Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Mrs. Cop” Episode 7 Bagian Kedua

Sinopsis “Mrs. Cop” Episode 7 Bagian Kedua

gambar1

[Baca Juga: Sinopsis Mrs Cop Episode 7 Bagian Pertama]

Do Young kesal karna tidak bisa berbuat apa-apa melihat Eun Young melanggar hukum tepat di depan matanya, sehingga Jin Woo memberinya saran untuk tidak melunak dan melakukan apa yang seharusnya ia lakukan.

Do Young malah menggerutu karna dia bahkan bukan kakaknya sehingga tak punya hak untuk memberinya pukulan, tapi Jin Woo berkata jika mereka melawan, tidak apa-apa untuk memukulnya sekali untuk mendisiplinkannya.

Do Young berpikir dia bisa saja berakhir di penjara untuk bahkan menyentuh seseorang seperti Eun Young, sekali lagi Jin Won menasihatinya: “Entah apa kau membuatnya terpesona atau mengancamnya dengan memukulnya, itu adalah tugasmu jadi lakukan yang menurutmu pantas,” dan menyuruhnya turun dari mobil.

gambar2

Ibu Eun Young marah-marah melihat Young Jin datang mencarinya berpikir jika putrinya kembali membuat masalah, tapi Young Jin berkata ia datang untuk memberitahu bahwa putrinya tak punya tempat manapun untuk dituju, entah itu kantor polisi, sekolah, tempat penampungan, karena mereka semua membuangnya.

Mendengar penjelasan darinya, ibunya lantas balik bertanya pada Young Jin apa yang ia harapkan darinya. Young Jin berkata: “Jika ibunya juga membuangnya, maka itu artinya Eun Young adalah sampah. Jika anda mencoba membuangnya seperti sampah maka berikan hak asuh anda. itu satu-satunya hal yang bisa anda lakukan sebagai ibunya,” — sehingga ia bisa menampungnya di tempat yang lebih baik.

Ibunya sedih mendengar pengakuan dari Young Jin tentang putrinya, dan sebelum pergi dia memberinya kartu nama untuk menghubunginya.

gambar4

Do Young datang terburu-buru ke sebuah restoran karna Eun Young tak bisa membayar tagihan makanannya sehingga mereka kemudian terlibat pertengkaran kecil. Do Young marah besar karna menurutnya dia hanya dimanfaatkan, dan Eun Young berkata antara keluarga pelarian yang menggunakan tubuhnya untuk mendapat uang dari pria, dan polisi yang menjadi buta terhadap bisnis yang menjual alkohol dan dirinya yang menggunakan polisi untuk makan gratis apa bedanya

Eun Young menjelaskan bahwa inilah bagaimana hidup di dunia, dibuang ketika tidak berguna, dijaga ketika dibutuhkan, dan memintanya dengan tulus untuk tidak dipandang seperti seorang gelandangan karna hal itu membuatnya terluka, dan berlalu pergi.

Do Young duduk di jalan sambil melihat sekeliling gadis-gadis muda penjaja seks, dan anak remaja lainnya yang hidup di jalanan, dan raut mukanya berubah menjadi sedih.

gambar3

Keesokan paginya, Do Young bingung ketika minuman yang ia beli di vending machine tidak keluar padahal dia sudah menendang mesinnya, dan Eun Yong  yang dari tadi melihat dari belakangnya maju kemudian menendang mesinnya, dan minuman yang ia beli keluar.

Dengan wajah kebingungan, Do Young terus bertanya di bagian mana dia menendang mesinnya, membuat Eun Young tertawa.

Duduk santai di sebuah taman bermain, Do Young berkata setidaknya dia jago berkelahi, dan Eun Young menjawab jika dia iri padanya karna jago dalam pelajaran dan berkelahi tidak seperti dirinya yang tidak jago dalam hal apapun.

Do Young lalu mengajar Eun Young bagaimana berkelahi menghadapi para lawannya, dan mereka berdua menjadi akrab tidak sama seperti hari-hari sebelumnya. Do Young meminta maaf pada Eun Young karna telah memandangnya seperti sebuah sampah, dan Eun Young memperingatkan jika dia ingin melihatnya tersentuh, maka lebih baik dia pergi.

Do Young lantas mengajaknya untuk minum bir ditemani ayam bersamanya nanti, tapi Eun Young menegurnya jika sikapnya ini tidak lucu, ditambah lagi mana ada seorang polisi yang menawarkan bir pada anak dibawah umur.

Young Jin, Jae Deok dan Sen Woo pergi ke klub malam untuk mencari Shin Myung Ho, salah satu penjahat yang terlibat dalam perdagangan anak — menggunakan anak-anak dibawah umur sebagai penjaja seks di klub malamnya. Sedangkan Jin Woo dan Do Young kembali ditugaskan menemui Eun Young untuk bisa mendapat informasi karna dia satu-satunya yang berhasil kembali dari jaringan perdagangan anak.

gambar5

Eun Young memukul temannya dan mengambil kembali uangnya yang selama ini diambil darinya, tapi Do Young melihat dan memarahinya. Do Young marah dan menegurnya karna dia mengajarnya berkelahi bukan untuk mengambil uang orang lain, tapi Eun Young tak memperdulikannya hanya menjawab jika tentu saja dia akan berkata seperti itu dan berjalan pergi.

Do Young menyusulnya sampai ke tempatnya dan mereka berdua terlibat pertangkaran hebat. Eun Young jengkel dan mengingatkannya bahwa hanya karna dia berbicara degannya sekali bukan berarti dia adalah walinya. Tapi Do Young malah berteriak di depannya berkata: “Jika kau tak ingin memberitahuku dimana mereka sembunyi, maka tak usah. Jika kau tak ingin mendengar, lakukan apa yang kau inginkan. Jika kau butuh uang, kau bisa mencuri, jual tubuhmu….apapun itu!,” dengan emosi Eun Young lantas menjawab jika dia pasti akan melakukan apapun yang ia inginkan dan menyuruhnya pergi.

Sebelum pergi Do Young memperingatkan jika dia melihatnya lagi, dia tidak akan pernah memaafkannya, dan Jin Woo datang kebingungan melihat mereka berdua bertengkar tapi malah menyarankan Do Young untuk membelikan Eun Young makanan agar dia tak perlu khawatir.

Eun Young menangis tersedu-sedu, dan dari belakang Do Young menatapnya dengan sedih dan diam-diam menitipkan makanan, uang dan sebuah surat.

Di dalam mobil, Do Young menangis sambil berkata apa lagi yang dapat ia lakukan, jika orang tuanya saja meninggalkannya. Sesaat Jin Woo menoleh ke arah Do Young dan menatapnya dengan iba, tapi tetap saja dengan dinginnya dia memberinya saran untuk tak usah lagi pergi membujuknya, membuat Do Young menoleh ke arah Jin Woo dengan mata berkaca-kaca.

gambar6

Eun Young akhirnya mengirimkan sms pada Do Young; memberitahunya tempat persembunyian Presiden Wang, dan memperingatkan untuk tidak lagi muncul dihadapannya, dan menjelaskan jika dia hanya mengambil kembali uangnya.

Young Jin dan yang lainnya menggrebek tempat Presiden Wang yang sedang menyandera tiga gadis remaja yang dipaksa foto telanjang, dan berhasil menangkapnya.

Di bawa di ruang interogasi, Young Jin bingung karna tidak menemukan satupun gadis yang selama ini ia cari dalam daftar buku catatan Presiden Wang, begitu pula Jae Deok yang mempertanyakan keberadaan gadis-gadis itu sekarang. Mereka mengetahui jika Young Jin tidak akan berhenti hingga menemukan mereka. Jin Woo beranggapan jangan-jangan gadis-gadis itu telah meninggal, dan menyarankan untuk memeriksa mayat yang meninggal tidak wajar.

gambar7

Nam Jin bertemu dengan wali Ha Eun dan memberitahu jika Ha Eun belakangan ini lekas marah dan berkelahi dengan teman sekelasnya, dan menyarankan agar dirumah dia diberi perhatian lebih.

Pulang sekolah Ha Eun marah-marah dengan Nam Jin karna model kepangan rambutnya jadi bahan ledekan teman-temannya yang lain, karna tak tahan melihat ulahnya Nam Jin kemudian ingin memarahi Ha Eun tapi dicegat oleh istri Jae deok yang datang membawakannya makanan.

Tingkah Ha Eun yang kerjanya hanya marah-marah, Nam Jin lantas bertanya apa dia akan seperti ini—berbeda ketika Young Jin ada dirumah, tapi Ha Eun malah menyuruh Nam Jin keluar dari kamarnya. Nam Jin kemudian duduk sendiri di ruang tamu sambil menangis dan menelpon Young Jin tapi tidak dia angkat.

gambar8

Mayat seorang gadis remaja ditemukan tewas dengan posisi tangan terikat di sebuah danau.

Jung Ho membangunkan Young Jin yang tertidur dengan berkas laporan gadis dibawah umur yang menghilang berserakan diatas meja kantornya; dan memberitahu bahwa mereka telah menemukan satu gadis yang selama ini ia cari.

Young Jin dan Jong Ho datang ke kamar mayat dan dokter menjelaskan bahwa korban diikat dan tubuhnya dibuang ke dalam air.

Seo Seung Hoo menemui gadis yang telah menemukan handphonenya, dan dengan menebar senyuman dia menyuruh gadis ini naik ke dalam mobilnya. (OMG, Seo Seung Hoo kembali melancarkan aksinya dengan modus yang sama seperti yang coba ia lakukan pada Eun Young).

gambar9

Di ruangannya, Young Jin melihat dengan teliti berkas laporan para gadis yang menghilang dan berkontemplasi. Di tempat lain Seo Seung Hoo memasukkan sebuah selang ke knalpot mobil berwarna merah sambil mendengarkan lagu klasik.

Young Jin memberikan laporan tentang seorang gadis yang menghilang dua bulan lalu setelah pergi membeli es krim, tapi kini mayatnya telah ditemukan, dan untuk kasus tersebut Young Jin memutuskan akan menyelidiki kasusnya sebagai bagian dari pembunuhan berantai gadis-gadis remaja yang menghilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*