Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 6 Bagian Pertama

Sinopsis “Oh My Ghost” Episode 6 Bagian Pertama

Gambar1

[Baca Juga: Sinopsis Oh My Ghost Episode 6 Bagian Kedua]

Takut dengan kehadiran Soon Ae, Bong Sun lantas meminta maaf pada Sun Woo, dan lari meninggalkan tempat syuting.

Bong Sun yang sangat gugup dan ketakutan, hanya bisa berkata, “Apa yang kulakukan?”. Soon Ae terus saja merengek pada Bong Sun untuk menelponkan ambulans klo tidak ayahnya akan meninggal.

Bong Sun yang tak ingin lagi kemasukan setan, berkata, “Ah…Aku tak tahu. Aku tak mendengar apapun.” Soon Ae terus saja memohon pada Bong Sun karna hanya dia yang bisa menolongnya. Bong Sun yang tak tahan terus-terusan diganggu oleh Soon Ae, berkata, “Berhenti melakukan ini padaku. Pergi.”

Soon Ae hanya bisa berteriak memohon pada Bong Sun sambil menangis, “Dia ayahku. Dia bukan orang lain. Dia ayahku. Bagaimana saya berpura-pura tidak melihatnya. Bahkan jika saya seorang hantu, bagaimana bisa saya hanya berdiri dan melihatnya. Tolong, telpon sekali saja. Saya memohon padamu seperti ini, hah?”

Bong Sun yang mendengar namanya dipanggil, “Bong Sun Na Bong Sun, kau ada dimana?” kemudian berbalik dan tanpa ia sadari Soon Ae berlari dari belakang menuju ke arahnya untuk kembali memasuki tubuhnya.

Berhasil memasuki tubuh Bong Sun, Soon Ae  lantas langsung menelpon 911 untuk menyelamatkan ayahnya yang sedang sekarat. Usai menelpon, kru TV memanggil Bong Sun untuk kembali melanjutkan proses syuting yang sempat sedikit tertunda karna dirinya yang tiba-tiba menghilang. Melihat Bong Sun, Sun Woo yang khawatir padanya bertanya, “Apa kamu baik-baik saja? Na Bong Sun, dengarkan aku baik-baik. Jangan gugup. Jangan terlalu tegang. Jangan dengarkan apa yang orang lain katakan. Fokus saja pada adonan.”

Bong Sun alias Soon Ae berhasil menyelesaikan adonan kue yang ia buat meskipun kekurangan terigu karna ulah Bong Sun  sebelumnya yang tidak sengaja menumpahkannya. Ingin secepatnya menyelsesaikan kontes memasaknya, Bong Sun alias Soon Ae mencampur adonannya dengan bubuk kacang dan bubuk roast grain.

Usai menyelesaikan syutingnya, Bong Sun kemudian bergegas ke rumah sakit untuk melihat keadaan ayahnya tanpa pamit pada Sun Woo.

Sun Woo yang sedang siap-siap untuk pulang usai syuting, So Hyung datang memberinya ucapan selamat atas kemenangan kedua yang ia capai dengen resepnya ‘Bean Powder Salmon Pancake” dan berkata padanya bahwa sebaiknya Sun Woo mengganti Bong Sun sebagai asisten chefnya karna tak ingin hal serupa terjadi lagi. Sun Woo menolak permintaan stasiun TV dan mengklarifikasi pada So Hyung bahwa resep yang memberikan mereka kemenangan adalah sepenuhnya ide Bong Sun alias Soon Ae.

Usai menjenguk ayahnya, Bong Sun alias Soon Ae merasa lega karnn tidak terjadi sesuatu yang buruk pada ayahnya, dan berjanji pada tubuh Bong Sun bahwa ia akan bersikap baik.

Gambar2

Sun Woo yang tidak melihat Bong Sun di lokasi syuting karna tiba-tiba menghilang, di kamarnya Sun Woo penasaran dan khawatir apa sebenarnya Bong Sun sudah pulang atau belum apalagi dengan kondisinya yang tidak stabil. Merasa khawatir takut terjadi sesuatu, Sun Woo kemudian menelponnya, berkata, “Na Bong Sun, kau ada dimana?”

Bong Sun alias Soon Ae si genit, menjawab, “Kenapa? Apa kamu khawatir padaku, Chef?”

Sun Woo yang tak ingin ketahuan lantas menyangkalnya, berkata, “Khawatir, apa saya sudah gila. Karna kamu, hari ini saya…Kau ada dimana?”

Ingin main-main dengan Sun Woo, Bong Sun alias Soon Ae berbohong padanya di telpon, berkata, “Saya berada di tempata yang cukup jauh sekarang. Jadi saya tidak bisa dengar dengan jelas. Halo, Chef.”

Sun Woo yang bingung dengan jawaban Bong Sun di telpon, Bong Sun alias Soon Ae tiba-tiba mengetok pintu kamarnya dan masuk, berkata, “Tada, kejutan.”

Melihat Bong Sun yang ada tepat di depan matanya, Sun Woo lantas bertanya, “Kamu bilang kau ada di tempat yang jauh.”

Bong Sun alias Soon Ae si genit lantas berkata, “Bahkan jika saya jauh, saya bisa datang dengan cepat. Saya seseorang yang slalu tinggal dalam hatimu, Chef,” dan datang mendekat pada Sun Woo.

Sun Woo yang melihat Bong Sun kembali ke sikap genitnya bertanya, “Apa manik depresifmu kumat lagi?”

Bong Sun alias Soon Ae kembali melancarkan aksi menggodanya dengan berbaring di tempat tidur Sun Woo.

Melihat aksi genit Bong Sun, Sun Woo mengajak Bong Sun untuk berbicara di luar dan bukannya di dalam kamar.

Duduk di luar bersama, Sun Woo lantas  bertanya pada Bong Sun, “Apa mimpimu yang sesungguhnya?”

Bong Sun alias Soon Ae menjawab, “Saya hanya punya satu. Melakukannya sekali saja denganmu, Chef.”

Sun Woo  yang jengkel lantas berkata, “Apa kamu akan terus-terusan bercanda.” Tak ingin kejadian serupa terulang kembali ketika mereka terakhir kali syuting, Sun Woo yang telah menaruh perhatian pada Bong Sun kemudian menawarkan diri untuk melatihnya memasak.

Sun Woo menganggap bahwa Bong Sun alias Soon Ae mempunyai bakat dalam memasak; setelah dua ide masakannya dalam dua kompetisi masak yang berhasil mereka menangkan. Namun pengetahuan dasarnya masih lemah, jadi dia ingin membantu Bong Sun alias Soon Ae.

Gambar3

Pelajaran pertama yang diberikan Sun Woo pada Bong Sun alias Soon Ae adalah memotong. Sun Woo dengan sabar terus membimbing dan mengajar Bong Sun bagaimana cara memotong yang baik. Merasa lelah dengan setumpuk tugas memotong sayuran yang diberikan Sun Woo, Bong Sun kemudian berpura-pura kesakitan karna tangannya teriris pisau dan berdarah, Sun Woo yang kaget kemudian Bong Sun dengan cepatnya memasukan jarinya pada mulut Sun Woo.

Ketahuan bohongnya, Sun Woo hanya bisa berkata, “Kau mau mati?”. Sambil tertawa, Bong Sun berkata, “Tidak, tidak. Mari kita istirahat sekarang.”

Bong Sun yang sudah lelah dengan tugas memotongnya kemudian langsung memeluk Sun Woo dengan eratnya dan meminta Sun Woo untuk berhenti. Tak tahan dengan pelukan Bong Sun, mau tak mau Sun Woo menyerah dan mengizinkan Bong Sun berhenti untuk menghindarkan diri dari pelukan maut Bong Sun alias Soon Ae.

Gambar4

Usai latihan memotong dari Sun Woo, Bong Sun alias Soon Ae kemudian berbaring di kamarnya. Sambil berbaring, Bong Sun membayangkan dirinya dan Sun Woo berciuman dengan penuh gairah di dapur. Membayangkannya saja sudah membuat Bong Sun alias Soon Ae bahagia setengah mati. Setelah itu Bong Sun alias Soon Ae penasaran dengan apa yang sedang dilakukan oleh Sun Woo.

Sun Woo yang baru saja mandi mendengar suara Bong Sun yang memanggilnya, “Chef, apa kamu sedang tidur?,” dengan bergegas dia mengunci pintu kamarnya. Upaya Bong Sun kemudian gagal untuk masuk ke dalam kamar Sun Woo.

Keesokan paginya, Min Soo dan kawan-kawan kaget melihat tumpukan sayur yang telah teriris dengan rapinya di atas meja. Bingung melihatnya, Sun Woo datang dan menjelaskan pada mereka bahwa dia sendiri yang telah memotongnya.

Melihat Sun Woo yang mengaku dirinya  sendiri yang telah memotong sayurannya, Bong Sun kemudian datang menedekat pada Sun Woo dan bertanya mengapa dia yang mengaku.

Menanggapinya, Sun Woo lalu berkata, “apa kau pikir Min Soo akan bahagia jika menu spesialnya batal karna dirimu. Dan jangan ceritakan pada yang lain jika saya mengajarimu. Orang-orang akan salah paham.”

Sambil tersenyum, Bong Sun kemudian bersikap manja dan memegang tangan Sun Woo sambil berkata, “Apa salah paham?”. Tak ingin ada yang melihat, Sun Woo kemudian menggigit tangan Bong Sun alias Soon Ae.

Mendapat gigitan dari Sun Woo, Bong Sun alias Soon Ae si genit malah berkata, “Dia sangat manis kettika marah. Saya semakin ingin melakukannya ketika kamu seperti itu.”

Mendengar perkataan Bong Sun, Eun Hee yang bingung hanya bisa bertanya, “Apa yang ingin kamu lakukan?”

Kaget dengan pertanyaan Eun Hee, Bong Sun yang kikuk lantas menjelaskan bahwa dia ingin berolahraga. Mendengar jawaban Bong Sun alias Soon Ae dan tingkah anehnya, Eun Hee hanya bisa kebingungan.

Sambil menulis di papan untuk menu hari ini Restoran Sun, Bong Sun alias Soon Ae teringat jika ayahnya keluar dari rumah sakit. Dia kemudian menelpon Kyung Mo dan menyuruh merawat dengan baik ayahnya. Mendapat telpon dari Bong Sun, tetap saja Kyung Mo menyalah artikan kebaikan Bong Sun alias Soon Ae; mengira dirinya ditaksir.

Gambar5

Petugas Choi yang penasaran bagaimana keadaan Myung Ho setelah terakhir kali melihatnya jatuh pingsan dan meninggalkannya sendiri tanpa belas kasihan datang ke restorannya. Petugas Choi yang berdiri di depan restorannya, secara bersamaan Myung Ho dan putranya tiba. Melihat kedatangan mereka, petugas Choi kemudian berpura-pura menujukkan simpati dan khawatirnya pada Myung Ho.

Keluar dari restorannya, petugas Choi malah melemparkan minuman yang telah diberikan oleh Myung Ho ke kaca mobil.

Di restoran Sun, ingin pergi ke pasar seafood, Sun Woo malah mengajak Bong Sun pergi bersamanya. Dong Chul curiga dengan sikap bosnya, dan Ji Woong mengiyakannya berkata, “Dia memperlakukannya sangat berbeda dari yang sebelumnya. Dia melihatnya dengan berbeda. Tatapannya seperti penuh cinta.”

Keluar bersama Bong Sun, di depan restoran mereka berdua bertemu dengan Petugas Choi yang datang menjemput Eun Hee untuk pergi bersama ke rumah sakit. Sun Woo yang masuk sebentar ke dalam restorannya untuk mengambil kacamata hitam, petugas Choi tak melewatkan kesempatan bertanya pada Bong Sun, “Sepertinya kamu mengalami masa yang sulit di kantor polisi, jadi saya khawatir.”

Mendengarnya Bong Sun alias Soon Ae yang tak tahu apa-apa berkata, “Kantor polisi?”. Petugas Choi yang bingung berkata, “Ya, beberapa hari yang lalu waktu masih sangat subuh. Kamu tak ingat?”

Berpura-pura mengingatnya, Bong Sun alias Soon Ae berkata, “Beberapa hari yang lalu..Benar! Kantor Polisi. Ya, saya ingat.” Petugas Choi hanya bisa kebingungan dengan jawaban Bong Sun.

Di pasar, Bong Sun dan Sun Woo yang lagi asyik memilih kerang, tiba-tiba kaki Bong Sun terkena air dingin ketika seorang pedagang membawa ikannya yang tanpa sengaja terkena kakinya.

Sepatu Bong Sun yang terlanjur basah, Sun Woo datang membawakannya sepasang sepatu. Melihat bentuknya yang jelek, Bong Sun menolak untuk memakainya. Sikap Bong Sun yang enggan memakainya, Sun Woo malah memakaikannya untuk Bong Sun.

Sambil memakaikan sepatu untuk Bong Sun, perutnya malah berbunyi. Sun Woo lalu mengajaknya untuk makan bersama di sebuah warung. Makan bersama Bong Sun, tanpa sengaja Sun Woo bertemu teman SMPnya, dan ia mengajak teman-temannya untuk makan di restorannya.

Di dalam mobil, untuk mencairkan suasana hati Sun Woo yang lagi jelek usai bertemu teman SMPnya, Bong Sun alias Soon Ae kemudian bertanya pada Sun Woo, “Dari melihatnya, kamu tidak senang bertemu dengannya.” Sun Woo yang malas meladeni ocehan Bong Sun, sambil mengendarai mobilnya, Sun Woo mengingat kenangan buruknya bagaimana dia di bully oleh temannya sewaktu duduk di bangku SMP.

***Bersambung ke bagian kedua***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*