertas pertanyaan dan lembar jawabannya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-17

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-16

Tapi setelah melihat jawaban mereka, ia menganggap tak penting jawaban apa yang mereka tulis, karna pada akhirnya mereka yang lulus itu karna latar belakang keluarga mereka. Young bertanya pada Yoon Sung bagaimana menurutnya.

Yoon Sung bertanya apa dia menginginkan jawabannya sebagai seorang Kim atau sebagai pejabat di Kementerian. Young melihat bahwa jawabannya akan berbeda tergantung pada situasinya. Yoon Sung menjawab bahwa sebagai Kim, dia akan menerima kalau memang pantas disalahkan, dan sebagai pejabat dia akan melakukan apa yang ia bisa untuk memperbaiki kesalahan dari pemerintah.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-66 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-67

Young bertanya apa dia bersungguh-sungguh. Yoon Sung bertanya apa pangeran akan percaya jika dia mengatakan iya. Young mengatakan bahwa jawabannya akan mengejutkan perdana menteri, tapi sepertinya keadaan diantara keduanya tetap saja tak mencair dengan jawaban yang diberikan oleh Yoon Sung.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-18 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-19

Ra On masuk ke ruangan membawa setumpuk buku dan kotak, dan ketika ia melihat tatapan mata pangeran dia jadi canggung sehingga menjatuhkan barang bawaannya. Yoon Sung dengan cepat membantu Ra On, sementara Young menatap kedekatan mereka berdua dengan agak cemburu. Dan ketika Yoon Sung bertanya pada Ra On apa dia bisa meluangkan waktunya, Young tiba-tiba saja memanggilnya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-20 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-21

Saat Yoon Sung melihat Ra On menyerahkan buku pada pangeran, dia bisa melihat gelagat Ra On yang tampak salah tingkah saat berada di dekatnya. Yoon Sung kembali mengingat perbincangannya dengan Ra On ketika dia setuju untuk meninggalkan istana secepatnya, tapi kemudian mengakui bahwa ia tak ingin pergi. Yoon Sung tampak kecewa, dan bertanya apa yang ada di dalam hatinya sampai ia berani menempatkan dirinya dalam bahaya. Ra On tak menjawab, tapi sepertinya Yoon Sung mengetahui jawabannya sekarang.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-28

Putri Myungeun memberitahu tentang rencana diet terbarunya untuk tinggal di kuil gunung. Ha Yeon sedikit ragu dengan rencananya, tapi putri Myungeun kemudian menunjukkan sebuah buku tentang hubungan, dan mengklaim bahwa tidak ada yang tidak diketahui oleh penulis buku ini tentang hubungan, terutama tentang perjodohan. Ha Yeon jadi tertarik, dan dia meminta untuk meminjam bukunya, dan kemudian merebut bukunya dari genggaman putri.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-22

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-24

Young bertanya pada Byung Yeon apa dia mendengar tentang rumor yang terjadi disekitar ibukota bahwa putri dari Hong Gyeong Nae masih hidup. Byung Yeon  mengaku tidak mengetahuinya, dan Young menjelaskan bahwa hanya satu kata dari Perdana Menteri dan rasa cemas ayahnya langsung memburuk.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-23

Kemudian Young menunjukkan padanya topeng misterius, sebuah topeng yang sama seperti yang mereka lihat di pesta Perdana Menteri Kim, dan Byung Yeon tampak terkejut. Dia memberitahunya untuk mencari tahu apa orang-orang yang mengenakan topeng ini benar-benar mencari putri Hong Gyeong Nae dan apa alasan mereka. Young menambahkan: “Kalau memang itu benar, kita harus menemukannya sebelum Perdana Menteri, tanpa kegagalan.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-25

Saat pangeran berjalan-jalan di halaman istana, Ra On berjalan dibelakangnya sambil membawa sebuah payung untuk melindunginya dari matahari, namun ia kewalahan membawanya karna berat. Young melihat dia mengalami kesulitan sehingga memegang tiangnya, bermaksud untuk membantunya, tapi Ra On memperingatkan bahwa orang-orang melihat.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-30 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-31

Dia membiarkan Ra On membawanya, dan memberitahunya untuk tidak terganggu dengan payung itu karna dia bisa sedikit terkena sinar matahari. Tapi Kasim Jang mengomel jika putra mahkota terkena sinar matahari yang panas, dan Ra On bersikeras bahwa dia bisa mengatasinya dan berkata: “Kalau aku menganggap hal kecil seperti ini terlalu berat, aku bahkan bukan seorang pria.” Dan Young berusaha menyembunyikan saat ia ingin tertawa setelah mendengar ucapan Ra On.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-32

Kemudian Young mengatakan bahwa ia ingin beristirahat sebentar, dan memerintahkan Ra On untuk memegang payungnya. Dan pada akhirnya mereka berdua duduk bersama-sama dan payung besar itu berada di belakang mereka, menghalangi pandangan Kasim Jang dan para dayang.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-26

Young seakan bercanda saat ia memegang tangan Ra On, dan mengeluh dengan tangannya yang kasar dan Ra On lantas berkata: “Seperti inilah tangan dari semua pria.” Young bahkan memuji fisik Ra On yang seperti pria mulai dari mata, hidung dan bibirnya, dan mengklaim: “Karna itu ketangguhanmu, aku sudah jatuh cinta kepadamu.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-33 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-34

Ra On kaget dan segera menarik tangannya, takut jika ada seseorang yang mendengar mereka, dan menyuruhnya untuk menarik kembali ucapannya. Young menjawab: “Kau tidak seharusnya menarik kembali sesuatu yang sudah kau katakan. Sebaliknya kau harus bertanggung jawab.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-29

Ra On tampaknya tersentuh, dan Young meletakkan kepalanya untuk beristirahat di pundaknya, meskipun Young sedikit kecewa saat Ra On menarik kepalanya dari pundaknya. Ra On memberitahunya bahwa ia tak bisa merasa senang karna Putra Mahkota terlalu perduli padanya, dan kembali berkata: “Jangan berpikir bahwa kau tahu segalanya tentang aku.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-35

Young menjawab dia tidak pernah mengatakan bahwa dia tahu segalanya, dan mendesaknya untuk kembali beristirahat di pundaknya. Kali ini Ra On menuruti permintaannya, tapi ia berpikir dengan sedih: “Putra Mahkota jangan terlalu baik padaku. Ini tidak akan bisa karna ini membuatku ingin terus bersandar padamu.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-39

Ha Yeon mencari Ra On, karna mengenalinya sebagai Hong Sang Nom, penulis nasihat buku cinta itu. Ra On mendengarkan cerita Ha Yeon tentang bagaimana ia berusaha keras untuk mendapatkan perhatian dari seorang pria tampan, berstatus tinggi tapi gagal. Ra On melihat bagaimana Ha Yeon salah bersikap di depan pria incarannya, dan seharusnya menampar dia di wajah seolah-olah dia tidak tertarik kepadanya sama sekali.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-36 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-37

Kemudian Ha Yeon menyebutkan bagaimana ia bahkan ditolak saat menyarankan agar mereka berjalan-jalan bersama. Ha Yeon khawatir tidak ada cara bagi Ra On untuk membantunya, dan Ra On menjawab bahwa ia tidak perlu membantunya untuk mengusai metode rahasia untuk berjodoh ketika Ha Yeon mampu menyampaikan perasaannya apa adanya, yang membuat Ra On iri. Ra On berkata bahwa ia pasti akan berakhir bahagia dengan orang itu karna perasaan tulus yang sangat kuat, dan ucapan Ra On berhasil membuat Ha Yeon tenang.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-42

Ra On membantu Young berpakaian (yang sepertinya sangat dinikmati oleh Young) untuk persiapannya ke istana. Sementara Kasim Jang dengan canggungnya menasihati tentang perannya sebagai penguasa saat usianya masih belum 20 tahun sehingga memintanya untuk menguatkan hatinya dan jangan malas untuk mengurusi masalah Negara.

Tapi Young segera memotong ucapannya bahwa dia tidak membutuhkan kalimat yang begitu rumitnya, hanya satu kalimat saja cukup baginya ‘Lakukan yang terbaik!,’ dan Kasim Jang melakukan seperti yang ia inginkan.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-40

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-41

Kemudian Young menoleh kepada Ra On meminta ucapan dukungan yang terlontar dari mulutnya, tapi raut wajahnya berubah masam saat Ra On berkata tidak ada yang ingin ia ucapkan. Kemudian dia mengatakan: “Karna aku percaya kau akan melakukannya dengan baik,” dan Young pun tersenyum.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-43

Young bergerak menuju istana raja ditemani Kasim Jang dan Ra On. Tapi saat pintu terbuka, ia mendapati tak seorang pun ada di aula istana.

Perdana Menteri Kim dan kroninya tertawa saat membayangkan betapa percaya dirinya Young memasuki aula istana yang kosong. Mereka mengerjai Young karna membatalkan ujian pegawai kerajaan yang sudah dijadwalkan, dan menggantinya dengan ujian sementara. Mereka menduga pangeran Young berencana akan akan menghentikan promosi keluarga Kim, padahal mereka telah menetapkan siapa yang akan lolos dalam ujian itu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-45

Tapi Perdana Menteri Kim mengejutkan kedua kroninya saat dia memberitahu mereka untuk membiarkan Young melakukan sesuai keinginannya, menurutnya ceritanya akan berbeda kalau pangeran menyerah dengan sendirinya. Mereka pun bertanya-tanya apa yang bisa dilakukan Young di aula yang kosong.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-46

Di istana, Young membaca tumpukan surat gulungan yang ada di dekat kursi singgasana, yang isinya berbagai alasan yang menyebabkan mereka tidak datang, mulai dari sakit perut bahkan ada yang menulis menderita ruam kulit. Nampaknya Young merasa seperti direndahkan, dan sepertinya dia tidak akan membiarkan mereka bertindak semena-mena padanya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-48

Ra On datang menemui Young di perpustakaannya, dan Young mengodai Ra on: “Saya tahu bahwa aku memiliki wajah yang membuatmu ingin terus melihatnya, tapi apa kau tidak berpikir kalau kau terlalu jelas?” Young memberinya kode untuk duduk disampingnya, dan Ra On duduk sambil menunjukkan sepiring kue manis, dan mengatakan bahwa saat dia marah, yang manis-manis adalah obat terbaik.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-49 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-50

Young bertanya apa yang akan ia lakukan dalam situasi seperti ini, saat dihadapkan dengan lawan yang sulit. Ra On menjawab: “Kalau itu lawan yang harus aku kalahkan, maka bukankah aku harus melakukan yang terbaik yang aku bisa dalam pertempuran. Kalau itu masih tidak berhasil, aku harus mengikuti arus.”

Young tersenyum mendengar sarannya, dan kemudian mengambil kue itu. Ra On permisi pergi, tapi Young kemudian menarik  tangannya hingga ia begitu dekat dengannya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-51 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-52

Ketika Ra On mundur, dan mulai protes, Young memasukkan kue itu ke dalam mulutnya. Young setuju dengan obat terbaik yang diberikan oleh Ra On, tapi ketika Ra On berkata bahwa ia bahkan belum menggigitnya, Young mengklarifikasi bahwa dia sedang berbicara tentang dirinya.

Dan kemudian Young terpikir sebuah ide, dan dia memerintahkan Ra On untuk segera pergi ke kasim yang bertugas di obat-obatan herbal.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-53

Kroni Kim memerintahkan orang suruhan untuk melacak anggota keluarga Hong Gyeong Nae. Dia mendapat sebuah petunjuk, menemukan seseorang yang dekat dengan Hong Gyeong Nae satu dekade yang lalu dan mungkin mengetahui keberadaan klan Hong. Mereka memperingatkan bahwa dia harus menemukan keberadaan keluarga Hong sebelum ditemukan oleh para bandit itu.

Keluarga Kim penasaran melihat pihak lain ngotot menemukan putri yang menghilang itu dan mereka menganggap Hong Gyeong Nae benar-benar sesuatu sehingga mereka harus menemukan anggota keluarganya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-54 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-55

Sebuah kiriman tiba di kediaman keluarga Kim, yang berisi tumpukan kotak yang dialamatkan untuk mereka. Ketika mereka bertanya-tanya mengapa kotak itu berisi tanamam herbal, Young datang dan menjelaskan dengan ramahnya bahwa ia mengirimkannya untuk mengobati sakit yang membuat mereka berhalangan datang ke istana.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-56 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-57

Byung Yeon pergi ke tetangga lama keluarga Hong, seorang wanita tua. Wanita tua ini menjeaskan bahwa Ibu dan anaknya tinggal di rumah itu, dan kadang-kadang seorang pria datang dan meninggalkan gandum di pintu – dan kemudian wanita tua ini menyadari  bahwa pria tersebut adalah Hong Gyeong Nae. Wanita ini menduga Hong Gyeong Nae telah meninggal sejak kerusuhan itu, dan kembali mengingat bagaimana para penjaga menggeledah seluruh negara ini untuk menangkapnya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-58 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-59

Orang suruhan Perdana Menteri Kim tiba di luar rumah itu sementara Byung Yeon masih menanyakan beberapa pertanyaan, dan mereka menguping saat wanita tua itu menjelaskan ciri fisik putri Hong Gyeong Nae: Dia memiliki mata yang terang dan cantik, dan namanya adalah Ra On.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-60 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-61

Young duduk bersama Perdana Menteri Kim dan berkomentar tentang Feng Shui di rumahnya sungguh menakjubkan setelah melihat pejabat yang tidak bisa datang ke pertemuan karna sakit telah pulih sekarang. Dia menyarankan agar mereka memindahkan pertemuan partai politik ke rumahnyaa daripada mereka harus ke istana.

Perdana Menteri berkata bahwa pejabat berkumpul secara terpisah untuk membahas politik karna loyalitas mereka kepadanya dan bangsa ini.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-62 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-63

Perdana Menteri menambahkan bahwa tanah ini, Joseon, sudah berjalan selama 400 tahun di bawah kekuasaan 4 klan, bagaimanapun untuk membantunya, yang mengabaikan sejarah ini dan bersikeras mengambil jalannya sendiri, bukan tugas mereka untuk membantunya ….mengambil jalan yang benar.

Young melihat dia dan perdana menteri Kim tampaknya memiliki pandangan yang berbeda tentang ‘jalan yang benar.’ Perdana Menteri Kim kemudian menggunakan kata kiasan ‘kalau bunga merah yang cerah tumbuh di antara hijaunya hamparan rumput’, sudah menjadi sifat manusia untuk ingin memetik bunga itu yang merupakan sebuah peringatan untuk tidak terlalu menonjol, karna akan terluka.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-64 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-8-bagian-pertama-65

Perdana Menteri Kim memberitahunya bahwa raja memiliki begitu banyak penyesalan setelah kehilangan ratu tujuh tahun yang lalu. Dan dia menyarankan pada Young untuk tidak mengabaikan ucapannya.

Sumber Dok Gambar: KBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*