Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 11 Bagian Kedua

Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 11 Bagian Kedua

Gambar1

[Baca Juga: Sinopsis Scholar Who Walks the Night Episode 11 Bagian Pertama]

Sung Yeol mendatangi bekas rumah ayah kandung Yang Sun, Seo Jung Do, dan mencari tahu tentang anaknya Seo Jin (Yang Sun). Penjaga rumah Seo Jung Do menjelaskan padanya jika keberadaan tuan mudanya sampai sekarang belum diketahui dan pejabat terkait masih mencarinya dengan menyewa budak pemburu. Ketika melihat-lihat sekeliling rumah Seo Jung Do, pandangan Sung Yeol tertuju pada dupa di pekarangan rumah, yang membuatnya mencurigai sesuatu.

Si penjaga rumah menjelaskan jika setiap tahun seseorang datang untuk memperingati hari kematian Seo Jung Do dan sepertinya orang tersebut memiliki hubungan dengannya. Si penjaga ini memberitahu Sung Yeol tempat tinggal orang dekat Seo Jung Do terletak di gunung Seorak tempat berburu harimau.

Di istana, Raja mengingatkan Yoon untuk tak ragu menikahi putri Perdana Menteri, meskipun ia adalah musuh. Raja menasehati Yoon jika Gwi menyuruhnya menikahi putri Perdana Menteri adalah untuk melihat kesetiaannya.

Gambar2

Di depan raja, Yoon mengungkapkan kekhawatirannya jika Hye Ryung nantinya akan mematai-matai setiap gerakannya dan melaporkannya kepada Gwi dan  Perdana Menteri. Namun raja mengingatkan Putra Mahkota untuk menyembunyikan keinginannya bahkan terhadap orang terdekatnya sekalipun seperti apa yang telah ia lakukan.

Ketika Yoon menyinggung untuk meminta bantuan Sung Yeol, raja tak menyetujuinya karna takut jika nanti ia akan kembali menjadi ancaman bagi negara setelah mereka berhasil menyingkirkan Gwi terlebih lagi dia adalah seorang vampir.

Raja memberikan Yoon secarik kertas yang berisi daftar nama-nama para pemburu dan menyuruhnya dengan diam-diam mengumpulkan mereka sebelum perlawanan dimulai. Salah satu nama yang ada dalam daftar adalah Baek In Ho, teman dekat Putra Mahkota Sadong dan Seo Jung Do, dan mengatakan pada Yoon jika Baek In Ho akan ada di garis terdepan melawan Gwi.

Yoon datang mencari Hak Yong dan meminta maaf padanya sekaligus berterima kasih atas pengertiannya. Yoon berkata padanya bahwa meskipun dia telah berlutut dengan tubuhnya namun keinginannya untuk memusnahkan Gwi tak pernah sirnah.

Gambar3

Sung Yeol mendatangi gubuk Baek In Ho, dan ketika masuk ke dalam ia bisa melihat segala perlengkapan senjata tajam mulai dari pedang, senjat api dan panah, dan tanpa ia sadari muncul dari belakangnya Baek In Ho secepat kilat mengarahkan pedang di leher Sung Yeol sambil berkata: “Memasuki sebuah rumah tanpa pemiliknya berarti kamu seorang pencuri atau hantu. Kamu siapa?,” Sung Yeol lantas berkata jika ia datang karna ingin bertanya tentang Seo Jung Do. Mendengar jawaban Sung Yeol, Baek In Ho kemudian menurunkan pedangnya dari leher Sung Yeol, namun tanpa ia sadari Baek In Ho sedikit menggores leher Sung Yeol dengan pedangnya.

Saat Sung Yeol bertanya padanya tentang hubungan yang ia miliki dengan Seo Jung Do, Baek In Ho kaget melihat luka goresan di leher Sung Yeol yang tiba-tiba menghilang.

Baek In Ho menjelaskan jika dia berteman dekat dengan Seo Jung Do, namun dibunuh oleh seorang vampir yang mengenakan jubah hitam, dan dia hidup untuk membalas dendam. Dan dengan wajah penuh kebencian, dia lantas menyerang Sung Yeol karna menyadari jika dia adalah vampir yang selama ini ia cari.

Serangan Baek In Ho dengan sebuah belati yang akan menusuk jantungnya, Sung Yeol menahannya dengan kedua tangan, dan bertanya: “Apa yang sedang kau lakukan?” Baek In Ho yang telah salah paham menjawab jika ia telah menanti hari dimana ia dapat membinasakan Sung Yeol dan Gwi.

Baek In Ho terus menyerang Sung Yeol dengan melemparkan belati kearahnya, namun masih bisa ditangkis oleh Sung Yeol. Namun ketika dia melihat Baek In Ho menembakkan senjata apinya, Sung Yeol berusaha menghindar dengan terbang namun sayang tembakan tersebut malah mengenai pundaknya. Darah menetes keluar dari pundak Sung Yeol, dia pun lari menghilang dari kejaran Baek In Ho.

Gambar4

Sung Yeol datang ke rumahnya dalam keadaan berlumuran darah, dia lantas di papah oleh Soo Hyang masuk ke kamarnya. Melihat keadaan tuannya, Ho Jin dengan sangat khawatir mengatakan pada Soo Hyang jika ia akan pergi mencari darah, dan ketika Yang Sun datang ingin memberitahu Sung Yeol jika makanan telah siap, dia kaget melihat darah di lengannya.

Yang Sun ingin masuk melihat lukanya, namun Sung Yeol meneriakinya berkata: “Jangan masuk,” dan Ho Jin langsung menutup pintu kamarnya. Yang Sun sangat khawatir, namun Ho Jin malah membawa Yang Sun keluar dan menenangkannya jika semuanya baik-baik saja.

Di dalam kamarnya, Sung Yeol mengerang kesakitan ketika Soo Hyang berhasil mengeluarkan peluru dari dalam tubuhnya, sampai matanya berubah menjadi merah.

Keluar dari kamar Sung Yeol, Soo Hyang menyuruh Yang Sun untuk pergi ke Hwayang Gak dan membantu para pekerja disana dan tidak ada yang perlu ia khawatirkan tentang Sung Yeol. Meskipun merasa khawatir dengan kondisi Sung Yeol, dengan berat hati dia akhirnya pergi bersama Ho Jin.

Kehilangan jejak Sung Yeol, Baek In Ho menyusuri hutan mencari keberadaan Sung Yeol, dan ia percaya jika ada vampir yang sedang bersembunyi di sekitar hutan tersebut, dan tanpa sengaja melhat Ho Jin dan Yang Sun berjalan berdua di hutan. Melihat Yang Sun dari kejauhan, Baek In Ho menyadari jika dia adalah Seo Jin anak dari Seo Jung Do.

Gambar5

Berdiri di depan Hwayang Gak, Yoon merenungkan perkataan Sung Yeol padanya: “jika ia mempunyai keinginan untuk menyingkirkan Gwi, maka ia harus datang ke Hwayang Gak, dan akan mendapatkan buku catatannya,” namun ia juga mempertimbangkan kata-kata raja yang meragukan Sung Yeol: “jangan-jangan setelah menyingkirkan Gwi, ia juga akan menginginkan negara ini.”

Yoon mengurungkan niatnya masuk ke dalam Hwayang Gak, namun saat berjalan pergi, ia berpapasan dengan Yang Sun. Yoon lantas menoleh ke belakang, dan berjalan masuk ke Hwayang Gak. Dari kejauhan Yang Sun melihat Yoon dan teringat kata-katanya kala itu ketika ia dihukum menjadi budak: “Saya tidak akan pernah lagi muncul di   hadapanmu. Saya hanya sementara tergila-gila padamu. Untunglah, sejak orang-orang jahat itu dihukum, kau harus menyadari posisimu dan lindungi dirimu.” Yang Sun lantas mendesak Ho Jin untuk segera pergi melaksanakan tugas yang harus mereka kerjakan. Yoon berjalan masuk ke Hwayang Gak, namun Yang Sun keburu menghilang.

Orang suruhan perdana menteri membuntuti Yoon, namun di jalan dia malah dibunuh oleh pengawal Hye Ryung.

Untuk memulihkan kondisinya Sung Yeol meminum semangkuk darah. Meskipun telah dilukai oleh Baek In Ho, Sung Yeol berpendapat jika dia bukanlah musuh, dan melihat peluru yang mengenainya, Sung Yeol menyadari jika orang itu telah banyak menghadapi para vampir.

Gambar7

Sung Yeol sangat khawatir mengetahui Soo Hyang menyuruh Yang Sun ke Hwayang Gak karna ia takut jika Yoon telah berubah, maka tempat itu sangat berbahaya baginya. Dan dia langsung beranjak pergi meskipun Soo Hyang melarangnya dengan kondisinya badannya yang baru saja terluka.

Sambil memegang kotak kuasnya, Yang Sun mengingat perkataan ibunya jika ayah kandungnya adalah Seo Jung Do, dan kata-kata Yoon yang mengatakan jika ia mirip dengan teman masa kecilnya 10 tahun lalu yang menghilang.

Melihat kotak kuasnya, Yang Sun menduga-duga apakah ia yang dicari Yoon selama ini, dan tiba-tiba Sung Yeol datang. Melihat Sung Yeol yang mengikutinya hingga ke Hwayang Gak, Yang Sun bertanya apakah lukanya sudah sembuh, namun yang ada Sung Yeol malah marah-marah.

Dengan nada emosi, Sung Yeol berkata pada Yang Sun: “Bukankah kau sudah kuberitahu, jangan lakukan apapun dan jangan pergi kemanapun tanpa seizinku.”, namun ketika Yang Sun berkata: “tapi…”, Sung Yeol lalu menarik tangan Yang Sun dan bertanya: “Siapa tuanmu?”, Yang Sun hanya bisa menjawab: “Anda,” dan membawa pergi Yang Sun.

Pergi bersama Sung Yeol, Yang Sun lupa membawa kotak kuas miliknya. Dan ketika mereka berdua telah pergi, Baek In Ho yang ternyata membuntuti Yang Sun mengambil kotak kuasnya, dan sepertinya kecurigaannya terbukti.

Gambar6

Berjalan pulang sambil menggandeng tangannya, Yang Sun lantas bertanya pada Sung Yeol jika ia bisa berjalan mengikutinya, jadi tak usah memegang tangannya. Namun Sung Yeol tak menghiraukan permintaan Yang Sun, dan terus berjalan sambil memegang tangannya.

Dalam perjalanan pulang, Yang Sun terus saja mengajukan beberapa pertanyaan atas sikap Sung Yeol tadi di Hwayang Gak yang sangat marah: “Apa kamu marah? Mengapa? Karna saya melakukan sesuatu yang tidak diperintahkan untuk dikerjakan.”

Sung Yeol menjawab jika dia menjaganya tetap disisinya bukan untuk melakukan pekerjaan. Mendengar perkataan Sung Yeol, langkah kaki Yang Sun terhenti dan lantas bertanya: “Lalu mengapa kau membiarkanku disisimu?,” dan Sung Yeol kemudian melepaskan genggaman tangannya pada Yang Sun dan bertanya padanya: “Memangnya kamu pikir kenapa?”

Yang Sun kemudian memberikan alibi pertamanya: “Pertama karna kau khawatir,” namun Sung Yeol menggelengkan kepalanya. Dia lantas melontarkan alasan kedua: “Kedua, uang yang kau habiskan padaku sia-sia,” tetap saja Sung Yeol menggelengkan kepalanya.” Dan Yang Sun berkata: “Yang ketiga…,” Yang Sun tak berani mengatakan alasannya langsung di depan Sung Yeol, hanya berkata dalam hati: “Yang ketiga karna kau mencintaiku.”

Sung Yeol mendekat ke Yang Sun dan berkata: “ketiga.” Mendengar pilihannya, Yang Sun kaget dan gugup berkata: “Apa? Yang ketiga? Menurutmu apa yang ketiga?”. Melihat Yang Sun jadi kikuk, Sung Yeol lantas bertanya padanya: “Mengapa? Memangnya alasannya apa sehingga kamu jadi seperti ini?”

Sambil menggigit jarinya karna gugup, Yang Sun menjawab: “Itu sedikit…Aku tak bisa memberitahumu.” Dengan memandang wajah Yang Sun, Sung Yeol menjawab: “Apapun itu, jawabanku adalah yang ketiga,” dan berjalan pergi.

Gambar8

Pengawal Hye Ryung melapor padanya jika ia telah menghabisi orang yang memata-matai Putra Mahkota Yoon. Hye Ryung memantapkan hatinya jika sebelum ayahnya bertindak, ia harus terlebih dahulu bergerak.

Melihat lampu kamar Sung Yeol masih menyala, Yang Sun datang duduk di depannya. Bayangan Yang Sun terpantul dari kamarnya, dan Sung Yeol menyadari gadis pujaan hatinya ada di dekatnya. Sambil duduk di depan kamarnya, Yang Sun mengingat perkataan Sung Yeol: “Apapun itu, jawabanku adalah yang ketiga,” dan bertanya-tanya pada dirinya sendiri apakah alasan Sung Yeol membuatnya tetap berada disisinya adalah benar-benar yang ketiga.

Melihat bayangan Yang Sun di depan kamarnya, membuat Sung Yeol tersenyum kecil. Meskipun terhalang oleh pintu kamar, keduanya saling memandang satu sama lain.

Yoon akhirnya berhasil bertemu dengan Baek In Ho, dan dia setuju membantunya untuk memusnahkan Gwi, dan menunjukkan sebuah kotak kuas milik So Jin yang selama ini ia cari-cari. Baek In Ho mengatakan pada Yoon jika Seo Jin disandera oleh vampir yang telah membunuh Seo Jung Do, sehingga membuatnya salah paham dan mengira jika itu adalah alasannya mengapa selama ini mereka sulit menemukannya.

Melihat belum ada kabar dari Yoon yang datang menemui Sung Yeol di Hwayang Gak, Ho Jin berkata pada Sung Yeol jika Putra Mahkota mungkin saja telah tunduk pada Gwi, dan tak habis pikir apa yang akan mereka lakukan sekarang tanpa keinginan Putra Mahkota bagaimana menyingkirkan Gwi. Sung Yeol lantas bertanya-tanya apa dia telah salah menilai Yoon.

Ho Jin juga melapor pada Sung Yeol jika pemburu yang melukainya adalah Baek In Ho yang dituduh melakukan pengkhianatan 10 tahun lalu, dan sekaligus guru dan pengawal Putra Mahkota Sadong. Sung Yeol lantas berpraduga jika Baek In Ho juga mengetahui buku catatan Putra Mahkota Junghyun.

Gambar9

Yang Sun tiba-tiba masuk membawa banyak makanan, dengan senyuman di wajahnya Yang Sun menyuruh Sung Yeol untuk cepat mencicipi masakannya. Meskipun dengan agak terpaksa, demi menyenangkan hati Yang Sun, Sung Yeol terus saja mencicipi masakannya tanpa keluhan sedikitpun keluar dari mulutnya.

Sung Yeol bisa merasakan kedatangan Yoon dan bergegas pergi dan berkata pada Yang Sun: “Saya sebentar akan kembali.”

Bingung dengan sikap Sung Yeol yang tiba-tiba saja pergi meninggalkan makanannya, Yang Sun lalu mencicipi masakannya, dan merasa tidak ada yang salah dengan rasanya. Yang Sun kemudian menyusul keluar Sung Yeol, namun dia jadi bingung karna Sung Yeol begitu cepat menghilang.

Baek In Ho menuntun Yoon dan Hak Yong ke tempat Sung Yeol, saat Baek In Ho terlebih pergi untuk memeriksa tempatnya, Yoon bisa melihat kehadiran Sung Yeol dan menyuruh Hak Yong menunggunya.

Yoon pergi mencari Sung Yeol di hutan, dan tiba-tiba dia muncul dari arah belakang dan bertanya pada Yoon: mengapa ia bisa datang disini. Sung Yeol mencurigai Yoon jika ia telah bekerja sama dengan Gwi karna sampai akhir ia tak pernah datang ke Hwayang Gak menemuinya.

Gambar10

Dengan tatapan penuh amarah, Sung Yeol bertanya pada Yoon apa dia datang karna dikirim oleh Gwi. Dia membantah tuduhan Sung Yeol karna tujuan sebenarnya ia datang ke tempatnya adalah untuk mengambil Seo Jin yang ia tahan.

Sung Yeol kaget mengetahui jika Yoon telah salah paham tentang Seo Jin, dan memperjelas pada Yoon jika dia sama sekali tidak membunuh Seo Jung Do, tapi itu adalah perbuatan Gwi yang telah menjadikannya vampir.

Yoon berdebat dengan Sung yeol jika ia tidak akan percaya dengan vampir, namun Sung Yeol berusaha meyakinkan Yoon bahwa ia sama sekali berbeda dengan Gwi karna Gwi adalah musuhnya, dan berjanji ketika Gwi telah musnah ia juga akan mengakhiri kehidupannya.

Yoon malah tak percaya dengan semua omongan Sung Yeol dan malah menuduhnya jika bisa saja ia akan seperti Gwi menjadi penguasa atas manusia yang lemah. Tak tahan mendengar ucapannya, karna tersulut amarah mata Sung Yeol berubah menjadi merah dan mencekik Yoon sampai badannya terangkat.

Yoon menuduh Sung Yeol sama dengan Gwi dengan apa yang sekarang telah ia lakukan padanya, namun sambil terus mencekik Yoon, Sung Yeol memperjelas statusnya kepada Yoon: “Saya memiliki hati manusia. Agar tidak kehilangan itu, saya telah mengalami banyak rasa sakit. Kamu tak akan pernah tahu rasanya seperti apa.

Yang Sun menyusul ke hutan, dan kaget melihat Sung Yeol mencekik Yoon. Melihat Yang Sun, mau tak mau Sung Yeol melemparkan tubuh Yoon ke tanah, dan menyembunyikan matanya yang berubah menjadi merah.

2 comments

  1. Makasi mbak sinopsisnya..ttp semangat y ^.^

  2. makin seru dan makin bikin penasaran dan membingungkan good deh >^_^<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*