Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Moorim School” Episode 12 Bagian Kedua

Sinopsis “Moorim School” Episode 12 Bagian Kedua

Gambar Drama Korea 1

Gambar Drama Korea 2

Untuk melihat semua tautan link sinopsis www.aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

[Baca juga: Sinopsis “Moorim School” Episode 12 Bagian Pertama]

Soon Duk mengatakan alasan dia tidak ingin pergi adalah karna impiannya dan orang yang ia sayangi ada di tempat ini

Chi Ang lantas bertanya apa dirinya termasuk dalam salah satu orang yang ia sayangi, dan Soon Duk menjawab tentu saja.

Pertandingan untuk babak perempat final dimulai, dan Shi Woo maju ke arena pertandingan berpasangan dengan Jenny berhasil menumbangkan lawan mereka.

Gambar Drama Korea 3

Gambar Drama Korea 4

Gambar Drama Korea 5

Sementara itu, Soon Duk dan Chi Ang yang sedang menunggu giliran mereka, menyaksikan pertarungan Shi Woo melalui layar. Soon Duk menyemangatinya, “Yoon Shi Woo adalah Yoon Shi Woo dan kamu adalah kamu. Kau juga sangat hebat.”

“Ditambah lagi pasanganmu adalah saya,” ucap Soon Duk seraya bercanda.

Gambar Drama Korea 6

Gambar Drama Korea 7

Sementara itu di ruang ganti, sebelum naik ke arena pertandingan, Choi Ho kembali mengingat pesan Runa saat latihan bahwa pada akhirnya tidak ada yang mengalahkan pedang. Dia kemudian mengeluarkan pisau lipat yang ia sembunyikan di saku bajunya, dan Sang Man kebetulan melihatnya.

Tiba giliran Chi Ang yang berpasangan dengan Soon Duk naik ke arena pertandingan melawan Choi Ho dengan pasangan wanitanya.

Gambar Drama Korea 8

Gambar Drama Korea 9

Gambar Drama Korea 10

Soon Duk lebih dulu maju melawan pasangan wanita Choi Ho, dan Bang Duk yang duduk disamping ayah Soon Duk menceritakan dengan antusiasnya bahwa Soon Duk menjatuhkan lawannya dengan hanya satu tendangan.

Perlawanan dari pihak Choi Ho tidak semudah itu, mereka berhasil memberikan perlawanan yang sengit kepada Chi Ang dan Soon Duk. Tapi, Chi Ang berhasil mematahkan setiap serangan dari Choi Ho.

Gambar Drama Korea 11

Gambar Drama Korea 12

Sang Man datang dengan tergesa-gesa melapor kepada kepada Guru Kim bahwa CHoi Ho membawa pisau. Guru Kim langsung menemui Dekan Hwang, dan memberitahu keadaan yang sedang terjadi dan menyarankan untuk menghentikan pertarungan mereka.

Sementara itu, dalam keadaan terdesak Choi Ho mengeluarkan pisau lipat yang ia sembunyikan di saku bajunya. Chi Ang maju melawannya, dan Choi Ho mengayunkan pisau kecilnya dan melukai Chi Ang.

Gambar Drama Korea 14

Gambar Drama Korea 13

Terdengar suara kegaduhan di kursi penonton yang dihadiri para orang tua murid melihat kekerasan ini, sementara Chi Ang mengambil tongkat kayunya yang terjatuh, dan bersiap untuk kembali bertanding.

Choi Ho menyadari Chi Ang tidak akan menyerah sampai akhir, dan dia kembali teringat ucapan Sekertaris Chang padanya bahwa tujuan dari kompetisi ini bukan untuk membuatnya menang, tapi tujuan mereka adalah untuk menghancurkan sekolah Moorim.

Gambar Drama Korea 15

Gambar Drama Korea 16

Choi Ho lantas bertanya pada dirinya apa dia benar-benar harus menusuk Chi Ang. Dia bersiap untuk memberikan perlawanan, tapi Shi Woo tiba-tiba berteriak memanggil namanya, untuk menghentikannya.

Dia berbalik kearah Shi Woo dan kembali mengingat ucapan Dekan Hwang: “Bahkan pengkhianat adalah kawan.  Meskipun mungkin bagi seorang wali untuk mengirimkan surat pendaftaran, ada lebih dari sepuluh orang yang memasukkan aplikasi untukmu. Saya akan menunggunya.”

Gambar Drama Korea 17

Gambar Drama Korea 18

Choi Ho kemudian menatap ke arah Dekan Hwang, dan  menjatuhkan pisau dari tangannya. Dia keluar dari arena pertarungan, dan mengundurkan diri.

Sementara itu, Sekertaris Chang diam-diam menelpon ayah Chi Ang dan memberitahunya bahwa dia masih mempunyai kartu lain yang telah ia rencanakan.

Babak selanjutnya, Sun Ah berpasangan dengan Nadet maju ke babak perempat final melawan kakak Yub Jung bersama pasangannya. Meskipun Nadet ditumbangkan oleh kakak Yub Jung, tapi Sun Ah berhasil menumbangkan pasangannya.

Gambar Drama Korea 19

Gambar Drama Korea 20

Usai pertandingan, Kakak Yubjung memberitahu Sun Ah bahwa dia ingin mendapatkan kunci Chintamani, dan memperingatkan untuk tidak menghalangi jalannya seperti yang baru saja ia lakukan.

Sun Ah bisa melihat dia sama saja kasarnya seperti adiknya, tapi Sun Ah mengatakan dia tidak akan membiarkan orang seperti dirinya mengambil sesuatu yang telah dilindungi oleh ayahnya selama ini.

Gambar Drama Korea 21

Gambar Drama Korea 22

Tiba giliran Yub Jung yang naik ke arena pertandingan, dan dia berhasil mengalahkan lawannya tanpa mengalami kesulitan. Dan kakaknya yang menyaksikan pertandingannya melalui layar merasa bangga.

Menyaksikan pertandingan Yub Jung, ayah Soon Duk bertanya mengapa semua orang sangat diam,  dan Bang Duk menjelaskan pertarungan mereka sangat menakutkan. Pertandingan kemudian diistirahatkan selama sejam.

Gambar Drama Korea 23

Shi Woo menemui ayah soon Duk, dan berterima kasih karna telah datang dalam kompetisi hari ini. Dia memberitahunya bahwa Soon Duk telah bekerja sangat keras untuk kompetisi ini.

“Semua ini untuk anda,”ucap Shi Woo.

Tapi ayah Soon Duk tiba-tiba bertanya apakah Shi Woo masih mengingat sesuatu tentang kenangan masa kecilnya.

Gambar Drama Korea 24

Gambar Drama Korea 25

Gambar Drama Korea 26

Shi Woo menjawab dia hanya diberitahu dia ditinggalkan di sebuah gunung, dia menangis terkubur dibawah dedaunan, dan seorang pendaki yang menyelamatkannya.

Sontak hal itu membuat ayah Soon Duk kaget, dan dia kembali mengingat kejadian beberapa tahun silam, saat meninggalkan seorang anak kecil di sebuah lubang kecil di tengah hutan.

Dia menyadari Shi Woo adalah anak kecil yang beberapa tahun silam ditinggalkannya di tengah hutan, dan seketika itu dia tergoncang, tapi berusaha menyembunyikan kegugupannya di depan Shi Woo.

Gambar Drama Korea 27

Gambar Drama Korea 28

Gambar Drama Korea 29

Gambar Drama Korea 30

Guru Kim menasihati Chi Ang untuk mundur dari kompetisi karna melihat luka di bahunya, dan Guru Yoo Di setuju. Dia memberitahu Chi Ang bahwa Shi Woo dan Jenny adalah pesaing berat.

Chi Ang bersikeras untuk tidak mundur, dan memberitahu Shi Woo untuk tidak mengalah hanya karna dia terluka.

Gambar Drama Korea 31

Gambar Drama Korea 32

Gambar Drama Korea 33

Sementara itu, Wang Hao bersama anak buahnya datang bersama Ketua Asosiasi Moorim. Wang Hao memperkenalkan dirinya, dan ketika menjabat tangannya, Dekan Hwang berkata dalam hati: “Saya bisa merasakan haus akan darah.”

Dekan Hwang mendampingi Wang Hao dan ketua Asosiasi Moorim menuju ruangan arena pertandingan untuk menyaksikan Kompetisi, dan Sekertaris Chang berbisik kepada Runa untuk memastikan rencana mereka yang berikutnya tidak akan berantakan.

Gambar Drama Korea 34

Gambar Drama Korea 35

Gambar Drama Korea 39

Soon Duk mengenali wajah Sek. Chang dan Runa, sebagai orang yang telah menculiknya. Dia menunjuk mereka, dan bertanya pada Chi Ang mengapa mereka bisa datang kesini bersama ayahnya.

Soon Duk memberitahunya bahwa pria dan wanita itu yang menculiknya saat retreat, dia sangat yakin mengingat mereka.  Chi Ang bertanya sekali lagi untuk mengkonfirmasi kebenarannya, tapi Soon Duk menjawab bahwa dia sangat yakin.

Gambar Drama Korea 36

Gambar Drama Korea 37

Shi Woo mengingat dengan jelas berpapasan dengan kedua orang itu saat berlari memasuki gedung tempat Soon Duk disandera, dan mengetahui bahwa mereka bekerja untuk perusahaan ayahnya.

Dia kemudian bertanya apa Chi Ang mengetahui sesuatu, dan mendesaknya  untuk memberikan penjelasan. Tapi Chi Ang menghela nafasnya untuk menahan amarahnya, dan mengatakan mereka akan bicara setelah kompetisi berakhir.

Gambar Drama Korea 38

Soon Duk benar-benar bingung dengan apa yang sedang terjadi, tapi Shi Woo percaya Chi Ang sepertinya mengetahui sesuatu.

Soon Duk tak ingin berpikir yang tidak-tidak tentang Chi Ang. Soon Duk ingin mempercayainya karna dia datang membantunya saat itu dan bahkan terluka karna dirinya.

“Saya ingin mempercayainya,” ucap Soon Duk.

Gambar Drama Korea 40

Gambar Drama Korea 41

Pertandingan babak empat besar dimulai, dimana kali ini Shi Woo yang berpasangan dengan Jenny  melawan Chi Ang bersama Soon Duk.

Memberi hormat didepan para petinggi Sekolah Moorim, Chi Ang menatap ayahnya dengan tajam dan bertanya dalam hati: “Apa yang ada dalam pikiranmu, Ayah?”

Gambar Drama Korea 42

Gambar Drama Korea 43

Pertandingan antara Shi Woo vs Chi Ang dimulai, keduanya saliang menyerang satu sama lain, memberikan perlawanan yang sengit. Tapi Shi Woo berhasil menjatuhkan Chi Ang dengan sebuah tendangan, sementara Chi Ang mengerang kesakitan di bagian bahunya.

Tapi, Chi Ang bangkit berdiri, mengerahkan seluruh kekuatannya menyerang Shi Woo.

“Dia menonton. Ayahku menontonku!,” teriak Chi Ang dalam hati

Gambar Drama Korea 44

Gambar Drama Korea 45

Dia membabi buta menyerang Shi Woo sampai berhasil mengenainya. Melihatnya terjatuh, Chi Ang berpikir cara Shi Woo untuk memenangkan kompetisi tanpa melukai siapapun, tidak ada cara seperti itu.

Chi Ang melirik ke arah ayahnya yang sedang duduk di kursi VIP, dan berkata dalam hati: “Saya harus menjadi kuat dan menang. Saya akan mendapatkan kekuatan. Dan kemudian saya akan melindungiorang yang saya sayangi. Itu adalah jalanku.”

Gambar Drama Korea 47

Gambar Drama Korea 46

Gambar Drama Korea 48

Chi Ang maju bersiap melayangkan kepalan tinjunya ke arah Shi Woo, tapi Shi Woo tak menghindar. Dia menutup matanya untuk berkonsentrasi, dan saat dia membuka matanya seperti ada sebuah kekuatan yang mengalir membuat Chi Ang tidak bisa menyentuhnya.

Seperti ada sebuah perisai yang melindungi Shi Woo, dan pada akhirnya tubuh Chi Ang terpental jauh dan jatuh. Sementara itu, para penonton bertepuk tangan karna kagum menyaksikan aksi Shi Woo, dan Ketua Asosiasi Moorim yang menyaksikannya, mengetahui Shi Woo menggunakan jurus Gi Chae Sool.

Gambar Drama Korea 49

Gambar Drama Korea 50

Chi Ang segera pergi meninggalkan arena pertandingan itu, dan Soon Duk berlari mengejarnya. Soon Duk mengatakan dia bisa memahami perasaan Chi Ang, dan mengajak Chi Ang untuk pegi ke ruang perawatan mengobati lukanya.

“Kau tahu bagaimana perasaanku? Apa benar seperti itu? Saya sudah sangat lama menunggu hari ini,”ucap Chi Ang dengan penuh kesedihan.

Chi Ang mengakui bahwa dia ingin mengalahkan Shi Woo di depan ayahnya dan untuk Soon Duk.

Gambar Drama Korea 51

“Tapi saya kalah. Ini sebuah kekalahan telak. Kau tak bisa tahu bagaimana perasaanku sekarang,” ucap Chi Ang.

Soon Duk memberitahu Chi Ang bahwa dia terluka, sehingga Shi Woo tidak menyerangnya dengan benar. Dan Chi Ang mengakui justru hal itulah yang membuatnya makin marah karna Shi Woo bahkan tidak pernah menyerangnya dengan benar.

“Bukan hanya hari ini. Selalu saya yang berusaha untuk mengalahkannya,” ucap Chi Ang dengan mata yang memerah karna menahan tangisnya.

Gambar Drama Korea 52

Gambar Drama Korea 53

Chi Ang mengatakan dia tidak ingin Soon Duk melihatnya seperti ini, dan berjalan pergi dari hadapannya. Sementara itu, Ibu Chi Ang mendengar perbincangan mereka dari balik pintu, dan segera mendatangi suaminya dan mendesaknya untuk pergi menghibur Chi Ang.

Dengan nada yang meluap-luap, dia memberitahu suaminya bahwa Chi Ang terluka hanya untuk memenangkan pertandingan ini

Ayah Chi Ang datang menemuinya, dan dia teringat tentang ucapan Soon Duk tentang orang yang menculiknya. Chi Ang memberitahu ayahnya bahwa Soon duk mengenali orang yang menculiknya, dan bertanya apa yang sedang disembunyikan ayahnya.

Gambar Drama Korea 54

Chi Ang bertanya apakah ayahnya ada sangkut pautnya dengan insiden penculikan Soon Duk, dan kembali bertanya mengapa ayahnya mengirimnya bersekolah di tempat ini.

Ayah Chi Ang sejenak terdiam, dan saat mereka berdua ingin mencari Chi Ang, Soon Duk dan Shi Woo melihat perbincangan ayah dan anak ini dan mereka ikut bergabung.

Chi Ang meminta ayahnya untuk tidak menyangkal bahwa dia mengetahui tentang penculikan Soon Duk, dan menuntut penjelasan

Gambar Drama Korea 55

Gambar Drama Korea 56

Ayah Chi Ang kemudian mengakui bahwa dia mengetahuinya sehingga Chi Ang bertanya apakah dia yang memerintahkan untuk menculik Soon Duk.

Ayah Chi Ang mengatakan bahwa dia tidak menculik Soon Duk, dan menjelaskan bahwa dia hanya ingin memberitahu sesuatu pada putri Dekan Hwang, dan bukan Soon Duk.

Gambar Drama Korea 55

Mereka bertiga bingung mengapa ayah Chi Ang ingin bertemu dengan Sun Ah dengan cara menculiknya, padahal menurut mereka dia bisa datang menemuinya di sekolah. Ayah Chi Ang kemudian mencoba memprovokasi mereka bertiga dengan mempertanyakan segel yang terpasang di sekolah.

Dia bertanya apakah segel yang ditempatkan oleh Dekan Hwang di sekolah ini hanya untuk melindungi mereka.

Gambar Drama Korea 55

Ayah Chi Ang: “Apa kalian tidak pernah berpikir dia sedang mencoba untuk menyembunyikan sesuatu yang jahat yang telah ia lakukan dengan berkedok melindungi para murid?”

Ayah Chi Ang memberitahu mereka bahwa Dekan Hwang membangun dinding dari dunia luar untuk menyembunyikan rahasia yang ia simpan 18 belas tahun yang lalu untuk memastikan tidak ada seorang pun yang mengetahuinya.

Dia menceritakan delapan belas tahun yang lalu sebuah keluarga terbunuh karna melindungi kunci Chintamani. Dia lanjut menceritakan bahwa orang yang merencanakan insiden itu kemudian membakar rumah itu untuk mengambil kunci Chintamani, dan orang itu membawa anak perempuan berumur empat tahun yang memiliki kuncinya dan lari.

Gambar Drama Korea 57

Gambar Drama Korea 58

Sementara itu, di arena pertandingan Sun Ah berpasangan dengan Yung Jub. Yung Jub berhasil mematahkan serangan lawannya, tapi anak itu mengingat iming-iming jaminan yang akan diberikan pada keluarganya oleh Bubgong dalam Kompetisi Moorim, sehingga dia diam-diam mengambil semacam besi dari sakunya dan mengenakannya di jarinya

Dia memberikan perlawanan sengit kepada Yub Jung yang merasa kesakitan tiap kali menyerangnya karna senjata rahasianya. Pertarungan diantara keduanya sangat kasar sampai membuat para orang tua murid yang menyaksikannya merasa ngeri melihat pertarungan mereka berdua.

Gambar Drama Korea 59

Gambar Drama Korea 61

Gambar Drama Korea 60

Gambar Drama Korea 62

Tapi, Yub Jung  berhasil mematahkan serangannya dan membabi buta menghajar lawannya.  Yub Jung mencekik lawannya, dan Sun Ah mencoba untuk menghentikannya tapi dia mendorongnya. Para guru yang menjadi juri melihat Yub Jung bisa saja membunuh lawannya jika tak segera dihentikan, sehingga Guru Kim bergegas naik ke arena pertandingan untuk menghentikannya.

Melihat semua kekacauan ini, Ketua Asosiasi Moorim terlihat sangat kecewa berbeda dengan Runa dan Bubgong yang tersenyum tipis.

Gambar Drama Korea 63

Gambar Drama Korea 65

Gambar Drama Korea 64

Ayah Chi Ang mengatakan bahwa pria itu pergi ke Puncak Moorim, membuat segel dan menyembunyikan anak perempuan itu dan kunci, dan memberitahu mereka pria yang ia maksud adalah dekan Hwang Moo Song.

“Apakah saya salah Dekan Hwang?,” tanya Ayah Chi Ang yang melihatnya berjalan menghampiri mereka.

Semua Dok Gambar: KBS 2 TV

6 comments

  1. haduhhh… makin penasaran nih…
    jadi pengen cepet2 tahu endingnya gimana?
    Ehmm… Eonni, aku boleh minta tolong gak?
    kalo sinopsis moorim nya dah selesai, bisa buatin sinopsis “Descendants Of The Sun” ?
    tapi kalo gak bisa juga gpp, aku gak maksa
    itu terserah eonni aja, aku terima apapun keputusannya
    *Gomawo*

    • @Lindahae. Halo chingu mimin malah sudah buat sinopnya Descendant untuk part 1. Silahkan chingu cek langsung yah… Klow part 2 sementara pengerjaan. Gomawo, tunggu ajah yah pasti mimin segera rilis part 2-nya…

  2. gumawoo eoni sinopsisnya..ceritanya makin seru…
    aku jd penasaran dekan hwang itu sebenernya baik kan?
    di tunggu lanjutannya yaa!

    • @sari, iya chingu mimin pasti buat sinopnya tersisa empat episode lagi. Menurut mimin sih, Dekan Hwang itu orangnya baik, kita tunggu saja bagaimana jalannya cerita selanjutnya

  3. Kasihan chi Ang…Tapi sebenarx Ayah son duuk buta atw tdk sih,,kok dia bisa nonton pertandingan ?? dan pasti Dekan hwang adalah orang baik seperti han chae yeon..Makasih Min sinopsinya di Tungguh sinopsi Berikutnya yah…Kamsahamnida 🙂

    • @Murni Tawurisi, ayah Soon Duk buta, dia ikut nonton pertandingan khan ada Bang Duk yang duduk menceritakan jalannya pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*