Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Oh My Venus” Episode 15 Bagian Kedua

Sinopsis “Oh My Venus” Episode 15 Bagian Kedua

Sinopsis Oh My Venus

Sinopsis Oh My Venus 2

[baca juga: Sinopsis “Oh My Venus” Episode 15 Bagian Pertama]

Ketika Woo Shik menelpon Soo Jin, dia berbohong mengaku sedang ada di kantor. Tapi, tanpa sepengetahuannya ternyata dia melihat Soo Jin ada di parkiran rumah sakit. Dia mengikutinya diam-diam, dan melihatnya mendatangi klinik obstetrik dan ginekologi.

Soo Jin datang ke ruang pemeriksaan untuk menemui dokter membicarakan tentang hasil  pemeriksaannya.

Sinopsis Oh My Venus 3

Sinopsis Oh My Venus 5

Sinopsis Oh My Venus 4

Ketika, Joo Eun lagi asyik bermain kartu Go Stop dengan ibunya, Ji Woong dan Joon Sung di apartemennya – tiba-tiba bel pintunya berbunyi. Joo Eun membuka pintunya, mengira dia adalah pengantar makanan pesanannya – tapi ternyata Young Ho. Dia datang membawa seikat bunga dan beberapa bungkus makanan, dan menjelaskan pada Joo Eun bahwa kedatangannya malam ini adalah untuk sekedar menyapa ibunya.

Akan bertemu  calon ibu mertua, Young Ho mengaku pada Joo Eun bahwa dia merasa gugup sampai dia menaruh tangan Joo Eun di dadanya untuk merasakan dadanya yang berdetak kencang.

Sinopsis Oh My Venus 6

Sinopsis Oh My Venus 7

Masuk ke dalam apartemennya, Ji Woong dan Joon Sung bisa mengerti maksud kedatangannya, sehingga mereka lebih dulu pamit pulang.

Young Ho tak bisa menyembunyikan wajahnya yang tegang karna bertemu ibu Joo Eun untuk yang pertama kalinya.

Melihat wajah kekasih putrinya, dia hanya melontaran satu pertanyaan kepada Young Ho – “Apakah dia akan meneruskan pacaran dengan Joo Eun?”

Sinopsis Oh My Venus 8

Sinopsis Oh My Venus 9

Sinopsis Oh My Venus 10

Mendengar  jawaban Young Ho yang mengiyakan pertanyaannya, dia sudah puas. Dia memberitahu Joo Eun bahwa sekarang dia sudah melihat wajah kekasihnya dan juga jawaban Young Ho bahwa dia akan meneruskan pacaran dengannya, baginya hal itu sudah cukup untuk ia dengar.

Mau tak mau senyuman kebahagiaan tampak jelas di wajah Joo Eun melihat ibunya yang menerima dengan baik Young Ho. Mereka bertiga bermain kartu Go Stop bersama, dan sebelum pulang Young Ho mengecup kening Joo Eun dan berjanji akan meng-smsnya setibanya di rumah.

gambar drama 11

gambar drama 12

Sementara itu, Soo Jin yang baru saja menerima hasil pemeriksaannya, hanya bisa menangis seorang diri di dalam kamarnya. Tapi ketika mendengar Woo Shik datang, dia segera menghapus air matanya.

Woo Shik datang membawakannya bubur,  dan Soo Jin membuka sebuah bungkusan yang dia bawa yang isinya ternyata sepasang sepatu bayi. Woo Shik berkata pada Soo Jin bahwa dia telah melihatnya mendatangi klinik ginekologi sehingga dia berpikir Soo Jin sedang hamil.

Soo Jin mengklarifiksi kepada Woo Shik bahwa dia tidak hamil. Dia belum menginginkan untuk hamil, karna ingin lebih fokus pada pekerjaan, ungkap Soo Jin.

gambar drama 13

Soo Jin berkata padanya jika dia menikah dan memiliki anak, maka hal itu akan mempengaruhi pekerjaannya. Woo Shik tak bisa menyembunyikan kekecewaannya mendengar ucapan Soo Jin, dan yang membuatnya merasa aneh karna melihat cincin yang ia berikan ada disamping mejanya.

Dia lantas bertanya apa yang sedang terjadi, tapi Soo Jin tak memberikan penjelasan apapun. Dia malah membentaknya dan menyuruhnya pergi. Dia menegaskan kepada Woo Shik bahwa tidak ada yang sudah diatur meskipun dia telah memberinya cincin itu.

Setelah Woo Shik pergi, Soo Jin lantas menangis, dan kita kembali flashback ketika Soo Jin berbincang dengan dokter tentang hasil pemeriksaannya.

gambar drama 14

gambar drama 15

Dokter memberitahu Soo Jin bahwa dia mengidap sindrom polikistik ovarium. Karna uterusnya tipis dan lemah, ditambah lagi dia kekurangan nutrisi dan mineral karna diet keras untuk penurunan berat badannya, dan akibat sering mengkonsumsi obat anti depresi, dokter memvonis dia akan sulit memiliki anak.

Mendengar kabar buruk ini, Soo Jin tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Meskipun dokter memberikan harapan padanya bahwa jika dia menjalani perawatan intensif, belum sepenuhnya dia akan sulit hamil. Tapi dokter tidak bisa memberikan angka yang pasti berapa lama waktu yang ia butuhkan dalam perawatan itu untuk membantunya hamil, dia menasihati Soo Jin untuk tetap berharap.

Soo Jin berpikir orang lain bisa hamil dengan cara yang alami, tapi mengapa dirinya untuk bisa hamil membutuhkan sebuah harapan.

Sedang mengendarai mobil, suasana hati Woo Shik sangat buruk karna ucapan kasar Soo Jin tadi padanya.

gambar drama 16

gambar drama 17

Sementara itu, ibunya sudah terlelap tidur sedangkan Joo Eun masih menunggu sms dari Young Ho.

Young Ho mengirimkannya sms: Sekarang saya sudah bertemu dengan ibumu, saya harus berhati-hati dengan apa yang saya katakan disini. Terutama di malam hari.

Joo Eun: Apa kau tiba di rumah dengan selamat? Saya baru saja bersiap-siap untuk tidur.

Young Ho: Kau dan ibumu sangat mirip.

Joo Eun: Ya, banyak orang yang bilang begitu.

gambar drama 18

gambar drama 19

Dalam smsnya, Joo Eun berterima kasih karna hari ini dia melakukan sangat baik di depan ibunya. Tapi, Young Ho kembali mengsms Joo Eun bahwa tidak akan mudah baginya untuk berurusan dengan keluarganya.

Tapi Joo Eun membalas smsnya bahwa dia juga bukan orang yang semudah itu untuk menyerah – dibanding tidak bisa melihatnya, apapun itu  lebih baik baginya.

Sebelum menyudahi smsnya, Joo Eun mengucapkan selamat malam dan menulis: Kita akan ketemu besok dan setiap hari, kan? Young Ho membalas smsnya dengan mengajaknya ke suatu tempat besok, di luar Seoul.

gambar drama 20

gambar drama 21

Keesokan paginya, Young Ho datang menjemput Joo Eun bersiap untuk membawanya ke suatu tempat yang  ia janjikan, tapi dia sedikit kebingungan karna melihatnya membawa sebuah koper.

Joo Eun memberitahu Young Ho karna dia sendiri yang mengatakan akan membawanya pergi ke luar Seoul, makanya dia mempersiapkan semuanya.

Young Ho kemudian membuka isi kopernya. Melihat isi barang bawaannya, Young Ho menarik kesimpulan Joo Eun telah bersiap untuk tampil sebagai kekasih yang seksi, indah dan imut hari ini. Tapi, Young Ho mengklarifikasi padanya bahwa mereka tidak akan menginap seperti yang ia pikirkan.

gambar drama 22

gambar drama 23

Young Ho ternyata membawa Joo Eun ke sebuah kuil untuk memberikan penghormatan kepada almarhum ibu Young Ho di depan plakatnya. Tak hanya Young Ho yang gugup bertemu dengan ibu Joo Eun, dia juga merasakan hal yang sama. Sebelum bertemu dengan almarhum ibunya, dia memastikan apa penampilannya sudah Ok dengan meminta pendapat Young Ho.

gambar drama 24

gambar drama 25

Masuk untuk memperkenalkan diri, pandangannya tertuju pada benang wol merah jambu yang ada di dekat plakat almarhum ibunya. Dia lantas bertanya pada Young Ho apa dia yang merajut syal itu sendiri, tapi Young Ho tak menjawab pertanyaannya dan malah menyuruh Joo En untuk memperkenalkan dirinya.

Di depan plakat almarhum ibu Young Ho, Joo Eun memperkenalkan dirinya sebagai orang yang akan mendampingi putranya. Dia tak lupa mengucapkan terima kasih karna telah melahirkan Young Ho sehingga mereka bisa bertemu.

gambar drama 26

gambar drama 27

gambar drama 27

Menunggu Young Ho  yang sedang melepas kerinduannya di depan plakat ibunya, Joo Eun ada di halaman kuil dan membuat sebuah menara batu. Di depan batu itu, dia menutup matanya untuk berdoa memanjatkan permohonannya, dan kemudian senyum-senyum sendiri memandangi syal pemberian Young Ho.

Tak berselang lama, dia mendapat pesan sms dari nenek Young Ho yang mengajaknya bertemu besok malam. Tapi dia tidak memberitahu Young Ho tentang sms itu.

Setelah Young Ho melepas kerinduan dengan almarhum ibunya, dia mendatangi Joo Eun dan merasa heran melihat batu menara yang ia buat.  Joo Eun menjelaskan menara batunya tidak perlu tinggi takut nanti jatuh, baginya cukup hanya menempatkan dua batu. Batu yang besar itu adalah Young Ho, dan batu yang kecil itu adalah dirinya, ungkap Joo Eun.

gambar drama 29

gambar drama 30

Dia kemudian mengajak Joo Eun pergi ke tempat yang didatangi semua orang untuk berkencan. Young Ho berkata padanya  dia benci kedinginan, tapi jika memang harus, mereka akan berpegangan tangan sambil berjalan di udara yang dingin ini.

Mendengar ajakan Young Ho, dia berpikir Young Ho termasuk pria yang romantis.

gambar drama 31

gambar drama 32

Hari itu, mereka berdua berjalan bersama sambil berpegangan tangan di tengah hiasan Natal di sepanjang jalan yang mereka lewati.

Joo Eun dan Young Ho menikmati kencan romantic mereka  di tengah udara dingin yang menyengat dan tak lupa mengabadikan kenangan manis mereka dengan foto selfie bareng.

gambar drama 33

gambar drama 34

Berjalan bersama di tengah keramaian, keduanya menjadi bahan tertawaan orang yang lewat dengan gaya aneh mereka berdua. Joo Eun lantas berkata pada Young Ho ketika orang berkencan, mereka kadang-kadang memalukan dan terlihat sedikit gila.

Joo Eun: “Ketika kau tergila-gila kau pasti akan berpikir tidak sehat,” sehingga membuat Young Ho bertanya seberapa tergila-gilanya dia kepadanya.

Joo Eun malu ditanyai seperti itu oleh Young Ho, tapi keduanya mengungkapkan isi hati mereka bahwa baik Joo Eun dan Young Ho tergila-gila satu sama lain.

gambar drama 35

gambar drama 37

gambar drama 36

Berjalan menyusuri tempat kencan mereka, keduanya melihat sepasang kekasih menulis sebuah catatan untuk permohonan mereka. Keduanya lantas memutuskan untuk melakukan hal seperti itu.

Joo Eun sempat tertawa melihat Young Ho yang terlihat berpikir begitu serius untuk hanya menulis sebuah permohonannya.

Joo Eun berkata padanya bahwa dia hanya menulis hal besar yang ia inginkan, tapi Young Ho berkata pada Joo Eun bahwa dia harus berpikir sejenak karna hanya  boleh menulis satu permohonan.

gambar drama 39

gambar drama 38

Menunggui Young Ho karna belum selesai menulis permohonannya, Joo Eun kembali mengingat dua kali pertemuannya dengan Nenek Young Ho meskipun hanya bisa memandanginya dari jauh.

Melanjutkan kencan mereka – berjalan berdua menyusuri jalan itu, Joo Eun seolah memberi sinyal agar Young Ho segera memberinya sebuah cincin di jari manisnya. Tapi karna Young Ho tak kunjung memberinya respon, dia lantas bercanda dengan mengatakan orang-orang yang mempunyai banyak uang cenderung lebih pelit.

gambar drama 40

gambar drama 41

gambar drama 42

Yong Ho lantas mengambil sebuah rajutan bola kecil yang ada di ujung syal Joo Eun. Dia membuka ikatannya, berjalan mundur sambil menarik benang wolnya yang isinya ternyata sebuah cincin yang ia idam-idamkan.

Joo Eun tak bisa menyembunyikan wajahnya yang tampak sangat terkejut dengan hadiah kejutan ini. Ketika dia hendak mengambil cincinnya, Young Ho menurunkan benang wolnya sedikit lebih rendah sehingga cincin itu pergi menuju ke arahnya.

gambar drama 43

gambar drama 44

Young Ho memanggil Joo Eun untuk datang kepadanya karna dia ingin memakaikan cincin itu langsung ke jarinya.

Joo Eun berlari ke arah Young Ho dengan wajah yang berseri-seri, dan langsung memeluknya.

Young Ho: Saya mungkin membuatmu sedih. Saya juga mungkin akan membuatnya sulit bagimu. Tapi saya ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu.

gambar drama 45

gambar drama 46

Dia memakaikan cincin itu di jari manisnya dan berkata: Sekarang Kang Joo Eun milikku.

Dan kita bisa membaca harapan keduanya yang tadi mereka tulis: harapan Joo Eun adalah bisa bersama Young Ho, dan begitu pula dengan harapan Young Ho adalah bisa bersama Joo Eun.

Mereka berdua berpelukan, dan rona kebahagiaan tampak jelas di wajah kedunya.

Preview Episode 14

Young Ho: Kang Joo Eun, biasakah kau memikirkannya lagi?

gambar sinop 2

gambar sinop

Joo Eun: Meskipun anda  menawarkan saya uang yang akan bertahan sampai seumur hidupku atau bahkan jika anda menghinaku, tidak perduli seberapa keras anda menentang kami, saya tidak bisa meninggalkan Young Ho. Saya akan tetap bersamanya, tak perduli apapun yang terjadi.

Joo Eun: saya minta maaf

Nenek Young Ho: Nona Kang Joo Eun, ketika seseorang bertambah tua, dia menjadi keras kepala.

Joo Eun: Jika anda mencoba memberiku sebuah amplop, saya ingin terlebih dahulu memberikan anda milikku.

gambar sinop 3

Semua Dok Gambar: KBS 2 TV

One comment

  1. Wah penasaran.. epsd terahir nt mlm…. yahh sedih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*