Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 3 Bagian Pertama

Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 3 Bagian Pertama

Gambar1

Masa-masa indah ketika hantu Soon Ae masih hidup, rumah makannya laris manis dibanjiri oleh pelanggan yang sampai rela mengantri; datang untuk menikmati masakannya.

Masa itu Soon Ae sangat bahagia meladeni semua pelanggannya,  ayahnya yang gembira dan adiknya yang pemalas.

Myung Ho (ayah Soon Ae) kemudian membawa pulang Kyung Moo putranya yang mabuk berat ke rumah, Na Bong Sun alias Soon Ae juga ikut.

Sesampai dirumahnya, Bong Sun alias Soon Ae hanya bisa kembali terkenang masa-masa indah ketika ia masih hidup bersama keluarganya, dan para tetangganya.

Gambar2

Myung Ho sengaja membawa Bong Sun ke rumahnya untuk berterima kasih, dan memberinya makan. Tak kuasa menahan tangis, Bong Sun lalu pamit untuk pulang.Merasa berutang budi, Myung Ho lalu memberi Bong Sun uang meskipun tak banyak namun cukuplah untuk naik taksi. Tanpa sengaja Bong Sun alias Soon Ae melihat sarung tangan Myung Ho yang sudah tak layak pakai.

Mengenang masa lalunya, Bong Sun juga mendatangi kantor polisi tempat Petugas Choi bertugas (suami Eun Hee), pria yang pernah ia taksir semasa masih hidup. Seakan menyesali nasib yang telah menimpanya, Bong Sun alias Soon Ae berkata, “Semuanya masih tetap sama seperti sebelumnya. Tapi, mengapa saya satu-satunya yang menghilang? Mengapa saya meninggalkan semua kenangan ini dan meninggal. Saya mengingat semuanya, kecuali saat itu. Apakah itu yang terjadi padaku?”

Myung Ho yang sedang minum soju di warungnya terkejut melihat Bong Sun yang muncul di acara TV kontes memasak menampilkan masakan “Sup nasi gosong ikan Pollack” mirip seperti yang dulu pernah dibuat oleh almarhum putrinya.

Di restoran Sun, Bong Sun mendapat pujian dari teman-temannya ketika tampil di acara kontes masak bersama Sun Woo yang terlihat sangat alami kecuali Min Soo yang iri karna batal tampil. Min Soo yang cemburu berkata, “Tampil alami bagus, namun dia terus saja makan dan makan.”

Ji Woong yang asyik menonton Bong Sun, tiba-tiba mencari keberadaan Joon.

Mendengar namanya dipanggil, Joon yang lagi sibuk beres-beres berkata, “Saya mengatur sarung tangan karet yang kita dapat dari sponsor. Mungkin karna mahal, terasa sangat nyaman ditangan.”

Mengetahui restorannya punya stok sarung tangan karet, diam-diam Bong Sun mengambil satu dan memberinya pada Myung Ho.

Gambar3

Bong Sun alias Soon Ae membawakan barang-barang yang ada di restoran Sun kepada Myung Ho.

Sun Woo yang akan menyiapkan menu spesial untuk restorannya, Ji Woong menemukan bahwa caviar yang akan disiapkan sudah tak ada lagi  dalam kulkas.

Dong Chul yang curiga berkata, “Barang-barang  telah menghilang dari dapur beberapa hari belakangan ini. Jumlahnya kecil, jadi saya tidak memberitahumu tentang hal itu.

Bong Sun yang sehabis berkunjung  dari rumah makan Myung Ho, tanpa disengaja ia bertemu dengan Polisi Choi.

Mereka berdua lalu jalan bersama, Bong Sun alias Soon Ae yang berhasil bertemu lagi dengan pria yang pernah ia taksir, berkata, “Masuk dalam tubuh ini pastilah takdir. Saya bertemu dengan ayahku dan Petugas Choi. Oh, bagaimana tangan seorang pria begitu indah? Saya ingin memegangnya.”

Tangan Bong Sun alias Soon Ae yang mulai jelalatan ingin memegang tangan pria yang ia taksir, Petugas Choi, bertanya, “Apa kamu tidak gugup?”

Bong Sun yang hilang konsentrasi, berkata dengan suara kecil, “Aku ingin memegangnya.”

Petugas Choi yang bingung, berkata, “Maaf.”

Bong Sun alias Soon Ae yang tak mau ketahuan, berkata, “Oh, oh…lupakan saja. Bukan itu maksudku. Saya tidak gugup karna saya pikir saya pasti sanggup.”

Petugas Choi yang tadinya berpikir Bong Sun adalah seorang wanita yang pendiam dan kini telah berubah menjadi wanita yang sangat aktif, berkata, “Saya pikir orang-orang tidak mengenalmu dengan baik, Bong Sun. tentu saja itu termasuk saya.”

Petugas Choi pamit karna  akan mengambil jalan yang lain, Bong Sun  alias Soon Ae hanya bisa berkata dalam hatinya, “Lain kali mari kita jalan bersama lagi. Lain kali kita akan berpegangan tangan.”

Akan berpisah, Petugas Choi berkata pada Bong Sun, “Kembali dengan selamat.”

Mendengar kata tersebut, Bong Sun alias Soon Ae sangat bahagia.

Myung Ho (ayah Soon Ae) merasa tak enak dengan semua barang-barang yang telah diberikan oleh Bong Sun. Melihat Bong Sun yang begitu baik pada ayahnya, Kyung Mo malah menuduhnya seorang penipu, berkata, “Dia mungkin seorang penipu. Dia berpikir kamu kaya, pria tua.”

Mendengar alibi putranya yang tak masuk akal, sedikitpun Myung Ho tak mempercayainya.

Gambar4

Bong Sun yang hatinya lagi berbunga-bunga, ternyata berbanding terbalik dengan suasana hati Sun Woo.

Sun Woo mengumpulkan para pegawainya dan meminta penjelasan atas barang-barang yang telah hilang.

Bong Sun yang baru saja datang; kebingungan dengan situasi yang terjadi, Dong Chul lantas menjelaskan barang-barang yang telah raib dari restoran.

Sun Woo yang lagi panas hati mengetahui telah ada pencuri di restorannya, lantas menyuruh anak buahnya untuk mengaku.

Bong Sun yang sadar diri, ingin mengakui kesalahannya namun Min Soo tiba-tiba mengeluarkan pendapatnya dan berbicara blak-blakan, berkata, “Tapi sebagai seseorang yang menghabiskan lebih banyak waktu dibanding anda chef. Bukankah mencoba menemukan siapa pelakunya dengan cara seperi ini tidak pantas. Anda mungkin akan menemukan siapa pelakunya. Tapi, keraguan dan ketidak percayaan satu sama lain akan mendalam. Dan karna saya lemah, saya khawatir dengan kekompakan tim kita. Saya takut kita akan hancur, dan pertimbangkan itu. Caviar yang hilang, kecap, biji wijen, minyak wijen. Anda bisa membeli barang-barang ini dengan uang. Tapi anda tidak bisa membeli tim kita dengan uang. Mengapa kami tidak mengambil semua tanggung jawab disini. Kami akan bekerja ekstra keras untuk mengganti jumlah barang yang telah hilang.”

Mendengar perkataan yang panjang lebar dari Min Soo, Sun Woo lantas menarik kesimpulan bahwa si pencuri tersebut adalah dia sendiri.

Sun Woo yang menuduhnya, Min Soo lalu membela diri, dan berbisik, “Yang terjadi adalah gadis yang kutemui ingin mencoba makananku dan dia datang tengah malam. Saya hanya meminjamnya dan akan menggantinya.

Sun Woo lantas marah besar dan memakinya, Min Soo mengakui dirinya yang telah mengambil caviar namun membantah dengan sisa barang yang hilang.

Bong Sun yang berusaha buka suara mengakui kesalahannya mau tak mau diam melihat pertengkaran hebat antara Min Soo dan Sun Woo. Saking marahnya dan tak tahan lagi menerima penghinaan dari bosnya, Min Soo kemudian memutuskan berhenti dari pekerjaannya.

Menyadari masalah menjadi runyam, Bong Sun lalu meminta kepada Sun Woo untuk mempertimbangkan kembali keputusannya dan kembali mempekerjakan Min Soo. Sun Woo tak mau mendengarkan saran Bong Sun.

Bong Sun hanya bisa menyesali kejadian tersebut, berkata, “Mengapa semuanya menjadi kacau? Serius, saya bisa gila.”

Di tempat lain, Suhbingo tanpa sengaja bertemu dengan ibu Sun Woo yang juga datang ke seorang peramal.

Setelah Min Soo berhenti kerja, situasi restoran kacau balau. Mau  tak mau dia harus mencari pengganti Min Soo. Sun Woo lantas menelpon temannya untuk mencarikannya seorang Sous Chef secepat mungkin, sayangnya teman Sun Woo ini tak bisa membantunya  dengan mengatakan bahwa Sun Woo terkenal pilih-pilih dan orang-orang memanggilnya chef pengkritik. Orang-orang tidak ingin bekerja dengannya.

Tak terima disebut pengkritik, Sun woo membela diri di telpon dengan mengatakan bahwa dia hanya mengkritik untuk kebaikan mereka sendiri.

 

***Bersambung ke bagian kedua***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*