Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 1 Bagian Pertama

Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 1 Bagian Pertama

Gambar1

[Baca Juga: Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 1 Bagian Kedua]

Tanpa sengaja Bong Sun yang sangat mengantuk usai pulang kerja berpapasan dengan seorang hantu karna kurang konsentrasi ketika berjalan Bong Sun hampir menabrak Soon Ae dan meminta maaf. Hantu perawan Soo Ae kaget karna ada satu manusia yang bisa melihatnya.

Seorang pria berusia 25 tahun ditemukan tak sadarkan diri di jalanan sebuah klub di Itaewon. Tubuhnya tak stabil dan temperatur tubuhnya 25 derajat Celcius. Polisi menemukan bahwa semua para korban pria yang ditemukan semuanya sebelumnya bersama wanita sebelum kejadian. Semua para wanitanya luar biasa cantik dan bentuk tubuh yang sangat seksi.

Duduk di sebuah taman, hantu wanita ini termenung meratapi nasibnya seorang hantu yang harus meninggal dengan status masih perawan. Seorang hantu dengan dendam terpahit dari semua hantu.

Hantu Soon Ae kemudian pergi mencari makanan pemakaman untuk menambah energinya.

Gambar2

Di tempat kerjanya Bong Sun ketiduran ketika sedang memasak saus. Bau gosong yang tercium, membuat teman sekerjanya kaget setengah mati.

Telah melakukan kesalahan besar, Bong Sun ditegur keras oleh Sous Chef (Huh Min Soo) karna telah berani ketiduran sambil memasak saus.

Sadar akan kesalahannya, Bung Son terus saja meminta maaf.

Sous Chef (Huh Min Soo) yang terus saja memarahi Na Bung Soo, tanpa ia sadari Sun Woo datang.

Huh Min Soo ditegur keras oleh Sun Woo yang sikapnya yang terlalu sok sibuk dengan memusingi banyak hal di dapur padahal posisinya hanya sebagai Sous Chef dan berlagak seakan ia yang memiliki restorannya.

Huh Min Soo di tegur keras oleh Kang Sun Woo karna telah lalai dalam menjalankan tugasnya sebagai Sous Chef dengan menyuruh Bong Sun yang mengurus saus.

Huh Min Soo membela dirinya dengan mengatakan bahwa dia yang mengerjakanya namun hanya meminta Bong Sun untuk menjaganya selama 10 menit, dan menyalahkan Bong Sun karna tidak bisa menjaganya sebentar.

Setelah kena semprot habis-habisan oleh bosnya, Huh Min Soo mengingatkan Bong Sun untuk melakukan lebih baik lagi dan heran mengapa ia tak dapat tidur di malam hari dan malah tidur di siang hari.

Bong Sun lalu mendapat tugas untuk mencuci panci, namun tetap saja mengantuk. Saking mengantuknya, Bong Sun yang hampir tertidur tiba-tiba melihat makhluk halus. Sadar akan diganggu oleh makhluk halus, Bong Sun yang sangat ketakutan kemudian berdoa dan setannya pun pergi.

Gambar3

Setelah setannya menghilang, Bong Sun kemudian ditelpon oleh neneknya yang menanyakan keadaannya, apa dia bisa tidur nyenyak atau tidak. Nenek Bong Sun khawatir apa dia masih diganggu oleh setan-setan. Bong Sun berbohong pada neneknya dan berkata bahwa dia sekarang bisa tidur dengan enak dan setan-setan belakangan ini tidak datang

Nenek Bong Sun lega mendengar bahwa ia sudah tidak diganggu lagi oleh hantu dan dia berharap cucunya tidak akan hidup seperti dirinya yang seorang dukun. Dan mengingatkan cucunya untuk membakar dupa ketika tidur.

Sambil berbincang dengan adiknya yang telah memberinya kartu laporan, Sun Woo terus saja memuji dirinya yang sempurna karna pandai memasak, tampan dan lucu. Adiknya ini berharap Sun Woo tidak terus-terusan memuji dirinya.

Adik perempuan Sun Woo bingung dengan sikapnya yang begitu ramah, namun sangat tidak ramah terhadap dua wanita.

Sun Woo lalu bertanya, “Siapa?”

Adiknya ini kemudian berkata Bong Sun.

Tentang Bong Sun, Sun Woo hanya berkata, “Dia hanya tidak terlalu cukup baik.” Dan bertanya siapa satunya lagi.

Tiba-tiba ibu Sun Woo datang di restorannya. Didatangi oleh ibu tercinta, bukannya malah senang dia malah cemberut.

Sun Woon berkata, “Apa kamu datang disini untuk memeriksa? Kamu membuatku pusing. Bisakah kamu duduk. Saya menyuruhmu untuk tidak datang ke restoran.”

Datang ke restoran putranya, ternyata ibunya datang membawakannya jimat. Ibu Sun Woo berkata mengatakan bahwa dia memiliki keberuntungan dari dua tangannya dan memiliki vitalitas yang kuat, dan tahun ini ada seorang hantu dalam peruntungannya. Seorang hantu akan tertarik padanya.

Untuk berjaga-jaga dari hantu yang akan mendekatinya, ibu Sun Woo menyuruhnya untuk menyimpan jimat yang ia berikan. Namun, Sun Woo malah tertawa dan tak percaya dengan hal-hal yang berbau takhayul. Sun Woo bahkan tidak percaya jika ibunya yang seorang professor percaya hal-hal yang seperti itu.

Sambil berbincang dengan ibunya, tiba-tiba Sin Woo mendapat telpon.

Gambar4

Soon Ae yang datang makan bersama teman-teman hantunya, merasa tergangu dengan salah satu temannya yang terus saja menyudutkannya sebagai hantu yang masih perawan.

Teman hantunya ini berkata, “Tentu saja, saya bertanya-tanya mengapa kamu tidak muncul untuk makan upacara-upacara korban. Saya pikir kamu pasti lapar. Kamu bahkan tidak mendapatkan upacara korbanmu sendiri, jadi kamu pasti lapar. Sebenarnya lucu juga, jika kamu memikirkannya. Saya tidak pernah mendengar seorang hantu yang bermasalah dengan ingatannya. Saya pikir, jika kamu mati karna trauma tiba-tiba, itu mungkin. Mereka mengatakan nafsu untuk makan dan seks biasanya berjalan seimbang. Kamu tak dapat menyembunyikan fakta bahwa kamu seorang hantu perawan, bukan?”

Teman hantunya ini bahkan menegur sikap Soon Ae yang merasuki tubuh wanita untuk menggoda para pria dan karna tindakannya itu dia dicari-cari oleh Suhbingo (pemburu hantu) untuk menangkapnya dan menyebabkan semua temannya terlibat dalam masalah.

Keduanya yang asyik bertengkar, tanpa mereka sadari kedatangan tamu yang tak dinginkan Suhbingo. Mereka semua pun lari terbirit-birit.

Suhbingo yang datang menangkap hantu disangka gila oleh mereka yang sedang makan. Soon Ae kemudian lari untuk menyelamatkan dirinya.

Soon Ae yang terus di kejar oleh Suhbingo kemudian merasuki tubuh seorang wanita untuk menghindar dari kejarannya.

Sun Woo yang datang ke sebuah gedung dimana ia berpapasan tepat dengan wanita yang dirasuki oleh Soon Ae, tiba-tiba ia keluar dari tubuh si wanita tersebut dan ketika ingin merasukinya kembali kejadian aneh terjadi ia tak dapat merasukinya.

Keluar dari tubuh si wanita ini, Soon Ae akhirnya berhasil ditangkap oleh Suhbingo. Suhbingo yang berteriak sendiri dan bertingkah seperti orang gila dilihat aneh oleh orang di sekitarnya.

Gambar5

Duduk bersama teman wanitanya, Sun Woo menemukan bahwa sebuah jimat telah diletakkan ibunya di kantung jasnya dan merasa jengkel dengan sikap ibunya.

Sun Woo ditawari oleh PD Lee So Hyung untuk membintangi acara masak dimana dia akan menerima misi dari para penonton. Namun Sun Woo menolak tawaran yang ia berikan.

Suhbingo kemudian menggiring Soon Ae ke rumahnya. Soo Ae yang penasaran mengapa dirinya dikejar-kejar oleh Suhbingo kemudian bertanya alasanya. Suhbingo lalu mengatakan alasan dibalik tindakannya karna sepak terjang Soon Ae yang merasuki tubuh orang-orang dan berkeliaran membuat para pria jatuh pingsan.

Soon Ae dengan entengnya hanya menjawab, “Apa yang bisa kulakukan? Saya suka pria.”

Suhbingo lalu berkata, “Tentu saja. Kamu hantu perawan. Masih kamu akan merasuki tubuh orang lain dan menggoda para pria yang tak pernah kamu lakukan dalam kehidupan nyatamu? Tak ada pria yang dapat tahan dengan dinginnya seorang hantu.”

Soon Ae membantah pendapat Suhbingo dengan berpendapat bahwa ada pria yang bisa tahan, bersinar dengan dua lengan. Seorang pria dengan vitalitas.

Suhbingo hanya menertawai Soon Ae dengan berkata bahwa pria seperti itu hanya ada satu dari sejuta pria yang ada.

Soon Ae akan mencari pria itu untuk memuaskan hasratnya dan berkata, “Jika saya melewati angka 3 tahun sebagai seorang hantu, saya akan menjadi roh jahat. Saya harus mengatasi dendam ini sebelum hari itu tiba dan meninggalkan tempat ini.”

Suhbingo yang berpura-pura simpati dengan nasib Soon Ae, ternyata secara diam-diam memeluknya dan mengenakan lonceng di lehernya untuk mencegahnya lari.

Restoran Soon Woo dibanjiri pelanggan yang datang, mereka semua sibuk menyiapkan pesanan pelanggan.

Suhbingo yang lagi sibuk berdoa pada arwah, Soon Ae berani mengganggunya. Suhbingo yang tak tahan melihatnya, kemudian memukul kepala Soo Ae.

Di restoran, selesai kerja Huh Min Soo menawari Sun Woo untuk minum bersama, namun menolaknya. Huh Min Soo ternyata dibelakang Sun Woo berani berkata, “Ternyata dia tahu diri juga tidak diinginkan.”

Di ruang ganti para pekerja, Huh Min Soo mengeluhkan sikap Sun Woo yang lebih baik kepada adiknya ketimbang dengan para pegawainya. Para pegawai yang lain kasihan melihat Eun Hee yang harus kehilangan kakinya karna tabrakan, berbeda dengan Huh Min Soo yang bahkan tak punya sama sekali simpati dengan berkata, “Apa yang mereka katakan surga itu adil. Sebagai imbalannya dia punya suami yang baik dan kakak yang hebat.”

Melihat gelagat Min Soo yang tak punya hati nurani, Dong Chul jengkel dengan sikapnya namun sayang hanya bisa mengeluh di belakangnya. Dong Chul juga ternyata berbohong dengan umurnya agar bisa mendapat pekerjaan di restoran.

Seo Hoon menyuruh Bong Sun untuk bisa berganti pakaian karna mereka semua sudah berpakaian. Bong Sun kemudian pergi ke lokernya dan bersiap untuk pulang ke rumahnya.

*Bersambung ke Bagian kedua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*