Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 12 Bagian Kedua

Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 12 Bagian Kedua

Gambar1

[Baca juga: Sinopsis Oh My Ghost Episode 12 Bagian Pertama]

Reaksi beragam ditunjukkan oleh yang lainnya mendengar pengakuan Sun Woo. Dong Chul benar-benar tak percaya bagaimana hal sebesar ini bisa terjadi, sedangkan Jo Woong tidak terlalu kaget karna sebelumnya sudah mencium adanya aroma asmara diantar keduanya, Min Soo hanya bisa diam seribu bahasa. Lain halnya dengan Cordon yang malah meminta teman-temannya yang lain untuk memberikan selamat buat keduanya.

Dong Chul bingung dengan sikap Cordon yang biasa-biasa saja seolah sebelumnya dia sudah mencium hubungan asmara antara Bong Sun dan Sun Woo. Cordon mengaku jika dia sempat memergoki mereka, mendengarnya Min Soo marah kenapa sebelumnya dia tidak membocorkannya mengingat selama ini dia bahkan selalu jahil pada Bong Sun. Cordon mengaku di depan Min Soo jika dia tidak berani mengatakannya kepada orang lain karna keduanya menyembunyikan hubungan mereka.

Di rumah Suhbingo, dengan nada suara yang lemah dan lesu, hantu perawan Soon Ae mengatakan kepada Suhbingo jika dia telah siap melakukan ritual untuk orang yang telah meninggal dan meminta Suhbingo sendiri yang melakukan ritualnya. Sambil memeluk Soon Ae, Suhbingo yang lega mendengarnya mengatakan jika dia akan melakukan yang terbaik untuk mengirimnya secepat mungkin pergi ke surga sehingga dia tidak perlu lagi banyak menderita. Dan Suhbingo sudah mengatur untuk melakukan ritualnya besok.

Soo Hyang memuji Sun Woo karna hari ini dia sangat berbeda dari yang biasanya mengatakan: “Kamu juga romantis. Cinta pasti mengubah manusia,” dan mengajak Sun Woo dan Bong Sun untuk minum bersama.

Gambar2

Di dalam restoran, baik Dong Chul, Min Soo dan Jo Woong berebutan membantu Bong Sun mengangkat meja, dan memperlakukannya dengan sangat spesial dari sebelumnya; melarangnya melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berat.

Ingin mengambi hati Bong Sun (sebagai dirinya) karna  tak menyangka jika dia adalah kekasih Sun Woo, Min Soo berkata padanya: “Kau tahu kau berharga bagiku. Itulah mengapa saya terus mengomelimu, karna saya ingin melatihmu. Dan saya memberimu banyak pekerjaan sehingga kau punya banyak pengalaman. Jadi kau tahu perasaanku yang sesungguhnya,” dan memberikannya sebuah permen.

Sun Woo menyesal karna keceplosan sampai yang lain tahu hubungan asmara mereka, dan mengkhawatirkan perasaan Bong Sun karna tidak memberitahunya terlebih dahulu, dan bertanya pada Bong Sun: “Apa kamu baik-baik saja?”

Bong Sun (sebagai dirinya) berkata sambil tersenyum kepada Sun Woo: “Oh Ya. Saya baik-baik saja selama kamu oke dengan hal tersebut.” Karna Bong Sun tidak marah, sambil mencubut pipinya Sun Woo mengatakan: “Kamu hanya memilih kata-kata yang indah untuk dikatakan.”

Minum soju bersama di pinggir jalan, So Hyung cemburu dengan perhatian yang diberikan Sun Woo kepada Bong Sun ketika dia terlihat tidak terbiasa minum soju dan menawarkan untuk memesankan bir atau sari buah apel, namun Bong Sun menolaknya dan memilih untuk tetap meminum sojunya.

Petugas Choi menelpon Sun Woo  untuk meminta tolong menjemput dan mengantar pulang Eun Hee di tempat perawatan rehab karna karna ada sesuatu yang mendadak yang harus dia lakukan.

Mengenakan topi dan baju hitam, di tengah malam petugas Choi mencuri sebuah mobil dan membawanya pergi.

Gambar3

Sun Woo menjemput Eun Hee di tempat perawatan rehab, dan Eun Hee setuju hubungannya dengan Bong Sun. Namun Sun Woo mengingatkan Eun Hee untuk tidak memberitahu ibunya, karna dia tak bisa membayangkan bagaimana reaksinya nanti mengetahui hal tersebut.

Untuk yang terakhir kalinya, hantu perawan Soon Ae mendatangi restoran untuk melihat ayah dan adiknya. Meskipun mereka tak bisa melihat kedatangannya, dengan berlinang air mata, Soon Ae mengucapkan pesan terakhir untuk dua orang yang ia cintai. Tanpa sengaja hantu Soon Ae melihat wajah Sun Woo di TV yang terpajang di sebuah toko, dan sambil menangis Soon Ae berkata: “Hanya untuk yang terakhir kali. Saya ingin melihatnya untuk yang terakhir kalinya,” dan pergi ke restoran Sun.

Minum bersama Bong Sun, So Hyung mengungkapkan kekagumannya akan sikap Bong Sun yang unik, kadang seperti ini dan kadang seperti itu berubah-ubah dan tak bisa ditebak, dan membuatnya memprediksi jika itu adalah daya tarik yang ia miliki yang membuat Sun Woo jatuh hati padanya.

So Hyung juga meminta maaf atas kejadian tidak mengenakkan di MT waktu itu, dan meminta Bong Sun untuk membuat Sun Woo bahagia mulai dari sekarang. Hubungan mereka berdua akhirnya melunak, setelah sebelumnya di MT bersaing ingin mendapatkan Sun Woo.

Setengah mabuk dan akan pulang, Bong Sun bertanya pada So Hyung sifat alami tentang keegoisan manusia: “Ketika kamu mempunyai cukup masalah dan kau ada di situasi yang mengerikan, lantas kau tak akan memiliki waktu untuk memikirkan yang lain, kan? Orang-orang seperti itu, kan”

Menjawab pertanyaan Bong Sun, So hyung menjawab ya karna mereka manusia. Bon Sun lantas minta maaf pada So Hyang, kepada setan dan Chef, mendengar kata-kata aneh keluar dari mulut Bong Sun, So Hyang lantas berkata jika Bong Sun cukup aneh ketika mabuk: “Saya pikir saya bisa melihat mengapa Kang Sun Woo jatuh cinta padanya.”

Dalam perjalanan pulang, Bong Sun yang setengah mabuk berkata pada dirinya sendiri: “Semuanya baik-baik saja. Akan berjalan lancar. Saya memiliki masa depan cerah didepanku.”

Bong Sun kembali meyakinkan dirinya sendiri jika semuanya baik-baik saja dan sambil berkata “apa pernah kau sebahagia ini,” dan membayangkan masa kecilnya yang penuh dengan kesendirian, tak punya teman main.

Duduk di bangku SMP, Na Bong Sun bahkan jadi bahan ledekan teman-temannya. Seorang teman SMPnya bahkan berkata: “Hei, dia menjawab dengan suara yang kecil seperti seekor nyamuk. Jangan memperhatikannya. Ada sesutau yang suram tentang dirinya. Saya mendapat perasaan yang buruk.”

Gambar4

Ketika akan datang melihat Sun Woo untuk yang terakhir kalinya dari kejauhan Soon Ae melihat Na Bong Sun, namun dari arah yang berlawanan sebuah mobil akan menabrknya, untungnya hantu Soon Ae dengan cepatnya mendorong Bong Sun sehingga dia terhindar dari kecelakaan. (Usaha Petugas Choi untuk membunuh Bong Sun untuk yang kedua kalinya gagal).

Telah menolong Bong Sun, hantu perawan Soon Ae kemudian lari, namun Bong Sun mengejarnya dan bertanya: “Apa kamu tak ingin melihat Chef?”

Soon Ae berbohong jika dia datang untuk mengucapkan selamat tinggal pada ayahnya dan hanya kebetulan lewat. Merasa ada yang mengganjal dalam hatinya, Bong Sun meminta maaf pada Soon Ae dan berterima kasih.

Soon Ae merasa Bong Sun tak perlu meminta maaf karna dia sendiri yang masuk ke tubuhnya tanpa permisi dan telah menyebabkan masalah. Soon Ae juga berpesan pada Bong Sun : “Tolong bahagia. Saya sungguh akan pergi sekarang. Hidup dengan baik.”

Tanpa sengaja Soon Ae melihat mobil yang sama yang mencoba menabrak Bong Sun, dan betapa terkejutnya ia ketika yang dilihatnya di dalam mobil adalah Petugas Choi.

Di dalam mobil, karna gagal membunuh Bong Sun, saking kesalnya dia meneriakkan nama Shin Soon Ae sampai menekan klakson mobil, dan membuat seorang pria terkaget yang kebetulan lewat di jalan tersebut.

Si pria ini marah dan menyuruh si pengemudi keluar dari mobilnya, Petugas Choi yang tersulut amarah akhirnya membunuh pria itu yang disaksikan oleh Soon Ae.

Soon Ae datang ke rumah Suhbingo dalam keadaan syok atas apa yang baru saja dia lihat, dan mengatakan padanya untuk menunda tanggal ritualnya. Dengan perlahan, Soon Ae mengatakan pada Suhbingo jika Petugas Choi mencoba membunuh Na Bong Sun. Mendengarnya, Suhbingo kaget karna pria itu adalah adik ipar Sun Woo.

Usai mengantar Eun Hee, Sun Woo tiba di restoran dan menyuruh Bong Sun membuatkannya nasi goreng. Bong Sun bingung melihat Sun Woo yang tiba-tiba saja memintanya untuk dibuatkan nasi goreng padahal setahunya dia tidak suka makan nasi.

Gambar5

Sun Woo mengatakan pada Bong Sun jika dia tak suka nasi bukan berarti dia tak bisa makan nasi, dan memutuskan mulai dari sekarang untuk mulai menyukai nasi, dan karna Bong Sun sukanya makan nasi jadi dia perlu latihan jika dia ingin makan nasi bersamanya. (Widih, Sun Woo salah paham karna yang ia maksud adalah Bong Sun sebagai Soon Ae).

Sun Woo memuji nasi goreng buatan Bong Sun dan mulai dari sekarang memintanya untuk sering dibuatkan nasi. Raut muka Bong Sun yang agak lesu, Sun Woo bertanya: “Ada apa?” Bong Sun berbohong jika dia lagi capek. Usai makan, Sun Woo mengajak Bong Sun ke suatu tempat.

Jalan bersama di malam hari, Sun Woo mengajak Bong Sun ke Namsan seperti keinginannya. Mendengarnya, Bong Sun sedikit bingung. Sun Woo lalu menjelaskan ketika di taman bermain banyak hal yang belum pernah ia lakukan termasuk ke Namsan, berlayar dan sebagainya. Jadi Sun Wo bertekad mewujudkan semua keinginan Bong Sun yang belum terwujud. (Sebenarnya itu adalah keinginan hantu perawan Soon Ae).

Berada di samping Sun Woo yang membicarakan keinginannya yang sebenarnya milik hantu perawan Soon Ae, membuatnya lesu. Sun Woo mengaku jika biasanya dia tidak memperhatikan apa yang orang lain katakan, namun dia memastikan akan mengingat apa yang Bong Sun katakan.

Menikmati keindahan malam dengan Bong Sun, Sun Woo mengabadikan kebersamaan mereka berdua dengan berfoto bersama dan berkata jika sebenranya dia bukan tipe pria yang suka menikmati pemandangan malam, namun karna Bong Sun dia sampai melakukannya.

Sun Woo mengungkapkan isi hatinya kepada Bong Sun, dengan mengatakan kapan dia sangat berterima kasih padanya.

Sun Woo menceritakan ketika teman sekelasnya datang ke restoran yang membuatnya merasa sangat tidak nyaman mulai dari rasa paling memalukan, menyedihkan dan kesepian, tapi dengan pancake buckwheat yang dibuat Bong Sun dan bagimana dia mengganggunya dan ngobrol dengannya membuatnya nyaman.

Mendengarnya, Bong Sun (sebagai dirinya) menyadari dalam hatinya jika itu bukan dia. Soon Ae memberikan banyak kenangan manis bagi Sun Woo.

Dan Sun Woo juga curhat jika dia selalu sendiri dan sedih sejak dari kecil, dan sudah menjadi kebiasaan baginya untuk menyembunyikan kesendirian dan kesedihannya dan menahannya. Tapi memiliki seseorang disampingnya, kesendirian itu cukup menghiburnya. Kembali lagi untuk yang kedua kalinya, Bong Sun menyadari jika orang yang dimaksud Sun Woo bukanlah dirinya.

Bong Sun kemudian menarik kesimpulan dalam hatinya jika Sun Woo ingin makan nasi dan orang yang menghiburnya adalah bukan dia. Sun Woo kemudian memeluk Bong Sun dan mengucapkan terima kasih karna membuatnya melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah ingin ia lakukan, dan telah berada di sampingnya.

Dipeluk oleh Sun Woo, Bong Sun malah bersedih dan menyadari jika orang yang dimaksud Sun Woo bukanlah dirinya. Sambil berpegangan tangan, Sun Woo dan Bong Sun naik ke dalam kereta gantung.

Gambar6

Di dalam kereta gantung, akhirnya Bong Sun jujur di depan Sun Woo jika dia bukanlah orang yang dicintainya. Mendengar kata-kata Bong Sun, Sun Woo hanya bisa kebingungan mengatakan: “Apa?” Sambil berurai air mata Bong Sun mengaku jika orang yang dicintai Sun Woo adalah hantu. Bong Sun jujur jika dia  bisa melihat hantu dan tubuhnya telah dirasuki oleh seorang hantu.

Apa mau dikata Sun Woo hanya bisa kebingungan dengan pengakuan Bong Sun dan Sun Woo tetap berada di dalam kereta gantung sambil merenungkan semua perkataannya dan seolah hampir tak bisa percaya dengan apa yang telah terjadi, sedangkan Bong Sun sambil menangis keluar dari kereta gantungnya dan pergi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*