Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Moorim School” Drama Korea Episode 14 Bagian Kedua

Sinopsis “Moorim School” Drama Korea Episode 14 Bagian Kedua

Gambar Drama 1

Gambar Drama 2

[Baca juga: Sinopsis “Moorim School” Drama Korea Episode 14 Bagian Pertama]

Untuk melihat semua sinopsis www.aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Shi Woo berjanji lain kali akan membawanya ke taman hiburan, bioskop, dan banyak tempat lainnya yang bisa mereka datangi bersama.

Gambar Drama 3

Gambar Drama 4

Gambar Drama 5

Dia kembali ke sekolah Moorim, dan menemui Chi Ang di ruang latihan. Shi Woo bertanya apa yang akan dilakukan Chi Ang, atas kebenaran yang telah ia ketahui tentang keterlibatan ayahnya dalam pengunduran diri Dekan Hwang, dan rencananya untuk mengejar kunci Chintamani.

Gambar Drama 6

Chi Ang menjawab dia tidak tahu, membuat Shi Woo kesal dengan jawabannya. Dengan nada yang meluap-luap, Chi Ang mengatakan dia datang ke sekolah ini karna Soon Duk dan ibunya, tapi sekarang malah Soon Duk menyayangi Shi Woo.

“Untuk apa yang awalnya kuinginkan, haruskah saya pergi tanpa mendapatkannya? Jika tidak? Jika saya memegang Chintamani, saya bisa mendapatkan semua yang kuinginkan. Saya akan mendapatkan semua kekuatan di dunia ini. Bukankah itu yang akan dilakukan Chintamani?,”ucap Chi Ang.

Gambar Drama 7

Gambar Drama 8

Shi Woo tak habis pikir apa yang sekarang ada dalam pikirannya, dan Chi Ang mengakui dia sendiri tak tahu apa yang ada dalam pikirannya.

“Katakan padaku apa hal tepat yang harus kulakukan sekarang?”

Gambar Drama 9

Chi Ang merasa sangat kebingungan, tapi satu hal yang ia tahu pasti bahwa ayahnya akan menemukan cara untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.

“Dan saya sama seperti ayahku. Saya adalah anak ayahku.”

Gambar Drama 10

Gambar Drama 11

Tapi, Shi Woo mengatakan bahwa Chi Ang berbeda dari ayahnya, Wang Chi Ang yang ia kenal selama beberapa bulan terakhir berbeda dari ayahnya, yang akan melakukan apapun untuk mendapatkan yang ia inginkan — Wang Chi Ang yang ia kenal adalah orang yang sangat perduli dengan orang-orang yang ada sekitarnya.

Gambar Drama 12

Gambar Drama 14

Gambar Drama 16

Gambar Drama 15

Keesokan harinya, para murid Moorim berkumpul di ruang latihan, dan guru Kim Sook Yi menginformasikan bahwa mereka akan merombak sistem pengajaran sebelumnya untuk membuat mereka lebih kuat, tidak pernah menyerah, dan bertahan dari perkelahian tanpa akhir melawan musuh.

Gambar Drama 17

Dia mengambil sebuah pedang, dan memberitahu mereka bahwa dia akan memberikan pelajaran yang ketat seperti apa yang dilakukan prajurit Spartan. Sontak para murid kaget, tanpa terkecuali Man Soo yang tak habis pikir mengapa mereka harus menggunakan pedang sungguhan.

Gambar Drama 18

Gambar Drama 19

Guru Kim Sook Yi datang mendekatinya, dan melayangkan pedangnya ke arah Man Soo hanya untuk menakut-nakutinya, dan berkata, “Jika kau bisa membuat lawan takut, mereka akan menyerah. Jika tidak, kau akan menjadi sangat takut sehingga kau akan menyerah.” Dia kemudian tiba-tiba menaruh pedangnya ke leher Shi Woo, tapi Shi Woo tak bergeming sedikitpun.

Gambar Drama 20

Gambar Drama 21

Dia menyadari selama ini para murid hanya bertarung dengan tangan kosong dan pedang kayu sehingga mereka tidak akan mengalami ketakutan dan ketegangan, tapi kali ini dia memberitahu mereka bahwa mulai dari sekarang, mereka harus berjuang untuk hidup mereka dalam kelas ini agar dapat mempelajari arti sebenarnya dari kemenangan.

Mendengar sistem pengajarannya, murid-murid yang lain dibuat tegang, berbeda dengan Yub Jung yang malah tersenyum tipis.

Gambar Drama 22

Gambar Drama 23

Bubgong datang ke kamar Sun Ah, meskipun sedikit berbasa-basi dengan mengungkapan alasan kedatangannya adalah untuk melihat keadaan Sun Ah yang belum masuk kelas selama seminggu.

Sun Ah menyadari itu hanya sebuah alasan klise, dan menebak kedatangannya hanya untuk mencari kunci Chintamani sehingga dia mengobrak-abrik kamarnya untuk mencari kunci itu.

Gambar Drama 24

Bubgong segera tersadar, jika kunci itu tidak ada di sekolah ini, dia mencurigai Hwang Moo Song membawanya. Dia mengancam Sun Ah akan mencelakai dekan Hwang, jika dia tidak memberitahu sesuatu yang ia ketahui tentang keberadaan kunci itu.

Sun Ah tak menyangka melihat perubahan Bubgong hanya karna kunci Chintamani padahal mereka sudah seperti keluarga, dan Bubgong mengatakan bahwa semua orang berubah tergantung tempat dan keadaannya.

Gambar Drama 25

Dia juga menuduh Sun Ah telah berubah — ketika Hwang Moo Song yang ia kira ayahnya, ketahuan adalah orang yang telah membunuh orang tua kandungnya, Sun Ah mulai sangat membencinya sampai tak tahan melihatnya.

Meskipun Sun Ah mengelak dengan tuduhannya, Bubgong menebak sekarang Sun Ah tidak lagi bisa mempercayai Dekan Hwang.

Gambar Drama 26

Kembali ke ruang latihan, Yub Jung memperlihatkan kemampuannya di depan guru Kim Sook Yi, sementara yang lainnya ragu-ragu untuk berlatih menggunakan senjata sungguhan.

Gambar Drama 27

Shi Woo angkat bicara, memberitahu guru Kim Sook Yi bahwa mereka belum cukup baik untuk dilatih menggunakan senjata sungguhan, dan bisa saja melukai teman-teman mereka.

Gambar Drama 28

Guru Kim lantas bertanya apa Shi Woo termasuk salah satu diantara mereka, sementara dia telah mendengar bahwa Shi Woo menunjukkan bakat yang mengagumkan di Kompetisi Moorim. Selain itu, dia juga jengkel mendengar kata-kata mellow Shi Woo yang mengatas namakan “teman,” sehingga menolak untuk berlatih.

Dia kembali mempertegas bahwa senjata main-mainan tidak akan lagi digunakan dalama kelas Sekolah Moorim, ataupun konsep “pertemanan.”

Gambar Drama 29

Sekertaris Chang menemui Bubgong untuk mengetahui perkembangan tentang kunci yang selama ini dicari oleh ayah Chi Ang, meskipun Bubgong sama sekali belum mendaptkan informasi tentang keberadaan kunci itu entah berada di sekolah atau di tangan Hwang Moo Song.

Dia menyarankan untuk memanfaatkan Chae Yoon mencari kunci Chintamani yang ada di tangan Hwang Moo Song. Dia tahu pasti Chae Yoon adalah sahabat Hwang Moo Song, sehingga dia bisa membaca pikiran Dekan Hwang, untuk mengetahui  lokasi kunci Chintamani yang tersembunyi.

Gambar Drama 30

Sekertaris Chang sedikit khawatir dengan kedatangan Chae Yoon di sekolah Moorim karna bisa saja bertemu dengan putri kandungnya, tapi menurut Bubgong cara ini seperti membunuh dua burung dengan sebuah batu. Menurutnya, fatka bahwa selama ini Hwang Moo Song bersembunyi bersama putri Chae Yoon di sekolah ini adalah alasan yang tepat bagi Chae Yoon untuk mencurigai bahwa Hwang Moo Song adalah Juk Poong.

Gambar Drama 31

Gambar Drama 32

Sementara itu, berjalan di tengah pusat keramaian, Dekan Hwang menyadari dirinya sedang dibuntuti. Dia bergegas bersembunyi, membuat para mata-mata itu kehilangan jejaknya.

Gambar Drama 33

Gambar Drama 34

Gambar Drama 35

Shi Woo datang ke kamar Sun Ah, dan kaget melihat kamarnya sangat berantakan. Sun Ah memberitahu Shi Woo bahwa dia sendiri yang membuatnya berantakan, dan tak mengerti apa hebatnya Chintamani sampai membawanya dalam penderitaan dan kesedihan.

Sambil menangis, Sun Ah mengungkapkan bahwa sebenarnya dia ingin menghilang ke suatu tempat, tapi tak ada satupun tempat yang bisa ia tuju.

Gambar Drama 36

Gambar Drama 37

Shi Woo mengatakan bahwa dia juga merasakan hal yang sama, tidak punya tempat yang bisa ia tuju, tak ada seorang pun yang bisa menjadi sandarannya. Tapi dia mengingat dulu Sun Ah sendiri yang menyuruhnya datang ke sekolah ini.

Sehingga kali ini, Shi Woo berkata pada Sun Ah, “Hwang Sun Ah, tetaplah tinggal di Sekolah Moorim. Dekan Hwang mengatakan semua masalah kita ada dalam diri kita sendiri. Jawaban yang kau cari ada dalam dirimu.”

Gambar Drama 38

Gambar Drama 39

Soon Duk mondar-mandir di dalam kamarnya, dan memegang kalung pemberian Shi Woo untuk melepas kerinduannya.

Gambar Drama 40

Sementara, Chi Ang duduk sendiri di ruangan penjara rahasia untuk merenung setelah serentetan kejadian yang terjadi, melibatkan ayahnya.

Gambar Drama 41

Gambar Drama 42

Setelah merenung di tempat itu, secara kebetulan Chi Ang bertemu dengan Sekertaris Chang. Dia meminta izin untuk bertemu ayahnya, dan bertanya dimana ayahnya sekarang.

Sekertaris Chang menjawab sekarang ayahnya telah kembali ke China untuk urusan bisnis, dan menyarankan mulai dari sekarang untuk menunggu kabar dari ayahnya di sekolah.

Gambar Drama 43

Chi Ang memotong ucapan Sekertaris Chang untuk tidak lagi menggurui apa yang harus ia lakukan, dan dengan tegas, Chi Ang menyuruh Sek Chang untuk membelikannya tiket pesawat.

Gambar Drama 45

Gambar Drama 44

Pertemuan para guru dilaksanakan di kantor Bubgong, dan dia setuju dengan ide Guru Kim Sook Yi untuk mengeluarkan para siswa yang belum kembali ke Sekoah Moorim. Tapi, Guru Kim, Yoo Di dan Daniel tidak setuju, mereka berharap sekolah masih memberikan waktu sedikit lagi untuk mereka, sementara Guru Kim berjanji akan berusaha meyakinkan mereka untuk kembali.

Perihal Soon Duk, Bubgong berpendapat mereka tidak bisa terus berlama-lama menungguinya. Guru Kim menentang keputusannya, karna menurutnya sebagai pendidik mereka seharusnya mempertimbangkan keadaannya.

Gambar Drama 46

Gambar Drama 45

Guru Kim mempertanyakan tentang metode pengajaran baru yang diajarkan oleh Guru Kim Sook Yi kepada murid-murid yang membahayakan keselamatan mereka.

Bubgong berpendapat ketika keselamatan menjadi prioritas utama mereka, mereka malah melihat kekerasan di sekolah ini, dan menambahkan ini hanya sebuah kebijakan untuk menormalkan sekolah sesegera mungkin.

Gambar Drama 47

Shi Woo diberitahu oleh Guru Kim tentang  keputusan pihak sekolah, dan dia memohon pada Guru Kim agar Soon Duk tidak dikeluarkan, dan berjanji akan meyakinkannya untuk kembali ke sekolah.

Dia berkata pada Guru Kim bahwa dekan Hwang telah memberitahunya semuanya tentang kunci Chintamani yang sedang dilindungi oleh sekolah ini.

Gambar Drama 48

Dia menambahkan apa yang ia dengar dari dekan Hwang bahwa setelah ayah kandung Sun Ah terpilih sebagai penerus Asosiasi Moorim, dia ditugaskan untuk melindungi Chintamani. Juk poong ingin mengambilnya dari tangan ayah kandung Sun Ah, sehingga mereka membakar rumahnya. Shi Woo sepenuhnya percaya bahwa saat itu Dekan Hwang menyelamatkan Sun Ah.

Shi Woo kemudian bertanya apa yang akan terjadi jika mereka berhasil mendapatkan kuncinya. Guru Kim meminta Shi Woo untuk tidak khawatir, dan memberitahunya dengan satu bagian dari kunci itu mereka tidak akan mampu berbuat apa-apa.

Gambar Drama 49

Gambar Drama 50

Gambar Drama 51

Gambar Drama 52

Guru Kim menjelaskan sesuai rumor yang beredar kunci Chintamani terbagi menjadi tiga bagian di rumah Chae Yoon, putrinya Sun Ah mendapat satu bagian, dan menduga putranya yang satu memiliki potongan lainnya.

Guru Kim mengatakan bahwa tak seorang pun yang melihat potongan kunci terakhir, sehingga Shi Woo menebak potongan kunci itu bisa saja ada di tangan Juk Poong. Sekolah Moorim telah diambil alih oleh mereka, sehingga menurutnya tinggal menunggu waktu sebelum mereka berhasil menemukan potongan kunci itu.

Gambar Drama 53

Tapi Guru Kim mengetahui bahwa tanpa kunci terakhir, semuanya sia-sia sehingga pihak Juk Poong sekarang tengah gencar-gencarnya berusaha menemukan putra Chae Yoon yang hilang itu, dan memberitahu Shi Woo bahwa sekarang Dekan Hwang sedang mencari putra sahabat terbaiknya yang menghilang.

Gambar Drama 54

Dekan Hwang bertemu dengan seorang pria di dalam lift, dan mengetahui sejak pertemuan terakhir mereka beberapa orang datang menemuinya.

Pria ini  memberitahu Dekan Hwang bahwa orang-orang tersebut juga mencari putra Chae Yoon, dan sepertinya mengetahui tentang keberadaan Chae Yoon. Dia kemudian berasumsi bila Chae Yoon benar-benar masih hidup, dia akan mencurigai Dekan Hwang.

Gambar Drama 55

Dia menambahkan telah mendengar mereka berbicara dengan seseorang di telpon yang sepertinya mengetahui tentang Joon, putra Chae Yoon. Dekan Hwang bertanya siapa orang itu, dan pria ini mengingat kembali ucapan Sek Chang, menyebutkan nama Shim Bong San.

Gambar Drama 56

Gambar Drama 57

Di tempat lain, Chae Yoon sudah tak sabar untuk bertemu dengan Hwang Moo Song, dan Runa memberitahunya bahwa besok dia akan mengantarnya ke sekolah. Runa menambahkan bahwa putrinya Young telah dikonfirmasi ada di sekolah, bernama Hwang Sun Ah.

Gambar Drama 58

Runa mengadu domba Chae Yoon dengan memberitahunya ada bukti yang jelas bahwa Hwang Moo Song terlibat dalam insiden 18 tahun yang lalu yang telah diungkap oleh Moorim, dan menambahkan dia telah dipecat dari posisi dekan. Dia kembali mengatakan bahwa selama ini putrinya mengira Dekan Hwang adalah ayahnya. Dan sepertinya, adu domba mereka berhasil karna Chae Yoon semakin membenci dekan Hwang.

Gambar Drama 59

Gambar Drama 60

Gambar Drama 61

Shi Woo datang ke kamar, dan mengajak Chi Ang untuk bertarung satu lawan satu di ruangan latihan.

Mereka berdua bertarung sengit, dan Shi Woo menendang Chi Ang sampai  membuatnya terjatuh ke lantai. Shi Woo berkata, “Saya tidak akan lagi menghindar. Saya akan menggunakan taktikku sendiri dan melawan siapapun lawanku.”

Gambar Drama 62

Chi Ang bangkit berdiri dan berkata: “Saya sama seperti ayahku. Saya akan mendapatkan apapun yang kuinginkan, tak perduli bagaimanapun caranya. Saya akan mendapatan apa yang kuinginkan. Tak perduli apapun yang akan kulalui.”

Gambar Drama 63

Gambar Drama 64

Gambar Drama 65

Mereka kembali bertarung dengan sangat sengit, sampai akhirnya Shi Woo dan Chi Ang masing-masing saling menendang membuat keduanya terjatuh ke lantai. Berbaring di atas lantai, Shi Woo berkata dia akan melindungi kunci Chintamani, dan tak akan membiarkan kunci itu direbut.

Gambar Drama 66

Chi Ang bangun di tengah malam, bersiap meninggalkan Sekolah Moorim saat Shi Woo sedang tidur untuk mencari tahu apa yang harus ia lakukan.

Gambar Drama 67

Gambar Drama 68

Tapi, mata Shi Woo yang terpejam tiba-tiba terbuka, dan menyadari kepergiannya. Shi Woo berkata dalam hati, “Kembalilah, Wang Chi Ang. Tolonglah.”

Gambar Drama 69

Gambar Drama 70

Bang Duk menasihati suaminya untuk memberitahu Soon Duk yang sesungguhnya, tapi ayah Soon Duk malah bertanya balik apa yang harus ia ceritakan. Bang Duk memperjelas dia harus menceritakan bagaimana sampai akhirnya dia menjadi buta. Dia berharap suaminya tidak lagi memendamnya sampai membuatnya sakit seperti ini.

Gambar Drama 71

Gambar Drama 72

Sebelum pergi, Chi Ang datang ke rumah Soon Duk untuk pamit. Dia datang tepat disaat Soon Duk sedang merebus obat untuk ayahnya di luar rumah, dan memandanginya sejenak dari kejauhan dengan sebuah senyuman di wajahnya.

Gambar Drama 73

Gambar Drama 74

Soon Duk menoleh dan melihatnya datang, sehingga mereka kemudian duduk berbincang bersama. Chi Ang bertanya tentang keadaannya, dan Soon Du bertanya hal serupa.

Dengan wajah tersenyum yang sepertinya dibuat-buat di depan Soon Duk, Chi Ang mengatakan dia baik-baik saja.  Soon Duk lega mendengarnya, dan mengatakan, “Itulah Wang Chi Ang yang kukenal dan kusukai.”

Gambar Drama 76

Soon Duk kemudian bertanya alasan kedatangannya, dan Chi Ang menjawab bahwa dia harus pergi ke suatu tempat.

“Kau akan kembali, kan?” ucap Soon Duk.

Gambar Drama 77

Sambil memandangi Soon Duk, Chi Ang berkata dalam hati: “Jika saya kembali, saya mungkin akan membuat segalanya sulit bagimu. Padamu, Shi Woo, dan bahkan Sun Ah. Saya mungkin menjadi musuhmu.”

Gambar Drama 78

Gambar Drama 79

“Jika kau melakukan ini karna diriku. Jika hal itu karna diriku, jangan lakukan itu. Saya hanya membuat segalanya sulit untumu dari awal bahkan sampai sekarang. Jika kau berubah,” ucap Soon Duk.

Chi Ang berkata dalam hati: “Ini mungkin kesempatan terakhirku melihatmu. Jaga dirimu dengan baik, Shim Soon Duk.”

Gambar Drama 80

Gambar Drama 87

Gambar Drama 81

Gambar Drama 82

Gambar Drama 83

Gambar Drama 84

Gambar Drama 85

Gambar Drama 86

Sementara itu, setelah kepergiannya Shi Woo duduk di ranjang Chi Ang sambil menangis saat mengingat satu-persatu semua kenangan kebersamaan mereka yang penuh kenangan manis  hingga percekcokan mereka ketika Chi Ang mengetahui Shi Woo menyukai Soon Duk dan persaingan ketika akan mengikuti Kompetisi Moorim.

Gambar Drama 88

Gambar Drama 89

Gambar Drama 90

Kembali ke rumah Soon Duk, Chi Ang memeluknya dan berkata, “Saya sangat dingin. Bisakah kita seperti ini sebentar saja. ”

Gambar Drama 91

Gambar Drama 92

“Saya akan pergi sekarang,” ucap Chi Ang dan berjalan pergi dari hadapannya.

Semua Dok Gambar: KBS 2 TV

16 comments

  1. yeyyy tinggal dua eps lg…semangat trus ya min..
    mimin tau ga pengganti drama moorim school apa?

    • @sari, drama pengganti Moorim adalah Babysitter tapi hanya sampe 4 episode dari tanggal 14 Maret sampe 22 Maret, dan kemudian tayang drama Mr, Lawyer, Mr. Jo tanggal 28 Maret yang dibintangi oleh Park Shin Yang dan Kang So Ra

  2. kurang 2 episode terakhir, jadi gak sabar.
    kira2 episode 15 sama 16 gimana ya? kepo bgt nihh..
    pengen cepet2 hari selasa sama rabu
    tapi klo udah end jadi gak rela, padahal waktu belum end pengen cepet2 end.

  3. jadi 16 ep drakor ini….????

    • @hanimo, iya chingu drama ini hanya sampe 16 episode dari rencana awal 20 episode karna rating yang rendah dan konflik biaya produksi antara KBS dan rumah produksi JSpictures.

  4. moorim school is the best
    episode 14 T.O.P

  5. Peluk-peluk pacar orang ??

  6. saya melihat priview ep 15 dan dekan hwang meninggal? oh tidak sebagian dari kunci masalah ini adalah dekang hwang:(

  7. @Riniiiii, Nggak kok. Justru mimin makasih banget udah mau kasih komen. Makasih atas kunjungannya.

  8. kirain smpek 20ep… wahh gk rela lo cmak 16ep

  9. Waaah, udh nonton sampe ep 12 tapi saking keponya ga tahan nunggu download akhirnya Baca sinopsis ep 13 sama 14nya.. Lengkap banget onnie.. Gomapta ^^
    Semangat ya! Aku nungguin 2 eps lagi nih hehe
    Aku baru tau ratingnya rendah, pdhl bagus loh ceritanya..
    Sebenernya alasan aku nonton ini, karena si Yoon shi woonya mirip bgt sama GD kalo diliat sekilas.. Yg akhirnya berujung ngikutin sampe skrg, dgn pemikiran setidaknya kalo GD main drama gini kali ya hahaha XD apalagi pas rambutnya dicat item, beh semakin menjadi jadi wkwk
    Maaf ya oenni sekalinya komen, menuh menuhin notif doang haha 😀

  10. Tinggal 2 episode lagi yah?? Jangan2 endingnya kek yong pal.. Berasa di php-in.. Chi Ang!!!! Sebenernya pihak yg paling tersakiti disini itu Chi ang, menurut gue.. Awalnya idup chi ang kek orang tajir pd umumnya, sekarang jd makin ruwet dan chi ang masuk pihak yg dibikin ‘ngenes’… Jujur ngikutin drama ini cuma gegara Chi Ang setelah itu penasarang sama dekan hwang…

  11. wah makin penarasan aja sama lanjutannya.. can’t wait!!!!! huhu~ tinggal 2 ep lagi aja nih.. wuhh..!!

  12. Sinopsis episode 15 blm ada ya min???

    • @yunie wiyanti. sudah dari tadi siang mimin buat chingu. Silahkan diklik kembali di bagian Home blog mimin, sudah dipos lengkap ep 15-nya.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*