Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 4 Bagian Kedua

Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 4 Bagian Kedua

Gambar1

[Sinopsis Oh My Ghost Episode 4 Bagian Pertama]

Bong Sun yang akan pergi membeli bawang perai, tanpa sengaja bertemu dengan Myung Ho yang juga sedang berbelanja untuk masakan sup tauge.

Bong Sun alias Soon Ae yang melihat ayahnya lagi berbelanja lantas memberikan nasehat  sayuran mana yang paling baik untuk dia beli.

Myung Ho yang mendapat bantuan dari Bong Sun sangat bahagia dan berkata, “Oh nona, sudah sangat lama.”

Bong Sun alias Soon Ae yang melihat banyaknya barang belanjaan Myung Ho, menawarkan bantuannya untuk membawakan sebagian barang belanjaannya.

Awalnya Myung Ho menolak bantuannya, namun Bong Sun lantas berkata, “Kamu menganggap ini memberatkan, kan?”

Sesampai mereka di warung makan Myung Ho, Bong Sun lantas diberikan minuman olehnya.

Bong Sun yang blak-blakan, berkata, “Karna kamu yang menawarkannya, saya akan meminumnya. Saya bukan tipe orang yang menganggap hal seperti ini memberatkan atau hal lainnya.”

Myung Ho yang sadar akan kesalahannya, berkata, “Oke, saya mengerti. Kamu bisa berhenti sekarang. Saya salah.”

Bong Sun yang mendengar permintaan maaf Myung Ho bingung dan berkata, “Apa? Tentang apa?”

Myung Ho menjawab dengan berkata, “Kamu terluka dengan apa yang kukatakan, kan?”

Sifat Bong Sun mengingatkan Myung Ho dengan putrinya Soon Ae yang telah meninggal.

Myung Ho berkata pada Bong Sun alias Soon Ae, “Dia sangat ramah, tapi ketika dia marah, itu berlangsung sementara. “

Myung Ho lalu menceritakan tentang putrinya kepada Bong Sun alias Soon Ae, “Pernah dia ingin rambutnya dikeriting, tapi saya menyuruhnya untuk pergi nanti saja karna kami sibuk. Dia cukup marah. Yang menjadi masalahnya adalah? Saya seharusnya membiarkannya melakukan apa yang ia inginkan.

Keluar dari warung makan Myung Ho, tanpa sengaja Bong Sun alias Soon Ae bertemu dengan Kyung Mo. Seperti biasa Kyung Mo yang tak menyukainya, berkata, “Apa? Kamu datang lagi? Amal apa yang kamu berikan kali ini?”

Bong Sun yang juga tak mau disudutkan melawan Kyung Mo, berkata, “Jika kamu sangat membenci amal, mengapa kamu tak pergi membantu ayahmu?”

Kyung Mo yang curiga dengan sikap baik Bong Sun kepada ayahnya, berkata, “Apa itu? Apakah ayahku terlihat kaya atau ada hal lain? Kamu berpikir pria tua itu memiliki uang, hah?”

Bong Sun yang emosi karna telah dituduh yang tidak-tidak berkata, “Kepalamu pasti dipenuhi dengan omong kosong jika itu semua yang kamu pikirkan. Jangan jatuhkan kehormatan seseorang kecuali kamu mau mati.”

Kyung Mo yang bingung dengan gelagat Bong Sun yang terus saja muncul di hadapan keluarganya, membuatnya menyalah artikan kebaikan Bong Sun.

Kyung Mo mengira selama ini kebaikan Bong Sun hanyalah untuk menarik perhatiannya.

Gambar2

Sun Woo yang lagi demam, merasa tak enak melihat bosnya sakit Bong Sun alias Soon Ae kemudian membuatkannya bubur.

Bong Sun yang mencoba membangunkan Sun Woo yang lagi tertidur untuk menyuruhnya memakan bubur yang ia buat, karna lagi sakit Sun Woo berhalusinasi dan mengira wanita yang didepannya adalah So Hyung.

Mengira yang didepannya adalah So Hyung, Sun Woo berani mencium Bong Sun alias Soon Ae. Tentu saja, Bong Sun alias Soon Ae tak akan melepaskan kesempatan emas ini. Setelah lama tak mendapatkan belaian pria, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang menghampirinya. Bong Sun pun menikmati ciuman dari Sun Woo.

Asyik berciuman dengan Bong Sun, Sun Woo akhirnya sadar dan terkaget luar biasa, berkata, “Ya Tuhan, apa!”

Bong Sun alias Soon Ae yang menikmati ciuman Sun Woo, melihat Sun Woo yang terkaget, hanya berkata, “Apa?”

Sun Woo yang syok telah memberikan bibirnya kepada Bong Sun, hanya bisa berkata, “Apa ini?”

Bong Sun alias Soon Ae yang bingung, berkata, “Apa maksudmu, apa?”

Sun Woo yang masih tak percaya dengan yang telah terjadi berkata, “Apa yang sedang kamu lakukan disini? Bagaimana kamu bisa masuk?”

Bong Sun lalu menjelaskan pada Sun Woo bahwa dia datang membawakannya bubur dan Sun Woo sendiri yang pertama menciumnya.

Mendengar penjelasan Bong Sun, Sun Woo menyuruh keluar dari kamarnya. Sun Woo yang menyuruhnya keluar, Bong Sun lalu berkata, “Tapi saya hanya mengkhawatirkanmu karna minum obat dengan perut kosong.”

Sun Woo yang masih tak bisa menerima kenyataan tentang dirinya yang telah mendaratkan ciuman kepada bibir Bong Sun, mengusirnya keluar dari kamar.

Bong Sun yang bingung melihat tingkah bosnya, berkata, “Mengapa dia marah? Dia yang melakukannya! Tunggu sebentar. Kami melakukannya dengan benar, kan. Lantas, mengapa ia baik-baik saja?.” Seperti dalam episode awal, banyak laki-laki yang bercumbu dengannya pasti akan jatuh pingsan karna tak tahan dengan suhu tubuhnya yang dingin namun berbeda dengan Sun Woo.

Di dalam kamarnya, Sun Woo hanya bisa menyesali kejadian tersebut, berkata, “Bagaimana bisa saya, dengannya?”

Bong Sun yang sekali lagi mengecek kondisi tubuh Sun Woo masuk ke kamarnya, berkata, “Apa kamu baik-baik saja? Apakah jantungmu berdetak sangat kencang? Atau apakah suhu tubuhmu turun dan apa kamu merasa dingin? Apa kamu baik-baik saja?”

Merasa sangat terganggu dengan kehadiran Bong Sun dalam kamarnya, Sun Woo lalu kembali mengusirnya keluar.

Di balik pintunya, Bong Sun kembali memastikan keadaan bosnya, bertanya, “Kamu baik-baik saja? Tidak terjadi apa-apa dengan tubuhmu?”

Gambar3

Saking bahagianya telah menemukan seorang pria dengan vitalitas tinggi, Bong Sun lantas mencari temannya sesama hantu, berkata, “Saya menemukannya! Pria yang mempunyai vitalitas. Saya akhirnya bisa melepaskan diriku dari status hantu perawan yang mengerikan ini. Saya akhirnya bisa meninggalkan tempat ini.”

Keesokan harinya, Sun Woo yang telah kembali sehat dan sangat bugar, Min Soo lantas mengganggunya, berkata, “Sesuatu yang baik pasti telah terjadi semalam.”

Tanpa disadarinya, Min Soo telah mengungkit sesuatu yang dibenci Sun Woo. Tanpa pikir panjang, Sun Woo langsung meneriakinya dan berkata, “Apa maksudmu sesuatu yang baik. Pergi keluar dan ambil dagingnya.”

Bong Sun alias Soon Ae yang sangat bahagia karna telah menemukan pria dengan vitalitas tinggi, lain halnya dengan Sun Woo yang harus menyesalinya.

Di depan Bong Sun, Sun Woo meminta maaf tanpa berani menatapnya, berkata, “Oke, saya mengakuinya. Itu kesalahanku. Saya minta maaf. Saya salah.”

Bong Sun yang lagi bahagia ibaratnya lagi memenangkan lotre sambil tersenyum, berkata, “Untuk apa?”

Sun Woo hanya berkata, “Untuk apa yang telah terjadi kemarin. Saya sudah minum obat dan demamku…bagaimanapun juga, itu salahku jadi saya minta maaf. Jangan disalah artikan. Tidak ada yang akan berubah antara kamu dan saya. Mengerti?”

Gambar4

Bong Sun alias Soon Ae yang penuh dengan gairah tinggi, kemudian memberanikan diri masuk ke kamar Sun Woo dan menguncinya.

Apa yang terjadi selanjutnya? Bong Sun alias Soon Ae langsung membanting Sun Woo ke tempat tidurnya, dan dengan penuh gairah meminta Sun Woo untuk tidur dengannya.

Bong Sun alias Soon Ae yang penuh gairah, berkata, “Hanya sekali, dapatkah kamu melakukannya padaku?”

Sun Woo yang tak mengerti dengan jalan pikiran Bong Sun, berkata, “Apa kamu bilang?”

Bong Sun alias Soon Ae yang sudah tak sabar melampiaskan gairahnya dengan Sun Woo, berkata, “Mengapa kamu terus bertanya. Seakan kamu tak tahu!”

Sun Woo yang berusaha melepaskan diri dari cengkeraman Bong Sun, berkata, “kamu benar-benar”

Bong Sun yang sudah tak tahan, tak mau kalah dan berada di atas tubuh Sun Woo, berkata, “Tunggu! Kamu sudah dewasa dan dia.. Maksudku, saya juga dewasa.”

Sun Woo lantas keluar dari kamarnya dan menuduh Bong Sun sudah benar-benar gila.

Bong Sun terus saja melancarkan aksinya untuk meminta sekali saja Sun Woo untuk mau tidur dengannya.

Bong Sun yang sangat ingin melepaskan statusnya sebagai hantu perawan dan pergi meninggalkan dunia ini dengan tenang, berkata, “Kamu tidak perlu melakukannya dua kali. Cukup sekali saja.”

Sun Woo yang tak tahan dengan rengekan Bong Sun, berkata, “Apa kamu kira ini masuk di akal? Gadis seperti apa yang tak punya harga diri seperti ini? Kamu ingin melakukan apa?”

Bong Sun alias Soon Ae lantas berani berkata, “Ya, saya tak punya harga diri atau semacamnya. Jadi tutup saja matamu dan lakukan itu sekali saja. Tubuhmu tidak akan berubah dengan melakukannya hanya sekali.”

Na Bong Sun terus saja merengek seperti anak kecil meminta Sun Woo melakukannya hanya sekali saja.

Sikap Bong Sun yang mengatakan “sekali saja”, membuat teman-temannya bingung.

Bong Sun alias Soon Ae terus melancarkan aksinya untuk menaklukkan Sun Woo namun usahanya tetap saja gagal.

Sun Woo yang tak tahan aksi Bong Sun yang terus saja mengganggunya, memilih tidur di rumah ibunya.

Ibu Bong Sun yang melihat ada gelagat aneh dari putranya lantas curiga dan khawatir, lalu mengatur janji untuk ketemuan dengan Suhbingo ditemani Eun Hee sekaligus meramal tentang putrinya.

Gambar5

Bong Sun yang bersih-bersih mengganggu Sun Woo, berkata, “kamu tidur dimana kemarin?”

Sun Woo yang tak tahan sikap Bong Sun, berkata, “kenapa mesti perduli dimana saya tidur?”

Melihat berbagai penolakan Sun Woo, Bong Sun lantas berkata, “Dia tidak mudah, saya harus menyusun sebuah rencana dengan cepat.”

Dong Chul yang menyuruh Bong Sun untuk membersihkan ruangan istirahat karna lantainya kotor, menegur Bong Sun yang wajahnya memerah.

Ji Woong lalu berkata pada Bong Sun bahwa sepertinya dia lagi demam.

Bong Sun yang awalnya tak percaya, lalu mengingat kejadian dimana dia dan Sun Woo berciuman mesra, berkata, “Kalian benar. Dia memberikannya padaku.”

Kedua temannya yang bingung, bertanya, “dari siapa?”

Bong Sun lantas berkata, “Ada seorang pria… pria yang mempunyai vitalitas. Dia bahkah tidak melakukannya dan membuatku demam.”

Eun Hee dan ibu Sun Woo yang mendatangi Suhbingo, pertama-tama memintanya untuk meramalkan Petugas Choi suaminya dan tentang kehamilan Eun Hee.

Suhbingo yang meramalnya berkata, “tak perduli seberapa banyak saya melihatnya, dia seharusnya sendiri selamanya. Bagaimana dia menikah? Dia lembut, namun tak punya peruntungan dengan orang tua, istri, atau anak. Hidupnya sangat kesepian dan melelahkan.”

gambar6

Di restoran Sun, Bong Sun alias soon Ae kembali melancarkan aksinya, namun tetap saja mendapat penolakan oleh Sun Woo.

Bong Sun yang kesal dengan penolakan Sun Woo, berkata, “Kamu keterlaluan. Saya mendengar para pria bisa melakukannya bahkan jika mereka tak menyukai gadisnya. Mengapa kamu sangat sulit untuk didapatkan.”

Tak hanya sampai disitu, Bong Sun alias Soon Ae yang sudak tak tahan untuk mendapatkan malam pertamanya bersama Sun Woo, berkata, “Apa ini karna PD Lee? Iyakan? Saya akan menyimpan rahasianya. Saya bahkan demam karna kamu.”

Bong Sun yang terkena demam, akhirnya hantu Soon Ae berhasil keluar dari tubuh Bong Sun.

Merasa tak enakan dengan perkataan Bong Sun yang mengatakan dirinya terkena demam, Sun Woo turun dari kamarnya dan kaget melihat Bong Sun yang telah pingsan.

Soon Ae yang menyadari dirinya telah keluar dari tubuh Bong Sun, berkata, “apa yang sedang terjadi? Apa saya keluar? Saya benar-benar keluar. “

***Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah hantu Soon Ae dapat melepaskan statusnya sebagai seorang hantu perawan? Bagaimana nasib Bong Sun selanjutnya? Tetap nantikan kisah lucu Bong Sun dan hantu Soon Ae dalam sinopsis episode 5 minggu depan***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*