Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 1 Bagian Kedua

Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 1 Bagian Kedua

Gambar1

[Baca Juga: Sinopsis “Scholar Who Walks the Night Episode 1 Bagian Pertama]

Putra Mahkota Junghyun yang sedang membaca buku catatan yang berisi tentang rencana rahasia untuk menyingkirkan Gwi, tanpa disangka Gwi datang dan membanting badannya.

Gwi membaca isi catatan yang berisi beberapa nama dan bertanya pada Putra Mahkota, “apa nama-nama tersebut ada hubungannnya dengan rencana rahasia untuk menyingkirkanku.”

Putra Mahkota menolak untuk membuka mulut, tak ingin buka mulut menceritakan tentang rencana rahasianya, Gwi lalu berkata, “Klo begitu saya akan menyingkirkan semuanya. Kertas yang ada disini dan kamu juga.” Gwi lalu memerintahkan orang dalam istana untuk menangkap Putra Mahkota.

Sung Yeol yang hendak bertemu Putra Mahkota, membatalkan niatnya setelah melihat kawanan prajurit istana yang diperintahkan untuk menutup tempat Putra Mahkota dan menangkap Sung Yeol yang dianggap telah berkhianat.

Menyadari keadaan telah genting, Sung Yeol bergegas mencari Hae Sun untuk menemukan rencana rahasianya menyingkirkan Gwi.

Gambar2

Di rumahnya Myung Hee yang sedang menyulam, tanpa sengaja tangannya tertusuk jarum. Perasaan Myung Hee pun serasa tak enak.

Sung Yeol yang tiba di rumah Hae Sun, melihat sekeliling rumahnya yang telah berantakan, dia pun waspada mengeluarkan pedangnya

 Tak disangka, Hae Sun yang terluka parah karna hunusan pedang yang dilakukan oleh Gwi, sebelum meninggal menggigit leher Sung Yeol dan membuatnya menjadi seorang vampir.

Di sisa nafas terakhir, Hae Sun berkata, “Saya hanya bisa melakukannya sampai disini. Saya tidak yakin apakah kekuatanku tertransfer padamu, tapi.”

Sung Yeol yang merasa kesakitan, berkata, “Apa, apa yang kau lakukan?”

Hae Sun di menit-menit terakhirnya, berkata, “Dapatkan kekuatanku. Kamu akan menjadi satu-satunya vampir yang bisa melawan Gwi. Tetap ingat ini. jangan pernah lepaskan jubah hitam itu.”

Gambar3

Sung Yeol yang pingsan setelah tergigit oleh Hae Sun akhirnya terbangun.

Melihat tubuh Hae Sun yang telah menjadi debu karna terkena sinar matahari, tangan Sung Yeol yang mencoba menyentuhnya merasa kesakitan serasa terbakar karna terkena sinar matahari.

Sung Yeol juga mengingat perkataan terakhir Hae Sun, “Jubah hitamku akan membebaskanmu dari sinar matahari, dari Gwi.”

Gambar4

Sung Yeol kemudian kembali ke desanya dalam keadaan yang masih lemah, datang ke desanya orang-orang disekitar takut melihatnya.

Banyaknya warga yang berkerumun, Sung Yeol kemudian datang dan bertanya pada salah satu warganya, “Hari apa ini?.” Si  warga yang yang ketakutan melihat Sung Yeol lantas berkata, “ini hari keenam belas.” Sung Yeol kemudian berkata bahwa tiga hari telah lewat dengan kata lain rencana mereka untuk menyingkirkan Gwi gagal

Seluruh masyarakat menangis mengetahui Putra Mahkota telah melakukan pengkhianatan maka kepalanya telah dipenggal. Sung Yeol yang mengetahui orang terdekatnya, termasuk Putra mahkota, ayahnya dan Yang Mulia Raja telah dibunuh menangis histeris.

Menangis histeris karna orang terdekatnya telah meninggal dengan cara yang mengenaskan, Sung Yeol melawan para penjaga. Sung Yeol yang seolah kehilangan kendali sampai dua gigi taringnya keluar harus jatuh pingsan karna dipukul oleh prajurit.

Gambar4

Sung Yeol akhirnya sadarkan diri, dan ternyata berada di lokasi markas Gwi. Sung Yeol harus menyaksikan istri Putra Mahkota dan anaknya yang juga telah mati dibunuh oleh Gwi.

Gwi lalu datang di depan Sung Yeol berkata, “Melihat lukamu, kamu pasti telah digigit, Mengapa kamu belum meminum darah? Tapi seseorang akan mati jika tidak meminum darah dalam setengah hari. Bagaimana kamu akan hidup?”

Menyadari bahwa yang berada di depannya adalah Vampir Gwi yang selama ini diceritakan oleh Putra Mahkota, Sung Yeol bersumpah, “Saya tidak akan membiarkanmu. Dengan tanganku sendiri. Saya akan membunuhmu memotongmu sepotong demi sepotong.”

Melihat gigitan di lehernya, Gwi kemudian bertanya apa Hae Sun yang telah melakukannya, Sung Yeol berani meludahi wajah Gwi.

Gwi kemudian menawarkan Sung Yeol untuk bergabung dengannya dan menjadi pengikutnya, “Kamu bisa menjadi raja dan selamanya memerintah negara ini.”

Sung Yeol yang setia kepada rakyat dan negaranya, berkata, “Negara ini, masyarakat dan rajanya. Apa kamu pikir mereka merada di bawah kakimu. Kamu bahkan tak dapat berdiri di bawah sinar matahari. Dengan darah manusia kau melanjutkan kehidupan monstermu. Orang-orang yang membutuhkan kekuatanmu yang berbahaya mungkin melakukan cara itu. Dia mungkin berpura-pura takut. Namun, dia menunggu kesempatan untuk menyingkirkanmu.”

Gwi yang marah karna dihina, lalu membalas Sung Yeol dengan berkata, “Tak ada yang hidup di dunia ini yang dapat menghentikanku. Karna saya sendiri yang menyingkirkan mereka semua. Putra mahkota yang bahkan nyawamu berani kau korbankan untuk melindunginya.”

Sung Yeol berani berkata, “Hanya karna Pangeran Junghyun telah meninggal bukan berarti segalanya telah berakhir. Kau suatu saat akan menghilang dari dunia ini. Kami manusia tentu akan melakukannya.”

Gwi yang marah kemudian sampai membuat pingsan Sung Yeol.

Sung Yeol yang pingsan terbangun setelah mendengar Myung Hee memanggilnya, “Oraebeoni,” terkejut melihat kekasihnya disandera oleh Gwi.

Gambar6

Gwi lalu berkata pada Myung Hee, ‘Bagaimana rasanya melihat kekasihmu berubah menjadi vampir.”

Gwi kemudian melukai tangan Myung Hee dengan pisau. Melihat Gwi melukai kekasihnya, Sung Yeol mencoba datang ke arahnya, namun sayang Gwi malah menusuknya dengan pisau.

Sung Yeol yang terluka, Gwi lalu berkata, “Jika kamu tidak meminum darah gadis ini, kamu akan mati. Dia sepertinya takut padamu. Saya pikir tidak mungkin dia akan mengorbankan hidupnya untuk menyelamatkanmu ketika kau sendiri telah berubah menjadi seorang vampir. Karna manusia lemah.”

Myung Hee yang sangat mencintai Sung Yeol mengorbankan dirinya, dan menusukkan dirinya tepat di pisau Gwi.

Melihat kekasihnya yang telah mengorbankan dirinya, Sung Yeol kemudian mendorong Gwi lalu jatuh pingsan tertimpa batu.

Di detik-detik terakhirnya, Myung Hee memberikan pesan terakhir untuk Sung Yeol, “Orabeoni, ini bukan salahmu. Cepatlah dan minum darahku. Tolong hiduplah dengan baik. bertahan hidup. Tolong, penuhilah ambisimu.”

Sung Yeol yang masih belum bisa menggigit leher kekasihnya, Myung Hee lantas teringat kenangannya ketika bersama Sung Yeol yang berteduh dibawah pohon menghindari hujan lebat.

Berlari menghindar dari hujan lebat dan berteduh di bawah pohon, Sung Yeol bertanya pada Myung Hee, “Mengapa kamu belum memberitahuku bahwa kamu mencintaiku?

Myung Hee lantas menjawab, “Karna kata-kata tidak sepenuhnya menunjukkan hati,” dan mencium Sung Yeol. Mendapat ciuman dari Myung Hee, Sung Yeol bahagia dan membalas mencium Myung Hee.

Untuk terakhir kalinya, Myung Hee berkata pada Sung Yeol, “Aku mencintaimu,” Sung Yeol dengan berat hati akhirnya meminum darah kekasihnya sendiri. Myung Hee pun mati dalam pelukan Sung Yeol

Gambar7

120 tahun kemudian.

Yang Sun berlari di pasar dengan sangat gembira. Menunjukkan muka yang berseri-seri, salah satu penjual buku dipasar bertanya , “Kenapa kamu berlari-lari mau kemana?”

Yang Sun ternyata mendapat kesempatan untuk bertemu dengan sarjana Eum Seok Gol (Sung Yeol), berkata, “Jika saya cukup beruntung dia akan menjadi pelanggan tetapku.” Eum Seok Gol dikenal banyak membeli buku bahkan sampai ratusan.

Bertemu dengan Eum Seok Gol (Sung Yeol), Yang Sun hanya bisa melihatnya melalui tirai

Yang Sun diminta oleh Eum Seok Gol mencari buku catatan Putra mahkota Junghyun

Mendengar permintaan Eum Seok Gol yang memintanya untuk mecarikan buku catatan Putra mahkota Junghyun, Yang Sun yang kebingungan berkata, “ini pertama kali saya mendengarnya. Apa dia Putra mahkota joseon?”

Tiba-tiba saja hewan kecil yang ia bawa; keluar dari bajunya, dan Yang Sun  tanpa pikir-pikir langsung menerobos tirainay dan berusaha menangkap hewan kecilnya dengan menggeledah baju Eum Seok Gol tanpa rasa malu.

Berhasil mendapatkan hewannya, bisa melihat dari dekat wajah Eum Seok Gol, Yang Sun yang terpana melihat ketampanannya berkata, “Dia memiliki kecantikan dari seorang wanita.”

Tangan Yang Sun yang tergores sedikit dan mengeluarkan darah karna hewan kecil yang ia pegang, mau tak mau melihat darah gigi taring dan nalurinya sebagai seorang vampir keluar.

***Bersambung ke Episode 2****

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*