Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Mrs. Cop” Episode 8 Bagian Pertama

Sinopsis “Mrs. Cop” Episode 8 Bagian Pertama

Gambar1

Dalam persentasi laporan kasus, Young Jin menjelaskan korban Song Ha Yoo gadis remaja yang menghilang dua bulan lalu, mayatnya kini telah ditemukan dua hari yang lalu, dan untuk kasus tersebut dia memutuskan akan menyelidikinya sebagai bagian dari pembunuhan berantai gadis-gadis remaja yang menghilang.

Seorang penyidik merasa keputusan Young Jin masih terlalu dini, apalagi dengan bukti yang telah ia paparkan tidak cukup kuat –menyebutkan bahwa dibutuhkan setidaknya tiga pembunuhan untuk menyebut sebuah kasus sebagai pembunuhan berantai.

Jung Ho beranggapan lain, dengan menyebutkan tiga adalah angka minimum yang paling sesuai untuk Amerika yang telah ditentukan oleh FBI, tapi menurutnya dua pembunuhan adalah angka yang minimum untuk Korea dan menambahkan pendapat seorang profiler: hanya ada satu korban karna penyelidikan dimulai lebih dini. Jika pembunuh tidak tertangkap, ada korban tambahan.”

Tapi Kepala Yeom skeptis menjelaskan bahwa mereka tidak sedang ada di univeritas untuk menggunakan sebuah teori ketika menyelidiki sebuah kasus – dan bagaimana mungkin mereka dapat begitu mudahnya menamakan sebuah kasus sebagai pembunuhan berantai; bagaimana keresahan masyarakat ketika hal itu diumumkan.

Gambar2

Pembunuh ayah Young Jin membuntuti seorang pria hingga ke toilet, si pria ini terkejut melihatnya dan memanggilnya dengan nada terbatah-batah: “Bos!”, menatap penuh dengan kemarahan dia lantas berkata: “Sudah sangat lama, Myung Ho,” dan menghajarnya hingga pingsan. Pembunuh ayah Young Jin kemudian memasukkan tubuh Myung Ho kedalam tong besar dan membungkusnya dengan plastik hitam dan membawanya pergi.

Gambar3

Dua orang detektif dari Tim Divisi Narkotika sedang membuntuti Presiden Kim, tapi mereka malah kehilangan jejaknya. Presiden Kim datang ke sebuah tempat yang dari tadi telah ditunggui oleh sekertaris Yoon.

Sekertaris Yoon meyakinkan Presiden Kim jika bosnya akan segera datang dan mempersilahkannya duduk. Dengan diam-diam sekertaris Yoon mengunci pintu, mengambil sebuah handuk kecil dan mencekiknya dari belakang hingga tewas.

Gambar4

Di tempat lain, terdengar alunan musik klasik, Seo Seung Hoo menyalakan mobil dan selang yang ia pasang di knalpot dimasukkan ke dalam mobil dan seorang gadis remaja duduk di kursi depan dalam keadaan sudah tak bernyawa lagi karna keracunan gas.

Dua orang detektif itu mencurigai gelagat aneh ketika dari kejauhan mereka melihatnya sedang mengunci sebuah pabrik mobil di tengah malam yang sepi; karna merasa terjepit Seo Seung Hoo kemudian lari. Dan di saat yang sama, sekertaris Yoon keluar dari tempat itu dan masuk ke dalam mobil dan memberitahu Presiden Kang jika Presiden Kim telah dibereskan sehingga ia tak perlu khawatir lagi karna semua jejak yang mengarah padanya telah lenyap.

Seo Seung Hoo lari sekuat tenaga dari kejaran dua orang detektif, dan dari arah berlawanan melaju mobil Presiden Kang sehingga menabraknya. Dia terjatuh tapi langsung bangkit berdiri dan melihat kearah mobil yang menabraknya dan kemudian lari.

Dua detektif itu sampai ngos-ngosan mengejar Seo Seung Hoo, namun sayang mereka harus kehilangan jejaknya.

Gambar5

Do Young mengajak Eun Young di sebuah restoran untuk makan ayam bersama sesuai janjinya, dan mempertemukan dia dengan ibunya.

Keesokan paginya, Young Jin mendatangi TKP dimana ditemukan mayat wanita muda dalam sebuah mobil dengan kondisi tangan terikat di sebuah pabrik. Dia melihat sekeliling tempat kejadian perkara dan menemukan jika dua kamera CCTV yang terpasang disana telah rusak.

Detektif yang sempat mengejar Seo Seung Hoo melapor pada Young Jin dan timnya jika dia sempat melihat dengan smara-samar si pelaku saat akan melintasi jalan ketika sedang membuntuti seseorang, namun sayang dia harus kehilangan jejak karna si pelaku lari sangat cepat, dan memberikan sedikit informasi tentang sipelaku dari tinggi badan sekitar 180 cm dan badan agak ramping.

Dia juga memberi informasi jika hanya bagian belakang pelaku yang berhasil tertangkap dari salah satu kamera CCTV di daerah itu, tapi menurutnya itu tidak akan banyak membantu, dan kemudian  menyerahkan data CCTVnya pada Se Won.

Gambar6

Mereka kemudian memutar data CCTV di daerah itu secara berulang-ulang dan hanya melihat bagian belakang si pelaku membuat Jae Deok kesal, tapi Jin Young terus melihat dengan teliti dan penasaran dengan mobil yang melintas, dan menyuruh Se Won memperbesar gambarnya dan mencari tahu siapa pemilik dari nomor plat mobil tersebut. Jin Young berpikir jika mobil itu mempunyai kotak hitam, maka si pelaku pasti terekam.

Do Young datang memberitahu Young Jin bahwa pemiliki mobil yang mereka lihat di CCTV adalah Presiden Kang. Mereka segera bergegas ke perusahaan KL; Jae Deok dan Se Won kebagian tugas mengawasi mobil Presiden Kang dengan plat nomor 6895 di parkiran, dan Young Jin, Jin Woo dan Do Young menemui Presdir Kang di kantornya.

Dengan polosnya alias pura-pura, Presdir Kang bertanya apa yang membawanya datang kesini; Young Jin kemudian menjelaskan bahwa sekitar pukul 12 tadi malam, mayat ditemukan di wilayah perindustrian, dan mereka kehilangan pelakunya, tapi secara kebetulan mobilnya terekam di kamera CCTV di wilayah itu, dan bertanya: apa dia sempat melihat seorang pria lari di jalan?

Presiden Kang berbohong mengaku jika sama sekali tak ada disana. Young Jin tersenyum tanda tak percaya, dan bertanya apa ada selain dia yang menggunakan mobilnya;  Presiden Kang dengan entengnya menjawab  jika dia tak tahu karna dia bukan penjaga mobil.

Di parkiran sambil mengintip mobil Presiden Kang; Jae Deok bertanya-tanya apa kotak hitam yang ia lihat jalan atau tidak, sifat udiknya disindir oleh Se Won yang berkata apa dia tidak melihat cahaya dari kotak hitamnya yang kelap kelip. Dengan guyonan, Jae Deok berkata apa karna sekarang dia bukan rookie lagi jadi sudah mulai bertingkah.

Sekertaris Yoon datang menemui Young Jin dan yang lainnya dan memperlihatkan bahwa tidak ada catatan perjalanan mobil Presiden Kang dalam waktu yang mereka sebutkan, tapi Jin Woo bersikeras jika mobilnya tertangkap kamera CCTV. Mereka sama sekali tak percaya ketika sekertaris Yoon menjawab jika bisa saja supir membawanya keluar tanpa izin.

Gambar7

Di ruangannya, pengacara Kim berkata pada Presiden Kang bahwa karna dia tidak terlibat dengan kasus pembunuhan itu, mereka tidak akan mendapat surat izin menggeledah sehingga tak ada yang perlu ia khawatirkan.

Presiden Kang memerintahkan pengacara Kim untuk memberitahu sekertaris Yoon mengeluarkan mobilnya dan mengambil kotak hitamnya sekarang.

Jin Woo melihat sekertaris Yoon dan bertanya apa mereka sebelumnya pernah bertemu, sekertaris Yoon menjawab jika dia hanya mengingat kapten (Young Jin) dan detektif wanita (Young Jin) dan menjelaskan jika bisa saja dia melihatnya di bandara. Jin Woo bersikeras pernah melihatnya tapi bukan di bandara.

Sekertaris Yoon kemudian pamit pergi, namun sebelumnya dia menyuruh pegawainya memanggil Kepala Supir untuk berbicara dengan mereka.

Gambar8

Ketika sekertaris Yoon tiba di parkiran untuk membawa mobil Presiden Kang, Jae Deok menghentikan langkahnya dan berkata bahwa mereka polisi dan ingin menyelidiki mobil ini. Tapi dia malah memperingatkan Jae Deok jika mereka ingin melakukannya maka dia harus membawa surat izin menggeledah. Jae Deok dan Se won kemudian mengikuti mobil Presiden Kang dan segera menelpon Young Jin.

Young Jin menerima telpon dari Jae Deok bahwa mobil Presiden Kang bergerak, dan disaat yang sama dia sedang menanyai kepala supir yang mengaku jika tadi malam dia langsung pulang dan tidak pernah pergi ke daerah industri.

Presiden Kang keluar didampingi oleh pengacara Kim dan dari kejauhan Seo Seung Hoo juga ada di perusahaan dan salah satu pegawainya berterima kasih karna dia telah mengurus masalah keamanan, dan Presiden Kang kemudian masuk ke dalam mobilnya.

Gambar9

Di detik-detik terakhir sekertaris Yoon mengeluarkan kartu memori dalam kotak hitam dan memberinya pada Presiden Kang, sebelum Young Jin bersama yang lain mencegat mobilnya. Setelah mereka memeriksa ke dalam mobil, Do Young tak dapat menemukan kartu memorinya, dan pengacara Kim mengingatkan mereka untuk membawa surat izin menggeledah ketika mencoba memeriksa Presiden Kang, karna tak ditemukan apapun mereka mengijinkannya pergi. Dari kejauhan Seo Seung Hoo mengawasi mereka, dan bahagia karna saat ini ia aman.

Gambar10

Di kantor, mereka semua percaya Presiden Kang telah menyembunyikan kartu memorinya, dan menduga-duga jika dia melakukan hal ini untuk membalas dendam karna mereka memasukkan putranya ke dalam penjara.

Jae Deok bertanya pada Young Jin apa yang akan ia lakukan selanjutnya, dan memerintahkan Jae Deok dan Se Won memprediksi rute pelarian si pelaku dan mencari kembali CCTC, dan menugaskan Jin Woo dan Do Young untuk fokus pada area menghilangnya korban pembunuhan.

Presiden Kang akhirnya mengetahui siapa dalang dari pembunuhan itu setelah melihat video dari kotak hitam yang terpasang di mobilnya.

***Bersambung ke bagian kedua***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*