Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Moonlight Drawn By Clouds (Love in the Moonlight) Episode 12 Bagian Pertama

Sinopsis Moonlight Drawn By Clouds (Love in the Moonlight) Episode 12 Bagian Pertama

Sumber Dok Gambar: KBS 2TV

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi sinop.web.id

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-2 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-3

[Baca juga: Sinopsis Moonlight Drawn By Clouds (Love in the Moonlight) Episode 12 Bagian Kedua]

Saat Young duduk bersama dengan Ra On, dia kembali teringat saat berbincang dengan Guru Jung. Saat itu dia sama sekali tak mengenali siapa wanita yang berdiri di depannya, sampai wanita ini menyebutkan melihat seseorang yang mirip dengan anaknya dalam festival lampion, dan hal itu sepertinya memberinya sebuah petunjuk.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-4 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-5

Sekarang, Young meminta Ra On untuk berjanji tidak akan melepaskannya ketika dihadapkan dalam situasi yang sulit, dan Ra On setuju. Young kemudian memberitahunya bahwa sekarang harapannya sudah menjadi kenyataan, dan Ra On kemudian  berbalik dan dia pergi menghampiri ibunya saat melihat dia ada disana.

Saat ibu dan anak ini saling memeluk dan melepas rindu, Guru Jung melihatnya dari kejauhan dan kemudian saling bertatapan dengan Young.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-6

Kembali flashback, Young bertemu dengan Guru Jung dan bertanya mengapa dia merahasiakan kebenaran tentang ibu Ra On. Guru Jung tahu bahwa ibu dan anak ini saling mencari satu sama lain, dan  Young berpendapat bahwa mereka harus dipertemukan. Guru Jung kemudian bertanya apa yang akan ia lakukan kalau anak itu bertemu dengan ibunya dan akan menjadikan Putra Mahkota dalam bahaya –menurutnya Young lebih baik berpura-pura tak tahu dan menutupinya, sehingga dia dan Ra On mungkin bisa hidup bahagia bersama.

Young berkata dengan tegas bahwa dia tak tahu bahaya apa itu, tapi dia tidak ingin menjadi penyebab sebuah keluarga tak bisa dipersatukan hanya karna dirinya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-7 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-8

Ibu dan anak ini tak henti-hentinya saling memandangi satu sama lain, dan Ibu Ra On bertanya apa sangat sulit selama ini. Ra On menggelengkan kepalanya, dan berkata bahwa ia sempat berpikir mereka tidak akan pernah lagi bertemu.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-9 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-10

Ibunya pun penasaran apa yang sebenarnya terjadi, sampai dia bisa menjadi seorang kasim. Ra On menjawab bahwa dia akan memberitahunya nanti, dan meyakinkan ibunya bahwa dia telah bertemu dengan orang yang baik, dan putra mahkota juga memperlakukannya dengan baik.

Raut wajah ibunya tampak datar saat dia menyadari: “Putra Mahkota? Kalau begitu ….maksudmu orang yang ada disana adalah putra mahkota?” Ra on mengangguk, dan raut wajah ibunya seketika itu tampak pucat.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-11

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-12

Young memberitahu Guru Jung  bahwa karna dia sudah berjanji, dia tidak akan bertanya lagi. Young  mengakui sebenarnya ia penasaran dan khawatir tentang apa yang telah ia katakan sebelumnya, meskipun demikian dia berterima kasih guru Jung memberinya kesempatan untuk memutuskan.  Guru Jung menjawab: “Apa takdir adalah sesuatu yang kau sebabkan atau hindari karna kau menginginkannya?” Young balik berkata: “Itulah yang ingin aku katakan.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-13

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-14

Ibu Ra On tampak dingin saat dia dan Ra On bertemu dengan Young. Young meyakinkannya bahwa dia akan segera memberi Ra On waktu libur secara resmi, dan memintanya untuk tak bersedih.  Dan Ra On dengan bahagianya memberitahu ibunya bahwa mereka akan segera bertemu, dan kemudian pergi bersama Young.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-18 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-19

Setelah Ra On dan Young pergi, Guru Jung memberitahu Ibu Ra On: “Sekarang satu-satunya yang tersisa adalah bagi Ra On untuk membuat pilihan.” Tapi ibu Ra On tak setuju, merasa tak tenang setelah putrinya berada di istana dan dekat dengan pangeran. Ibu Ra On berkata: “Ini tidak masuk akal. Apa kau tidak tahu bahwa ini adalah sesuatu yang tidak boleh terjadi.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-15

Hujan tiba-tiba saja turun sehingga mereka berdua harus berteduh di bawah pohon. Ra On kemudian menawarkan akan pergi dan mendapatkan payung, dan Young memerintahkan: “Kalau begitu lakukan.” Saat Ra On berbalik akan pergi, Young berkata: “Apa kau pikir saya akan mengatakan itu?”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-17

Sebaliknya, Young memegang taangan Ra On  dan membawanya berjalan di tengah hujan yang deras turun. Ra On menyarankan agar Young berjalan lebih cepat, tapi Young tetap saja berjalan dengan lambat sehingga Ra On menduga Young tidak pernah berlari di istana.

Young kemudian berkata pada Ra On: “Tapi sekali lagi, apa kau pikir putra mahkota pernah menyukai seorang kasim sebelumnya? Itu terjadi begitu saja.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-20 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-21

Tiba-tiba saja, Young menariknya lebih dekat dengan tangannya dan menutupinya dari hujan menggunakan lengan bajunya. Young mengangguk dan mereka segera pergi, berlari bersama di tengah guyuran hujan.

Byung Yeon diam-diam masuk ke ruangan putra mahkota yang tampak kosong, dan kemudian meletakkan sebuah buku di atas meja. Buku itu adalah sebuah cacatan rahasia keuangan perdagangan, buku yang tak ia serahkan kepada pemimpinnya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-22 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-23

Ia segera bersembunyi ketika Young dan Ra On memasuki ruangan itu. Ra On segera mengambil sebuah sapu tangan dan kemudian melap wajah Young. Ra On mengkhawatirkan Young bisa saja masuk angin, tapi Young hanya menatapnya dan tiba-tiba saja membuka ikatan topinya dan melepaskan topi itu dari kepalanya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-24

Kemudian Young menggendongnya dan membawanya menuju tempat tidurnya, dan kemudian dia duduk dimana Ra On ada di atas pangkuannya. Young kemudian mengambil sapu tangan itu dari tangan Ra On, dan dengan perlahan melap air yang ada di wajahnya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-25 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-26

Ra On memberitahu Young: “Saya ketakutan.” Dia bertanya tentang apa, dan Ra On menjawab, “Karna aku sangat senang. Bagaimana kalau semua kebahagian yang dimaksudkan untuk orang lain datang kepadaku? Jadi bagaimana kalau itu diambil dariku?”

Young bertanya apa dia senang setelah bertemu dengan ibunya kembali. Ra On berkata bahwa hal yang membahagiakan memiliki seseorang yang berada di dalam istana begitu pula diluar istana. Young berkata: “Kalau kau bahagia, maka saya juga bahagia.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-29

Kemudian Young kembali berkata: “Tapi aku agak sedih karna kau berbicara seolah-olah kau akan baik-baik saja hidup di luar istana tanpa aku.” Ra On meyakinkannya untuk tak khawatir dan berkata: “Mau kemana aku pergi tanpa izin darimu?”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-28

Byung Yeon melapor pada Kasim Han bahwa dia telah meninggalkan buku itu di ruangan Young, seperti yang telah dia perintahkan.  Byung Yeon tampaknya khawatir dengan rencananya, tapi Kasim Han memberitahunya: “Kalau saya tidak akan melakukan apapun, tidak perlu tinggal disini secara rahasia.”

Byung Yeon bertanya kapan kasim Han akan menceritakan semuanya pada Ra On. Kasim Han berkata: “Saya sedang menunggu untuk waktu yang tepat saat Putra Mahkota tidak bisa berbuat apa-apa.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-30

Young membaca satu persatu surat gulungannya, dan menginformasikan Menteri Kim Ui Gyo bahwa semua ini adalah surat yang menuduhnya melakukan praktek suap kepada kantor jabatan yang ditunjuk. Young bertanya bagaimana bisa dia belum pernah melihat satu pun dari surat-surat itu disaat semuanya tiba-tiba muncul seperti ini, dan sekertaris kerajaan tampak gugup memberikan alasan bahwa surau-surat ini belum terbukti, yang mereka coba lakukan adalah memfitnah pejabat.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-31 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-32

Young membuat si Menteri Kim Ui Gyo semakin gugup saat memberitahu bahwa mereka mengharapkan sebuah tanggapan kali ini sehingga seseorang mengirim buktinya bersama surat. Young kemudian mengeluarkan buku yang ditinggallkan oleh Byung Yeon, buku yang dicuri dari rumah keluarga Kim. Buku itu berisi daftar orang yang telah membayar dengan imbalan posisi, mencatat dengan sangat lengkap – kapan, dimana dan posisi apa yang diberikan kepada siapa.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-33

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-34

Menter Kim Ui Gyo berkata ini hanya sebuah jebakan, dan ketika sekertaris kerajaan dipaksa oleh Young, dia akhirnya mengakui bahwa semua informasi itu benar adanya. Young menyebutkan kesalahan Menteri Kim Ui Gyo mulai dari menyalahgunakan kekuasannya melakukan praktek suap, dan secara negatif mempengaruhi pemerintah, sehingga ia memberikan perintah untuk memberhentikan Menteri Kim Ui Gyo dari posisinya.

Dia membela diri, mengatakan bahwa setelah penyelidikan resmi dilakukan baru putra mahkota membuat  keputusan dengan hati-hati. Young berkata dia benar, dan memberitahu bahwa dia sedang melakukan investigasi secara menyeluruh sehingga semua orang yang membiarkan ini terjadi akan diselidiki secara ketat.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-35

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-36

Di rumah keluarga Kim, mereka  mendiskusikan tentang masalah ini, penasaran  bagaimana catatan itu bisa jatuh ke tangan pangeran . Orang suruhan mereka datang bergabung, dan melaporkan bahwa ketika dia pergi untuk bertemu dengan orang yang akan menyerahkan informasi itu ternyata mereka telah meninggal. Tapi dia berhasil menadapatkan informasi nama dari putri Hong Gyung Nae: Hong Ra On.

Yoon Sung hanya diam, sementara mereka mulai mendiskusikan informasi baru ini. Mereka mencurigai putri Hong Gyung Nae tidak akan menggunakan nama itu secara terang-terangan, dan memerintahkan orang suruhannya untuk terus mencari.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-37

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-38

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-39

Kemudian Yoon Sung datang ke istana Young untuk membicarakan tahap pertama pemilihan Putri Mahkota, tapi ia ia kemudian diberitahu bahwa Young ada di perpustakaannya dan dia kemudian pergi kesana.

Di perpustakaan, Young membaca buku di meja, sementara Ra On tidur siang sambil meletakkan kepalanya di atas lengannya. Young menggunakan bukunya sebagai pelindung untuk melindunginya dari cahaya matahari, dan kemudian melihatnya tersenyum dalam tidurnya. Ra On membuka  matanya, dan Young kemudian meletakkan kepalanya di atas meja, dan keduanya saling bertatap-tatapan.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-40 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-41

Young bertanya: “Apa kau melihatku bahkan dengan mata tertutup? Caramu tersenyum bahkan saat kau sedang tertidur.”  Ra On menjawab, “Iya. Saya bermimipi tentang dirimu.”

Yoon Sung datang saat Young memegang tangan Ra On dan bertanya tentang mimpinya. Young berbalik akan pergi saat Ra on menjelaskan: “Mimpi saat kau memanggilku ‘Ra On’ untuk pertama kalinya.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-42 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-43

Mendengarnya, langkah kaki Yoon Sung terhenti, dan Young menjawab, “Tidurlah lagi. Ra On.” Matanya melotot saat kembali mengingat ucapan suruhan kakeknya bahwa putri Hong Gyung Nae bernama: Hong Ra On.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-45

Menteri Ui Gyo merasa geram dengan sikap Young, sehingga ia menyusun rencana untuk menyerang pangeran. Menteri Geun Gyo protes, bahwa itu adalah sebuah pengkhianatan, tapi menteri Ui Gyo memiliki sebuah ide yang bagus. Dia menunjukkan sebuah topeng si pemberontak (topeng yang pernah dijatuhkan oleh Byung Yeon), dan memerintakan untuk dibawakan beberapa orang-orang kejam.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-58 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-59 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-60

Mereka akan melepaskan topeng itu dan menghilang tanpa jejak.Dengan demikian mereka akan mendapatkan tiga tujuan: mempercepat pernikahan kerajaan, memperkuat serangan terhadap para pemberontak, dan membuat putra mahkota berlutut di hapadan mereka.

Menteri Geun Gyo bertanya bagaimana dengan perdana menteri, dan menteri IU Gyo menjawab bahwa perdana menteri tidak akan menghentikan mereka.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-46 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-47

Tuan Muda Jung melompat di istana putri, mencoba melihat situasi dan kemudian menggantung sekotak makanan di gembok gerbang pintu masuk. Tapi saat dia berbalik, dia malah terperanjat kaget karna melihat Myungeun mengamatinya dengan penuh rasa curiga, sampai Tuan Jung dengan gagap memberikan alasan yang tidak masuk akal.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-48

Tapi dia kemudian memberitahu putri bahwa dia belum bisa melupakan wanita cantik yang dulu tinggal disini. Tuan muda Jung menatapnya tajam, tapi Putri Myungeun malah bertanya-tanya apa yang dia pikirkan adalah Wol Hee. Tuan Muda Jung mencoba memberikan penjelasan dan berkata bahwa wanita itu tidak ada disini sekarang.

Putri Myungeun melihat kotak makanannya dan Tuan Muda Jung menjelaskan bahwa dia membawakan makanan yang disukai wanita itu. Putri sangat senang setelah melihat kue favoritnya, mulai menggigit satu di mulutnya sebelumnya akhirnya dia tersadar.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-49 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-50

Dia meletakkan kue itu tanpa mencicipinya dan berkata bahwa Wol Hee tidak suka hal-hal seperti ini. Putri Myungeun memerintahkannya untuk membawa pergi semuanya untuk menolak godaan memakannya, dan kemudian mengatakan bahwa tuan muda Jung pasti menyukai seseorang yang seperti dirinya.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-51

Young datang menemui Byung Yeon, namun dia mendapati tempat tinggalnya kosong. Saat dia berbalik akan pergi, dia menabrak sebuah pakaian dan menjatuhkannya ke lantai dan kemudian memungutnya. Young melihat sebuah pakaian yang bernodakan darah, tapi yang menarik perhatiannya adalah sebuah topeng yang ia temukan, dan ia kembali mengingat saat menemukan topeng yang sama.

Young mengingat perkelahian yang terjadi di kota, ketika dia melawan bersama Byung Yeon dan melihat sebuah topeng terjatuh. Dia mencoba menghubungkan petunjuk ini, tepat disaat Byung Yeon tiba.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-52 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-53

Ibu Ra On menerima kunjungan tak terduga dari Kasim Han, dan tampak marah melihatnya. Dia bertanya dengan nada datar apa dia pernah memikirkan bagaimana dia dan Ra On menjalani hidup selama ini sementara suaminya mempersiapkan pemberontakan. Kasim Han berjanji akan melindungi mereka sekarang, tapi ibu Ra On menolak, dan khawatir apa yang akan ia lakukan kepada Ra On sekarang.

Kasim Han memohon bantuannya untuk membantu mereka memastikan kematian orang yang tidak bersalah yang tak terhitung jumlahnya tidak sia-sia. Tapi Ibu Ra On berkata, “Kami tidak tahu apa-apa. Tolong … tolong jangan tertarik pada kami lagi.”

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-54 gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-55

Ketika Byung Yeon tiba, Young kemudian mengungkit tentang bajunya yang berdarah dan bertanya apa dia terluka di suatu tempat. Byung Yeon berbohong, tanpa menyadari bahwa Young mencurigainya, mengatakan bahwa luka itu terjadi selama pelatihan kemarin.

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-56

gambar-sinopsis-moonlight-drawn-by-clouds-episode-12-bagian-pertama-57

Kemudian Young mendengar dari pejabat lain bahwa Byung Yeon melewatkan pelatihan hari ini karna sakit. Tapi ia begitu terkejut setelah diberitahu tidak ada pelatihan kemarin.

Sumber Dok Gambar: KBS 2TV

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*